WOC
Abses submandibula disebabkan oleh infeksi bakteri, terutama
Bakteri yang dalam keadaan normal hidup di dalam tubuh bakteri Streptococcus dan Staphylococcus. Infeksi ini sering terjadi
manusia dan tidak menimbulkan gangguan, kadang bisa
sebagai penyebaran dari infeksi atau cedera pada mulut
menyebabkan abses
ABSES SUBMANDIBULA Kurang terpampang MK. Defisit
informasi pengetahuan
a. Pembengkakan di bawah dagu atau di bawah lidah.
b. Demam
c. Keluhan nyeri, nyeri tekan
MK. Ansietas d. Trismus (kesulitan membuka, menggerakkan, dan menutup mulut)
e. Kesulitan menelan
B1 BREATHING B2 BLOOD B3 BRAIN B4 BLADDER B5 BOWEL B6 BONE
Pembengkakan terjadi Trauma jaringan post Post operasi abses Merangsang Abses submandibula
Kurang asupan cairan
pada leher operasi submandibula gangguan mengunyah
dan menelan
Penurunan Terputusnya Pecahnaya abses
Menutup jalanan kelembapan luka kontinuitas jaringan
Reaksi menelan Ketidaknyaman di
nafas berkurrang mulut Kerusakan Kulit area
abses
Infeksi bakteri Respon nyeri
Kekurangan CO2 Asupan cairan tidak Anoreksia MK. Keusakan
terpenuhi
Integritas Jaringan
MK. Risiko Infeksi
Sesak nafas MK. Nyeri Akut
MK. Nutrisi Kurang
dari Kebutuhan Diet bubur lembek
MK. Kekurangan
Volumen Cairan Tubuh
MK. Peningkatan suhu
Kurang asupan serat
Ketidakefektifan tubuh
Pola Nafas
MK. Hipertermi MK. Gangguan Pola MK. Konstipasi
Tidur
Sumber : Muttagin, Arif & Sari, Kurmala. 2011.: Aplikasi Asuhan Keperawatan Medial bedah. Jakarta : Salemba medika