0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
663 tayangan14 halaman

Tugas Kelompok Statistika Bisnis 2019

Tugas kelompok mata kuliah statistika bisnis membahas soal-soal tentang definisi statistik, kegiatan statistik, syarat data yang baik, dan pengelompokan data menggunakan interval kelas.

Diunggah oleh

Lola Saing
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
663 tayangan14 halaman

Tugas Kelompok Statistika Bisnis 2019

Tugas kelompok mata kuliah statistika bisnis membahas soal-soal tentang definisi statistik, kegiatan statistik, syarat data yang baik, dan pengelompokan data menggunakan interval kelas.

Diunggah oleh

Lola Saing
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS KELOMPOK

STATISTIKA BISNIS

OLEH :
RAHMAD HIDAYAH
HEVRI M
M. HAVIZH
LOLA PUTRI
DEA NATHASIA S

PROGRAM STUDI STRATA-1 MANAGEMEN EKSTENSI


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2019
Soal Bab 1

No. 3
Soal
Apabila yang dimaksud dengan stastik dalam arti yang sempit berupa kumpulan data angka-
angka, maka jelaskan apakah data berikut ini dapat disebut statistik!
Berat 10 ton
Tinggi 120 cm
Tebal 1 cm
Curah Hujan 20 mm
Usia 50 tahun

Pembahasan
Statistik harus dilakukan secara sistematis sesuai dengan hal-hal yang berkaitan. Data individual
yang tidak menunjukkan adanya hubungan dengan yang lain bukan merupakan statistic.

Contoh:
Curah Hujan 20 MM bukan merupakan data statistic.

No. 4
Soal
Jelaskan 4 kegiatan statistik berdasar pada definisi statistik sebagai metode!

Pembahasan
1. Pengumpulan data
Pada tahap awal dilakukan pencarian informasi penting tentang suatu fenomena/gejala yang akan
dipelajari, tahap ini lebih dikenal sebagai pengumpulan data. Pencarian informasi dapat
dilakukan melalui pengamatan atau pengukuran yang nantinya diharapkan akan diperoleh data
berupa bilangan/angka-angka (data kuantitatif). Pengamatan atau pengukuran disini tidak hanya
diartikan melihat atau mengukur secara fisik terhadap suatu fenomena/gejala, tetapi melalui
observasi secara mendalam dengan melibatkan cara-cara tertentu seperti perekaman kejadian,
pencatatan, dan perhitungan. Pengumpulan data dapat dilakukan menggunakan tes, kuisioner
atau angket, wawancara, dan lain sebagainya.

2. Pengolahan data
Pengolahan data adalah suatu proses untuk memperoleh data dengan rumusan tertentu, bertujuan
memperoleh informasi yang diperlukan. Pada hakikatnya pengolahan data dilakukan agar data
yang diperoleh pada akhirnya dapat membantu peneliti mencapai tujuan penelitian. Pada
pelaksanaannya kegiatan pengolahan data meliputi langkah-langkah seperti: (1)
editing/pemeriksaan yang berkaitan dengan kelengkapan data yang diperoleh; (2)
coding/pemberian tanda/pengkodean adalah klasifikasi/penggolongan data yang bertujuan
mempermudah proses analisis data; (3) pemrosesan/penyiapan untuk dianalisis seperti
pengentrian/pemasukan data pada program komputer; (4) pembersihan data/cleaning untuk
pengecekan kembali apakah ada kesalahan atau tidak; (5) pengeluaran informasi/pengecekan
informasi sesui dengan tujuan penelitian yang dilakukan.

3. Penyajian data
Data yang diperoleh dari proses pengumpulan data biasanya tidak beraturan dan sulit bagi kita
untuk membacanya, untuk itu perlu dilakukan penyajian data agar data lebih mudah dipahami.
Ketika data yang diperoleh mudah dipahami tentu kita dapat melakukan analisis data dengan
baik. Teknik penyajian data dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu menggunakan tabel/daftar
dan grafik/diagram. Teknik penyajian data akan dibahas pada bab selanjutnya.

