Anda di halaman 1dari 14

PANCASILA PADA ZAMAN

KERAJAAN

DAN DALAM KONTEKS


PERJUANGAN BANGSA
INDONESIA

KEL 3

Citra Maulani
Dara Oktama
Dermawan Dwi
Diana Lestari
Dinda Magfiroh
Erwan Septiyadi
Ingrid Astari
Irma Novelina
Marthin Abrianto
Melida
Rahmat
Wahyu

Pengantar
Nilai-nilai esensial yang
terkandung dalam
Pancasila yaitu :

Kemanusiaan

Kebudayaan

Persatuan

Ketuhana
n
Kerakyatan

Pancasila sebelum disahkan tanggal 18 Agustus


1945 oleh PPKI nilainya telah ada pada bangsa
Indonesia sejak zaman dahulu berupa:

Keadilan

Adat Istiadat

Religius

Nilai-nilai

telah dimiliki bangsa Indonesia sejak bangsa Indonesia melalui proses sejarah yang
cukup panjang, yaitu pada zaman Batu. Kemudian dasar-dasar kebangsaan Indonesia
mulai tampak pada abad ke VII ketika timbulnya kerajaan Sriwijaya, Airlangga, dan
Majapahit serta kerajaan-kerajaan lainnya.

Pancasila juga merupakan pedoman hidup


berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat
Indonesia. Keberadaan Pancasila sebagai
dasar filsafat Negara dapat ditelusuri secara
historis sejak adanya sejarah awal masyarakat
Indonesia. Keberadaan masyarakat ini dapat
ditemukan dengan adanya peninggalan
peninggalan sejarah pada masa kerajaaan.
Terbukti dengan ditemukannya beberapa
prasasti, candi, dan yupa. Selain itu nilai nilai
pancasila ditemukan juga dengan adanya
persatuan dan kesatuan antar umat beragama.

Ternyata nilai-nilai Pancasila sudah ada


pada zaman Kerajaan terbukti dengan
adanya nilai persatuan dan kesatuan
antar umat beragama, nilai sosial politik
yang terjadi pada kerajaan Kutai, nilai
persatuan yang terjadi pada masa
kerajaan Sriwijaya, nilai keadilan sosial
yang terjadi pada masa kerajaan Kutai,
begitu juga dengan kerajaan Majapahit.

KUTAI
Indonesia memasuki zaman sejarah pada tahun 400M,
dengan ditemukannya prasasti 7 Yupa. Raja Mulawarman
menurut prasati tersebut mengadakan kenduri dan memberi
sedekahkepada Brahmana dan para Brahmana membangun
Yupa itu sebagai tanda terimakasih kepada raja dermawan

Sosial
Politik

Masyarakat Kutai yang


membuka zaman sejarah
Indonesia pertama kalinya
menampilkan nilai-nilai
berupa:

Kerajaan,Ke
nduri,Sedeka
h
Ketuhan
an

Brahmana

Kerajaan Kutai
Pada saat itu raja Mulawarman memberi 20.000 ekor lembu
kepada para Brahmana. Atas kebaikannya itu, para
Brahmana membuatkan tujuh buah Yupa sebagai tanda
terima kasih. Hal tersebut menunjukan nilai social politik dan
Ketuhanan telah ada pada kerajaan Kutai. Dimana bentuk
kerajaan dengan agama dijadikan sebagai pengikat
kewibawaan raja.
Nilai Pancasila:
a) Nilai Ketuhanan : Memeluk agama Hindu
b) Nilai Kerakyatan : Rakyat Kutai hidup sejahtera dan
makmur
c) Nilai Persatuan : Wilayah kekuasaannya
meliputi hampir seluruh
kawasan Kalimantan Timur

Sriwijaya
Pada abad ke VII muncullah sebuah kerajaan disumatera yaitu kerajaan Sriwijaya, dibawah
kekuasaan wangsa syailendra. Hal ini termuat dalam prasati Kedukan Bukit. Perdagangan
dilakukan dengan mempersatukan pedagang pengrajin dan pegawai raja yang disebut Tuha
An Vatakvurah sebagai pengawas dan pengumpul semacam koperasi sehingga rakyat
mudah untuk memasarkan barang dagangannya.

