0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
63 tayangan26 halaman

Panduan Praktikum GNS3 Jaringan Komputer

Laporan praktikum jaringan komputer

Diunggah oleh

faqihizzulhaq997
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
63 tayangan26 halaman

Panduan Praktikum GNS3 Jaringan Komputer

Laporan praktikum jaringan komputer

Diunggah oleh

faqihizzulhaq997
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

MODUL X
Pengenalan GNS3 Bagian 2

Disusun oleh:

M Fakih Izzul Haq


2211102060 / S1IF-10-S

PROGRAM STUDI S1 INFORMATIKA


FAKULTAS INFORMATIKA
INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM
PURWOKERTO
2022/2023
BAB I
A. Latar Belakang
GNS3, singkatan dari Graphical Network Simulator-3, muncul sebagai respons terhadap kebutuhan
yang berkembang di kalangan profesional jaringan dan pengembang perangkat lunak. Dikembangkan
oleh Jeremy Grossmann pada tahun 2007 sebagai proyek open source, GNS3 berfungsi sebagai
platform simulasi jaringan yang memungkinkan para pengguna merancang, mengonfigurasi, dan
menguji konfigurasi jaringan tanpa perlu memiliki perangkat keras fisik. Sejak awal, GNS3 telah
tumbuh pesat dan mendapatkan dukungan kuat dari komunitas pengguna yang aktif.

Dengan tujuan menyediakan solusi simulasi yang efisien dan fleksibel, GNS3 telah menjadi alat yang
sangat berharga dalam lingkungan pendidikan dan pelatihan di bidang jaringan. Mahasiswa dan
instruktur menggunakan GNS3 untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam merancang dan
mengonfigurasi jaringan, memungkinkan mereka untuk mengembangkan keterampilan yang
dibutuhkan di dunia nyata.

Selain itu, GNS3 terus mengalami pengembangan dan peningkatan fitur, dengan kontribusi yang
signifikan dari komunitas open source. Kemampuannya untuk mengintegrasikan simulasi dengan
perangkat keras nyata, termasuk dukungan untuk berbagai vendor perangkat jaringan, menjadikannya
alat yang sangat serbaguna dan dapat diandalkan dalam mensimulasikan lingkungan jaringan yang
kompleks.

Secara keseluruhan, GNS3 tidak hanya menjadi alat simulasi jaringan yang populer di kalangan
profesional jaringan, tetapi juga berperan penting dalam mendukung perkembangan dan pendidikan di
bidang teknologi jaringan.
B. Tujuan Praktikum
Tujuan Praktikum kali ini adalah :
1. Mengetahui pengertian dan fungsi GNS3
2. Mengetahui komponen-komponen pada GNS3 beserta fungsinya
3. Mengetahui konfigurasi dasar pada GNS3
C. Alat Bahan / Sofware Yang Digunakan
1. GNS3

2
BAB II

A. Dasar Teori
Fitur-Fitur di GNS3
1. Workspace
Workspace atau lembar kerja dari GNS3, dimana perangkat-perangkat yang akan
dikonfigurasi diletakan di workspace.

2. Topology Summary
Topology summary akan menampilkan perangkat apa saja yang dijalankan
di workspace.

3. Servers Summary
Servers Summary merupakan monitoring CPU dan juga ram yang dipakai.

3
4. Console
Console berfungsi sebagai log aktivitas gns3, sehingga apabila terjadi error
atau kesalahan, log error akan ditampilkan pada console tersebut. Dengan
demikian, dapat diketahui kesalahan apa yang terjadi dan dapat dilakukan
perbaikan.

5. Device Toolbar
Devices Toolbar memungkinkan pengguna untuk menambahkan perangkat
sesuai dengan keinginan untuk topologi jaringan yang akan dibuat dengan
menyeret perangkat (Drag) dari Device Toolbar ke ruang kerja GNS3.

6. Toolbar
GNS3 Toolbar dapat ditemukan di bagian atas GNS3 GUI dan berisi
kelompok ikon yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah melakukan
tugas umum dalam pembuatan simulasi jaringan computer.Kelompok toolbar
tersebut menunjukkan ikon ikon yang memiliki fungsi atau fitur yang tertera
ketika ikon tersebut disorot (tooltips). Ini memberi pengguna cara yang mudah
untuk mendapatkan sesuatu informasi mengenai ikon tersebut.

Komponen-Komponen pada GNS3


1. Browse Routers
Browse Routers berisi router-router yang ada pada GNS3. Router adalah
perangkat yang digunakan untuk menghubungkan sejumlah jaringan komputer
dengan mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan ke tujuannya melalui
proses routing. Router yang dapat ditambahkan pada GNS3 tidak hanya router
cisco, namun dapat juga ditambahkan router mikrotik, juniper, Huawei, dll.
Namun, pada GNS3 tidak memberikan default router sehingga untuk
menggunakanya perlu menambahkan router terlebih dahulu.

