Anda di halaman 1dari 7

RESUME MEDIA PEMBELAJARAN

KELOMPOK II

NAMA : SAIS SULARSAH


NIM :180104037
KELAS : IV/B

A. Jenis-Jenis Media Pembelajaran


Rowentree mengelompokan media pembelajaran menjadi lima macam
dan disebut Modes, yaitu: realita, victorial, symbol tertulis rekaman suara,
dan interaksi insane.
Dengan melihat perkembangan teknologi, Seels dan Glasgow (1990)
dalam (uus ruswandi dan badrudin, 2008:35). Mengelompokan jenis media
dalam dua kata luas, yaitu media tradisional dan media teknologi mutakhir.
Media tradisional mencakup: audio, visual, media audio visual, dan
media TIK dan non TIK.
a. Audio
Ada beberapa jenis media yang dapat dikelompokkan dalam media
audio ini antara lain: Radio, Alat perekam pita magnetik, Piringan hitam,
dan laboratorium bahasa. Adapun kelebihannya sebagai berikut:
1. Harganya relatif murah, tersedia dimana-mana dan dapat dibeli oleh
sebagian besar masyarakat.
2. Sifatnya mudah dipindahkan.  Bahkan bisa digunakan di lapangan
dengan daya baterai.
3. Jikalau radio tersebut memiliki tipe recorder maka kita akan merekam
siaran-siaran yang penting untuk kemudian dapat didengar kembali.
4. Mengembangkan daya imajinasi anak didik dan merangsang
partisipasi aktif pendengar.
5. Menyediakan informasi terbaru. Bisa direproduksi/ digandakan.
6. Siaran lewat suara terbukti amat tepat/cocok untuk mengerjakan
musik dan bahasa.
7. Memudahkan penyiapan mata pelajaran. Guru bisa merekam sendiri
dengan mudah dan ekonomis.
Adapu kekurangannya sebagai berikut:
1. Sifat komunikasi radio hanya satu arah (one way comunication).
2. Program radio telah disentralisasikan sehingga guru kurang tidak
dapat mengontrolnya.
3. Penjadwalan pelajaran dan siaran sering menimbulkan masalah.
Integrasi siaran radio ke dalam kegiatan belajar mengajar di kelas
sering kali menyulitkan.
b. Visual
Media Visual (Daryanto, 1993:27), artinya semua alat peraga yang
digunakan dalam proses belajar yang bisa dinikmati lewat panca-indera
mata.
Media Visual yang bergerak ialah media yang dapat menampilkan
atau membiaskan gambar atau bayangan yang dapat bergerak di layar bias,
seperti: bias gambar-gambar yang ditampilkan oleh motion picture film
dan loopfilm.
Adapun jenis-jenis media visual adalah sebagai berikut:
a) Media yang Tidak Diproyeksikan
Benda tersebut tidak harus dihadirkan di ruang kelas, tetapi
siswa dapat melihat langsung ke obyek. Kelebihan dari media realia
ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Misal
untuk mempelajari keanekaragaman makhluk hidup, klasifikasi
makhluk hidup, ekosistem, dan organ tanaman.
b) Media Proyeksi
Transparansi OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka
sejati, sebab tata letak ruang kelas tetap seperti biasa, guru dapat
bertatap muka dengan siswa (tanpa harus membelakangi siswa).
c. Media Audio Visual
Dalam media audio-visual terdapat dua unsur yang saling
bersatu yaitu audio dan visual. Media audio visual dapat berupa;
film atau video, dan televisi. Berikut ini akan dibahas jenis jenis
media audio visual tersebut.
d. Media TIK Dan Non TIK
a) Media TIK
media komunikasi yang dimaksud adalah media untuk
membantu pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Beberapa media yang
dimaksud adalah: computer, eralatan audi, peralatan viual.
Pemanfaatan media pembelajaran berbasis tik dalam pls sebagai
berikut:
1. TIK sebagai gudang ilmu pengetahuan, dimanfaatkan sebagai
tempat mencari informasi yang dibutuhkan melalui pemanfaatan
alat-alat eloktronik yang canggih pada era modren ini. Dalam
pendidikan luar sekolah TIK dibutuhkan guna untuk selalu
mendapatkan informasi  terkini yang dapat membantu dan
memudahkan menemukan kebutuhan akan pengetahuan. 
2. Tik sebagai alat bantu pembelajaran. pada zaman sekarang ini TIK
juga dapat berperan sebagai guru yang dapat memberikan
pembelakaran kepada siswa, diamana TIK kaya akan ilmu
pengetahuan yang dibutuhkan.
3. TIK sebagai fasilitas pembelajaran. bukan hanya buku yang
menjadi fasilitas dalam mendapatkan sumber pembeljaran, tetapi
TIK juga dapat menjadi fasilitas dalam membantu pembelajaran.
seperti dalam pembelajaran yang menggunakan nmetode
pembelajaran diskusi, akan lebih efektif jika menggunakan TIK
seperti laptop dan infokus untuk lebih menarik dalam proses
pembelajaran. 
b) Media pembelajaran non elektronik
Adapun beberapa contoh pembelajaran non elektronik seperti:
Media Gambar, Diagram, Grafik, Poster, Kartun dan komik.
B. Fungsi/Manfaat Media Pembelajaran Dan Lap IPA
Media pendidikan merupakan bagian integral dari pembelajaran
sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih bermutu. Karena itu media
pendidikan di sebut juga media instruksional.
1. Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan
2. Proses pembelajaran menjadi lebih menarik
3. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif
4. Jumlah waktu belajar-mengajar dapat dikurangi
5. Kualitas belajar siswa dapat ditingkatkan
1. Proses pembelajaran dapat terjadi dimana saja dan kapan saja
7. Sikap positif siswa terhadap proses belajar dapat ditingkatkan
8. Peran guru dapat berubah ke arah yang lebih positif dan produktif
C. Penggolongan Media
a. Kemp & Dayton (1985)
Mengelompokkan media ke dalam delapan jenis, yaitu: Media
cetakan Media pajan, OHP dan transparansi, Rekaman audiotape, Seri
slide (film bingkai) dan filmstrips, Penyajian multi-image, Rekaman video
dan film hidup, dan Komputer.
b. Leshin, Pollock & Reigeluth (1992)
Mengklasifikasi media ke dalam lima kelompok, yaitu:
a) Media berbasis manusia (guru, instruktur, tutor, main-peran, dan
kegiatan kelompok)
b) Media berbasis cetak (buku, penuntun, buku latihan, alat bantu
kerja, dan lembaran lepas)
c) Media berbasis visual (buku, alat bantu kerja, bagan, grafik, peta,
gambar, transparansi, dan slide)
d) Media berbasis audio-visual (video, film, program slide-tape, dan
televisi)
e) Media berbasis komputer (pengajaran dengan bantuan komputer,
interaktif video dan hypertext.
1. Pilihan Media Tradisional :
1) Visual diam yang diproyeksikan, contohnya proyeksi opaque ( tak –
tembus pandang), proyeksi overhead, slides, filmstrip.
2) Visual yang tak diproyeksikan, contohnya gambar, poster,foto,charts,
grafik, diagram, pameran, papan info dan papan bulu.
3) Audio, misalnya perekam, kaset, Reel, cartridge.
4)  Katering Multimedia, misalnya slide plus suara (tape), multi-image.
5) Visual dinamis yang diproyeksikan, contoh film, televisi dan video.
6) Cetak, contoh buku teks, modul, teks terprogram, workbook, majalah
ilmiah, berkala, lembaran lepas (hand-out).
7) Permainan, misalnya teka-teki, simulasi, permainan papan.
8) Model Sebenarnya contohnya spesimen (Contoh) manipulatif (boneka
PETA).
2. Pilihan Media Teknologi Mutakhir
1) Media berbasis telekomunikasi, contohnya telekonferen, kuliah jarak
jauh.
2) Media berbasis mikroprosesor, contohnya computer-assised
instruction, permainan komputer, sistem tutor intelijen,
interaktif,hypermedia dan compact (video) disc.

