Anda di halaman 1dari 2

1. PT Kalimantan Abadi merupakan perusahaan pengekspor dan produsen jeruk.

Pada panen raya, setiap hektar dapat menghasilkan 5 ton jeruk. Namun
demikian, dari setiap hektar ada beberapa kualitas jeruk karena perbedaan
umur tanaman, hama penyakit, dan jenis tanah. Berikut distribusi jeruk
berdasarkan kualitasnya.

Kualitas Jumlah (dalam Ton)


Kelas A 0,5
Kelas B 1,5
Kelas C 2,0
Lokal 1 0,6
Lokal 2 0,4

a. Berapa probabilitas jeruk kelas A dapat dihasilkan?


b. Berapa probabilitas jeruk kelas C dapat dihasilkan?
c. Berapa probabilitas jeruk kelas A dan B dapat dihasilkan?

2. Pada awal tahun 2003 diluncurkan saham-saham baru di BEI; diantaranya


adalah saham Bank Mandiri setelah Bank BCA dan Bank Lippo. Kondisi
transaksi jual dan beli di sebuah reksa dana digambarkan sebagai berikut.

Kegiatan Perusahaan Jumlah


Mandiri BCA (E) Lippo
(D) (F)
Jual (A) 400 200 200 800
Beli (B) 700 400 100 1200
Jumlah 1100 600 300 2000

Dari total 2000 transaksi tersebut:


a. Berapa probabilitas terbelinya saham dan saham yang terbelinya adalah
saham Bank Mandiri (P(D|B) dan berapa probabilitas saham Bank Mandiri
terbeli oleh konsumen (P(A|D)?
b. Dengan menggunakan hukum perkalian, berapa probabilitas terbelinya
saham Bank Mandiri?

Jawab:

a. Jumlah transaksi beli adalah 1200 dan saham Bank Mandiri yang terbeli
ada 700, maka P(D|B) = 700/1200 = 0,58

Jumlah transaksi saham Mandiri ada 1100 dan saham Mandiri yang terbeli
ada 700, maka P(B|D) = 700/1100 = 0,64

Dari nilai tersebut terlihat bahwa probabilitas P(D|B) dan P(B|D) bisa
berbeda.

b. Berdasarkan pada hukum perkalian, probabilitas peristiwa terjadinya


pembelian dan yang dibeli adalah saham Mandiri, P(B dan D)?
P(B dan D) = P(B) × P(D|B)
= 1200/2000 × 700/1200
= 0,6 × 0,58
= 0,35

Jadi, probabilitas peristiwa terjadinya kegiatan pembelian saham dan


saham yang terbeli adalah saham Bank Mandiri adalah 0,35.