4
2. Browse Switches
Switch adalah perangkat yang fungsinya hampir sama dengan HUB, ia bisa
membagi-bagi jaringan lokal ke banyak perangkat komputer. Sementara fungsi
utamanya switch ini ialah untuk menerima sinyal, mengirimkan data jaringan
dari server ke jaringan perangkat lain.

3. Browse End Devices


Perangkat ini memberi bentuk bagi antarmuka/interface antara pengguna dan
jaringan komunikasi dasar. Beberapa perangkat jaringan yang termasuk End
Devices dan ada pada GNS3 adalah:
A. Virtual Personal Computer Simulator (VPCS)
Virtual PC Simulator (VPCS), ini adalah sebuah program untuk
mensimulasikan komputer mini, fiturnya tidak banyak, umumnya DHCP
hingga tools network connectivity seperti PING.
B. NAT (Network Address Translation
NAT merupakan sebuah proses pemetaan alamat IP pada public network
(internet) dan private network. Sehingga memungkinkan perangkat yang
berbeda pada private network dapat berkomunikasi ke alamat internet.
5
C. Cloud
Cloud pada GNS3 fungsinya untuk menghubungkan virtual lab dengan
lokal komputer.
D. Server
Server pada GNS3 tidak tersedia secara default, sehingga perlu
menambahkan server jika ingin menggunakanya.

4. Browse Security Devices


Berisi device untuk keperluan keamanan jaringan atau cyber security. Pada
GNS3 ini belum disediakan security devices secara default, sehingga perlu
menambahkan security device terlebih dahulu jika ingin menggunakanya.

6
5. Browse All Device
Pada menu berikut, berisi semua komponen yang ada pada GNS3.

6. Add a Link
Berbeda dengan packet tracer yang memiliki banyak macam jenis koneksi, pada
GNS3 hanya terdapat satu link namun untuk menggunakan jenis koneksi yang
lain dapat dilakukan pada pengaturan koneksinya.

7
BAB III

Praktikum
1. Unduh CHR Raw Image Mikrotik pada halaman https://mikrotik.com/download.
Pilih menu Cloud Hosted Router, lalu pilih bagian Raw Disk Image, dan unduh
image 6.48.6 Long-term dan 7.5 Stable.

2. Buka directory unduh tempat hasil unduhan CHR tersimpan. Hasil yang diunduh
akan berbentuk ZIP.

3. Cari directory GNS3/images/QEMU didalam Home Directory anda, kemudian


pindahkan chr 6.48.6.img.zip dan chr-7.1.5.img.zip kedalam directory
GNS3/images/QEMU.

4. Selanjutnya, extract kedua dokumen yang sudah diunduh.

8
5. Buka GNS3, selanjutnya pilih menu Edit → Preferences.

6. Selanjutnya, silahkan pilih Qemu VMs, lalu pilih New.

7. Berikan Nama Qemu VM yang akan dibuat, untuk memudahkan, gunakan nama
yang mendeskripsikan VM tersebut selanjutnya pilih Next.

8. Masukan jumlah RAM yang akan digunakan untuk VM tersebut, semakin besar
semakin bagus, namun sesuaikan dengan spesifikasi perangkat (RAM Laptop /
Komputer) yang digunakan.

9
9. Pada bagian Console type, biarkan seperti standarnya kemudian Next.

10. Pada bagian Disk Image, pilih Existing image, lalu pilih image yang sesuai (pada
panduan ini menggunakan chr-6.48.6.img), setelah image dipilih, silahkan tekan
Finish.

10
11. Silahkan ubah Qemu VM yang ditambahkan dengan memilih VM CHR-6.48.6
lalu pilih Edit.

12. Pada pilihan symbol, silahkan pilih router → ok.

11
13. Pada bagian Category, pilih Routers.

14. Silahkan tambahkan jumlah Network interface yang terdapat pada VM dengan
memilih menu Network, lalu pada baris Adapters masukan jumlah Network
interface yang diharapkan. Selanjutnya pilih Ok.

12
15. Lalu pilih Apply dan Ok.

16. Router Mikrotik yang sudah berhasil ditambahkan dapat dilihat pada menu
Routers atau All Device.

13
17. Untuk menambahkan roter mikrotik kedalam workspace, tarik router kedalam
workspace.

18. Sambungkan 2 router menggunakan link konektor dengan klik add a link hingga
muncul tanda silang merah pada menu link.

19. Tekan router CHR-6.48.6-1 → Ethernet 0 tarik ke arah router 2 kemudian tekan
router CHR-6.48.6-2 → Ethernet 0 untuk menghubungkan kedua router sehingga
seperti pada gambar berikut. Indikator koneksi masih berwarna merah, sebab
router belum di running.

20. Running router dengan klik tombol Start/Resume all nodes (segitiga hijau).

21. Maka indikator router akan berubah menjadi berwarna hijau, yang menandakan
router telah running dan siap untuk dikonfigurasi.

14
Konfigurasi IP dan Test ping
Router 1

Router 2

15
BAB IV

TUGAS
1. Unduh CHR Raw Image Mikrotik pada halaman https://mikrotik.com/download.
Pilih menu Cloud Hosted Router, lalu pilih bagian Raw Disk Image, dan unduh
image 6.48.6 Long-term dan 7.5 Stable.

