0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
143 tayangan16 halaman

Spesifikasi Alat Konstruksi Beton

1. Dokumen tersebut berisi spesifikasi peralatan yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung ruang isolasi di RSUD dr. Hadrianus Sinaga, meliputi concrete mixer, concrete vibrator, generator set, dan peralatan survey.

Diunggah oleh

Aritonang Immer
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
143 tayangan16 halaman

Spesifikasi Alat Konstruksi Beton

1. Dokumen tersebut berisi spesifikasi peralatan yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung ruang isolasi di RSUD dr. Hadrianus Sinaga, meliputi concrete mixer, concrete vibrator, generator set, dan peralatan survey.

Diunggah oleh

Aritonang Immer
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SPESIFIKASI PERALATAN

Nama Pekerjaan : Pembangunan Gedung Ruang Isolasi RSUD dr. Hadrianus Sinaga
Pangururan
Lokasi Pekerjaan : Kompleks RSUD dr. Hadrianus Sinaga
Kabupaten Samosir

1. CONCRETE MIXER (BETON MOLEN)


Molen beton atau yang sering disebut mesin aduk beton merupakan salah
satu alat yang mendukung pekerjaan konstruksi. Mesin ini digunakan untuk
membantu proses aduk semen. Dengan menggunakan mesin ini hasil
adukan semen akan lebih merata, efisien waktu dan tenaga.

Disamping fungsi dan kegunaannya, mesin molen beton memiliki bagian –


bagian penunjang kerja mesin sebagai berikut :

1. Motor

Bagian ini terletak pada bagian kerangka mesin yang berfungsi untuk
menggerakan tabung aduk sehingga terjadi perputaran pada tabung aduk
dan mencampur adonan semen secara merata.

2. Roda Mesin Molen

Bagian roda ini berfungsi untuk memindahkan mesin dengan mudah dari
satu lokasi ke lokasi lainnya.
3. Kerangka

Merupakan bagian tubuh dari mesin beserta roda dan batang Tarik mesin
agar dapat menopang bagian – bagian molen yang didesain sedemikian rupa
sehingga mesin dapat dengan mudah dipindah – pindahkan.
4. Batang Tarik Mesin

Bagian ini berupa besi yang fungsinya mempermudah pengguna saat ingin
menarik dan memindahkan mesin dari satu lokasi ke lokasi lain.

5. Kunci Roda Pembalik

Bagian ini berfungsi untuk mengunci roda pembalik tabung aduk agar bisa
di pindah – pindahkan ke lain tempat. Batang dapat di masukan kedalam
kerangka mesin pada saat mesin tidak sedang di tarik. Begitu pula
sebaliknya, pada saat ingin digunakan untuk menarik maka batang tariknya
di keluarkan.

6. Roda Pembalik Tabung

Bagian ini terletak di dekat tabung agar dapat mengubah posisi tabung aduk
saat diisi campuran bahan yang ingin diaduk dan ketika hasil adukan ingin
ditumpahkan.

7. Tabung Aduk

Bagian ini berbentuk silinder dengan lapisan atas berbentuk kerucut


terbuka pada ujungnya dan bagian bawah tertutup. Bagian ujung atas
kerucut ini terdapat lubang untuk memasukan bahan susunan adukan beton
dan juga untuk menumpahkan hasil adukan beton setelah selesai dicampur.
Terdapat daun daun di dalam tabung aduk yang dapat membantu proses
mencampur bahan susunan.

2. CONCRETE VIBRATOR (BETON VIBRATOR)


Beton vibrator beton adalah salah satu peralatan yang digunakan saat
pengecoran dimana alat ini berfungsi untuk pemadatan beton yang
dituangkan dalam bekisting, dimana hal ini ditujukan untuk mengeluarkan
kandungan udara yang terjebak dalam air campuran beton
sehingga dengan getaran yang dihasilkan oleh vibrator maka beton akan
mengeluarkan gelembung udara dari beton sehingga beton yang dihasilkan
akan mendapatkan kekuatan yang merata dan juga untuk menghindari
adanya keropos atau sarang labah pada beton.

