0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan17 halaman

Struktur Pasar dan Maksimalisasi Keuntungan

Diunggah oleh

lucyherma17
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan17 halaman

Struktur Pasar dan Maksimalisasi Keuntungan

Diunggah oleh

lucyherma17
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRODI MM

FAKULTAS BISNIS
UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN
INDONESIA

KULIAH EKONOMI MANAJERIAL :


STUKTUR PASAR,MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN
DAN KERANGKA INVESTASI INDUSTRI

ke 14 : Genap 2023/2024

oleh : Prof.Dr. Francisca Sestri


BENTUK-BENTUK PASAR PADA STRUKTUR PASAR

1. Persaingan Sempurna (Pure Competition)


2. Persaingan Monopolistik (Monopolistic Competition)
3. Oligopoli (Oligopoly)
4. Monopoli (Monopoly)

A. PASAR PERSAINGAN SEMPURNA


Suatu kondisi antara permintaan dan penawaran dimana permintaan produk
tidak ditentukan naik turunnya harga.
1. Faktor-faktor menentukan adanya Pesar Persaingan Sempurna:
1). Produk dicirikan melalui komoditi homogen yg dijual di pasar
2). Tindakan perusahaan secara individu tidak dapat
memengaruhi harga pasar
3). Perusahaan baru dapat memasuki pasar ini tanpa modal, peralatan besar.
Dan Perusahaan lama bebas keluar dari industri yang berada di pasar ini
4). Informasi tentang metode produksi, harga input,harga output dapat
Diketahui oleh masing-masing perusahaan yang ada pada pasar ini
2. ILUSTRASI Kurva Keseimbangan dan Kurva Permintaan
Pada Pasar Persaingan Sempurna
Kurva Keseimbangan Pasar Kurva Permintaan Perusahaan
P
P
S

E
D=MR=P
PE

QE Q
Q
Keterangan : Tampak D (Permintaan)= Marginal Revenue = P (Harga) dari
produk yang harus dibayar atau diterima. Maka Definisi Pasar Persaingan
Sempurna :
Bentuk Permintaan yang sama dengan Harga yang berlaku menunjukkan
berapapun Quantitas output yang ditawarkan, harga produk tetap sama, maka
perusahaan harus mengikuti harga pasar
3.Kemungkinan Situasi Produksi Jangka Pendek Pada Pasar
Persaingan Sempurna. D=demand MR= Marginal Revenue
Ke1 : Harga Pasar yang
berlaku P1 dan
P,C ATC permintaan D1=MR1.
Maka Perusahaan harus
MC
AVC berproduksi di titik A
S A D1=MR1
(MC=D1=MR1). Karena
P1 P1>ATC1 pada produksi
ATC1 B output Q1 unit, Maka
ATC2 R Keuntungan ekonomis π =
P2 C D2=MR2 TR-TC =(P1. Q1) –
S (ATC1.Q1)=(P1-ATC1)Q1
AVC1 D = Luas ( P1, A, B, ATC1)
P3 D3=MR3 Menunjukkan Pasar
T
Persaingan Sempurna
dimana Harga > Total
O Q Biaya Rata-rata (P > ATC)
Q3 Q2 Q1
Ke2 : Harga pada P2, dan P2 < P1. Kurva Pemintaan dan Penerimaan Marjinal D2=MR2. Kondisi
ini AVC< P <ATC. Maka Perusahaan harus terus beroperasi misalnya pada titik C produksi Q2
unit dan P2=MC. Dan Perusahaan rugi sebesar Variabel Cost = (P2.Q2)- (ATC2-P2) Q2 atau
sebesar ATC2 R C P2. Kalau tidak Perusahaan akan rugi = Sebesar P1 S C P2 ditambah AFC atau
sebesar total cost nya
Ke 3 : Bila harga berlaku pada P3 < P1 < P2 dan Kurva permintaan dan penerimaan D3=MR3.
Situasi P < AVC untuk meminimumkan kerugian Perusaan HARUS TUTUP krn rugi Luas (P3 T Q3 O)
Kalau tetap buka akan rugi besar sekali = AVC1, S,Q3,O > dari bila tutup
4. Memaksimalkan Keuntungan Pada Pasar Persaingan Sempurna

TR = P x Q dan TC = Harga input x Q


Profit = π = TR- TC
Langkah-Langkah Memaksimalkan Profit:
a. Mencari informasi tentang harga Produk (P) yang berlaku di pasar dan
harga inputnya (Pi)
b. Informasi tentang penerimaan rata-rata produk (ARP) dan penerimaan
marjinal revenue produk (MRP)dari input produksinya.
c. Memeriksa Aturan-aturan yang berlaku :

