Pogging
No Dokumen :
070/02.5/SOP/UPT.PKM.BM/VII/2020
No. Revisi :01
SOP
Tanggal Terbit : 30 juni 2020
Halaman :1/4
PEMIMPIN UPT-BLUD dr. Qudusiyah Fahriati
PUSKESMAS
BANYUMULEK NIP. 197209282005012007
Melakukan pengasapan dalam upaya pemberantasan nyamuk di wilayah tertentu
1. Pengertian
Penanggulangan Fogging foccus dilaksanakan untuk membatasi penularan DBD dan
mencegah terjadinya KLB di lokasi tempat tinggal penderita DBD dan
2.Tujuan rumah/bangunan sekitarnya yang berpotensi menjadi sumber penularan DBD
lebih lanjut
SK Pelaksanaan fogging foccus dilaksanakan jika ada penderita DBD yang dibuktikan
dengan surat rumah sakit dan ada penderita tersangka DBD lain disekitarnya serta
3.Kebijakan
angka Pemantauan Jentik berkala <95%
Kementrian kesehatan Republik Indonesia 2011 (Pedoman penyelidikan dan
4.Referensi penanggulangan penyakit menular)
1. alat :
a. mesin pogging
b. senter
c. topi
d. masker
5.prosedur e. jerigen
2. Bahan:
a. Solar
b. Bensin
c. Insectisid
1. Petugas P2M memberitahukan rencana penyemprotan kepada kepala
6.langkah langkah
dusun/toma untuk diberitahukan kepada masyarakat sup[aya
melaksanakan ketentuan yang telah disampaikan
2. Petugas P2M/Tim Foging menyiapkan alat dan bahan foging
(jerigen,bensin, solar, insektisida, corong, senter, wearpak, topi,
masker, bila perlu menservis mesin)
3. petugas P2M Ke lokasi bersama TIM dan Mengunakan APD Level 1
Dan koordinasi dengan kepala dususn/toma untuk siap mendamping
pada waktu pengasapan
4. Tim foging berangkat kelokasi dengan pusling pukul 05.45 /16.45.
5. Tim foging dibagi menjadi 2 tim masing-masing tim ada 2 tenaga dan 1
pengawas serta dibawah 1 koordinator
6. masing-masing petugaas memakai pakaian foging untuk perlindungan
diri
7. pengawas mencampur insektisida dengan solar dengan takaran yang
sesuai kemudian dimasukkan kedalam mesin
8. pelaksana memasukkan solar dan campuran obat ke mesin foging
9. pelaksana menghidupkan mesin untuk memulai foging selanjutnya
petugas sebagai penunjuk jalan
10. penyemprotan searah dengan arah angina dan pintu rumah segera
dibuka untuk memudahkan pelaksanaan setelah itu ditutup kembvali
sebelumnya penghuni rumah untuk keluar rumah, binatang peliharaan
diamankan, makanan dan minuman ditutupi diamankan supaya tak
terkontaminasi obat
11. lokasi yang diasap dalam rumah dan lingkungan
12. pengawas harus mengevaluasi setiap petugas pengasapan selama
proses berlangsung
13. pengawasan dilakukan sampai selesai dalam radius 100 M
14. petugas P2M membuat laporan
Berkoordinasi dengan dusun tentang
rencana pogging
Menyiapkan alat dan bahan yg di butuhkan
untuk pogging
Melakukan penyemprotan di lokasi yg di
tentukan sesuai standar yg berlaku
Monitoring dan hasil
pelaksanaan
7.Bagan Alir
Mengevaluasi hasil kegiatan
Dokumen
Arsip - arsip
1. Penggunaan bubuk Abate pada masyarakat.
8.Hal yang perlu
2. Pengendalian perkembangan nyamuk tergantung dari kebersihan warga
diperhatikan
9.Unit terkait Dinas kesehatan Lombok barat, petugas p2m,promkes, kesling
Hasil pemantauan jentik berkala
10.Dokumen Terkait
11.Rekam Historis N Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai
Perubahan o diberlakukan
1. Langkah Langkah Turun Kelokasi Menggunakan 13 Juli 2020
SOP No 3 APD Level 1 Bersama TIM dan
Berkoordinasi Dengan Kepala
dusun tentang Pendampingan
Petugas Pogging