Anda di halaman 1dari 2

14

BAB III
METODE KERJA
3.1 Waktu dan Tempat Praktikum
3.1.1 Waktu Praktikum
Waktu pelaksanaan praktikum pada hari Selasa 30 Oktober pukul 11.30-
15.00 WITA.
3.1.2 Tempat Praktikum
Bertempat di Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi jurusan
Farmasi, Fakultas olahraga dan kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo.
3.2 Alat dan Bahan
3.2.1 Alat
1. Batang pengaduk.
2. Dispo 1 mL.
3. Gelas kimia
4. Gelas Ukur
5. Lap halus.
6. Lumpang dan alu.
7. Neraca analitik.
8. NGT
9. Spidol
10. Wadah pengamatan.
3.2.2 Bahan
1. Alkohol 70%
2. Kertas perkamen.
3. Label.
4. Mencit(Mus musculus)
5. Na CMC.
6. Tablet Glibenclamid 4 mg.
7. Metformin 50 mg.
8. Tissue.
15

3.3 Cara Kerja


a. Pembuatan larutan stok Na CMC
1. Ditimbang Na CMC sebanyak 1 g.
2. Dimasukkan Na CMC yang telah ditimbang ke dalam aquadest sebanyak
100 mL pada gelas kimia.
3. Ditutup menggunakan aluminium foil.
4. Didiamkan selama 12 jam, agar suspensi mengembang.
b. Pengujian efektivitas obat diabetik pada mencit
1. Disiapkan alat dan bahan.
2. Dibersihkan alat menggunakan alkohol 70 %.
3. Ditimbang obat Glibenclamid dan metformin masing-masing sebanyak 1
tablet.
4. Dihitung konversi dosis.
5. Digerus masing-masing tablet.
6. Ditimbang serbuk Glibenclamid sebanyak 0,05 mg dan metformin sebanyak
0,6 mg
7. Dibuat Na CMC sebanyak1 ml
8. Dilarutkan Glibenclamid dan metformin yang sudah ditimbang ke dalam
masing-masing pensuspensi Na CMC 1 ml
9. Disiapkan 3 mencit.
10. Diambil 1 ml larutan Na-CMC, gula, glibenclamid dan metformin
menggunakan dispo.
11. Diberikan rute oral melalui mulut mencit.
12. Dimasukkan mencit kedalam wadah pengamatan.
13. Diukur gula darah puasa mencit pertama kali, diukur gula darah setelah
diberikan induktor 30 menit kemudian, dan diukur gula darah mencit 30
menit setelah pemberian obat.
14. Diamati kembali mencit apakah terjadi kenaikan kadar glukosa darah pada
mencit dari kadar glukosa puasa, kadar glukosa setelah diinduksi gula, dan
setelah diberikan obat.