Anda di halaman 1dari 7

1.

Perhitungan Kebutuhan Modal Tetap/Aktiva Tetap (Investasi) dan


Modal Kerja
 Komoditi : Sawi Pagoda dan Pakcoy
 Luas Screen house : 300 m2 (15 m x 20 m)
 Jumlah Gable : 6 Gable
 Jumlah Gully/Gable : 8 Gully
 Panjang Gully : 18 m
 Jumlah LT per Gully : 90 LT
 Jumlah LT Efektif : 4.320 LT
 Jumlah LT Peremajaan : 2.160 LT
 Jumlah LT Produksi : 2.160 LT
 Biaya sewa lahan : 10.000.000 pertahun
a. Input Variabel
Tabel. Analisa Biaya Variabel (Sarana Produksi)

Jumlah Harga satuan


No Uraian Jumlah (Rp)
satuan (Rp)

1. Benih 2.376 butir 100 237.600


x 1 periode

2. Nutrisi AB mix 1 paket 950.000 950.000


x 1 periode

3. Rockwool 5 slab 50.000 250.000


x 1 periode

4. Plastik 2.376 buah 50 216.000


Packing x 1 periode

Total 1.653.600

Berdasarkan perhitungan diatas dapat diketahui bahwa total input variabel


yang dibutuhkan dalam satu musim kegiatan agribisnis ini adalah Rp.
1.653.600,-

b. Input Tetap

1. Tabel Biaya Alat


Harga
Faktor Jumlah satuan Jumlah JUE Nilai Sisa Penyusutan
No
produksi satuan
(Rp) (Rp)
Green house 20 1,500,000 675,000
1. 1 buah 50,000 15,000,000
15 m x 20 m
2. Pompa air 1 buah 400,000 400,000 10 40000 36000

Toren air 500


3. 2 buah 600,000 600,000 15 60,000 36,000
liter

48
4. Gully 45,000 2,160,000 20 216,000 97,200
batang

5. EC Meter 1 buah 70,000 70,000 5 7,000 12,600

6. pH meter 1 buah 70,000 70,000 5 7,000 12,600

Kontainer
7. 2 buah 100,000 200,000 10 20,000 18,000
Box Panen

4320
8. Netpot 300 1,296,000 20 129,600 58,320
buah

9. Timbangan 1 buah 200,000 200,000 10 2,000 18,000

Automatic 10 2000 1800


10. 1 buah 20,000 20,000
timer

11. Pisau Salad 1 buah 20,000 20,000 5 2,000 1800


12. Hygrometer 1 buah 35,000 35,000 10 3500 3150

b. Sewa Lahan
Kebutuhan luas areal pembibitan = 300 m2
Biaya sewa lahan 1 Ha = Rp. 10.000.000,-/tahun
Menghitung biaya sewa lahan dengan rumus :
10.000.000 7
Sewa lahan = 300 x x
10.000 12
= Rp. 175.000,-

Biaya sewa lahan seluas 300 m2 dengan jangka


waktu usaha 1 musim tanam (49 hari) membutuhkan biaya
sebesar Rp. 175.000,- atau senilai Rp. 2.100.000,-
pertahun.

c. Tenaga Kerja
Biaya tenaga kerja 1 HKP (Hari Kerja Pria) adalah Rp.
50.000,- adapun asumsi dari biaya tenaga sebagai
berikut :
Tenaga Keja
Rp . 1. 00 0.000
1 orang x x 45 hari = Rp. 1.500.000,-
30
permusim tanam.

