0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
101 tayangan14 halaman

Sharing Knowledge Shoring Rev 00

Ringkasan dokumen tersebut adalah: Perencanaan shoring sistem beton bertulang terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan awal, draft gambar awal, perhitungan lanjutan menggunakan program struktur, dan gambar detail. Tahapan tersebut dimulai dari mendefinisikan lokasi dan beban kritis, melakukan perhitungan awal jumlah titik penyangga, melakukan modelling struktur di area kritis, dan mengevaluasi hasil perhitungan

Diunggah oleh

Engineering KAPBP4
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
101 tayangan14 halaman

Sharing Knowledge Shoring Rev 00

Ringkasan dokumen tersebut adalah: Perencanaan shoring sistem beton bertulang terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan awal, draft gambar awal, perhitungan lanjutan menggunakan program struktur, dan gambar detail. Tahapan tersebut dimulai dari mendefinisikan lokasi dan beban kritis, melakukan perhitungan awal jumlah titik penyangga, melakukan modelling struktur di area kritis, dan mengevaluasi hasil perhitungan

Diunggah oleh

Engineering KAPBP4
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN SHORING

CAST INSITU

Oleh: Antonius Dwi Nugroho


Apa itu Shoring System?

2
Bagian – Bagian dalam Shoring secara Umum

Lapisan Kontak

Balok Anak

Balok Induk

Jack Head

Bracing Diagonal

Connector

Main Frame

Jack Base 3
Contoh Penggunaan Shoring

Proyek Jembatan Ogan, Tol Kayu Agung -Palembang

4
Mengapa Kita Perlu Terlibat dalam Perencanaan??

Itu kan scope kerjaan subkon…

• Safety, ada Doublecheck pekerjaan


• Flexible, sesuaikan dengan kondisi lapangan
• Cost, mengendalikan biaya

5
Prinsip Dasar Shoring dalam Perencanaan
• Gaya Batang pada Shoring Frame hanya didesain untuk Axial Tertekan,

Selalu Tertekan!!!

6
Flow Perencanaan Shoring

PERHITUNGAN DRAFT GAMBAR PERHITUNGAN GAMBAR KERJA


AWAL AWAL LANJUTAN DI LAPANGAN

• Perkiraan • Posisi titik • Check Beban • Gambar


Beban shoring sesuai code Kerja untuk
• Perkiraan • Layout Balok • Modelling dilaksanakan
jumlah titik Induk dan • Check di lapangan
shoring Balok Anak Member
Force
• Check
Design

* Hanya boleh dilakukan oleh Ahli Bersertifikat


7
Tahap 1 : Perencanaan Awal

• Mendefinisikan lokasi paling kritis

• Asumsi Beban – Beban yang bekerja seperti:


–Beton bertulang
–Beban kerja (manpower, alat kerja)

• Mendefinisikan Kapasitas 1 titik tumpuan

• Menghitung jumlah titik yang dibutuhkan

8
Tahap 2 : Draft Gambar Awal

• Plot Lokasi titik shoring. Persebarannya merata.

• Plot Balok Anak dan Balok Induk (arah membujur/


melintang)

9
Tahap 3 : Perhitungan Lanjutan (Program Struktur)

• Definisi Beban, load combination, Section Properties,


material Properties

• Modelling Struktur, pada daerah kritis

• Running Model, akan diperoleh gaya-gaya pada masing-


masing elemen

• Check hasil kapasitas pada masing-masing element

• Ubah Konfigurasi Shoring jika diperlukan, balik ke tahap 2

10
Tahap 4 : Gambar Detail

• Detailing gambar, melengkapi informasi-informasi supaya


dapat dipahami di lapangan

• Approval gambar, pengesahan oleh pihak yang berwenang

11
Evaluasi Hitungan
• Pada output hasil running program oleh konsultan ahli, bisa ditarik kesimpulan. Apakah desain
terlalu boros atau terlalu mepet

Gambar Capture, hasil Analisa kapasitas elemen PD 8

12
Validasi Data

13
Terima Kasih

14

Anda mungkin juga menyukai