Anda di halaman 1dari 5

jawaban perbaikan nilai

nama : ardiansyah s y
prodi : ilmu administrasi publik
NIM : 201921020019
matkul : Hukum administrasi indonesia

1A Pengertian Hukum
Hukum adalah peraturan yang berupa norma dan sanksi yang dibuat
dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia, menjaga
ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan.
Hukum adalah peraturan atau ketentuan tertulis maupun tidak tertulis
yang mengatur kehidupan masyarakat dan menyediakan sangsi bagi
pelanggarnya.

2. Menurut KBBI
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, hukum merupakan :

1. Peraturan atau adat, yang secara resmi dianggap mengikat


dan dikukuhkan oleh penguasa, pemerintah atau otoritas.
2. Undang-undang, peraturan dan sebagainya untuk mengatur
kehidupan masyarakat.
3. Patokan (kaidah, ketentuan).
4. Keputusan (pertimbangan) yang ditentukan oleh hakim
dalam pengadilan, vonis.
 

3. Menurut para ahli


Pengertian hukum menurut para ahli ialah sebagai berikut :
a. Achmad Ali : hukum adalah norma yang mengatur mana yang
benar dan mana yang salah, yang eksistensi atau pembuatannya
dilakukan oleh pemerintah, baik itu secara tertulis ataupun tidak
tertulis, dan memiliki ancaman hukuman bila terjadi pelanggaran
terhadap norma tersebut.
 

Unsur-unsur Hukum
Ada 4 unsur hukum yang harus ada dalam suatu pengertian hukum
atau perumusan suatu hukum, yaitu :

1. Hukum mengatur tingkah laku atau tindakan manusia dalam


kehidupan bermasyarakat yang berisikan perintah dan
larangan.
2. Peraturan hukum ditetapkan oleh lembaha atau badan yang
berwenang. Jadi hukum tidak boleh dibuat oleh orang biasa
melainkan oleh lembaga yang berwenang. Sifat hukum ini
bersifat mengikat masyarakat luas.
3. Penegakkan aturan hukum tersebut harus bersifat memaksa
dimana peraturannya bukan untuk dilanggar melainkan
untuk dipathui.d. Memiliki sanks di setiap pelanggaran,
sanksinya tegas dan diatur dalam peraturan hukum.

1B .
1.     Hukum tentang dasar-dasar dan prinsip-prinsip umum dari
administrasi Negara
2.     Hukum tentang organisasi Negara
3.     Hukum tentang aktivitas-aktivitas dari administrasi Negara,
terutama yang bersifat yuridis
4.     Hukum tentang sarana-sarana dari administrasi Negara terutama
mengenai kepegawaian Negara dan keuangan Negara
5.     Hukum administrasi pemerintah daerah dan wilayah yang dibagi
menjadi:
a.     Hukum Administrasi Kepegawaian
b.     Hukum Administrasi Keuangan
c.      Hukum Administrasi Materiil
d.     Hukum Administrasi Perusahaan Negara
6.     Hukum tentang Peradilan Administrasi Negara.
C.J.N Versteden juga menyebutkan bahwa secara garis besar Hukum
Administrasi Negara meliputi bidang-bidang sebagai berikut:
a.     Peraturan mengenai penegakan ketertiban dan keamanan, kesehatan,
dan kesopanan dengan menggunakan aturan tingkah laku bagi warga
Negara yang di tegakkan dan di tentukan lebih lanjut oleh
pemerintah
b.     Peraturan yang ditujukan untuk memberikan jaminan sosial bagi
rakyat
c.      Peraturan-peraturan mengenai tata ruang yang di tetapkan oleh
pemerintah
d.     Peraturan-peraturan yang berkaitan dengan tugas-tugas
pemeliharaan dari pemerintah, termasuk bantuan terhadap aktivitas
swasta dalam rangka pelayanan umum
e.      Peraturan-peraturan yang berkaitan dengan pemungutan pajak
f.       Peraturan-peraturan mengenai perlindungan hak dan kepentingan
warga negara terhadap pemerintah
g.     Peraturan-peraturan mengenai yang berkaitan dengan penegakan
hukum administrasi
h.     Peraturan-peraturan mengenai pengawasan organ pemerintah yang
lebih tinggi terhadap organ yang lebih rendah
i.       Peraturan-peraturan mengenai kedudukan hukum pegawai
pemerintahan

2. Hukum Tata Negara merupakan rangkaian peraturan hukum, yang


mendirikan badan-badan sebagai alat suatu negara, dengan
memberikan wewenang kepada badan-badan itu, dan membagi-bagi
pekerjaan pemerintah kepada banyak alat negara, baik yang tinggi
maupun yang rendah kedudukannya.
Hukum Administrasi Negara merupakan rangkaian ketentuan-
ketentuan yang mengikat alat-alat negara tinggi dan rendah, pada
waktu alat-alat negara itu mulai menjalankan tugasnya, sebagaimana
telah ditetapkan dalam Hukum Tata Negara tadi.
3A .
Asas legalitas adalah suatu jaminan dasar bagi kebebasan individu
dengan memberi batas aktivitas apa yang dilarang secara tepat dan
jelas.Asas ini juga melindungi dari penyalahgunaan
wewenang hakim, menjamin keamanan individu dengan informasi
yang boleh dan dilarang. Setiap orang harus diberi peringatan
sebelumnya tentang perbuatan-perbuatan ilegal dan
hukumannya. Jadi berdasarkan asas ini, tidak satu perbuatan boleh
dianggap melanggar hukum oleh hakim jika belum dinyatakan secara
jelas oleh suatu hukum pidana dan selama perbuatan itu belum
dilakukan.
contoh
kasus Bom Bali, kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia Timor-
Timur, dan kasus Tanjung Priok.
3B

Pernyataan Indonesia adalah negara hukum juga tercantum di dalam


Undang-undang Dasar 1945 yaitu pada pasal 1 ayat 3 yang berbunyi:

“Negara Indonesia adalah negara hukum.” Hal ini semakin


mempertegas kepada seluruh masyarakat bahwa Indonesia adalah
negara hukum, sehingga rakyat wajib untuk mentaati aturan yang
berlaku

Definisi negara hukum

Negara hukum atau memiliki istilah rechtsstaat atau the rule of


law merupakan negara yang dalam menjalankan suatu tindakan,
semua berdasarkan pada aturan atau sesuai dengan hukum yang
berlaku. Jika ada seseorang yang melakukan tindakan melanggar
aturan, maka ia berhak untuk mendapatkan suatu hukuman karena
dianggap melanggar hukum.
4

Sifat Wewenang adalah kekuasaan resmi dan kekuasaan pejabat


untuk menyuruh pihak lain supaya bertindak dan taat kepada pihak
yang memiliki wewenang itu. Pelaksanaan kewenangan pemerintah
terikat pada peraturan tertulis dan tidak tertulis

atribusi adalah bagaimana kita membuat keputusan tentang


seseorang

Delegasi adalah perwakilan atau utusan dengan proses penunjukan


secara langsung maupun secara musyawarah untuk mengutusnya
menjadi salah satu perwakilan suatu kelompok atau lembaga

mandat adalah  perintah atau arahan yang diberikan oleh orang


banyak 

perbedaan delegasi dan mandat adalah Delegasi adalah pelimpahan


wewenang pemerintahan dari satu organ pemerintahan kepada organ
pemerintahan lainnya. Mandat terjadi ketika organ pemerintahan
mengizinkan kewenangan dijalannya oleh organ lain atas namanya