Beton vibrator terdiri dari tiga bagian utama :

1. Mesin sebagai alat penghasil getaran


2. Selang penghantar
3. Kepala Vibrator, terbuat dari silinder baja seukuran gagang tongkat
bisbol, alat yang direndam dalam beton

Saat ini tersedia berbagai macam vibrator beton dalm beberapa merek dan
jenis beton vibrator. Braket atau sistem penjepit dirancang agar sesuai
dengan merek utama dari bentuk beton. Vibrator beton tersedia dalam jenis
daya hidrolik, pneumatik atau listrik. Mesin vibrator mampu menghasilkan
tiga jenis getaran profil sinus sapuan, getaran acak, dan disintesis kejutan .

Pemakaian Beton Vibrator

Ketika beton sudah dituangkan kedalam bekisting, mesin vibrator sudah


ditempatkan di dekat area tempat penuangan beton. Posisi harus dijaga
supaya selang vibrator tidak terlalu jauh dari area yang akan digetar. Saat
beton sudah dituang mesin vibrator sudah harus dihidupkan dan kemudian
selang diarahkan ke area beton basah, kemudian kepala atas vibrator
didorong ke dalam beton. Kepala Vibrator di getarkan pada satu area
sekitar 10 detik. Posisi kepala vibrator tidak boleh bersinggungan langsung
dengan bekisting , dianjurkan jarak kepala vibrator dari sisi bekisting sekitar
10 – 12 cm. Kepala vibrator harus bergetar sepanjang daerah beton yang
baru dituang dengan memindahkan kepala vibrator sekitar 30 -40 cm dari
titik sebelumnya yang sudah digetar. PAstikan seluruh area harus di getar.

Keselamatan Pemakaian Beton Vibrator


1. Saat pemakaian, mesin harus ditempatkan ditempat terlindung dan
bersih .
2. Jika mesin vibrato menggunakan daya listrik, pastikan instalasi kabel
dalm jaringan yang aman
3. Hindari penempatan mesin dtempat yang lembab dan basah
4. Mesin vibratior harus ditempatkan pada landsan yang kuat dan datar
5. Jangan biarkan pengunjung atau anak anak berdekatan atau memegan
mesin maupun peralatan lainnya.
6. Gunakan mesin vibrator sesuai penggunaan hanya untuk pekerjaan
beton saja, jangan pernah menggunakan alat tersebut untuk kepeluan
lainnya misalnya untuk penggemburan tanah.
7. Gunakan pakaian yang aman, sarung tangan, sepatu, helm dan jangan
menggunakan pakaian yang longgar.
8. Untuk pekerja yang memegang kepala vibrator dianjurkan selalu
mengunakan kacamata untuk menghindari cipratan beton ke mata saat
penggetaran belangsung.
Keamanan Alat Saat Pemakaian
1. Saat memindahkan alat, pastikan posisi mesin dalam keadaan mati
sebelum pemakaian dilanjutkan.
2. Casing mesin harus tetap terjaga dan posisi terkunci kuat saat
pemakaian
3. Ujung kepala vibrator harus dalam terkunci kuat dan tidak masuk air,
gunakan sealent waktu mengunci kepala vibrator ke selang vibrator.
3. GENERATOR SET (GENSET)
Genset adalah akronim dari “Generator set”, yaitu suatu mesin atau
perangkat yang terdiri dari pembangkit listrik (generator) dengan mesin
penggerak yang disusun menjadi satu kesatuan untuk menghasilkan suatu
tenaga listrik dengan besaran tertentu. Mesin pembangkit kerja pada genset
biasanya berupa motor yang melakukan pembakaran internal, atau mesin
diesel yang bekerja dengan bahan bakar solar atau bensin. Generator adalah
alat penghasil listrik. Prinsip kerja generator, yaitu mengubah energi gerak
(kinetik) menjadi energi listrik.

