Dinamika
Penduduk
IPS Kelas 8 Bab 2 Kurikulum Merdeka
Tujuan Pembelajaran
01. Peserta didik dapat 03. Peserta didik 04. Peserta didik
menghitung jumlah penduduk dapat dapat
dalam suatu wilayah. menjelaskan menganalisis
piramida dan pertumbuhan dan
komposisi kualitas
penduduk. penduduk.
02. Peserta didik dapat
mengidentifikasi faktor yang
memengaruhi dinamika penduduk.
05. Peserta didik dapat
mengidentifikasi bentuk keragaman
masyarakat Indonesia.
Dinamika Kependudukan
di Indonesia
Jumlah penduduk dalam suatu wilayah dapat dihitung
dengan rumus sebagai berikut:
Dinamika penduduk adalah
perubahan jumlah penduduk
pada suatu wilayah yang
disebabkan oleh tiga faktor
yaitu :
kelahiran (natalitas)
kematian (mortalitas)
perpindahan (migrasi)
Faktor yang Memengaruhi
Dinamika Penduduk
01. Angka Kelahiran (Natalitas) 02. Angka Kematian (Mortalitas)
Angka kelahiran (Natalitas) merupakan angka Angka kematian (Mortalitas) merupakan angka
yang menunjukkan bayi yang lahir dari setiap yang menunjukkan jumlah kematian dari setiap
1000 penduduk per tahun. 1000 penduduk per tahun.
Angka kelahiran dapat dibagi menjadi 3 jenis: Mortalitas dibagi menjadi 3 jenis:
1. Tinggi jika angka kelahiran berkisar > 30 per 1. Tinggi jika angka kematian berkisar >18 per
tahun tahun
2. Sedang jika angka kelahiran berkisar 20-30 2. Sedang jika angka kematian berkisar 14-18 per
per tahun tahun
3. Rendah, jika angka kelahiran berkisar < 20 per 3. Rendah jika angka kematian berkisar 9-13 per
tahun tahun
03. Perpindahan Penduduk
(Migrasi)
Migrasi yakni suatu perpindahan
penduduk dari suatu wilayah ke
wilayah lainnya.
Piramida Penduduk
Berdasarkan umur, jenis kelamin, dan karakteristik penduduk suatu
daerah atau negara, terdapat 3 jenis piramida penduduk, yaitu :
1. Piramida Penduduk Muda (ekspansif)
2. Piramida Penduduk Dewasa (stasioner)
3. Piramida Penduduk Tua (konstruktif)
PIRAMIDA PENDUDUK MUDA (EKSPANSIF)
Piramida penduduk muda menggambarkan
pertumbuhan penduduk pada suatu wilayah
tertentu dimana angka kelahiran tinggi dan
angka kematian rendah sehingga wilayah
tersebut mengalami pertumbuhan penduduk
yang cepat.
Contohnya adalah negara yang sedang
berkembang seperti Indonesia, Malaysia,
Filipina dan India.
PIRAMIDA PENDUDUK DEWASA (STASIONER)
Piramida ini menggambarkan
pertumbuhan penduduk yang
seimbang antara angka kelahiran
dan angka kematian.
Jenis piramida ini dapat ditemukan
di negara maju seperti Amerika
Serikat dan Inggris
PIRAMIDA PENDUDUK TUA (KONSTRUKTIF)
Piramida ini menggambarkan pertumbuhan
penduduk di suatu wilayah yang mana
angka kelahiran mengalami penurunan
dengan tingkat kematian yang rendah.
Contoh Jerman.
PIRAMIDA PENDUDUK
Komposisi Penduduk
Komposisi penduduk adalah pengelompokan penduduk berdasarkan umur,
jenis kelamin, mata pencaharian, agama, bahasa, pendidikan, tempat
tinggal, jenis pekerjaan, dan lain sebagainya.
Komposisi penduduk Komposisi penduduk
berdasarkan usia berdasarkan jenis kelamin
Komposisi penduduk berdasarkan
usia dapat dibuat berdasarkan Komposisi penduduk
usia tunggal seperti 0, 1, 2, 3, 4, berdasarkan jenis kelamin
dst. Selain itu dapat juga dibuat dapat digunakan untuk
berdasarkat interval dengan usia menghitung perbandingan
tertentu seperti 0-5 tahun, 6-12 jenis kelaminn (sex ratio).
tahun, 13- 15 tahun, dst.
Pertumbuhan dan Kualitas Penduduk
Pertumbuhan penduduk adalah keseimbangan dinamis antara kekuatan yang
menambah dan kekuatan yang mengurangi jumlah penduduk.
Pertumbuhan penduduk yang cepat akan menyebabkan kondisi sebagai berikut:
1. Pertumbuhan penduduk usia muda yang cepat menyebabkan tingginya angka
pengangguran.
2. Persebaran penduduk yang tidak merata.
3. Komposisi penduduk kurang menguntungkan karena disebabkan banyak usia muda
yang kurang produktif sehingga beban ketergantungan tinggi.
4. Arus urbanisasi tinggi, banyak yang beranggapan kota lebih banyak menyediakan
lapangan kerja.
5. Menurunnya kualitas dan tingkat kesejahteraan penduduk.