0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
835 tayangan31 halaman

Indikator Program Tahun 2025

Dokumen ini mencakup indikator program kesehatan untuk tahun 2023, dengan fokus pada pelayanan kesehatan ibu, anak, gizi, dan kesehatan masyarakat. Setiap indikator memiliki target persentase yang harus dicapai, termasuk cakupan pelayanan, skrining, dan tatalaksana untuk berbagai kondisi kesehatan. Selain itu, terdapat juga indikator untuk pelayanan kesehatan pada remaja dan lansia, serta pengawasan kesehatan lingkungan.

Diunggah oleh

hildayliantihilda
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
835 tayangan31 halaman

Indikator Program Tahun 2025

Dokumen ini mencakup indikator program kesehatan untuk tahun 2023, dengan fokus pada pelayanan kesehatan ibu, anak, gizi, dan kesehatan masyarakat. Setiap indikator memiliki target persentase yang harus dicapai, termasuk cakupan pelayanan, skrining, dan tatalaksana untuk berbagai kondisi kesehatan. Selain itu, terdapat juga indikator untuk pelayanan kesehatan pada remaja dan lansia, serta pengawasan kesehatan lingkungan.

Diunggah oleh

hildayliantihilda
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

INDIKATOR PROGRAM TAHUN 202

No. Indikator Target (%)


IBU
Cakupan Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil 100
1 Jumlah kematian N/A
2 Persentase lbu Hamil ANC K1 88
3 Persentase ibu hamil ANC Trimester l dengan USG (K1) 84
4 Persentase lbu hamil ANC Trimester III dengan USG (K5) 82
5 Persentase lbu Hamil ANC 6 kali 100
6 Persentase ibu hamil ANC 8 Kali 66
7 Cakupan Antenatal Care (ANC) sesuai standar (12 T) 100
8 Persentase ibu hamil yang di skrining Td 88
9 Persentase ibu hamil mendapatkan Skrining Pre eklampsia 50
10 Persentase ibu hamil dengan Pre eklampsia/ Eklampsia N/A

11 Persentase ibu hamil dengan Pre eklampsia/ Eklampsia Mendapatkan Tatalaksana 70

12 Persentase ibu hamil dengan Hipertensi dalam kehamilan (HDK) 20


Persentase ibu hamil dengan Hipertensi dalam kehamilan (HDK) Mendapatkan
13 Tatalaksana 75

14 Persentase Ibu Hamil Dengan Infeksi N/A


15 Persentase Ibu Hamil Dengan Penyakit Jantung N/A
16 Persentase Ibu Hamil Dengan Diabetes Mellitus/ Diabetes Gestasional N/A
17 Persentase Ibu Hamil Dengan Obesitas N/A
18 Persentase Ibu Hamil Mengalami Keguguran N/A
19 Persentase Ibu Hamil Dengan Malaria N/A
20 Persentase Ibu Hamil Dengan Tuberkulosis N/A
21 Persentase Ibu hamil Mendapatkan Buku KIA pada ANC Kunjungan I 55
22 Persentase ibu hamil mengikuti kelas ibu minimal 4 kali 25
Cakupan Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin 100
23 Persentase Persalinan Di Fasyankes 100
24 Cakupan KF lengkap sesuai standar 88
25 Persentase Ibu Nifas Yang Mendapatkan Vitamin A 88
26 Persentase Ibu Nifas Yang Mendapatkan Tablet Tambah Darah 88
27 Persentase Ibu Bersalin Mengalami Perdarahan Pasca Salin 20

28 Persentase Ibu Bersalin dengan Perdarahan Pasca Salin Mendapatkan Tatalaksana 75

Puskesmas
29 Persentase puskesmas yang mampu melakukan pelayanan ANC 12 T 25
30 Persentase Puskesmas yang memiliki tenaga kesehatan terlatih ANC dan PNC 85
31 Persentase Puskesmas yang memiliki dokter terlatih ANC-USG 85
32 Persenatse Puskesmas yangmemiliki tim kegawatdaruratan maternal neonatal terlatih Nakes