Kegunaan Genset

Ketika berbicara mengenai Genset, maka hal yang terlintas pada Pikiran
adalah Alat untuk menghidupkan lampu ketika Listrik Padam. Yah, benar
sekali, meskipun tujuannya tak hanya berfokuskan hanya pada lampu atau
penerangan saja, melainkan banyak hal lainnya yang membutuhkan daya
listrik, seperti misalnya untuk Pengerjaan Luar Ruangan yang jauh dari
sumber daya listrik. Genset sangat dikenal karena kegunaannya sebagai
Tenaga Listrik yang bisa diandalkan cukup dengan menggunakan Bahan
Bakar Bensin / Solar.
Dengan bantuan Genset, maka Perusahaan Perusahaan besar maupun kecil,
seperti supermarket, toko, rumah sakit, dan sebagainya aktifitasnya tidak
terganggu ketika listrik padam. Mereka tetap dapat menjalankan aktifitas
seperti biasanya tanpa mengalami hambatan. Maka dari itu Genset
merupakan Alat penting yang sangat dibutuhkan banyak kalangan, bahkan
dapat digunakan secara perorangan untuk berbagai kegiatan yang
memerlukan Konsumsi Daya Listrik.

Sistem Kerja Genset


Generator Set terdiri atas Mesin Engine (Motor Penggerak) dan juga
Generator / Alternator, seperti yang telah di jelaskan sebelumnya. Mesin
Engine yang satu ini menggunakan bahan bakar berupa Solar (Mesin
Diesel) atau dapat juga menggunakan Bensin, sedangkan untuk
Generatornya sendiri merupakan sebuah gulungan kawat yang di buat dari
tembaga yang terdiri atas kumparan statis atau stator dan di lengkapi pula
dengan kumparan berputar atau rotor.
Dalam proses kerjanya, menurut ilmu fisika, Engine memutar Rotor dalam
sebuah Generator yang selanjutnya hal ini menimbulkan adanya Medan
Magnet pada bagian kumparan Generator. Selanjutnya Medan Magnet ini
kemudian akan melakukan interaksi dengan Rotor yang kemudian akan
berputar dan akan menghasilkan sebuah arus listrik dimana hal ini sesuai
dengan kerjanya.

4. SURVEY EQUIPMENT (PERALATAN SURVEY)


1. Meteran

Meteran atau pita ukur biasanya berbentuk seperti pita yang memiliki
panjang tertentu. Meteran juga bisa disebut dengan rol meter, karena saat
disimpan atau dalam keadaan tidak digunakan, meteran akan digulung atau
dirol. Terdapat 3 jenis meteran:

• Meteran yang berasal dari kain (metalic cloth): terbuat dari kain linen dan
anyaman kawat halus yang berasal dari tembaga atau kuningan.
• Meteran yang terbuat dari baja
• Meteran yang terbuat dari baja aloy (steel alloy): campuran baja dan nikel.

Fungsi dari meteran yaitu untuk mengukur panjang dan jarak. Biasanya
satuan yang digunakan terdapat 2 ukuran yaitu ukuran satuan metrik (mm,
cm, m) dan satuan inggris (inch, feet, yard). Pembacaan angka 0 ada yang
dibaca tepat diujung meteran adapula yang dinyatakan pada jarak tertentu di
ujung meteran.

Cara menggunakan meteran cukup dengan merentangkan meteran dari


suatu titik ke titik lainnya pada suatu objek bidang yang akan diukur. Untuk
mendapatkan hasil yang valid, ada baiknya dilakukan oleh dua orang
dimana salah satu berada pada titik awal atau angka 0 dan yang lain
bergerak menuju titik akhir perhitungan sekaligus membaca angka pada
meteran pada titik tersebut.

