SILABUS PELATIHAN
NAMA : DWI MARLINA
JUDUL PROGRAM PELATIHAN : KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)
MODA PELATIHAN : DARING/ONLINE
TUJUAN UMUM PELATIHAN
Untuk memastikan kondisi kerja yang aman dan sehat serta melindungi karyawan dari risiko cedera atau
bahaya saat bekerja.
TUJUAN KHUSUS PELATIHAN
1. Mencegah Kecelakaan dan Cedera Kerja
Tujuan K3 yang utama adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan cedera kerja di tempat kerja.
Hal ini dilakukan dengan cara memastikan bahwa peralatan dan fasilitas yang digunakan di tempat kerja
aman serta terawat dengan baik.
Selain itu, karyawan juga diberikan pelatihan tentang cara menghindari risiko kecelakaan dan cedera
saat bekerja. Ada pula langkah lain yang bisa dilakukan oleh perusahaan, seperti:
1. Mengenali dan mengevaluasi setiap risiko yang mungkin terjadi di lokasi kerja.
2. Menerapkan langkah-langkah pengendalian untuk mengurangi risiko.
3. Melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan keefektifan langkah-
langkah pengendalian yang telah diterapkan.
2. Menjaga Kesehatan dan Kesejahteraan Karyawan di Tempat Kerja
Selain mencegah kecelakaan dan cedera kerja, tujuan K3 juga untuk menjaga kesehatan dan
kesejahteraan karyawan di tempat kerja. Hal ini dilakukan dengan cara menyediakan berbagai hal yang
dibutuhkan oleh karyawan, seperti:
1. Peningkatan kesadaran tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.
2. Penyediaan fasilitas kesehatan, seperti pemeriksaan medis rutin dan layanan konseling.
3. Penerapan program kebugaran dan promosi gaya hidup sehat bagi karyawan.
3. Menjamin Keselamatan Karyawan di Tempat Kerja
Tujuan K3 selanjutnya adalah untuk menjamin keselamatan karyawan di tempat kerja. Hal ini dilakukan
dengan cara memastikan bahwa karyawan bekerja dalam kondisi yang aman dan terhindar dari risiko
kecelakaan maupun cedera.
4. Meningkatkan Produktivitas dan Kinerja Karyawan
Dengan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat untuk karyawan Anda, produktivitas serta
kinerja karyawan dapat meningkat. Karyawan yang merasa aman dan sehat di tempat kerja akan merasa
lebih termotivasi untuk bekerja secara produktif bahkan efisien.
Selain itu, penerapan K3 pada tempat kerja juga bisa meningkatkan moral dan kepuasan kerja karyawan,
sehingga berdampak positif pada produktivitas.
5. Menurunkan Biaya yang Timbul Akibat Cedera atau Kecelakaan Kerja
Dengan mencegah kecelakaan dan cedera kerja, tujuan K3 selanjutnya adalah untuk menurunkan biaya
yang timbul akibat cedera atau kecelakaan kerja. Biaya ini meliputi biaya pengobatan, tunjangan cacat,
dan biaya kompensasi untuk karyawan yang terkena dampak kecelakaan atau cedera kerja.
6. Memperbaiki Citra Perusahaan di Mata Masyarakat dan Karyawan
Perusahaan yang peduli dengan keselamatan dan kesehatan karyawan akan membangun citra yang baik
di mata masyarakat dan para karyawannya. Oleh karena itu, tujuan K3 selanjutnya adalah untuk
memperbaiki citra perusahaan dengan menunjukkan bahwa perusahaan tersebut memprioritaskan
keselamatan dan kesehatan karyawan.
Penerapan K3 yang baik dengan tujuan untuk meningkatkan reputasi perusahaan bisa dilakukan melalui
cara:
1. Menunjukkan keseriusan perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan pekerjanya.
2. Membangun citra positif di mata pelanggan, mitra bisnis, dan calon karyawan.
3. Memenuhi persyaratan hukum dan peraturan yang berlaku tentang K3.
7. Meningkatkan Mutu Produk atau Layanan yang Dihasilkan oleh Perusahaan
Karyawan yang merasa aman dan sehat di tempat kerja akan merasa lebih termotivasi untuk bekerja
secara produktif dan efisien.
Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan kualitas produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan,
sehingga perusahaan akan lebih kompetitif di pasar dan meningkatkan keuntungan.
ALASAN PENYUSUNAN MODUL PELATIHAN
Manfaat penerapan K3 di tempat kerja sangat besar. Salah satunya adalah meningkatkan kesehatan dan
keselamatan karyawan. Dengan menerapkan K3, karyawan dapat terhindar dari risiko kecelakaan dan
penyakit akibat kerja. Selain itu, penerapan K3 juga dapat meningkatkan produktivitas karyawan.
KOMPETENSI PELATIHAN
Materi 1 - Dasar Hukum Pelaksanaan Program K3
Durasi 180 menit
Aktivitas webinar
Diskusi dua arah
Review materi
Materi 2 - Peralatan Pelindung Diri (APD) & Rambu K3
Durasi 180 menit
Aktivitas webinar
Diskusi dua arah
Review materi
Materi 3 - Dasar Kebakaran & Penanggulangan Kebakaran
Durasi 180 menit
Aktivitas webinar
Diskusi dua arah
Review materi
RUNDOWN PELATIHAN
No HARI / WAKTU DURASI MATERI TUJUAN
(menit)
1 Hari ke-1 180 Dasar Hukum Pelaksanaan - Peserta mengerti
Jam 09.00 - 12.00 Program K3 Regulasi dan Peraturan
(Aktivitas webinar) Hukum tentang K3
▪ Kebijakan K3, UU No.1/1970 - Peserta mengerti tujuan
▪ Dasar – dasar K3 sistem manajemen K3
▪ P2K3 (SMK3)
▪ K3 Pengawasan Kesehatan - Peserta mengerti Hak
Kerja dan Kewajiban Tenaga
▪ Pengawasan Lingkungan Kerja di bidang K3
Kerja - Peserta mengerti
▪ Sistem Manajemen K3 Jaminan Keselamatan
(SMK3) Kerja
▪ Audit SMK3 - Peserta mengerti kasus
▪ Manajemen Resiko kecelakaan kerja,
▪ Analisa Kecelakaan mengetahui faktor
▪ Statistik dan Laporan penyebabnya dan dapat
Kecelakaan menyiapkan laporan
kecelakaan kerja kepada
pihak terkait
2 Hari ke-2 180 Peralatan Pelindung Diri - Peserta mengerti apa
Jam 09.00 - 12.00 (APD) & Rambu K3 saja Peralatan Pelindung
(Aktivitas webinar) Diri (APD)
▪ Peralatan Pelindung Diri - Peserta mengerti
(APD) manfaat penggunaan
▪ Pengawasan K3 Listrik APD dilingkungan kerja
▪ K3 Pesawat Uap - Peserta mengerti K3 di
▪ K3 Bejana Tekan aspek semua pekerjaan
▪ K3 Mekanik yang berhubungan
▪ K3 Konstruksi Bangunan dengan Listrik, Pesawat
▪ Rambu K3 Uap, Bejana Tekan,
mekanik, Konstruksi
bangunan
- Peserta mengerti
rambu-rambu K3
dilingkungan kerja
3 Hari ke-3 180 Dasar Kebakaran & - Peserta mengerti bahan
Jam 09.00 - 12.00 Penanggulangan Kebakaran berbahaya yang
(Aktivitas webinar) menyebabkan
▪ Bahan Berbahaya kebakaran
▪ K3 Penanggulangan - Peserta mengerti cara
Kebakaran untuk menanggulangi
▪ Sistem Alarm & Proteksi terjadinya Kebakaran di
Kebakaran lingkungan kerja
▪ Alat pemadam api ringan - Peserta mengerti Alat-
▪ Hydrant sprinkler alat yang digunakan
▪ Sistem pemadam kimia untuk memadamkan
▪ Fire safety equipment kebakaran di lingkungan
▪ Sarana evakuasi kerja
▪ Asuransi Kebakaran - Peserta mengerti
langkah-langkah yang
harus dilakukan bila
terjadi kebakaran
dilingkungan kerja