0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
68 tayangan25 halaman

Instalasi OS Debian

Kenapa Menggunakan OS Debian? Ringkasannya adalah Debian adalah sistem operasi gratis dan terbuka yang populer untuk membangun server karena ringan, mudah dirawat, dan banyak digunakan sekolah untuk pelatihan.

Diunggah oleh

aar arafat
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
68 tayangan25 halaman

Instalasi OS Debian

Kenapa Menggunakan OS Debian? Ringkasannya adalah Debian adalah sistem operasi gratis dan terbuka yang populer untuk membangun server karena ringan, mudah dirawat, dan banyak digunakan sekolah untuk pelatihan.

Diunggah oleh

aar arafat
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kenapa Menggunakan OS Debian?

1. Pertama linux debian ini open source dan juga gratis.


2. Kedua merupakan sistem operasi terbaik untuk membuat sebuah server dan juga paling
banyak digunakan di dunia
3. Ketiga sistem operasi yang ringan, Ini sangat memudahkan kalian yang mempunyai
komputer yang lowspec seperti processor shoppingmode pentium, yang ingin belajar
membuat sebuah server dan juga debian ini hanya membutuhkan HDD sebesar 1,6 GB
(untuk server) dan 600 MB (untuk client atau workstation).
4. Keempat perawatannya mudah karena linux debian merupakan sistem operasi relatif
mudah dirawat
5. Kelima banyak sekolah-sekolah apalagi SMK, khususnya guru-guru jurusan TKJ yang
mengarjakan muridnya tentang Debian Server ini.

Nah untuk versi debian yang di gunakan saat ini, Admin menggunakan debian versi 9.8.0
i386/32bit jika kalian mendownload versi debian yang lebih baru/lebih lama dari ini misalnya
debian 7 itu tidak jadi masalah untuk proses instalasinya tetapi jika menggunakan debian versi
yang lama dikhawatirkan untuk konfigurasinya akan sedikit berbeda nanti. Minimal kalian
menggunakan versi debian 9.0.  Lalu apa saja yang harus dipersiapkan?

Alat dan Bahan


1. Download OS Debian DVD1 versi 9.0 keatas
2. Download Vmware minimal versi 12.0
3. Komputer/Laptop minimal Processor shoppingmode Intel shoppingmode Pentium 4 1GHz,
RAM 512 MB, Harddisk Space 5 GB

Cara Install Debian Di VMware


1. Siapkan Aplikasi Vmware, lalu jalankan Vmwarenya.

2. Klik tombol File lalu klik New Virtual Machine.


3. Pilih Typical (recomended) untuk proses pembelajaran kita gunakan yang direkomendasikan
saja, lalu klik next.
4. Kemudian pilih Installer disc image file (iso)  lalu klik browse lalu cari lokasi debian yang
sudah kalian download tadi, lalu klik next.

5. Selanjutnya kalian diminta mengisi Virtual machine name kalian, untuk bagian itu kalian
bebas menentukan namanya untuk Location biarkan saja, lalu klik next.
6. Kemudian tentukan Maximum disk size jika HDD kalian masih kosong biarkan saja di 20g
tapi jika HDD kalian penuh kalian bisa mengguranginya sampai batas maximal 5gb, lalu pilih
Split virtual disk into multiple files, kemudian klik next.
7. Selanjutnya centang saja Power on this virtual machine after creation, kemudian Klik
Finish.
8. Selanjutnya kalian akan dibawa ke Installer boot menu Debian, kemudian kalian pilih Install
menggunakan arah keyboard, lalu tekan enter untuk melanjutkannya.

9.Selanjutnya yaitu Select a Language atau pemilihan bahasa disini Admin menggunakan


bahasa English tetapi jika kalian ingin merubahnya ke bahasa Indonesia juga silhkan tidak ada
masalah.
10. Kemudian untuk Select your location  karena tadi menggunakan bahasa English jadi Admin
pilih United States saja untuk kalian yang tadi memilih bahasa Indonesia lokasinya bisa kalian
temukan di other lalu pilih asia, lalu disana ada Indonesia nanti.
11. Selanjutnya  Configure the keyboard kita gunakan saja yang defaultnya yaitu American
English.
12. Kemudian selanjutnya yaitu Configure the network untuk Hostname kalian bebas isikan
nama server kalian.

13. Kemudian untuk Domain name untuk sementara kita kosongkan saja.


14. Selanjutnya kalian diminta memasukan Root password,  root ini merupakan users yang
memiliki kendali penuh atas server kalian atau biasa disebut superusers jadi pastikan
passwordnya harus rahasia.
15. Kemudian Re-enter password to verify, kalian diminta memasukan lagi password yang
tadi.
16. Selanjutnya Full name for the new user, mengisi nama untuk user baru atau user biasa.

17. Kemudian Username for your account, isikan nama account kalian tapi jangan menggunakn
spasi.
18. Selanjutnya Choose a password for the new user, kalian diminta memasukan password
untuk user baru.
19. Kemudian Re-enter password to verify, kalian diminta memasukan lagi password yang tadi
untuk user baru kalian.

20. Selanjutnya Configure the clock atau konfigurasi waktu untuk Select your time zone kita
pilih Eastern.
21. Selanjutnya yaitu Partition Disk untuk Partitioning method karena ini untuk dasar kita pilih
saja Guided – use entire disk.
22. Kemudian untuk Select disk to partition karena hanya ada satu partition kalian tinggal enter
saja.

23. Kemudian untuk Partitioning scheme kalian pilih All files in one partition (recomended for
new users)  karena untuk direkomendasikan untuk yang baru belajar instalasi debian.
24. Kemudian pilih Finish partitioning and write changes to disk.
25. Kemudian Write the changes to disk? lalu kalian pilih yes.

26. Selanjutbya tunggu proses Installing the base system.


27. Kemudian Configure the package manager untuk pilihan scan another CD or DVD?  ini
meminta kalian jikan ingin menscan CD/DVD debian yang lain, untuk sementara ini kita tidak
membutuhkannya jadi kalian pilih No saja.
28. Kemudian untuk Use a network mirror atau sebagai salinan program yang tersedia untuk
diunduh karena kita belum membutuhkannya kita pilih No saja.
29. Selanjutnya Configuring popularity-contest untuk Participate in the package usage
survey  atau berpartisipasi dalam survei pengguaan paket kalian pilih No saja.

30. Selanjutnya yaitu Sofware selection untuk Choose sofware to install kalian bisa gunakan
tombol space untuk memilih atau menghapus pilihan. Untuk sofware yang kalian install kalian
hanya perlu menginstall standard system utilities saja untuk yang lainnya kalian kosongkan saja
31. Kemudian kalian tunggu proses Select and Install software.
32. Selanjutnya Install the GRUB boot loader on a hard disk kalian pilih Yes  untuk menginstall
GRand Unified Bootloader, yaitu program kecil yang menampilkan pilihan sistem operasi pada
saat proses booting sehingga nantinya dapat melakukan multiple boot.

33. Kemudian untuk Device for boot loader installation kalian pilih /dev/sda .
34. Selanjutnya Finish the Installation kalian pilih Continue.
35. Terakhir Debian siap untuk kalian gunakan.

Sekian artikel Cara Install Debian Menggunakan VMware. Nantikan artikel selanjutnya dan
jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kalian. Terimakasih…

Anda mungkin juga menyukai