ANAK
Cakupan Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir 100
1 Cakupan Kunjungan Neonatal (KN) 1 sesuai standar 95
2 Cakupan Kunungan Neonatal (KN ) lengkap sesuai standar 95
3 Cakupan Neonatal komplikasi 15
4 Cakupan penanganan Komplikasi Neonatal 100
5 Cakupan Pelayanan bayi sesuai standar 95
6 Bayi baru lahir di skrining Hipotiroid kongenktal (SHK) 65
7 Bayi baru lahir umur 24-48 jam di skrining PJB (Penyakit jantung bawaan) 100
5 Cakupan Pelayanan Anak balita sesuai standar 100
6 Cakupan pelayanan balita sesuai standar 100
7 Puskesmas yang melaksanakan MTBS 100
8 Balita yang dilakukan MTBS 65
9 Puskesmas melaksanakan SDIDTK 100
10 Balita yang dilakukan SDIDTK 65
11 Puskesmas melaksanakan kelas ibu balita 100
12 Jumlah ibu melaksanakan kelas ibu balita 75
13 Jumlah lahir hidup 0
14 Jumlah lahir mati 0
15 Jumlah kematian bayi 0
16 Jumlah kematian anak balita 0
17 Kematian Anak umur 6 sampai dengan 18 tahun 0
GIZI
A Sasaran Bayi Baru Lahir
1 Persentase Bayi Baru Lahir Mendapat Inisiasi Menyusui Dini (IMD) 50
2 Persentase Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (Berat badan <2500 gr) 5,8
B Sasaran Balita dan Anak Prasekolah
3 Prevalensi balita Stunting (Pendek dan sangat pendek) 18,8
4 Prevalensi balita wasting (Gizi kurang dan Gizi buruk) 8
5 Prevalensi balita underweight (berat badan kurang dan sangat kurang) 15
6 Prevalensi balita overweight (gizi lebih dan obesitas) 4
7 Persentase Bayi Usia Kurang dari 6 bulan Mendapat ASI Eksklusif 73
8 Persentase Bayi Usia 6 bulan Mendapat ASI Eksklusif 61
9 Persentase anak usia 6-23 bulan mendapat MPASI 73
10 Persentase anak usia 6-23 bulan mengkonsumsi telur,ikan dan/atau daging 80
11 Cakupan Pemberian suplementasi Vitamin A pada balita usia 6-59 bulan 91
12 persentase balita gizi kurang mendapat makanan tambahan 65
13 Persentase balita berat badan kurang mendapat makanan tambahan 65
14 Persentase balita berat badan tidak naik (T) mendapat makanan tambahan 65
15 Persentase balita bermasalah gizi mendapat makanan tambahan 65
Persentase balita gizi kurang mendapat makanan tambahan mengalami perbaikan
16 65
status gizi
Persentase balita Berat badan kurang mendapat makanan tambahan mengalami
17 55
perbaikan status gizi
Persentase balita Berat badan tidak naik (T) mendapat makanan tambahan dan
18 65
mengalami kenaikan Berat badan adekuat
19 Persentase balita gizi buruk mendapat tatalaksana 91
20 Persentase balita dipantau pertumbuhan dan perkembangan 50
21 Cakupan balita yang ditimbang berat badannya (D/S) 80
Cakupan Balita memiliki Buku Kesehatan Ibu Anak (KIA)/Kartu Menuju Sehat
22 78
(KMS) (K/S)
23 Cakupan Balita ditimbang yang Naik Berat Badannya (N/D) 70
C Sasaran Ibu Hamil dan Ibu Nifas
24 Persentase anemia pada ibu hamil 26
25 Persentase ibu hamil mendapat suplementasi gizi 90
26 Persentase Ibu hhamil mengkonsumsi suplementasi gizi 48
27 Persentase ibu hamil KEK 15
28 Persentase ibu hamil mendapat makanan tambahan 84
29 Persentase ibu hamil mengkonsumsi makanan tambahan 83
D Sasaran Institusi
30 Persentase puskesmas mampu tatalaksana gizi buruk pada balita 60
Persentase kab/kota melakukan pemantauan praktik MPASI pada 80% anak usia
31 25
6-23 bulan
32 Persentase puskesmas memiliki konselor menyusui 30
33 Persentase puskesmas memiliki alat antropometri 100
KB
1 KB Aktif 75
2 KB Pasca Salin 57
3 Persentase calon pengantin yang mendapatkan skrining kesehatan 50
USEKREM yang
Puskesmas
1 melaksanakan 90
pembinaan
persentase ke
Remaja Puteri mengonsumsi Tablet Tambah
2 Darah (TTD) 90
3 Pencatatan –pelaporan pemantauan konsumsi TTD APLIKASI EPPGBM 58
4 Pelayanan Kesehatan Pada Usia Pendidikan Dasar 100
Presentasi remaja putri yang mendapatkan Skrining Anemia
5 90
6 Presentasi sekolah melaksanakn UKS/M 70
7 Persentase sekolah mendapatkan Skrinning Kesehatan 90
8 Persentase sekolah mendapatkan skrinning Anemi 90
Persentase Puskemas
9 Persentase 90
memiliki HbPuskemas
Meter
10 PKPR (Pelayanan 80
11 Kesehatan Peduli Remaja)
Pelayanan Kesehatan Pada Usia Pendidikan Dasar (SPM) 100 %
1.Skrining kesehatan. 100
2.Tindak lanjut hasil skrining kesehatan 100
3. Pemberian imunisasi Campak Rubela, DT, Td pada BIAS
sesuai jadwal dan tingkat pendidikan siswa atau usia yang setara
100
LANSIA
Cakupan Pelayanan Kesehatan Pada Usia Lanjut 100
1 Persentase Puskesmas dengan Posyandu Lansia Aktif di Desa 100
2 Peresentase Puskesmas dengan Homecare / Home Visit Lansia 65
3 Persentase Lansia yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai Standar 100
4 Persentase Puskesmas yang melaksanakan Pelayanan Kesehatan Santun Lansia 50

