SEJARAH REGRESI
Istilah regresi pertama kali diperkenalkan oleh Francis Galton. Dalam artikelnya yang
berjudul (Family in Stature, Processinng of Royal Society, London, Vol.40 1886), yang
mengemukakan bahwa meskipun ada kecenderungan bagi orang tua yang tinggi untuk
mempunyai anak-anak yang tinggi dan bagi orang tua yang pendek untuk mempunyai anak-anak
yang pendek, distribusi tinggi suatu populasi tidak berubah secara mencolok (besar) dari generasi
ke generasi.
Pembahasannya bahwa ada kecenderungan (tren) bagi rata-rata tinggi anak-anak dengan
orang tua yang mempunyai tinggi tertentu untuk bergerak atau mundur (regress) kearah tinggi
rata-rata seluruh populasi. Hukum regresi semesta (law of universal regression) dari Galton
diperkuat oleh Karl Pearson (Biometrika Vol.2, 1903), yang menyimpulkan lebih dari seribu data
tinggi anggota kelompok keluarga. Peason mengumpulkan bahwa rata-rata tinggi anak laki-laki
kelompok ayah yang tinggi kurang dari tinggi ayah mereka dan rata-rata tinggi anak laki-laki
kelompok ayah pendek lebih besar dari tinggi ayah mereka. Mundurnya (regressing) anak laki-
laki yang tinggi maupun yang pendek serupa ke arah rata-rata tinggi semua laki-laki. Dalam
bahasa Galton, hal ini disebut “regression to mediocrity”.
Analisi regresi berkenaan dengan studi ketergantungan satu variabel yaitu variabel tidak
bebas atau variabel tergantung (dependent variabel) pada satu atau lebih variabel lain yaitu
variabel yang menjelaskan (explanatory variabels) dengan maksud menaksi atau meramalkan
nilai rata-rata hitung (mean) atau rata-rata (populasi) variabel tak bebas, dipandang dari segi
yang diketahui atau tetap (constant).
Tetapi sekarang makna regresi telah berbeda jauh dari apa yang dimaksudkan oleh
Galton. Secara umum analisis regresi diartikan sebagai suatu analisis tentang ketergantungan
suatu variabel kepada variabel lain yaitu variabel bebas dalam rangka membuat estimasi atau
prediksi dari nilai rata-rata variabel tergantung dengan diketahuinya nilai variabel bebas.
Jika hukum regresi umum, Galton tertarik untuk mencari tahu mengapa distribusi tinggi
suatu populasi yang tidak mengalami perubahan besar antar generasi (stabil). Maka analisis
regresi sekarang tidak untuk menjelaskan mengapa hal itu terjadi tetapi lebih untuk mencari tahu
bagaimana memprediksi rata-rata tinggi anak jika tinggi orang tua mereka diketahui.
DAFTAR PUSTAKA
Sejarah Regresi. (2014) Diakses pada 12 Februari 2022, dari http://zegastat.blogspot.com
The History Origin of Regression. (2008). Diakses pada 12 Februari 2022, dari
https://studikustatistik.wordpress.com