Total Biaya (Investasi) = 20.071.000 + 1.653.600 + 1.500.000 + 175.000

= 23.399.000,-

Berdasarkan perhitungan diatas mengenai alat, tenaga kerja dan


biaya sewa dapat diketahui bahwa total input tetap yang dibutuhkan selama
satu musim tanam adalah Rp. 23.399.000,-

a. Total Input
= Input Variabel + Input Tetap
= Rp. 1.653.600 + 970.470
= Rp. 2.624.070,-
Apabila telah diketahui, maka dapat diketahui harga pokok produksi
dengan perhitungan :

Total Produksi ¿
=Rp .2.6 24.07 0 ,− =Rp . 1.349 ,−¿ tanaman ¿
Populasi Tanaman 1.944 tanaman

Sehingga harga pokok produksi yang harus dikeluarkan untuk produksi


tiap tanamannya adalah Rp. 1.349,-

b. Total Output

Hasil dari usaha budidaya Sawi Pagoda dan Pakcoy selama satu musim
dengan luas lahan 300 m2, jumlah gable 6 gable (48 gully) menghasilkan
1.944 tanaman (dikurangi rendemen 10%) yang dikemas dalam 1 pack rasio 2
tanaman yang telah dirompes dengan berat 250 gram harga Rp. 15.000.
sehingga output yang dihasilkan adalah:

Output = Produksi x Harga


= (1.944 : 2) x Rp. 7.500/pcs
= Rp. 7.290.000,-
Dari kegiatan budidaya tanaman Sawi Pagoda dan Pakcoy yang telah
dilakukan dengan jumlah populasi 1.944 tanaman yang dikemas terdiri dari 2
tanaman untuk masing-masing kemasan dan dijual dengan harga
Rp.7.500/pcs sehingga total output yang diperoleh adalah Rp. 7.290.000,-

c. Break Event Point (BEP)

Biaya tetap(FC )
BEP Unit =
harga jual per unit−biayavariabel perunit

970.470
=
7.500−1.349

= 87 pack

Biaya Total
BEP Harga ¿
Jumla h Produksi

¿ Rp .2.624 .070 ,− ¿ ¿
972

= Rp. 2.699,-

d. Income

Income = ∑ Output - ∑ Input


= Rp. 7.290.000 - Rp. 2.624 .070

= Rp. 4.665.930,-

Income yang diperoleh dari total output yang dikurangi total input
pada usahatani tersebut adalah senilai Rp. 4.665.930,-

e. Sumber modal

Keseluruhan dari sumber berasal dari modal pinjama program Kredit


Usaha Rakyat (KUR) Bank BRI. Modal yang dibutuhkan adalah sebesar Rp.
35.000.000,-

Sumber Pendanaan

No. Komponen (Rp) Proporsi (%) Total (Rp)


1. Modal sendiri - - -

2. Modal pinjaman 35.000.000 100% 35.000.000

Jumlah (Rp) 35.000.000,-

f. Arus kas
1. Arus Kas (cash flow)
Proyeksi Arus Kas (Cash Flow) Urban Hidrofarm selama 5 tahun
adalah sebagai berikut (dalam K/ribuan) :
No. Uraian Tahun ke (Rp) 1

1. Arus Kas Masuk

(Cash Inflow)

- Modal Sendiri -

- Modal Pinjaman 35.000.000

- Penjualan 7.290.000

- Penyusutan 970.470

- Amortisasi

Jumlah (1) 43.260.470

2. Arus Kas Keluar

(Cash Outflow)

Green house 30 m x 30 m 15.000.000

Toren air 500 liter 600.000

Pompa air 400.000

Gully 2.160.000

EC Meter 70.000

pH Meter 70.000

Kontainer Box Panen 200.000

Netpot 1.296.000

Timbangan 200.000

Automatic Timer 20.000

Pisau Salad 20.000

Hygrometer 35.000

Jumlah (2) 20.071.000

3. Arus Kas Bersih 23.189.070

(Net Cash Flow)

(1-2)

4. Kas Awal 0

5. Kas Akhir (3+4) 23.189.070


g. Revenue-Cost ratio (R/C RATIO)

Output Rp. 7.290 .000


R/C Ratio = = = 2,8
Input Rp . 2.624 .070

R/C Ratio yang diperoleh oleh penulis pada kegiatan usaha tani ini
adalah 2,8 yang artinya apabila kita mengeluarkan Rp. 1 maka kita akan
mendapatkan keuntungan Rp. 1,8 Maka dengan demikian usaha ini dapat
dikatakan layak untuk dijalankan atau dilanjutkan.