Persentase Lansia Risiko Tinggi (≥ 70 tahun ) yang mendapatkan


5 100
Pelayanan Standar /skrining
6 Persentase Lansia Mandiri A 100
7 Persentase Lansia Mandiri B (Ketergantungan Ringan ) 100
8 Persentase Lansia Mandiri B (Ketergantungan Sedang ) 100
9 Persentase Lansia Mandiri B (Ketergantungan Berat/Total ) 100
KESLING/KESJAOR
1 Persentase Desa/ Kelurahan yang melaksankan STBM 70
2 Persentase sarana Air Minum yang dilakukan pengawasan 76
Persentase penduduk yang memiliki akses terhadap air minum yang memenuhi
3 98
syarat
4 Persentase KK yang menggunakan jamban sehat 70
5 Persentase Tempat Fasilitas Umum (TFU) yang memenuhi syarat kesehatan 68
46
6 Persentase Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) yang memenuhi syarat kesehatan

Persentase Puskesmas dan Rumah Sakit yang melakukan pengolahan limbah


7 100
medis sesuai standar
8 Persentase Puskesmas yang melaksanakan kesehatan kerja 80
9 Persentase Puskesmas yang melaksanakan kesehatan olah raga 80
PROMKES
1 Persentase kampus sehat 3
2 Persentase posyandu aktif siklus hidup 30
3 Persentase posyandu aktif 85
4 Jumlah posyandu yang mendapat pembinaan 100
5 Persentase kader posyandu strata madya 10
Jumlah kader yang diorientasi teknis pelaksanaan posyandu per posyandu dalam
6 100
setahun
YANKESTRAD, AKUPUNTUR, ASUHAN MANDIRI DAN TRADISIONAL LAINNYA
1. Jumlah Penyehat Tradisional di Wiliyah Kerja Puskesmas yang mempunyai STPT 100%