4. Penganalisisan data
Analisis data yang sifatnya kuantitatif (analisis kuantitatif) dapat dilakukan dengan dua cara,
yaitu analisa deskriptif dan analisa inferensial. Sesui dengan istilahnya, analisa deskriptif
melibatkan statistika deskriptif, sedangkan analisa inferensial melibatkan statistika inferensial.
Analisa deskriptif bertujuan mendeskripsikan fenomena/gejala secara ringkas dan jelas sehingga
lebih mudah ditangkap maknanya. Dengan demikian analisa deskriptif sebenarnya hanya sampai
pada tahap deskripsi saja, tidak melakukan generalisasi yang lebih luas. Berbeda dengan analisa
deskriptif, analisa inferensial menggunakan syarat yang ketat pada masalah teknik sampling agar
diperoleh sampel yang representatif (menggambarkan keadaan sebenarnya tentang populasi),
karena hasil analisanya akan diberlakukan pada keseluruhan populasi.

No. 5
Soal
Sebutkan syarat-syarat data yang baik dan Jelaskan!

Pembahasan
1. Objektif
Data yang objektif artinya data harus sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Misalnya, harga
Rupiah terhadap dollar saat ini yaitu Rp 10.000, nah jangan ditulis Rp 10.500. Hal ini tentu tidak
akan menggambarkan kondisi yang sebenarnya.

2. Representatif
Data yang diamati harus mampu mewakili objek yang akan kita amati. Contohnya, jika kita ingin
melihat kondisi perekonomian suatu kota, maka data yang kita miliki tidak boleh hanya tertuju
pada kelompok orang yang mampu saja. Kelompok data yang kita miliki juga harus mencakup
kelompok  yang tidak mampu sehingga benar-benar mewakili kondisi yang sebenarnya.

3. Memiliki Sampling Error yang kecil


Sampling error maksudnya adalah tingkat kesalahan dimana saat data dikumpulkan. Semakin
kecil nilai sampling error maka akan semakin baik data yang digunakan. Sampling error terjadi
pada data yang diambil dengan menggunakan teknik survey atau hanya mencacah sebagian.

4. Up to date
Up to date atau data terbaru artinya data yang kita gunakan harus sesuai dengan waktu penelitian
yang diinginkan. Misalnya, Kalau kita ingin melihat kondisi perekonomian tahun 2012,
hendaknya digunakan data perekonomian tahun 2012 dimana data tersebut merupakan data yang
dirilis terbaru.
5. Relevan
Data yang digunakan harus memiliki keterkaitan dengan objek yang akan kita teliti. Misalnya,
jika kita ingin melihat kemajuan ekonomi, maka kit bisa menggunakan data PDB. Atau jika kita
ingin melihat gambaran kemiskinan suatu daerah, maka data konsumsi bisa digunakan.

No. 8
Soal
Dari beberapa pernyataan berikut, nyatakan mana yang masuk dalam pengertian data diskrit dan
mana data kontinu!
a. Banyaknya saham yang dijual pada pasar saham
b. Catatan curah hujan setiap hari yang dicatat oleh dinas meteorologi
c. Usia hidup bola lampu yang di produksi sebuah perusahaan
d. Penghasilan tahunan seorang dosen penguruan tinggi

Pembahasan
a. Banyaknya saham yang dijual pada pasar saham merupakan diskrit
b. Catatan curah hujan setiap hari yang dicatat oleh dinas meteorology merupakan kontinu
c. Usia hidup bola lampu yang di produksi sebuah perusahaan merupakan kontinu
d. Penghasilan tahunan seorang dosen penguruan tinggi merupakan diskrit
e. catatan tinggi badan siswa suatu sekolah merupakan kontinu

No. 11
Soal
Sajikan data penghasilan dari 20 orang karyawan berikut dalam bentuk tabel dengan
pengelompokan 6 kelas/kelompok dimulai dari kelas 1 dengan interval 1-5 (data dalam puluhan
ribu rupiah)
30 23 17 12 7
27 21 16 12 6
27 19 14 10 6
24 19 13 8 4
Pembahasan
Penghasilan
Karyawan
Kelas Titik Tengah Turus Frekuensi
(Puluhan
Ribu Rupiah)
I 1-5 3 - 0
II 6-10 8 |||| | 6
III 11-15 13 |||| 4
IV 16-20 18 |||| 4
V 21-25 23 ||| 3
VI 26-30 28 ||| 3
Jumlah 20

