Anda di halaman 1dari 3

Journal Reading

Randomized, Controlled, Phase 2 Trial of Povidone-


Iodine/Dexamethasone Ophthalmic Suspension for
Treatment of Adenoviral Conjunctivitis

JAY S. PEPOSE, ARJUN AHUJA, WENLEI LIU, ABHIJIT NARVEKAR, AND


REZA HAQUE

OLEH:

ADELIA RATNA SUNDARI .G 1708436414


VEBI ADRIAS 1708436491

KEPANITERAAN KLINIK
BAGIAN ILMU PENYAKIT MATA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU
RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
2019
Resume Jurnal

Uji Acak Terkontrol, Fase 2 Suspensi Optalmik


PovidoneI-odine/Dexametason untuk Pengobatan
Judul Konjungtivitis Adenovirus

Untuk mengevaluasi kemanjuran/keamanan dari suspensi


optalmik povidone-iodine (PVP-1)0,6% dan deksametason
Tujuan
0,1% pada pasien dengan konjungtivitis adenovirus akut.

Uji klinis acak, tersamar ganda, terkontrol, multisenter.


Desain

Orang dewasa dengan hasil pemeriksaan Rapid Pathogen


ScreeningAdeno-Detector Plus positifdiacak1:1:1 untuk
kelompok PVP-I 0,6%/deksametason 0,1%, PVP-I0,6%, atau
kontrol, secara bilateral 4 kali sehari selama 5 hari (hari 1-5).
Metode
Pasien dievaluasi pada hari ke 3, 6, dan 12 (rentang+1 hari).
Pengukuran kemanjuran termasuk perbaikan klinis dan
eradikasi adenovirus.

Secara keseluruhan, 144 pasien dilibatkan dalam analisis


kemanjuran (PVP-I/deksametason, n = 48; PVP-I, n = 50;
kontrol, n = 46). Proporsi pasien dengan perbaikan klinis (mata
yang diteliti dengan last observation carried forward [LOCF])
pada kunjungan hari ke-6 lebih tinggi pada PVP-
Hasil I/deksametason (31,3%) dibandingkan dengan kontrol (10,9%;
P = .0158) dan PVP-I (18,0%; P = tidak signifikan). Proporsi
dengan eradikasi adenovirus (mata yang diteliti dengan LOCF)
lebih tinggi pada PVP-I/deksametason dibandingkan dengan
kontrol pada kunjungan harike-3 (35,4% vs 8,7%; P = .0019)
dan hari ke-6 (79,2% vs56,5%; P =.0186) dandengan PVP-I
(kunjungan hari ke-3,32,0%; kunjungan hari ke-6, 62,0%;
masing-masing P = tidak signifikan). Efek samping yang
muncul akibat pengobatan (AE) terjadi dikelompok pasien
sebanyak69,0% (kontrol), 62,7% (PVP-I), dan 53,4% (PVP-
I/deksametason) dalam keamanandataset. Penghentian
dilakukan karena AE terjadi pada 37 pasien (kontrol, n = 16;
PVP-I, n = 12; PVP-I/deksametason, n = 9].

PVP-I/deksametason terbukti aman dan dapat ditoleransi


dengan baik, dan secara signifikan meningkatkan perbaikan
Kesimpulan
klinis dan eradikasiadenovirus pada pasien dengan
konjungtivitis adenovirus akut.