1. Theodolit

Alat ukur optik ini dibuat untuk menentukan tinggi dari tanah pengukuran
sudut yang berupa sudut tegak (sudut vertikal) dan sudut mendatar (sudut
horisontal). Ada 3 macam theodolit:

• Theodolit Reterasi: terdapat plat lingkaran skala (horizontal) yang menjadi


satu dengan plat lingkaran nonius dan tabung sumbu pada kiap. Theodolit
ini memiliki sekrup pengunci plat nonius.
• Theodolit Repetisi: plat lingkaran skala horizontal dapat berputar sendiri
dengan tabung poros sebagai sumbu putar. Terdapat sekrup pengunci
lingkaran horizontal dan juga skrup nonius.
• Theodolit Elektro Optis: sistem penoprasian sama dengan theodolit optis
hanya saja mikroskop pada pembacaan skala lingkaran menggunakan sistem
sensor sebagai elektro optis model (alat penerima gelombang
elektromagnetis).

Fungsi dari theodolit yaitu untuk pengukuran polygon, pemetaan situasi


dan juga pengamatan matahari. Tidak hanya itu, theodolit juga bisa
berfungsi seperti PPD jika sudut vertikalnya diubah menjadi 90o. Teropong
yang ada di theodolit, membuatnya dapat membidik ke segala arah. Pada
konstruksi bangunan, theodolit dapat berfungsi untuk menentukan sudut
siku –siku pada pondasi dan juga mengukur ketinggian bangunan
bertingkat.
Untuk menggunakan theodolit pastikan posisikan tripod atau penyangga
panjang pada tempat yang datar dan atur ketinggiannya sekitar tinggi dada.
Kencangkan sekrup pengunci pada kaki penyangga panjang. Usahakan plat
tribar (untuk meletakan theodolit) dalam keadaan datar. Letakan theodolit
kemudian kencangkan sekrup pengunci. Atur nivo sampai sumbu I berada
pada posisi vertikal dan atur juga nivo pada tabung agar sumbu II berada
pada posisi mendatar, atur theodolit pada hingga berada pada posisi tengah
titik ikat (BM).

Waterpass

Waterpas adalah alat ukur menyipat datar dengan teropong dengan


dilengkapi nivo dan sumbu mekanis tegak sehingga teropong dapat
berputar ka arah horizontal. Alat ini tergolong alat penyipat datar kaki tiga
atau Tripod level.

5. PICK UP

Mobil pikap (Bahasa Inggris: pickup truck) adalah kendaraan truk ringan
yang memiliki kabin tertutup dan bak terbuka dibelakang untuk membawa
barang bawaan atau Material.

Kendaraan ini biasanya digunakan untuk


keperluan komersial atau niaga dan biasa digunakan untuk pekerjaan-
pekerjaan yang memerlukan antar jemput Material bahan bangunan
Truk pick up merupakan varian truk paling kecil. Kendaraan komersial
mungil ini biasanya digunakan untuk aktivitas perniagaan terutama pada
jalan-jalan sempit. Berdasarkan merk dagangnya, beberapa contoh pick up
yang kini masih aktif mengaspal yaitu: Mitsubishi L300, Mitsubishi Colt,
Daihatsu Grand Max, dan Suzuki Carry.

Truk pick up umumnya memiliki ukuran bak: panjang 2-3 meter, lebar 1-
1,8 meter, dan tinggi 1-1,8 meter. Kapasitasnya hanya sekitar 1-2 ton atau 7
kubik.

6. TRUK COLD DIESEL

Kendaraan ini adalah salah satu kendaraan ukuran paling kecil di kelas
otomotif, terutama untuk jenis truk. Banyak pelaku bisnis yang
menambahkan ban di bagian belakang sehingga dari semula 4 roda menjadi
6 roda. Dengan penambahan ban ini otomatis kapasitas muat juga
bertambah mencapai 1-2 ton.

Truk colt diesel umumnya mempunyai ukuran bak: panjang 3-4 meter,
lebar 1-2 meter, dan tinggi 1,5-2 meter. Kapasitas maksimal muatan
mencapai 2-3,5 ton atau sekitar 14 kubik.

7. SCAFOLDING
Perancah (scaffolding) atau steger merupakan konstruksi pembantu pada
pekerjaan bangunan gedung. Perancah dibuat apabila pekerjaan bangunan
gedung sudah mencapai ketinggian 2 meter dan tidak dapat dijangkau oleh
pekerja. Perancah adalah work platform sementara.