2 Jumlah Kelompok Asuhan Mandiri Pemanfataan TOGA dan Akupresur Binaan 100%
Puskesmas
3 Pelayanan Kesehatan Tradisional dalam Gedung dan luar Gedung yang dilakukan 100%
Puskesmas
4 Petugas Kesehatan Puskesmas yang terlatih Kesehatan Tradisional 100%
5 Jumlah Pelayanan SPA di Wiliyah Kerja Puskesmas yang memiliki STPT 100%
6 Puskesmas yang memiliki RTH untuk Tanaman Obat 100%
UKGS
1 Persentase Sekolah yang melakukan sikat Gigi masal 100%
2 Persentase Sekolah yang mendapatkan pelayanan Gigi dan Mulut 100%
3 Persentase Murid Sekolah yang mendapatkan Perawatan Gigi dan Mulut 100%
4 Jumlah Yang Melakukan Pemeriksaan Gigi dan Mulut di Masyarakat 100%
5 Jumlah Yang Melakukan Perawatan Gigi dan Mulut di Masyarakat 100%
6 Jumlah Kasus Gigi dan Mulut yang di Rujuk ke Rumah Sakit 100%
KUNJUNGAN RAWAT JALAN
1 100%
Jumlah individu rawat jalan yang mendapatkan asuhan keperawatan di puskesmas
2 100%
Jumlah individu rawat inap yang mendapatkan asuhan keperawatan di puskesmas
3 Jumlah KK miskin yang dibina 100%
4 Jumlah KK miskin dengan masalah kesehatan lepas bina (KM 3 dan 4) 100%
RAWAT INAP
1 Jumlah rawat jalan -
2 Persentase Rawat jalan yang di Rujuk Ke RS 15%
3 Jumlah Rawat Inap -
4 Persentase Rawat Inap Yang Di Rujuk Ke RS 15%
5 Persentase Pasien yang dirujuk meninggal dunia <5%
6 Cakupan pelayanan Kesehatan Rujukan Pasien 100%
Cakupan Pelayanan Kesehatan rujukan pasien miskin 100%
DIARE
1 Penemuan diare balita 100%
2 Cakupan tatalaksana kasus sesuai standar 100%
3 Penemuan diare semua umur 100%
4 Pelaksanaan keg. Rehidrasi oralit aktif (LROA) 100%
KUSTA
<1/10000
1 Angka kesakitan (Prevalensi Rate)
PDDK
2 Cakupan deteksi dini penyakit kusta 100%
3 Jumlah kasus kusta baru tanpa disanilitas <5%
4 Proporsi penderita kusta baru anak <5%
5 Persentase penderita kusta menyelesaikan pengobata kusta tepat waktu 90%
6 Proporsi kontak penderita kusta yang diperiksa 85%
FRAMBUSIA
1 Jumlah temuan suspek Frambusia 0%
2 SD yang melakukan pemeriksaan Frambusia 100%
ISPA
Cakupan kunjungan balita batuk/kesukaran bernafas yang dihitung nafa/tarikan
1 100%
dinding dada ke dalam
2 Cakupan penemuan penderita pnemonia balita 75%
3 Persentase pengobatan kasu pnemonia sesuai standar 95%
TB
Cakupan Pelayanan Kesehatan Orang Terduga TB Yang Mendapatakan
100%
Pelayanan Sesuai Standar
1 Cakupan penemuan Tuberkulosis (Treatment Coverage) 100%
2 Persentase paien Tuberkulosis sensitif obat yang memulai pengobatan 100%
3 Angka keberhasilan pengobatan TBC Treatment Succes Rate (TSR) 100%
4 Cakupan penemuan Tuberkulosis resisten obat 100%
5 Persentase pasien tuberkulosis resisten obat yang memulai pengobatan 100%
6 Angka Keberhasilan pengobatan Tuberkulosis anak (0 - 14 tahun) 100%
7 Cakupan penemuan Tuberkulosis pada anak (0 - 14 tahun) 100%
8 Persentase pasien Tuberkulosis mengetahui status HIV 90%
9 Persentase ODHIV baru memulai ARV yang diskring TBC 90%
10 Cakupan pemberian terapi pencegahan Tuberkulosis (TPT) pada kontak serumah 100%
HIV
Cakupan Jumlah Orang Dengan Resiko Terinfeksi HIV Yang Mendapatkan
100%
Pelayanan Sesuai Standar Dalam Kurun Waktu Satu Tahun
1 Orang beresiko terinfeksi HIV yang diskrining (ibu Hamil TB) 80%
2 Orang yang beresiko terinfeksi HIV yang diskrining (ibu hamil) 100%
Orang yang beresiko terinfeksi HIV pada POCI yang di skrining (pasien IMS,
3 penjara seks, lelaki seks lelaki, waria pengguna narkoba suntik) dan warga 100%
binaan.
4 Persentase ODHIV mendapatkan terapi ARV 100%
HEPATITIS
1 Persentase ibu hamil yang diskrining Hepatitis 100%
2 Persentase ibu hamil rekatif Hepatitits ditindaklanjuti 100%
3 Persentase bayi baru lahir dari bumil reaktif diberikan HbIg 100%
4 Penemuan kasus Hepatitis B (HbSAg Reaktif) pada bayi usia 9 - 12 bulan 100%
SIPILIS
1 Persentase ibu hamil diskrining sipilis 100%
2 Persentase ibu hamil reaktif sipilis ditindaklanjuti 100%
DBD
1 Angak kejadian (insiden rate=IR) < 10/100.000
2 Angka kematian disebabkan DBD (case fatality rate=CFR) < 0,5 %
3 Angka bebas jentik (ABJ) > 95 %
FILARIASIS
1 Tatalaksana kasus filariasi sesuai standar 100%
RABIES
1 Jumlah kasus GHPR/Rabies Yang ditanggani 100%
2 Cakupan Kasus GHPR yang dilakukan pncucian luka sesuai Protap 100%
3 Cakupan Jumlah Kasus GHPR yang teridentifikasi untuk di berikan VAR 100%
4 Cakupan Jumlah Kasus Lyssa Nol 100%
PAGHBTB
12 Cakupan Jumlah Kasus PAGHBTB 100%
KECACINGAN
12 Cakupan POPM kecacingan > 75%
MALARIA
1 Annual parasite incidence (API) <1‰
2 Positifity Rate (PR) <5%

Persentase skrining malaria pada kelompok beresiko (kelompok petani,


3 100%
penambang emas, pekerja sawit, penjaga durian, pemotong kayu)

Persentase kasus positif malaria yang diobati sesuai standar, dilakukan


4 100%
penyelidikan epidemiologi (PE)

5 Persentase positif malaria yang dilakukan follow up 100%


6 Indeks habitat (IH) reseptivitas < 1%

PTM

Cakupan Jumlah Usia 15 - 59 Tahun Yang Mendapatkan Pelayanan Skrining


100%
Kesehatan Sesuai Standar Dalam Kurun Waktu Satu Tahun

Cakupan Jumlah Penderita Hipertensi Yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan


100%
Sesuai Standar Dalam Kurun Waktu Satu Tahun

Cakupan Jumlah Penderita Diabetes Melitus Yang Mendapatkan Pelayanan


100%
Kesehatan Sesuai Standar Dalam Kurun Waktu Satu Tahun

1 Persentase desa yang melaksanakan kegiatan posbindu PTM 100%

2 Persentase puskesmas yang menerapkan kawasan tanpa rokok (KTR) di 7 tatanan 100%
Jumlah penduduk yang merokok yang mendapatkan pelayanan upaya berhenti
3 50%
merokok (UBM)
4 Jumlah puskesmas yang melakukan pelayanan terpadu (PANDU) PTM 100%
Jumlah populasi (Usia >15 Thn) di wilayah puskesmas yang mendapatkan
5 100%
pelayanan deteksi din faktor resiko PTM

Jumlah populasi (usia >7 Thn)di wilayah kerja puskesmas yang mendapatkan
6 peleyanan deteksi dini gangguan indera (gangguan penglihatan dan gangguan 40%
pendengaran)
Jumlah wanita (usia 30 - 50 tahun) yang mendaptkan palayanan deteksi dini
7 80%
penyakit kanker dan benjolan payudara
8 Jumlah penduduk yang obesitas 90%
KESWA

Cakupan Jumlah ODGJ Berat Yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai


100%
Standar Dalam Kurun Waktu Satu Tahun

1 Cakupan skrining kesehatan jiwa 10%

IMUNISASI

1 Cakupan imunisasi DPT-HB-Hib/lanjutan


100%
Anak yang mendapatkan imunisasi DPT-HB-Hib lanjutan, suntikan diberikan
secara intra muskular dengan dosis 0,5 ml
2 Cakupan imunisasi Measles Rubella/lanjutan
Anak yang mendapatkan imunisasi MR lanjutan. suntikan diberikan secra 100%
subkutan dilengan sebelah kiri dengan dosis 0,5 ml
3 Cakupan imunisasi Lengkap
Persentase bayi yang telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap ( Hepatitis B1 1 100.0%
dosis, imunisasi BCG 1 dosis, 3 dosis DPT-HB-HIB, 4 dosis imunisasi polio oral,
dan 1 dosis imunisasi MR dan 1 dosis IPV 1)
4 Cakupan Imunisasi Baduta Lengkap
100%
Persentase baduta yang telah mendapatkan imunisasi DPT 1,2,3,4 dan MR 1,2
5 Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI)
Keadaan dimana 80% bayi usia dibawah 1 tahun telah menerima imunisasi dasar 90%
secara lengkap
6 Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)
Sekolah SD/MIN sederajat yang diberikan imunisasi MR, DT, Td dan HVP
secara rutin tiap tahun
- Kelas 1 di berikan imunisasi MR dan DT 80%
- Kelas 2 diberikan imunisasi TD 80%
- Kelas 5 diberikan imunisasi TD (Untuk Siswa Perempuan diberikan imunisasi HPV ) 80%
- Kelas 6 (Untuk Siswa Perempuan diberikan imunisasi HPV ) 80%
6 Cakupan imunisasi BCG
bayi yang mendapatkan 1 dosis imunisasi BCG, suntikan diberikan secara 100%
intrakutan, dengan dosis 0,05 ml.
7 Cakupan imunisasi Polio
bayi yang mendapatkan 4 dosis polio oral, yang diberikan dengan dosis 2 100%
tetes,diberikan secara oral
8 Cakupan imunisasi DPT-HB-Hib
bayi yang mendapatkan 3 dosis imunisasi DPT-HB-Hib yang diberikan secara 100%
intra muskular (dilengan) dengan dosis 0,5 ml
9 Cakupan imunisasi Campak Rubella
bayi yang mendapatkan 1 dosis imunisasi campak Rubella diberikan secara 100%
subkutan dengan dosis 0,5 ml
10 Cakupan imunisasi Hepatitis-B
Bayi baru lahir yang mendapatkan Imunisasi hepatitis B, Suntikan diberikan 100%
secara intramuskular dengan dosis 0,5 ml
11 Cakupan imunisasi IPV (Inactived Polio Vaccine)
bayi yang mendapatkan imunisasi IPV dua dosis diberikan secara intramaskular 100%
(di lengan atas atau paha) dengan dosis 0,5 ml.
12 Cakupan imunisasi PCV
Bayi Yang mendapatkan 3 dosid imunisasi PCV diberikan suntikan secara 100\%
Intramuskular (paha) dengan dosis 0,5 Ml
13 Cakupan imunisasi RV (Rota Virus)
100%
Bayi Usia 2-6 Bulan Yang mendapatkan 3 dosid imunisasi RV dosis ke 1,2 dan 3
14 Cakupan imunisasi Td2+ pada WUS hamil
100%
Cakupan Ibu hamil yg mendapatkan Td2, Td3, Td4, Td5
WABAH BENCANA
1 Penentuan titik evakuasi terjadinya bencana 80%
2 Pendataan warga terdampak bencana 100%
3 Laporan Rutin setiap terjadinya bencana 100%
SURVEILANS
1 Kelengkapan laporan SKDR 80%
2 Ketetapan laporan (SKDR) 90%
3 Penemuan kasus campak klinis >3
Penemuan kasus non polio acute flacid paralysisi (AFP)PENEMUAN ) ≥ 2
4 >1
/100.000 ANAK <15 TAHUN
5 Persentase spesimen adekuat acute flacid paralysis (AFP) 80%
Pengambilan spesimen seluruh kasus campak klinis case base melaes surveilans
6 >100%
(CBMS)

