Anda di halaman 1dari 17

Struktur Intestinum Tenue, Appendix

serta Intestinum Crassum pada


Kuadran Kanan Bawah
Enrico Esbianto S

Skenario 1
Seorang anak laki-laki berumur 14 tahun

dibawa oleh ibunya ke UGD rumah sakit,


dengan keluhan deman disertai nyeri pada
perut daerah kanan bawah, sehingga sulit
berjalan. Oleh dokter yang memeriksanya ia
didiagnosa appendicitis dan dianjurkan untuk
operasi.

Rumusan Masalah
Seorang anak laki-laki berumur 14 tahun

mengalami keluhan deman disertai nyeri pada


perut daerah kanan bawah.

Hipotesis
Appendicitis disebabkan oleh penyumbatan

pada lumen appendix vermiformis.

Mind Map

Struktur Makroskopis

4 quadrant & 9
regio

1. Foregut - bagian cranial


(pharynx & larynx) & bagian
caudal (oesophagus, gaster,
duodenum major, hepar,
pancreas dan vesica fellea)
2. Midgut- duodenum, jejunum,
ileum, caecum, appendix,
colon ascendens dan 2/3
colon transversum.
3. Hindgut- 1/3 colon
transversum, colon
sigmoideus, rectum dan anus.

Duodenum(extraperitoneal)
Pars superior duodeni
Pars descendens duodeni
(ampulla
hepatopancreatica)
Pars inferior duodeni
Pars ascendens duodeni
(flexura duodenojejunalis)
Jejunum & Ileum
(intraperitoneal)
Jejunum - 2/5 bagian
Ileum - 3/5 bagian

Caecum & colon


ascendens
Junctura ileocolica
-a. ileoccecalis
-a. colica dextra
(a. mesenterica
superior

Struktur Mikroskopis
4 lapisan
Tunika mukosa
Tunika submukosa
Tunika muskularis externa
Tunika adventitia

Intestinum tenue
Duodenum kelenjar Brunner
Jejunum plica sirkularis tinggi
Ileum Plaque Peyeri di lamina propria

(limfonodus)

Appendix & Caecum

Appendix
lumen sempit struktur tidak menyerupai struktur colon
banyak folikel lymphoid di tunika submukosa
Caecum
tunika mukosa tidak ada villi intestinal
Banyak sel goblet
Cryptus Lieberkuhn
Tunika muskularis longitudinal membentuk taenia coli

Topografi Appendix

1/3 lateral pada garis Monro( titik McBurney)


Garis Monro menghubungkan SIAS kanan ke umbilicus.

Posisi dan Vaskularisasi


Variasi posisi appendix
retrocaecalis (64%)
caudo positio (32%)
latero positio (2%)
medio positio anterior
& posterior (2%)
Vaskularisasi
arteri appendicularis arteri ileocolica - arteri
mesenterica superior

Appendicitis
peradangan yang terjadi pada appendix

vermiformis dan merupakan penyebab


abdomen akut yang paling sering
>70%, benda asing tersumbat dalam lumen
~30%, infeksi
12-24 jam -> gangrene -> perforasi

Mekanisme Pencernaan
Intestinum Tenue

Intestinum Crassum

Karbohidrat
Lemak
Protein
Ion Na, Cl, HCO3
Air
Vitamin
Besi
Kalsium

Air
Elektrolit

Kesimpulan
Hipotesis diterima. Appendicitis yang terjadi

pada anak tersebut diakibatkan oleh adanya


sumbatan
pada
appendixnya
ataupun
terjadinya hyperplasia dari folikel limfoid
sehingga
menyebabkan
appendix
anak
tersebut mengalami pembengkakkan dan
menyebabkan rasa nyeri.