0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
471 tayangan5 halaman

Data Flow Diagram (DFD)

DFD menggambarkan aliran data dari satu entitas ke entitas lain dengan dekomposisi sistem kompleks menjadi modul yang lebih mudah dipahami. DFD menggunakan kotak, lingkaran, kotak terbuka dan panah untuk menunjukkan entitas, proses, penyimpanan data dan aliran data.

Diunggah oleh

Ardi Setyawan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
471 tayangan5 halaman

Data Flow Diagram (DFD)

DFD menggambarkan aliran data dari satu entitas ke entitas lain dengan dekomposisi sistem kompleks menjadi modul yang lebih mudah dipahami. DFD menggunakan kotak, lingkaran, kotak terbuka dan panah untuk menunjukkan entitas, proses, penyimpanan data dan aliran data.

Diunggah oleh

Ardi Setyawan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DATA FLOW DIAGRAM (DFD)

Diagram arus data (DAD) atau data flow diagram


(DFD) lebih menunjukkan data yang mengalir dari satu
entiti (entity) ke entiti yang lain (Jogiyanto, 2008:
457). Prinsip kerja DAD adalah dekomposisi yaitu
memecah sistem yang kompleks menjadi beberapa
modul-modul yang lebih mudah dipahami dan lebih
terinci. DAD yang digambar pertama adalah diagram
level atas (top level diagram) yang juga disebut
diagram konteks (context diagram). Kemudian context
diagram digambar lebih rinci dalam overview diagram
atau diagram level 0. Diagram level 0 dapat dipecah
lagi menjadi diagram level 1, diagram level 2 dan
seterusnya.
Fungsi dari sistem informasi dapat diekspresikan
dalam bentuk transformasi (proses) atas masukan
(input) ke keluaran (output), data mana yang
diperlukan ataupun harus diperbarui (Gangolly, 2000).
Dataflow diagrams merupakan suatu model sistem
informasi yang menunjukkan model fungsional atau
model pemrosesan. Diagram arus data (dataflow
diagrams) terdiri dari entitas eksternal (external
entities) yang dilambangkan dengan kotak, proses-
proses (processes) yang dilambangkan dengan
lingkaran, penyimpanan data (data stores) yang
dilambangkan dengan kotak terbuka atau dua garis
paralel, dan arus data (dataflows) yang dilambangkan
dengan arah panah.
Contoh bentuk diagram arus data

Data Cek
Penggjaian Pembayaran
Pencatat Proses Data
Waktu Penggajian Karyawan

Data Rincian Laporan


Penggajian Penggajian

Data Penggajian

DFD untuk Pemrosesan Penggajian


Contoh: penerapan DFDs untuk sistem input order
penjualan dan pemrosesan (diadopsi dari Gangolly,
2000).
DFDs: Diagram konteks (context diagram)

order

Kami tidak menjual


Input order-penjualan
Pelanggan Maaf, kredit tidak disetujui & sistem pemrosesan
pesanan
Maaf, stok habis
Order penjuala
n
Bon tagiha
n

Faktur

Diagram konteks untuk sistem input order penjualan dan pemrosesan

Level 0 Diagram arus data logis (logical dataflow


diagram) sistem input order penjualan dan pemrosesan

order
Sub-sistem
input order
Kami tidak menjual
penjualan
Pelanggan Maat, kredit tidak disetujui
Maat, stok habis

Order penjualan
Penyimpanan data
order penjualan

Bon tagihan

Faktur Sub-sistem
pemrosesan
order
penjualan
Level 1 Diagram arus data logis (logical dataflow
diagram): Sub-sistem input order penjualan

order
Harga
pesanan
Pelanggan
Kami tidak menjual
Daftar harga

Harga pesanan
Maaf, kredit tidak
disetujui

Maaf, stok Pengecekan


habis kredit
Order
penjualan Master data
Pesanan
disetujui pelanggan

Pengecekan
barang
tersedia
Master data
Pesanan persediaan
diterima

Data penjualan
Level 1 Diagram arus data logis (logical DFD): Sub-sistem
pemrosesan pesanan penjualan

Bon Master data


Pelanggan Penyiapan bon
pelanggan

Faktur Data order


penjualan

Data bon
Update akun
pelanggan

Penyiapan
faktur

Data faktur
aktif

Pertanyaan
1. Ceritakan dalam bentuk teks tentang sistem input
pesanan penjualan dan pemrosesannya di atas mulai
dari diagram konteks, level 0, level 1.
2. Buatlah diagram arus data konteks sistem transfer
uang bank melalui internet banking. Nasabah akan
menggunakan form input transfer penjualan. Output
proses yang mungkin muncul pada nasabah antara
lain:
 Nomor rekening tujuan tidak dikenal
 Saldo tidak mencukupi
 Nomor PIN yang dimasukkan tidak cocok
 Proses terlaksana dan informasi nota transfer

Anda mungkin juga menyukai