7 Penyelidikan epidemiologi kasus potensi KLB (sesuai standar operasional kasus) 100%
8 Respon KLB 100%
PROGRAM HAJI
1 Presentase JCH yang divaksinasi meningitis 100%
2 resentase JCH yang divaksinasi COVID 19 90%
3 Presentase JCH yang dibina 100%
4 Presentase JCH yang dilakukan kunjungan rumah/cakupan K3JH 80%
DIARE
1 PENEMUAN DIARE BALITA 100%
2 CAKUPAN TATALAKSANA KASUS SESUAI STANDAR 100%
3 PENEMUAN DIARE SEMUA UMUR 100%
4 PELAKSANAAN KEG. REHIDRASI ORALIT AKTIF (LROA) 100%
KUSTA
<1/10000
1 ANGKA KESAKITAN (PREVALENSI RATE)
PDDK
2 CAKUPAN DETEKSI DINI PENYAKIT KUSTA 100%
3 JUMLAH KASUS KUSTA BARU TANPA DISABILITAS <5%
4 PROPORSI PENDERITA KUSTA BARU ANAK <5%
PRESENTASE PENDERITA KUSTA MENYELESAIKAN PENGOBATAN
5 90%
KUSTA TEPAT WAKTU
6 PROPORSI KONTAK PENDERITA KUSTA YANG DI PERIKSA 85%
FRAMBUSIA
1 JUMLAH TEMUAN SUSPEK FRAMBUSIA 0%
2 SD YANG MELAKUKAN PEMERIKSAAN FRAMBUSIA 100%
ISPA

CAKUPAN KUNJUNGAN BALITA BATUK / KESUKARAN BERNAFAS


1 100%
YANG DIHITUNG NAFAS / TARIKAN DINDING DADA KE DALAM

2 CAKUPAN PENEMUAN PENDERITA PNEUMONIA BALITA 75%


3 PRESENTASE PENGOBATAN KASUS PNEUMONIA SESUAI STANDAR 95%
TB
Cakupan Pelayanan Kesehatan Orang Terduga TB Yang Mendapatakan
100%
Pelayanan Sesuai Standar

1 CAKUPAN PENEMUAN TUBERKULOSIS (TREATMENT COVERAGE) 100%

PERSENTASE PASIEN TUBERKULOSIS SENSITIF OBAT YANG


2 100%
MEMULAI PENGOBATAN
ANGKA KEBERHASILAN PENGOBATAN TBC TREATMENT SUCCES
3 100%
RATE (TSR)
4 CAKUPAN PENEMUAN TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT 100%
PERSENTASE PASIEN TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT YANG
5 100%
MEMULAI PENGOBATAN
ANGKA KEBERHASILAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS RESISTEN
6 100%
OBAT

7 CAKUPAN PENEMUAN TUBERKULOSIS PADA ANAK (0-14 TAHUN) 100%

8 PERSENTASE PASIEN TUBERKULOSIS MENGETAHUI STATUS HIV 90%


9 PERSENTASE ODHIV BARU MEMULAI ARV YANG DISKRINING TBC 90%
CAKUPAN PEMBERIAN TERAPI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS (TPT)
10 100%
PADA KONTAK SERUMAH