No. 12
Soal
Data berikut ini menunjukkan nilai ujian dari 30 mahasiswa yang menempuh ujian statistik
sebagai berikut:

51 60 65 74 77 91
51 62 66 74 81 97
52 62 70 74 83 98
53 63 73 75 84 98
56 64 73 75 86 99

Dari data di atas susunlah dalam bentuk tabel dengan pengelompokan:


a. Gunakan interval kelas 9, dimulai 50-59, 60-69, ... dan seterusnya
b. Gunakan interval kelas 4, dimulai 50-54, 55-59, ... dan seterusnya
c. Bandingakan 2 pengelompokan tersebut, jelas mana yang lebih baik

Pembahasan
a. Menggunakan interval kelas 9
Kelas Nilai Ujian Titik Tengah Turus Frekuensi
I 50-59 55 |||| 5
II 60-69 65 |||| || 7
III 70-79 75 |||| |||| 9
IV 80-89 85 |||| 4
V 90-99 95 |||| 5
Jumlah 30

b. Menggunakan interval kelas 4

Kelas Nilai Ujian Titik Tengah Turus Frekuensi


I 50-54 52 |||| 4
II 55-59 57 | 1
III 60-64 62 |||| 5
IV 65-69 67 || 2
V 70-74 72 |||| | 6
VI 75-79 77 ||| 3
VII 80-84 82 ||| 3
VIII 85-89 87 | 1
IX 90-94 92 | 1
X 95-99 97 |||| 4
Jumlah 30

c. Perbandingan data kelompok interval kelas 9 dan 4


Banyaknya Kelas (k)
k = 1 + 3,3 log n, dimana n = banyaknya data (n=30)
k = 1 + 3,3 log 30
k = 1 + 3,3 (1,47712125)
k = 5,874500125
k = 6 (dibulatkan)
Jadi, banyaknya kelas yang harus dibuat adalah 6 kelas
Panjang Interval Kelas (c)
J
c=
k
99−51
c=
6
c=8
Jadi, panjang interval kelas adalah 8
Dilihat dari kedua data, maka hasil yang lebih baik diperoleh dari pengelompakan data
menggunakan interval kelas 9 dengan interval kelas 9 dan panjang kelas 5 karena jika dihtung
menggunakan rumus didapat panjang interval kelas yang seharusnya adalah 8 dan banyaknya
kelas adalah 6.
Sehinnga hasil data yang diperoleh mendekati.

Soal Bab 2

No. 4
Soal
Apa yang dimaksud dengan distribusi frekuensi itu ? jelaskan dan berikan contohnya!

Pembahasan
Distribusi frekuensi adalah Data yang telah diperoleh dari suatu penelitian yang masih berupa
data acak yang dapat dibuat menjadi data yang berkelompok, yaitu data yang telah disusun ke
dalam kelas-kelas tertentu. Daftar yang memuat data berkelompok disebut distribusi frekuensi
atau tabel frekuensi. Distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas interval tertentu atau
menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar (Hasan, 2001).

Contoh

Nilai Frekuensi

0-50 8

51-100 22

Total 30

Tabel diatas merupakan contoh sederhana tabel frekuensi dalam kehidupan seharihari.Dalam
tabel tersebut dapat kita lihat bahwa ada siswa yang mendapatkan nilai antara 0-50, dan ada
siswa yang mendapatkan nilai diatas 50, itulah yang dimaksud dengan sebaran data
(distribusi).