Perancah (scaffolding) adalah suatu struktur sementara yang digunakan


untuk menyangga manusia dan material dalam konstruksi atau perbaikan
gedung dan bangunan-bangunan besar lainnya. Biasanya perancah
berbentuk suatu sistem modular dari pipa atau tabung logam, meskipun
juga dapat menggunakan bahan-bahan lain. Di beberapa negara Asia seperti
RRC dan Indonesia, bambu masih digunakan sebagai perancah.

Scaffolding sendiri terbuat dari pipa – pipa besi yang dibentuk sedemikian
rupa sehingga mempunyai kekuatan untuk menopang beban yang ada di
atasnya. Dalam pengerjaan suatu proyek, butuh atau tidaknya penggunaan
scaffolding bisa tergantung kepada pemilik proyek. Karena adanya
perbedaan antara biaya menggunakan bambu dan scaffolding. Scaffolding
digunakan sebagai pengganti bambu dalam membangun suatu
proyek. Keuntungan penggunaan scaffolding ini adalah penghematan biaya
dan efisiensi waktu pemasangan scaffolding.

8. PERALATAN TUKANG
1. Palu

Palu merupakan salah satu alat tukang bangunan di medan yang memiliki
banyak fungsi, namun tentunya yang paling utama fungsi dari palu adalah
untuk memasang paku ke berbagai permukaan, baik itu memasang paku di
dinding ataupun di papan kayu.

Selain itu palu juga dapat digunakan untuk menghancurkan batu dan
dinding yang ingin di bongkar, mencabut paku yang sudah tertanam. Serta
masih banyak lagi fungsi lainnya yang bisa Anda pergunakan.
2. Bor Mesin

Bor buka hanya berfungsi sebagai pelubang tembok atau papan kayu
namun dengan bor Anda juga dapat memasang berbagai macam furnitur
hingga melepas sekrup dan lain sebagainya. Seperangkat bor tentu juga
memiliki beberapa jenis mata bor cadangan yang dapat Anda bongkar
pasang sesuai dengan kebutuhan Anda.
3. Tangga Lipat Aluminium

Fungsi tangga memang sangat beragam, mulai dari digunakan untuk


mengganti lampu, memperbaiki atap yang bocor, ataupun mengecat
tembok tentu juga membutuhkan tangga. Setidaknya dengan memiliki
tangga maka akan memudahkan Anda untuk mengerjakan pekerjaan rumah
tangga tanpa perlu memanggil tukang.

Siapa yang tidak tahu cara menggunakan tangga, jika Anda ingin
menggunakan tangga maka Anda hanya perlu meletakkan tangga di dekat
objek yang akan Anda perbaiki, setelah itu Anda bisa langsung menaikinya.

4. Gergaji

Gergaji juga termasuk alat tukang bangunan medan yang penting untuk
dimiliki. Dengan gergaji Anda akan lebih mudah untuk memotong balok
kayu ataupun pipa plastik dan bahkan ada pula gergaji yang bisa digunakan
memotong besi.
Gergaji memiliki banyak model dan jenis, gergaji dapat digunakan
momotong kayu, membelah kayu, memotong besi dan meterial lainnya.
Yang perlu Anda perhatikan adalah hanya pada mata gergaji yang Anda
gunakan.

5. Obeng

Obeng banyak digunakan untuk memudahkan memperbaiki barang-barang,


mulai dari barang elektronik hingga barang rumah tangga lainnya.

Ada dua jenis obeng, yaitu obeng kembang dan obeng pipih, sedangkan
untuk ukurannya, obeng terdiri dari berbagai macam ukuran, mulai dari
yang kecil hingga yang berukuran besar.

6. Tang

Tang umumnya difungsikan sebagai alat pemotong, misalnya seperti


pemotong kabel, kawat dan lain sebagainya. Selain itu, tang biasanya juga
digunakan untuk mencabut paku yang menempel pada dinding, dan dalam
keadaan darurat tang juga bisa dialihfungsikan sebagai pengganti palu.