HIV

Cakupan Jumlah Orang Dengan Resiko Terinfeksi HIV Yang Mendapatkan


100%
Pelayanan Sesuai Standar Dalam Kurun Waktu Satu Tahun

ORANG YANG BERISIKO TERINFEKSI HIV YANG DISKRINING


1 100%
(PENDERITA TB)
ORANG YANG BERISIKO TERINFEKSI HIV YANG DISKRINING (IBU
2 100%
HAMIL)
ORANG YANG BERISKO TERINFEKSI HIV PADA POCI YANG DI
SKRINING (PASIEN IMS, PENJAJA SEKS, LELAKI SEKS LELAKI,
3 100%
WARIA, PENGGUNA NARKOBA SUNTIK , WARGA BINAAN
PERMASYARAKATAN) DAN CATIN
4 PERSENTASE ODHIV MENDAPATKAN TERAPI ARV 100%
HEPATITIS
1 PERSENTASE IBU HAMIL DISKRINING HEPATITIS 100%
2 PERSENTASE IBU HAMIL REAKTIF HEPATITIS DITINDAKLANJUTI 100%
PERSENTASE BAYI BARU LAHIR DARI BUMIL REAKTI DIBERIKAN
3 100%
HbIg
PENEMUAN KASUS HEPATITIS B (HbSAg REAKTIF) PADA BAYI USIA 9
4 100%
-12 BULAN
SIPILIS
1 Persentase ibu hamil diskrining sipilis 100%
2 Persentase ibu hamil reaktif sipilis ditindaklanjuti 100%
DBD
1 AngKA kejadian (insiden rate=IR) < 10/100.000
2 Angka kematian disebabkan DBD (case fatality rate=CFR) < 0,5 %
3 Angka bebas jentik (ABJ) > 95 %
FILARIASIS
1 Tatalaksana kasus filariasiS sesuai standar 100%
RABIES
1 Jumlah kasus GHPR/Rabies Yang ditanggani 100%
2 Cakupan Kasus GHPR yang dilakukan pncucian luka sesuai Protap 100%
3 Cakupan Jumlah Kasus GHPR yang teridentifikasi untuk di berikan VAR 100%
4 Cakupan Jumlah Kasus Lyssa Nol 100%
PAGHBTB
1 Cakupan Jumlah Kasus PAGHBTB 100%
KECACINGAN
1 Cakupan POPM kecacingan > 75%
MALARIA
1 ANNUAL PARASITE INCIDENCE (API) <1‰
2 POSITIFITY RATE (PR) <5%
PRESENTASE SKRINING MALARIA PADA KELOMPOK BERISIKO
3 (KELOMPOK PETANI,PENAMBANG EMAS,PEKERJA SAWIT,PENJAGA 100%
DURIAN,PEMOTONG KAYU DIHUTAN,NELAYAN PASIE DEMAM)
PERSENTASE KASUS POSITIF MALARIA YANG DIOBATI SESUAI
4 100%
STANDAR, DILAKUKAN PENYEIDIKAN EIDEMIOLOGI (PE)
5 PRESENTASE POSITIF MALARIA YANG DI LALUKAN FOLLOW UP 100%
6 INDEKS HABITAT (IH) / RESEPTIVITAS < 1%
PTM
Cakupan Jumlah Usia 15 - 59 Tahun Yang Mendapatkan Pelayanan Skrining
100%
Kesehatan Sesuai Standar Dalam Kurun Waktu Satu Tahun
Cakupan Jumlah Penderita Hipertensi Yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan
100%
Sesuai Standar Dalam Kurun Waktu Satu Tahun
Cakupan Jumlah Penderita Diabetes Melitus Yang Mendapatkan Pelayanan
100%
Kesehatan Sesuai Standar Dalam Kurun Waktu Satu Tahun
1 Persentase desa yang melaksanakan kegiatan posbindu PTM 100%
2 Persentase puskesmas yang menerapkan kawasan tanpa rokok (KTR) di 7 tatanan 100%
Jumlah persentase yang menyelenggarakan layanan upaya berhenti merokoK
3 50%
(UBM)
4 Jumlah puskesmas yang melakukan pelayanan terpadu (PANDU) PTM 100%
Jumlah puskesmas yang melakukan deteksi dini faktor resiko PTM pada populasi
5 100%
usia ≥ 15 TAHUN
Jumlah puskesmas yang melaksanakan deteksi dini gangguan indera (gangguan
6 40%
penglihatan dan gangguan pendengaran ) pada ≥ 40 % POPULASI
Jumlah puskesmas yang melakukan deteksi dini penyakit kanker leher rahim dan
7 80%
benjolan payudara pada ≥ 80 % Populasi uisa 30 - 50 TAHUN
8 Jumlah penduduk yang obesitas 90%
KESWA
Cakupan Jumlah ODGJ Berat Yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai
100%
Standar Dalam Kurun Waktu Satu Tahun
1 CAKUPAN SKRINING KESEATAN JIWA 10%
IMUNISASI
1 Cakupan imunisasi DPT-HB-Hib/lanjutan
Anak yang mendapatkan imunisasi DPT-HB-Hib lanjutan, suntikan diberikan 100%
secara intra muskular dengan dosis 0,5 ml
2 Cakupan imunisasi Measles Rubella/lanjutan
Anak yang mendapatkan imunisasi MR lanjutan. suntikan diberikan secra 100%