1). Jika harga input (P1) lebih kecil atau sama dengan ARPi-maksimum
( P1 < ARP i-maksimum)
Tentukan MRPX1 = P1, MRPX2 =P2……MRPXn = Pn
2). Jika harga input produksi (Pi) > dari pada ARPi-maksimum , maka Perusahaan
harus menutup produksinya. Sehingga perusahaan hanya menanggung hanya
Fixed cost. Simbolnya π = - TFC
B. PASAR MONOPOLI
1. Pengertian
Merupakan kemampuan perusahaan untuk meningkatkan harga produk tanpa
kehilangan penjualan produk yang berarti
Pada Pasar ini akan ditandai oleh kurva permintaan memiliki slope negatif,
menurun dari kiri atas ke kanan bawah.
P,C
MC
Cara menghitung Keuntungan
Maksimum bila Biaya ATC paling
A rendah.
P B ATC ABCE = Keuntungan maximum
optimum
E C
Keuntungan = TR – TC
= ( P x Q )-(ATC x Q)
Ongkos terendah pada saat ATC
MR D= TR dipotong MC (Marginal cost)
O Q optimum Q Keterangan :
TR : Total Revenue
TC : Total Cost
ATC : Avarage Total Cost
Q : Quantitas barang
2. Memaksimalkan Keuntungan Pada Pasar Monopoli
Langkah-Langkah yang perlu diperhatikan:

a. Melakukan pendugaan fungsi perintaan Q= f(P) Mencari TR dan MR


Contoh : Q=50-0,5P
0,5P = 50-Q maka P= (50-Q)/ 0,5
P = 100-2Q
Fungsi Permintaan Marjinal dapat dihitung sebagai berikut:
TR = PxQ = (100-2Q) x Q = 100Q-2Q2
MR = TR/ Q = 100-4Q (Integral dari TR)
Jiks Q optimum = 6 unit Maka P max= 100 - 2.6 = $ 88

b. Menghitung AVC dan MC


Contoh : TC = a+bQ+cQ2+ dQ3 TC= TFC +TVC
TC = 270 +28Q-5Q2+Q3
TFC = Konstanta = 270
Maka TVC = 28Q-5Q2+Q3
AVC = TVC/ Q = 28-5Q+Q2 Maka TVC =(28x6)-5x6+62 = $ 34
MC = TC / Q
MVC = TVC / Q = 28-10Q+3Q2. Karena P =88 > TVC =34 maka
perushaan harus berproduksi pada situasi tersebut
3. Menghitungan Keuntungan Dan Kerugian
Diket hasil total Q optimum 6 unit dan Harga
jual optimum P = $88
TC=270+28Q-5Q2+Q3 = 270+(28x 6)-5(6)2+(6)3 = $ 474 stuan
Keuntungan Optimum π = TR- TC = (Poptimum x Qoptimum) – TC optimum
= $ 88 (6)- $ 474
= $ 528 -$474 = $ 54/unit satuan

Bila Quantitas dihasilkan 10.000 unit maka Keuantungan = $54 x10.000unit =


$540,000.00

Sebaliknya bila Cost lebih besar dari Revenue maka, Perusahaan akaran rugi

4. Memaksimalkan Keuntungan pada Pasar Monopoli


a. Melakukan Prediksi P = f (Q) atau Q= f (P)
Menetukan fungsi Penerimaan Marginal MR = f (Q)
b. Mencari informasi ARP dan AMP
Menghitung ARP = TRP/Q
Menghitung MRP = TR / Q
c. Memeriksa Aturan-aturan yang berlaku :
1). Jika ARP> MRP maka tentukan input produksi pada harga
misalnya P pada Marginal Revenue yaitu P1=MRP1
c. Memeriksa Aturan-aturan yang berlaku :

1). Jika ARP> MRP maka tentukan input produksi pada harga
misalnya P pada Marginal Revenue yaitu P1=MRP1
Bila situasinya ada pada X input yang digunakan sd Xn
maka:

MRPX1= P1, MRPX2=P2…….MRPXn =Pn

2). Jik ARP < MRP maka Perusahaan harus ditutup operasi
produksinya,karena Laba akan minus sebaesar TFC nya )
atau π = - TFC
d. Menghitung Keuntungan atau Kerugian Ekonomis

π = TR – (TFC+TVC) P= Harga produk jadi


= (P. Q1) – {(∑p1.X1) +TFC} p= Harga input
x = Input x
C. Pasar Monopolistik
Semua struktur pasar persaingan yang tidak digolongkan persaingan sempurna
murni dan Monopoli murni diebut Pasar Persaingan Monopolistik atau teori pasar
tidak persaingan sempurna. Dan Pada pasar ini Kurva Permintaan slope negatif

1) 3 KARAKTERISTIK PERSAINGAN MONOPOLISTIK

Terdapat Tidak Ada Produk–produk


Sejumlah Hambatan yang dijual
Perusahaan Serupa

~Pangsa pasar Perusahaan- ~Produk yang


relatif kecil perusahaan tidak dijual perusahaan-
~ Perusahaan- ada hambatan perusahaan tidak
perusahaan keluar dan masuk homogen murni
tidak bisa pasar Monopolistik ~Produk-produk
menguasai pasar bersifat
deferensiatif
3).Produk-Produk Pada Pasar Monopolistik :