2. Buka directory unduh tempat hasil unduhan CHR tersimpan. Hasil yang diunduh
akan berbentuk ZIP.

3. Cari directory GNS3/images/QEMU didalam Home Directory anda, kemudian


pindahkan chr 6.48.6.img.zip dan chr-7.1.5.img.zip kedalam directory
GNS3/images/QEMU.

4. Selanjutnya, extract kedua dokumen yang sudah diunduh.

16
5. Buka GNS3, selanjutnya pilih menu Edit → Preferences.

6. Selanjutnya, silahkan pilih Qemu VMs, lalu pilih New.

7. Berikan Nama Qemu VM yang akan dibuat, untuk memudahkan, gunakan nama
yang mendeskripsikan VM tersebut selanjutnya pilih Next.

8. Masukan jumlah RAM yang akan digunakan untuk VM tersebut, semakin besar
semakin bagus, namun sesuaikan dengan spesifikasi perangkat (RAM Laptop /
Komputer) yang digunakan.

17
9. Pada bagian Console type, biarkan seperti standarnya kemudian Next.

10. Pada bagian Disk Image, pilih Existing image, lalu pilih image yang sesuai (pada
panduan ini menggunakan chr-6.48.6.img), setelah image dipilih, silahkan tekan
Finish.

18
11. Silahkan ubah Qemu VM yang ditambahkan dengan memilih VM CHR-6.48.6
lalu pilih Edit.

12. Pada pilihan symbol, silahkan pilih router → ok.

19
13. Pada bagian Category, pilih Routers.

14. Silahkan tambahkan jumlah Network interface yang terdapat pada VM dengan
memilih menu Network, lalu pada baris Adapters masukan jumlah Network
interface yang diharapkan. Selanjutnya pilih Ok.

20
15. Lalu pilih Apply dan Ok.

16. Router Mikrotik yang sudah berhasil ditambahkan dapat dilihat pada menu
Routers atau All Device.

21
17. Untuk menambahkan roter mikrotik kedalam workspace, tarik router kedalam
workspace.

18. Sambungkan 2 router menggunakan link konektor dengan klik add a link hingga
muncul tanda silang merah pada menu link.

19. Tekan router CHR-6.48.6-1 → Ethernet 0 tarik ke arah router 2 kemudian tekan
router CHR-6.48.6-2 → Ethernet 0 untuk menghubungkan kedua router sehingga
seperti pada gambar berikut. Indikator koneksi masih berwarna merah, sebab
router belum di running.

20. Running router dengan klik tombol Start/Resume all nodes (segitiga hijau).

21. Maka indikator router akan berubah menjadi berwarna hijau, yang menandakan
router telah running dan siap untuk dikonfigurasi.

22
Konfigurasi IP
Router 1

Disini kita setelah merunnning routernya kita bisa mengkonfigurasi alamt IP pada router
tersebut. Pertama-tama kita menginputkan new password untuk tiap router, lalu setelah
selesai kita ketik command “system identity set name=ruslan”, perintah ini kita gunakan
untuk mengganti nama host pada router yang sebelumnya adalah mikrotik menjadi nama
yang kita inputkan. Lalu setelah nama host terganti, kita masukan command “interface
print” untuk melihat slot ethernet yang ada dalam router tersebut. Lalu kita masukan
command “ip address add address=192.168.100.1/24 interface=ether1” untuk memberi
Alamat ip pada router ini. Hal diatas berlaku juga untuk router 2

23
Router 2

24
KESIMPULAN

GNS3 adalah alat simulasi jaringan yang mempermudah pengguna dalam merancang dan menguji konfigurasi
jaringan. Dengan antarmuka yang mudah digunakan, GNS3 memungkinkan pembuatan topologi jaringan yang
kompleks. Kelebihan GNS3 termasuk sifat open source-nya yang memungkinkan pengguna mengakses dan
memodifikasi kode sumber, serta dukungan dari komunitas yang aktif.

Salah satu fitur kunci GNS3 adalah kemampuannya untuk mengintegrasikan simulasi dengan perangkat keras
nyata seperti router dan switch. Ini memungkinkan pengguna menguji konfigurasi pada perangkat keras
sebenarnya tanpa harus memiliki perangkat tersebut secara fisik. GNS3 juga cocok untuk keperluan
pendidikan, memberikan pengalaman praktis dalam konfigurasi dan manajemen jaringan.

Selain itu, GNS3 dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, dan macOS, sehingga
dapat diakses oleh pengguna dengan preferensi sistem operasi yang berbeda. Alat ini juga bermanfaat untuk uji
coba protokol jaringan dan konfigurasi tanpa perlu mengandalkan perangkat keras fisik.

Secara keseluruhan, GNS3 menyediakan solusi simulasi jaringan yang efisien, praktis, dan mendukung
pengembangan keterampilan jaringan tanpa memerlukan investasi besar dalam perangkat keras fisik.

25
26

Anda mungkin juga menyukai