0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan43 halaman

Cara Instal Debian

Diunggah oleh

refnispdi015
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • Pengaturan VirtualBox,
  • VirtualBox,
  • Pengaturan Penyimpanan,
  • Pengaturan VirtualBox User,
  • Pengaturan VirtualBox Software…,
  • Pengaturan VirtualBox Network,
  • Pengaturan VirtualBox Password,
  • Pengaturan VirtualBox Installa…,
  • Pengaturan Pengguna,
  • Pengaturan VirtualBox System
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan43 halaman

Cara Instal Debian

Diunggah oleh

refnispdi015
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • Pengaturan VirtualBox,
  • VirtualBox,
  • Pengaturan Penyimpanan,
  • Pengaturan VirtualBox User,
  • Pengaturan VirtualBox Software…,
  • Pengaturan VirtualBox Network,
  • Pengaturan VirtualBox Password,
  • Pengaturan VirtualBox Installa…,
  • Pengaturan Pengguna,
  • Pengaturan VirtualBox System

Langkah - Langkah Cara Instalasi Debian 8 di VirtualBox

Lengkap :

1. Install VirtualBox terlebih dahulu


2. Buka VirtualBoxnya
3. Klik menu "Baru"

4. Masukkan Nama Mesin yang akan di buat, Tipe OS pilih "Linux" dan Versi OS pilih
"Debian64 Bit jika OS anda adalah OS 64bit/Debian32 Bit jika OS anda adalah OS
32bit"

5. Masukkan jumlah RAM untuk Mesin Virtual anda, Defaultnya adalah 1024MB
6. Pilih "Buat hard disk virtual sekarang"

7. Tipe berkas Hard disk disarankan Pilih "VHD (Virtual Hard Disk)"
8. Setelah itu pilih "Dialokasikan secara dinamik"
9. Masukkan Ukuran Hard Disk
10. Setelah itu klik Mesin Virtualnya lalu klik "Pengaturan", disini kita akan mengubah
settingan jaringan dan memasukkan DVD Debiannya

11. Masuk ke menu "Sistem" dan naikkan Boot via Optik ke paling atas menggunakan tanda
panah ke atas yang ada disamping Urutan Boot
12. Sekarang masuk ke menu "Penyimpanan" untuk memasukkan DVD 1 Debian 8.
Dibagian "Pengendali: IDE" ada bergambar CD kalian klik lalu dibagian Drive Optik klik
yang bergambar CD juga lalu pilih "Pilih Berkas Disk Optik Virtual..." lalu masukkan
DVD 1 Debian 8 yang sudah anda download sebelumnya

13. Lalu masuk ke menu "Jaringan" dan fungsikan Adaptor 1 untuk "Adaptor Hanya-host",
dan dibagian nama pilih "VirtualBox Host-Only Ethernet Adapter" lalu klik OK

14. Setelah itu mulai Mesin Virtual anda, Tunggu hingga muncul opsi Install Debian
15. Klik "Install"

16. Pilih Bahasa yang akan digunakan, Saya memilih "Bahasa Indonesia", lalu tekan "Enter"
17. Akan ada Konfirmasi pemilihan Bahasa, pilih "Ya"

18. Pilih Negara, Kawasan atau daerah, cari dan pilih "Indonesia"
19. Peta Keyboard pilih yang "Inggris Amerika"(Default)

20. Tunggu hingga proses selesai


21. Jika ada pemberitahuan Pengaturan otomatis jaringan telah gagal hiraukan saja, pilih
"Lanjutkan"

22. Pilih "Jangan mengatur jaringan saat ini", lalu tekan "Enter"
23. Isikan nama host yang akan digunakan, Contoh: Hostze, Debian, Najib, terserah bisa
nama kamu atau nama komputer yang akan digunakan, bisa juga nama Pacar kamu
hehe :D setelah itu pilih "Lanjutkan"

24. Masukkan Password Root anda, akan ada 2 password saat instalasi awal Debian, yaitu
Password root dan password user. disini saya isikan pass untuk roootnya: 123, lalu klik
"Lanjutkan"
25. Lalu isikan lagi password rootnya untuk verifikasi password, setelah itu klik "Lanjutkan"

26. Masukkan Nama Lengkap Pengguna, lalu "Lanjutkan"


27. Masukan Nama Pengguna untuk, ini untuk login sebagai user harap diingat

28. Masukkan kata sandi untuk pengguna, disini saya isikan untuk user: hostze dan pass:
12345
29. Masukkan kembali passwordnya untuk Verifikasi, dan "Lanjutkan"

30. Pilih zona Waktu anda, Karena saya berada di Tangerang maka saya akan memilih Zona
Waktu "WIB", tekan "Enter"
31. Tunggu hingga proses selesai

32. Sampai di menu Partisi, disini untuk yang masih awam untuk pembagian partisi saya
menyarankan untuk memilih "Terpandu -- Gunakan seluruh Harddisk"
33. Lalu pilih Harddisk yang akan di partisi secara otomatis, lalu tekan "Enter"

34. Pilih "Semua berkas di satu partisi", tekan "Enter"


35. Pilih "Selesai mempartisi dan tulis perubahan-perubahannya ke hard disk", dan tekan
"Enter"

36. Pilih "Ya" untuk melanjutkan proses instalasi


37. Tunggu hingga proses instalasi selesai
38. Akan ada opsi untuk memindai CD atau DVD lain, pilih "Tidak"

39. Akan ada opsi untuk menggunakan suatu jaringan cermin, pilih "Tidak"
40. Tunggu hingga proses selesai

41. Akan ada Opsi "Berpartisipasi dalam Survey Penggunaan paket Debian" ini adalah
pilihan anda, namun saya memilih "Tidak"
42. Nah disini kita akan disuruh memilih untuk menginstall perangkat lunak yang diinginkan,
saya akan uncheck "Debian Desktop Environment" karena saya tidak ingin menginstall
Debian GUI, saya ingin install Debian CLI tanpa layar Desktop, seperti ini.

