Anda di halaman 1dari 3

Sebelum memasuki apa itu ion kompleks, pengertian ion sendiri adalah atom atau kelompok

atom yang bermuatan listrik, jadi ion dapat menghantarkan listrik dengan baik. Nah, ion ada
3 jenis lho:

 Struktur ion kompleks


(sumber: http://1.bp.blogspot.com

Ion tunggal = ion berunsur tunggal tetapi bermuatan. Contohnya: Cu2+ (Tembaga
(II), S2- (Sulfida)

 Ion poliatom = ion yang berunsur ganda dan bermuatan. Contohnya: SO4 2- (Sulfat),
CO3 2- (Karbonat), NH4+ (Amonium)
 Ion kompleks = ion yang memiliki struktur kompleks, yang terdiri atas atom pusat
dan beberapa unsur lain yang berikatan ke atom pusat tersebut (ligan) melalui ikatan
kovalen koordinat (koordinasi)

A. Kation (+)

Kation adalah senyawa bermuatan negatif, tetapi dalam sekali pandang, kation memiliki
tanda + di senyawanya. Contohnya NH4+. Nah, NH4+ (amonium) ada tanda +, tetapi
sebenarnya bermuatan negatif (-). Gimana nih cara lihat kation di ion kompleks?

1. [Cu(NH3)4]2+ = kationnya adalah [Cu(NH3)4] karena bermuatan positif


2. K[Ag(CN)2] = kationnya K+
3. K[Al(H2O)2(OH)4] = kationnya K+
4. [Zn(NH3)4]SO4 = kationnya [Zn(NH3)4]2+

So, kesimpulannya: Kation selalu berada paling depan dan kiri, bukan di belakang dan di

kanan

B. Anion (-)

Anion adalah senyawa bermuatan positif, tetapi dalam sekali pandang, anion memiliki tanda
– di senyawanya. Contohnya CN- ada tanda negatif, tetapi sebenarnya bermuatan positif.
Cara lihat anion di ion kompleks gimana?

1. [Cu(NH3)4]2+ = tidak ada anion karena senyawa tsb bermuatan positif


2. K[Ag(CN)2] = anionnya [Ag(CN)2]
3. K[Al(H2O)2(OH)4] = anionnya [Al(H2O2)(OH)4]
4. [Zn(NH3)4]SO4 = anionnya SO4 2-

Jadi: Anion selalu berada di paling belakang dan sebelah kanan

C. Ligan

Ligan adalah anion (- ; contoh: Cl-) atau molekul netral yang terikat langsung pada ion atau
atom pusat. Nah, kan dalam ion kompleks terjadi ikatan kovalen koordinat, jadi ligan-ligan
yang terikat inilah sebagai donor elektron ke atom pusat supaya stabil (mencapai aturan
oktet). So, ligan-ligan tersebut harus ada dong PEB-nya (pasangan elektron bebas)

Jenis-jenis ligan:

 Ligan unidentat = ligan yang menyumbang satu (1) pasang elektron bebas (PEB)
 Ligan bidentat = ligan yang menyumbang dua (2) PEB
 Ligan polidentat = ligan yang menyumbang lebih dari 2 (>2) PEB

Jadi, gimana dong cara melihat ligan dalam suatu ion kompleks? Begini, ambil contoh:

1. [Cu(NH3)4]2+ = ligannya NH3


2. K[Ag(CN)2] = ligannya CN-
3. K[Al(H2O)2(OH)4] = ligannya H2O dan OH-
4. [Zn(NH3)4]SO4 = ligannya NH3

Jadi kesimpulannya: Ligan selalu berada di dalam tanda kurung biasa ini –> ( )

Nah, di bawah ini adalah daftar ligan-ligan yang dapat membentuk ion kompleks:

Nama-nama ligan

Urutan kekuatan beberapa ligan dari yang paling lemah:


CN- > NO2- > NH3 > H2O > F- > Cl- > Br- > I-

D. Atom pusat
Atom pusat adalah tempat di mana ligan-ligan dari ion kompleks berikatan kimia. So, atom
pusat ini menjadi pusat ligan mendonorkan elektronnya supaya stabil. Jadi, gimana dong cara
melihat atom pusat dari ion kompleks? Begin:

1. [Cu(NH3)4]2+ = atom pusatnya Cu2+


2. K[Ag(CN)2] = atom pusatnya Ag+
3. K[Al(H2O)2(OH)4] = atom pusatnya Al3+
4. [Zn(NH3)4]SO4 = atom pusatnya Zn2+

Jadi: Atom pusat selalu berada di sebelah kiri tanda kurung siku —> [ ]

E. Bilangan koordinasi

Bilangan koordinasi adalah jumlah ligan atau jumlah ikatan koordinasi yang dibentuk oleh
atom pusat terhadap ligan-ligannya. Ingat ya, bilangan koordinasi adalah milik ligan, bukan
atom pusat! Yuk lihat bagaimana tahu bilangan koordinasi di ion kompleks:

1. [Cu(NH3)4]2+ = bilangan koordinasinya adalah 4


2. K[Ag(CN)2] = bk-nya adalah 2
3. K[Al(H2O)2(OH)4] = bk-nya adalah 6 (karena ada 2 ligan air dan 4 ligan OH-)
4. [Zn(NH3)4]SO4 = bk-nya adalah 4

Kesimpulannya: Bilangan koordinasi adalah angka kecil di sebalah kanan tanda kurung —> (
) ligan-ligan.

F. Muatan ion kompleks

Muatan ion kompleks sama dengan jumlah muatan ion pusat dan muatan ligan-ligannya.
Dengan contoh:

1. [Cu(NH3)4]2+ = muatannya +2
2. [Ag(NH3)2]+ = muatannya +1
3. [Fe(CN)6]3- = muatannya -3

Lah, darimana muatan-muatan itu didapat? Nanti dijelaskan di contoh soal-soal di bawah ya

G. Reaksi ionisasi ion kompleks

Reaksi ionisasi adalah reaksi kimia yang memecahkan senyawa tersebut dalam bentuk ion-
ionnya berdasarkan kation dan anion. Contoh dalam ion kompleks:

1. K[Ag(CN)2] ⇄ K+ + [Ag(CN)2]-
2. K[Al(H2O)2(OH)4] ⇄ K+ + [Al(H2O)2(OH)4]-
3. [Zn(NH3)4]SO4 ⇄ [Zn(NH3)4]2+ + SO4 2-
4. K2[Zn(CN)4] ⇄ 2K+ + [Zn(CN)4]2-
5. K3[Fe(CN)6] ⇄ 3K+ + [Fe(CN)6]3-