subkutan dilengan sebelah kiri dengan dosis 0,5 ml
3 Cakupan imunisasi Lengkap
Persentase bayi yang telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap ( Hepatitis B1 1 100.0%
dosis, imunisasi BCG 1 dosis, 3 dosis DPT-HB-HIB, 4 dosis imunisasi polio oral,
dan 1 dosis imunisasi MR dan 1 dosis IPV 1)
4 Cakupan Imunisasi Baduta Lengkap
100%
Persentase baduta yang telah mendapatkan imunisasi DPT 1,2,3,4 dan MR 1,2
5 Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI)
Keadaan dimana 80% bayi usia dibawah 1 tahun telah menerima imunisasi dasar 90%
secara lengkap
6 Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)
Sekolah SD/MIN sederajat yang diberikan imunisasi MR, DT, Td dan HVP
secara rutin tiap tahun
- Kelas 1 di berikan imunisasi MR dan DT 80%
- Kelas 2 diberikan imunisasi TD 80%
- Kelas 5 diberikan imunisasi TD (Untuk Siswa Perempuan diberikan imunisasi HPV ) 80%
- Kelas 6 (Untuk Siswa Perempuan diberikan imunisasi HPV ) 80%
6 Cakupan imunisasi BCG
bayi yang mendapatkan 1 dosis imunisasi BCG, suntikan diberikan secara 100%
intrakutan, dengan dosis 0,05 ml.
7 Cakupan imunisasi Polio
bayi yang mendapatkan 4 dosis polio oral, yang diberikan dengan dosis 2 100%
tetes,diberikan secara oral
8 Cakupan imunisasi DPT-HB-Hib
bayi yang mendapatkan 3 dosis imunisasi DPT-HB-Hib yang diberikan secara 100%
intra muskular (dilengan) dengan dosis 0,5 ml
9 Cakupan imunisasi Campak Rubella
100%
bayi yang mendapatkan 1 dosis imunisasi campak Rubella diberikan secara 100%
subkutan dengan dosis 0,5 ml
10 Cakupan imunisasi Hepatitis-B
Bayi baru lahir yang mendapatkan Imunisasi hepatitis B, Suntikan diberikan 100%
secara intramuskular dengan dosis 0,5 ml
11 Cakupan imunisasi IPV (Inactived Polio Vaccine)
bayi yang mendapatkan imunisasi IPV dua dosis diberikan secara intramaskular 100%
(di lengan atas atau paha) dengan dosis 0,5 ml.
12 Cakupan imunisasi PCV
Bayi Yang mendapatkan 3 dosid imunisasi PCV diberikan suntikan secara 100\%
Intramuskular (paha) dengan dosis 0,5 Ml
13 Cakupan imunisasi RV (Rota Virus)
100%
Bayi Usia 2-6 Bulan Yang mendapatkan 3 dosid imunisasi RV dosis ke 1,2 dan 3
14 Cakupan imunisasi Td2+ pada WUS hamil
100%
Cakupan Ibu hamil yg mendapatkan Td2, Td3, Td4, Td5
WABAH BENCANA
1 PENENTUAN TITIK EVAKUASI TERJADINYA BENCANA 80%
2 PENDATAAN WARGA TERDAMPAK BENCANA 100%
3 LAPORAN RUTIN SETIAP TERJADINYA BENCANA 100%
SURVEILANS
1 Kelengkapan laporan SKDR >80%
2 Ketetapan laporan (SKDR) >90%
3 Penemuan kasus campak klinis >3
Penemuan kasus non polio acute flacid paralysisi (AFP)PENEMUAN ) ≥ 2
4 >1
/100.000 ANAK <15 TAHUN
5 Persentase spesimen adekuat acute flacid paralysis (AFP) 80%
Pengambilan spesimen seluruh kasus campak klinis case base melaes surveilans
6 100%
(CBMS)

7 Penyelidikan epidemiologi kasus potensi KLB (sesuai standar operasional kasus ) 100%
8 Respon KLB 100%
PROGRAM HAJI
1 Presentase JCH yang divaksinasi meningitis 100%
2 Presentase JCH yang divaksinasi COVID 19 90%
3 Presentase JCH yang divaksinasi Influenza 90%
4 Presentase JCH yang divaksinasi Polio 90%
5 Presentase JCH yang dibina 100%
6 Presentase JCH yang dilakukan kunjungan rumah/cakupan K3JH 80%

Tapaktuan, 20
Plt. KEPALA DINAS KESEH
KABUPATEN ACEH SELA

YUHELMI, SH,MH
NIP. 19690809 199803 1 005
TAHUN 2025
Sasaran Capaian % capaian
80%
90%
>3
>1
80%
>100%

100%
100%
ktuan, 2025
KEPALA DINAS KESEHATAN
BUPATEN ACEH SELATAN

HELMI, SH,MH
19690809 199803 1 005
Indeks habitat (IH) reseptivitas

Anda mungkin juga menyukai