Anda yang menggunakan tang, maka langkah pertama yang harus dilakukan
tentu memilih ukuran tang yang sesuai.
7. Kunci Inggris

Pada dasarnya, fungsi utama dari kunci inggris ini adalah sebagai
pengencang dan pelonggar mur. Kunci inggris ini juga terdiri dari berbagai
ukuran, sebab umumnya mur juga terdiri dari berbagai ukuran. Selain itu,
kunci inggris sangat diperlukan untuk memperbaiki segala hal yang terkait
dengan ledeng.
Hampir sama dengan obeng, saat akan menggunakan kunci Inggris maka
Anda harus memastikan kunci Inggris yang akan Anda gunakan itu sesuai
dengan ukuran mur/baut.

8. Kapak

Kapak tentunya digunakan untuk memotong kayu sesuai dengan ukuran


yang Anda inginkan. Kapak ini juga tersedia dalam berbagai ukuran, ada
yang besar dan ada pula yang kecil, Anda bisa bebas memilih modelnya
sesuai dengan kebutuhan.

Kapak yang baik adalah yang terbuat dari bahan besi solid dengan
campuran dan pembakaran yang tepat. Biasanya kapak akan mudah rusak
atau sompel pada bagian mata yang tajam jika tidak benar saat penyepuhan.
9. Sekop

Sekop berfungsi sebagai alat yang memudahkan Anda untuk memindahkan


pasir ataupun mengaduk adonan semen. Selain itu, sekop juga bisa
dijadikan sebagai alat berkebun khususnya untuk menggemburkan tanah.

Cara menggunakan sekop sangat mudah, Anda hanya perlu memegang


bagian tengah sekop dengan tangan kiri dan bagian pegangan atas sekop
dengan tangan kanan.

Anda dapat langsung mendorong sekop ini ke tanah atau pasir, lalu segera
pindahkan tanah atau pasir yang telah angkat dengan menggunakan sekop
itu ke tempat lain.

10. Cetok / Sendok Semen

Sendok semen atau dipulau jawa para tukang bangunan banyak


menyebutnya cetok, memang hanya banyak digunakan oleh parah tukang
batu. Sendok semen berfungsi untuk memudahkan pekerjaan pasangan
batu untuk dinding rumah.
11. Mata Gergaji Besi

Jika Anda ingin memotong besi sudah pasti gergaji biasa tidak akan dapat
memotongnya, maka dari itu mata gergaji besi Anda akan butuhkan.

12. Grinda Tangan

Grenda tangan salah satu alat tukang yang sangat praktis, karena sudah
menggunakan mesin untuk menggerakannya, sehingga Anda tidak perlu
repot lagi untuk menggunakannya.

Fungsi grinda adalah untuk memotong plat besi, besi batangan dan bahan
lainnya yang bersifat logam. Selain itu juga dengan mengganti mata nya
dengan batu asah, Anda dapat memakainya sebagai alat asah yang
multifungsi.

13. Cangkul

Dengan alat yang satu ini pasti Anda sudah tidak asing lagi, didaerah
pedesaa hampir setiap rumah pasti memiliki alat ini. Cangkul memang dari
dulu hingga sekarang sangat dibutuhkan untuk menggali tanah, menimbun
tanah dan sebagainya.
14. Materan

Meteran bangunan memiliki banyak ukuran, mulai dari 3 meter, 5 meter, 10


meter bahkan ada yang 100 meter. Jika untuk penggunaan pada umumnya
Anda bisa menggunakan dengan panjang 5 meter saja, karena itu yang
paling umum digunakan untuk mengukur suatu bidang.

15. Mesin Ketam / Serutan Kayu

Mesin ini sangat terkenal dikalangan pengrajin kayu dan furniture, karena
yang ukurannya kecil dan multifungsi menjadikan mesin ini banyak dipakai.
Fungsi utama mesin ketam adalah untuk merapikan kayu, menghaluskan
permukaan kayu dan membentuk siku pada sudutan kayu agar terlihat lebih
rapi.

Anda mungkin juga menyukai