Anda di halaman 1dari 5

Nama : Zain Almas Mazin Herdikaryanto

NIM : 19308141030
Kelas : Biologi B

Worksheet 8

A. PERHATIKAN DATA HASIL PENELITIAN BERIKUT INI!

Pertambahan berat Pertambahan berat Pertambahan berat


kering (gram) tanaman kering (gram) tanaman kering (gram) tanaman
Ulangan
kacang kedelai yang kacang kedelai yang kacang kedelai yang
ke
dipupuk dengan MSG dipupuk dengan MSG dipupuk dengan MSG
dosis 10 mgr./ minggu dosis 20 mgr./ minggu dosis 30 mgr./ minggu
1 55 80 100
2 50 85 90
3 55 80 95
4 55 90 95
5 60 85 105
6 55 85 110
7 60 80 100
8 55 85 100
9 50 90 95
10 50 90 90
Total 545 850 980 2375
Pertanyaan:
1. Apa masalah utama yang diteliti?
Jawab: Pengaruh variasi dosis pupuk MSG terhadap pertambahan berat kering tanaman
kacang kedelai

2. Apa rancangan yang sebaiknya digunakan? mengapa?


Jawab: Menggunakan (RAL) Rancangan Acak Lengkap karena tingkat homogenitasnya
tinggi.

3. Apa variabel bebas dan variabel tergayutnya?


Jawab:
 Variabel Bebas : Dosis MSG
 Variabel Tergayut : Pertambahan berat kering tanaman kacang kedelai
4. Lakukan analisis dan buatlah simpulan hasil penelitian tersebut!
Jawab:
a. Faktor Koreksi (FK)
FK =( )2 / (j x k)
= (2375)2 / (10 x 3)
= 5.640.625 / 30
= 188.020,83

b. Jumlah Kuadrat Perlakuan (JKP)


JKP = (Jumlah kuadrat total masing-masing perlakuan/jumlah ulangan) – FK
= ((545) 2 + (850) 2 + (980) 2 / 10) - 188.020,83
= ((297.025) + (722.500) + (960.400) /10) - 188.020,83
= (1.979.925 / 10) - 188.020,83
= 197.992,5 - 188.020,83
= 9.971,67

c. Jumlah Kuadrat Total (JKT)


A2 B2 C2
3025 6400 10000
2500 7225 8100
3025 6400 9025
3025 8100 9025
3600 7225 11025
3025 7225 12100
3600 6400 10000
3025 7225 10000
2500 8100 9025
2500 8100 8100
Total 29.825 72.400 96.400 198.625

JKT = (Jumlah kuadrat masing-masing pengamatan) – FK


= 198.625 - 188.020,83
= 10.604,17
d. Jumlah Kuadrat Error (JKE)
JKE = JKT – JKP
= 10.604,17 - 9.971,67
= 632,5

e. Rata-Rata Kuadrat Perlakuan (KTP)


KTP = JKP / (k-1)
= 9.971,67 / (3-1)
= 9.971,67 / 2
= 4.985,835 ≈ 4.985,84

f. Rata-Rata Kuadrat Error (KTE)


KTE = JKE / (n-k)
= 632,5 / (30-3)
= 632,5 / 27
= 23,426 ≈ 23,43

g. Fhitung
Fhitung = KTP /KTE
= 4.985,835 / 23,426
= 212,83

Tabel Analisis Ragam

Sumber variasi DB JK KT Fhitung


Antar
2 9.971,67 4.985,835
Kelompok
212,83
Dalam
27 632,5 23,426
Kelompok
Total 29 10.604,17
 Kesimpulan
α = 1% = 0,01
db1 = 2
db2 = 27
Ftabel = 5,49
Fhitung > Ftabel, maka H0 ditolak atau menerima Ha

B. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui polutan deterjen terhadap daya hidup benih
ikan Mas. Diketahui untuk mendapatkan benih dengan ukuran dan umur yang sama tidak
mengalami kesulitan, demikian pula dengan keragaman genetiknya. Sebanyak 5 perlakuan
(termasuk perlakuan kontrol) digunakan dalam penelitian ini, ulangan dilakukan sebanyak 10
kali untuk setiap perlakuan. Selanjutnya untuk memaknakan data digunakan uji statistika
yang sesuai dengan tujuan penelitian dan rancangan yang digunakan.
Pertanyaan:
1. Rumuskan masalah dan tujuan penelitian yang akan dilakukan!
Jawab:
Rumusan masalah
a. Bagaimana pengaruh polutan detergen terhadap daya hidup benih ikan mas?
b. Apakah uji statistika yang sebaiknya digunakan dalam penelitian tersebut?
Tujuan penelitian
a. Untuk mengetahui pengaruh polutan detergen terhadap daya hidup benih ikan mas.
b. Untuk mengetahui uji statistika yang sebaiknya digunakan dalam penelitian ini.

2. Rumuskan hipotesis penelitian dan hipotesis statistika yang sesuai!


Jawab:
a. Hipotesis penelitian: Semakin tinggi konsentrasi polutan detergen maka semakin
rendah daya hidup benih ikan mas.
b. Hipotesis statistika:
H0 = P1 = P2 = P3 = P4 = P5
Ha = Setidaknya ada satu pasang kelompok perlakuan yang berbeda
3. Menurut saudara, apa rancangan eksperimen yang sebaiknya digunakan, mengapa sdr
memilih rancangan tersebut!
Jawab: Rancangan eksperimen yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL)
karena pada unit penelitian tingkat homogenitasnya relatif tinggi, meliputi ukuran benih,
umur, dan keragaman genetiknya yang sama.

4. Berapa unit percobaan yang dibutuhkan dalam penelitian tersebut!


Jawab:
Perlakuan (Konsentrasi)
Ulangan
0 10% 20% 30% 40%
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Jadi, unit yang dibutuhkan berdasrkan tabel hasil penelitian di atas adalah sejumlah 50
unit.

5. Perlukah kita melakukan uji beda rerata sesudah analisis varian (ragam)? mengapa?
Jawab: Diperlukan karena jika analisis ragam menghasilkan kesimpulan menolak H0
sehingga harus menerima Ha yang berarti terdapat pengaruh nyata (signifikansi) dari
faktor perlakuan (variable bebas) terhadap besarnya rerata respon yang diukur.