Media instrutksional pada dasarnya dapat dibedakan menjadi


dua macam, yaitu sebagai berikut :
a. Media yang dimanfaatkan. Artinya, media yang biasanya dibuat
secara komersil dan terdapat di pasaran. Kita tinggal memilih dan
memakai serta memanfaatkannya. Misalnya radio, tape recorder,
televisi, OHP, LCD, dan lain-lain.
b. Media yang dirancang atau ”media by design”. Media ini harus
dipersiapkan, dibuat, dan dikembangkan sendiri. Misalnya chart,
gambar-gambar, bagan dan lain-lain.

Selain itu, ada juga pengelompokan media yang dapat


digunakan dalam pembelajaran, yaitu:
1. menggunakan inda penglihatan yang terdiri atas media yang dapat
diproyeksikan dan media yang tidak dapat diproyeksikan yang
biasanya berupa gambar diam atau gambar bergerak.
2. Media audio, yaitu media yang mengandung pesan dalam bentuk
auditif yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan
kemauan para peserta didik untuk mempelajari bahan ajar.
3. Media Audio-visual, yaitu media yang merupakan kombinasi audio
dan visual atau biasa disebut dengan media pandang-dengar.
4. Kelompok media penyaji. Kelompok media penyaji ini
sebagaimana diungkapkan Donald T. Tosti dan John R. Ball
dikelompokkan keda lam tujuh jenis, yaitu : (a) kelompok kesatu ;
grafis, bahan cetak, dan gambar diam, (b) kelompok kedua ; media
proyeksi diam, (c) kelompok ketiga ; media audio, (d) kelompok
keempat ; media audio, (e) kelompok kelima ; media gambar
hidup/film, (f) kelompok keenam ; media televisi, dan (g)
kelompok ketujuh ; multimedia.
5. Media objek dan media interaktif berbasis multimedia. Media
objek merupakan media tiga dimensi yang menyampaikan
informasi tidak dalam bentuk penyajian melainkan melalui ciri
fisiknya sendiri, seperti ukurannya, bentuknya, beratnya,
susunannya, warnanya, fungsinya, dan sebagainya. Media ini dapat
dibagi menjadi dua kelompok yaitu media objek sebenarnya dan
media objek pengganti, sedangkan media interaktif berbasis
komputer adalah media yang menuntut siswa untuk berinteraksi
selain melihat maupun mendengark.