No. 7
Soal
Data berikut adalah berat badan dalam pon ( 1kg= 2 pon) dari 40 sampel
138 164 150 132 144 125 149 157
146 158 140 147 136 148 152 144
168 126 138 176 163 119 154 165
146 173 142 147 135 153 140 135
161 145 135 142 150 156 145 128
Berdasarkan data tersebut buatlah tabel frekuensi :
a. Dengan 11 kelas/kelompok dan selang kelas 5
b. Dengan menggunakan rumus H.Stugers

Pembahasan
a. Dengan 11 kelas/kelompok dan selang kelas 5

Berat Badan
Kelas Titik Tengah Turus Frekuensi
(Dalam Pon)
I 119-124 122 | 1
II 125-130 128 ||| 3
III 131-136 134 |||| 5
IV 137-142 140 ||||| 6
V 143-148 146 |||| |||| 9
VI 149-154 153 ||||| 6
VII 155-160 159 ||| 3
VIII 161-166 165 |||| 4
IX 167-172 171 | 1
X 172-179 177 || 2
XI 180-185 183 - 0
Jumlah 40

b. Dengan menggunakan rumus H. Sturgers


Banyaknya Kelas (k)
k = 1 + 3,3 log n, dimana n = banyaknya data (n=40)
k = 1 + 3,3 log 40
k = 1 + 3,3 (1,60)
k = 6,28
k = 6 (dibulatkan)
Jadi, banyaknya kelas yang harus dibuat adalah 6 kelas
Panjang Interval Kelas (c)
J
c=
k
176−119
c=
6
c=9,5
c=10 (dibulatkan)
Jadi, panjang interval kelas adalah 10

Berat Badan
Kelas Titik Tengah Turus Frekuensi
(Dalam Pon)
I 119-129 125 |||| 4
II 130-139 135 ||||||| 8
III 140-149 145 |||||||||||| 14
IV 150-159 155 |||| || 7
V 160-169 165 ||||| 5
VI 170-179 175 || 2
Jumlah 40

No. 8
Soal
Berdasarkan pada data soal nomor 7 buatlah gambar histogramnya:
a. Dengan menggunakan 11 kelas
b. Dengan menggunakan kelas hasil rumus H.stugers

Pembahasan
Penyelesaian
a. Histogram dengan menggunakan 11 kelas
16
14
12
10
Berat Badan 8
6
4
2
0
119-129 130-139 140-149 150-159 160-169 170-179
Frekuensi

b. Histogram dengan menggunakan kelas hasil rumus H. Sturges

16
14
12
10
8
6
4
2
0
119-129 130-139 140-149 150-159 160-169 170-179

Frekuensi

No. 11
Soal
Nilai ujian sisipan mata kuliah statistik dari 50 orang mahasiswa dicatat sebagai berikut:
68 84 75 82 68 90 62 88 76 93
73 79 88 73 60 93 71 69 85 75
61 65 75 87 74 62 95 78 63 72
66 78 82 75 94 77 69 74 68 60
96 78 89 61 75 95 60 79 83 71

Dari tabel data mentah di atas, hitunglah


a. Nilai tertinggi ujian Statistika
b. Nilai terendah ujian Statistika
c. Rentang (range) nilai ujian statistika
d. Nilai lima mahasiswa yang memperoleh nilai tertinggi
e. Nilai lima mahasiswa yang memperoleh nilai terendah
f. Beberapa mahasiswa yang memperoleh nilai ujian diatas 75
g. Susunlah dalam klasifikasi kelompok dengan interval kelas 4 dan dimulai dari nilai 60
h. Beberapa persen mahasiswa yang memperoleh nilai 90 ke atas
i. Beberapa persen mahasiswa yang memperoleh nilai ujian di bawah 70

Pembahasan
a). Nilai ujian tinggi Statistika
Nilai Tertinggi = 96
b). Nilai ujian terendah statistika
Terendah = 60
c.) Rentang ( Range )
Range = Data Terbesar – terkecil
= 96-60
= 36
d.) Nilai 5 Mahasiswa yang mempunyai tertinggi
96,95,94,93,90
e.) Nilai 5 mahasiswa yang mempunyai nilai terendah
60,61,62,63,65
f.) Nilai ujian diatas 75
=23 orang
g.) 60 - 64
65 – 69
70 – 74
75 – 79
80 – 84
85 - 89
90 – 94
95 – 99
h.) 6/50 x 100 = 12% nilai diatas 90
i.) 15/50x 100 = 30% nilai di bawah 70

Anda mungkin juga menyukai