Minyak Goreng dan Untuk Salad

NO NAMA PRODUK PERUSAHAAAN BAHAN BAKU


UTAMA
1 Bimoli Klasik PT Sajang Heulang Kelapa Sawit
2 Bimola Spesial PT Sajang Heulang Kelapa Sawit
3 Filma PT SMART.Corp. Kelapa Sawit
4 Happy Salad Oil PT Sarpindo Kacang Kedelai
Soyabean Indonesia
5 Barco PT PBG Barco Kelapa
6 Bertoli Impor Minyak Zaitu
7 Mazola Impor Jagung
4. Memaksimalkan Keuntungan pada Pasar Monopolistik
Memaksimumkan Keuntungan pada MR=MC. Harga ditawarkan P
dan Kuantitas yang dijual Q. Jika Harga jual P1=USD40 , harga
input (cost) P2=30 dan quantitas dijual Q1= 30 unit .
Dimana Kurva MR berpotongan dengan kurva MC

P ($)
Beberapa Situasi Pada Pasar Persaingan
Monopolistik:
MC ATC a. Jika Harga ditetapkan P > ATC
P1 A
Perusahaaan harus beroperasi dan bisa
memaksimumkan keuntungan sebesar
P2 B segi empat P1ABP2. Pada MR=MC
E (berpotongan di titik E).

Cara menghitung keuntungan π max =


D=TR TR –TC = (OP1xOQ1) - (OP2xOQ1)
MR
($40x30) – ($30x30)=$300
O Q1 Q(unit)
b. Jika AVC< P <ATC
c. Jika P < AVC. Maka perusahaan harus tidak Perusahaan masih harus
produksi dengan kerugian sebesarTFC nya produksi walaupun ada kerugian
lebih kecil dari TFC
D. PASAR OLIGOPOLI
1. Pengertiqn
Pasar yang ditandai oleh dominannya beberapa perusahaan
dalam menguasai dan menetapkan harga, dan apabila salah satu
perusahaan melakukan tindakan dan mengakibatkan perusahaan
lain bereaksi, maka struktur pasar demikian disebut Pasar Oligopoli.

Karakteristik Oligopoli:
1. Perusahaan yang ada di pasar ini saling tergantung
2. Hanya sedikit perusahaan memiliki kekuatan pasar
3. Perusahaan baru yang akan masuk pasar ini terdapat hambatan-
hambatan

2. Perilaku Perusahaan Oligopoli


a. Perilaku Non Kooperatif
b. Perilaku Kooperatif
a. Perilaku Non Kooperatif
Adanya ego antara perusahaan yang satu dengan yang lain tanpa
mempedulikan reaksi pasar
Contoh: Apabila satu perusahaan menaikkan harga jual produk karena
situasi memaksa, maka perusahaan lain ada yang tidak mengikuti bahkan
mempertahankan harga lama untuk tujuan meningkatkan penjualannya.

b. Perilaku Kooperatif
Perilaku perusahaan-perusahaan ini biasanya berbentuk Kartel
Kartel, beberapa perusahaan yang sepakat mengendalikan harga pasar
melalui pengaturan output produksi dan penataan harga secara
bersama-sama agar mereka dapat memaksimumkan keuntungan ekonomis
3. KESEIMBANGAN KARTEL DALAM MEMAKSIMUMKAN KEUNTUNGAN
DALAM PASAR OLIGOPOLI
P,C ($)
MCk

MCk= Marginal Cost Kartel yang


terbentuk dari dua Perusahaan
P Oligopoli.
Pada awalnya salah satu
perusahaan memproduksi
M A dengan marginal cost lebih
rendah hingga mencapai MCk
tersebut

MR D

Q
4. Pembagian Pasar Atau Kuota Produksi dari Kartel

P,C ($) Contoh : Hanya Ada 2 Perusahaan


yang disebut Duopoli.
a. Kurva Permintaan Pasar D dibagi
dua dengan D1
b. Penerimaaan Marjinal MR asumsi
(MR1=MR2)
P SMC c. Asumsi semua perusahaan memiliki
SAC ATC dan MC sama. Maka MR,MC
MCk dan D1 akan memutuskan produksi
F Q unit
d. Keseimbangan MR=MC
Dalam hal ini MCk= D1 merupakan
D MR kartel
D1= MRk
MR
Q (unit)
5. KESEIMBANGAN PERUSAHAAN YANG MEMILIKI 2 PASAR

Situasi –situasi
Menghitung Keuntungan dua pasar
dengan rumus:
Profit = TR-TC
P1 ( P1xQ1)…P2xQ2)…PnxQn-TC
MC
P2
~ MR1 dan MR2 adalah
AC Penerimaan Marjinal pasar 1
dan pasar 2. MRT :
Penerimaan marjinal total
~D1 dan D2 kurva perminaaan
pasar 1dan pasar 2
~ MC Marginal Cost dari Pabrik , AC
biaya rata-rata Pabrik
~Keseimbangan perusahan MRT=MC
D2 menjual barang Q1 pada tingkat
Pendapatan Marginal total MRT
MR1 MRT dan menjual dengan QT unit
D1 MR2
~Pasar 1 kuantitas Q1dengan
Q harga P1
Q1 Q2 QT ~Pasar 2 Kuantitas yg dijual Q2,
harga P2.
Agar memenuhi syarat MR1=MR2

Anda mungkin juga menyukai