Debian GUI

Debian CLI
Tampilan Login CLI

43. Saya akan Uncheck seperti gambah dibawah ini. Lalu "Lanjutkan"
44. Tunggu Hingga Proses Instalasi Selesai

45. Pilih "Ya" untuk memasang boot loader GRUB


46. pilih Harddisk virtual anda, lalu tekan "Enter"

47. Tunggu hingga proses instalasi GRUB selesai


48. Instalasi Selesai, pilih "Lanjutkan"

49. Setelah dilanjutkan mesin virtual anda akan merestart dan memboot sendiri ke OS Debian
anda, dan juga CD anda akan tereject otomatis jika di Virtual Box.
50. Selesai

PERALATAN :

1. File ISO Debian 8


2. Laptop/PC yang terinstall VirtualBox

Langkah-Langkah :

1. Pertama buka aplikasi VirtualBox dan klik New lalu masukan Nama
(bebas) dan Type Linux serta Version Debian dan klik Next.

2. Tentukan besar Ram yang ingin digunakan dan klik Next.


3. Kemudian pilih Create a virtual hard disk now dan klik Create.

4. Pilih VDI (VirtualBox Disk Image) dan klik Next.

5. Lalu pilih Dynamically allocated dan klik Next.


6. Kemudian tentukan besarnya atau kapasitas hardisk yang ingin digunakan lalu
klik Create.

7. Selanjutnya pergi ke menu Setting lalu ke System dan ubah urutan Booting seperti
dibawah ini dengan posisi hardisk berada paling atas diikuti Optical Drive.
8. Kemudian pergi ke menu Storage klik pada Empity lalu masukkan DVD Debian 8
nya. Jika sudah klik OK.

9. Jika semuanya sudah disetting dengan benar selanjutnya klik Start untuk
menjalankan installasinya.
10. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Untuk melanjutkan
klik Install seperti pada gambar.

11. Kemudian untuk bahasa pilih saja English lalu Enter.


12. Kemudian untuk Location pilih Other lalu Asia kemudian pilih Indonesia dan klik
Enter.
13. Selanjutnya untuk Keyboard pilih saja American English lalu Enter.
14. Kemudian untuk Hostname sobat tuliskan nama saja atau beri nama Debian saja.
Disini saya adit19. Jika sudah klik Enter untuk Melanjutkan.

15. Selanjutnya untuk Domain Name isikan saja sembarang atau tidak diisi juga tidak
masalah. Disini saya adit19.net jika sudah klik Enter.
16. Selanjutnya untuk Root Password isikan password sesuai keinginan sobat. Ini
nantinya akan digunakan ketika login menggunakan user Root. Jika sudah klik Enter.

17. Masukkan kembali Root Password tadi untuk mengkonfirmasi jika sudah klik Enter.
18. Kemudian untuk Fullname User isikan nama sobat masing masing saja kemudian
klik Enter.

19. Selanjutnya untuk Username for your account masukkan nama sebagai user Login
nantinya. jika sudah klik Enter.
20. Kemudian untuk Password user masukkan Password untuk login sebagai user
biasa nantinya. Jika sudah klik Enter.

21. Selanjutnya masukkan kembali Passwordnya untuk konfirmasi. Jika sudah


klik Enter.
22. Kemudian untuk Time Zone pilih saja Eastern lalu klik Enter.

23. Selanjutnya untuk Partition Method pilih Guide - use entire disk lalu klik Enter.
24. Kemudian pilih tipe Harddisk yang akan digunakan lalu klik Enter.

25. Kemudian pilih All files in one partition lalu klik Enter.
26. Selanjutnya pilih Finish partitioning and write changes to disk lalu klik Enter.

27. Lalu pada Write changes to disks pilih Yes lalu Enter.
28. Kemudian untuk Scan another CD or DVD pilih saja No lalu Enter.

28. Selanjutnya untuk Network mirror pilih saja No lalu Enter.


29. Kemudian Participate in the package usage servey pilih saja No lalu Enter.

30. Selanjutnya untuk software selection sesuaikan dengan kebutuhan sobat masing-
masing. Disini saya memilih Web Server SSH Server dan Standard System
utilities ( Centang menggunakan space, INGAT : Jika ingin tampilan CLI jangan beri
tanda centang pada Debian desktop enviroment ) jika sudah klik Enter.
31. Kemudian untuk Install GRUB boot loader pilih saja Yes lalu klik Enter.

32. Lalu untuk Device for boot loader installation pilih /dev//sda (ata-VBOX........) lalu
klik Enter.
33. Selanjutnya untuk Finish the installation pilih Continue lalu Enter. Kemudian tunggu
prosesnya sampai selesai Maka akan otomatis Mereboot.

34. Jika sudah selesai maka tampilanya akan seperti gambar dibawah ini. Selanjutnya
sobat tinggal login saja dengan username dan password sobat masing-masing.
Selesai -,

Anda mungkin juga menyukai