Demikian pula dalam sistem pemerintahannya kerajaan dalam


menjalankan sistem pemerintahannya tidak dapat dilepaskan dengan
nilai Ketuhanan. Sedangkan agama dan kebudayaan
dikembangkannya dengan mendirikan suatu Universitas Agama
Budha.

Kerajaan Sriwijaya
Kehidupan keagamaan, kebudayaan, dan kesenian telah mengalami
kebesaran. Hal ini membuktikan pada masa kerajaan Sriwijaya telah
tumbuh nilai-nilai Ketuhanan,Kemanusiaan, dan KeadilanSosial, yang
mampu memberikan landasan batin pada jiwa masyarakatnya.
Nilai Pancasila :
a) Nilai Ketuhanan : Pusat agama Budha di
Asia Tenggara
b) Nilai Manusiaan : Bersifat terbuka
terhadap budaya asing
yang masuk
c) Nilai Persatuan : Wilayahnya tersebar di
daerah Asia Tenggara
d) Nilai Kerakyatan : Rakyat makmur
e) Nilai Keadilan : Tidak membedakan latar
belakang

Contoh
Pada masa kerajaan Sriwijaya telah
mencerminkan adanya otonomi daerah.
Pada masa kerajaan Sriwijaya juga
sudah ada pembagian kekuasaan berupa
Parddatun yang dipimpin oleh seorang
datun dimana bukan berasal dari
keluarga kerajaan.

Zaman Kerajaan-kerajaan sebelum


Majapahit Sebelum kerajaan Majapahit,mucul
kerajaan-kerajaan yang memancarkan
nilai-nilai Nasionalisme. Muncul
kerajaan-kerajaan di Jawa Tengah dan
Jawa Timur secara silih berganti. Di
Jawa Tengah muncul kerajaan Kalingga
(abad ke VII)

Kerajaan
isana,Darmawangsa,dan
Airlangga

Raja Airlangga membangun


bangunan Keagamaan dan
asrama sebagai sikap
toleransi dalam beragama

Membuat hubungan
dagang dan kerja sama
dengan Benggala,Chola
dan Champa yang
menunjukkan nilai-nilai
kemanusiaan

1037,Raja Airlangga
membuat tanggul dan waduk
demi kesejahteraan
pertanian Rakyat,merupakan
nilai-nilai sila ke V

1019,para
pengikutnya,rakyat,dan
para brahmana
bermusyawarah dan
memutuskan untuk
memohon Airlangga
bersedia menjadi Raja
sebagai nilai-nilai sila ke IV

Kerajaan Majapahit
Pancasila sudah muncul juga dalam
kerajaan ini, seperti terdapat pada:

Pribadi Gajah Mada

sebagai pemimpin besar yang mengabdikan seluruh hidupnya


untuk
keagungan Majapahit
Mpu Prapanca seorang pujangga besar Majapahit menulis b
uku
Negarakertagama
Selain itu terdapat peninggalan-peninggalan sejarah
Dalam kehidupan keagamaan, raja memeluk agama campuran
Hindu,
Budha, dan unsur agama asli, yaitu syncretisme.

Darihalhalyangdikemukakandiatas,jelaslahdiMajapahit
telahada
pengamalanPancasilayangmapan,yaitu:
a. NilaiSilaPertama : Agama Budha dan Hindu hidup berdampingan
secara damai;
b. NilaiSilaKedua: Terdapat hubungan baik antara Raja Hayam
Wuruk dengan kerajaan Cina, Ayodya, Champa,
India, Kamboja, dan negaranegara tetangga
lainnya atas dasar mitrekasatata;
c. NilaiSilaKetiga: Terwujud keutuhan kerajaan sesuai dengan sumpah
palapa Mahapa-tih Gajah Mada yang berisi citacita mempersatukan seluruh wilayah nusantara;
d. NilaiSilaKeempat: Kerukunan dan gotong royong dalam kehidupan
masyarakat telah menumbuhkan adat bermusyawarah
untuk mufakat. Terdapat lembaga penasihat raja
seperti : RakryanIHino,ISirikan,danIHalu
e. NilaiSilaKelima: Ditopang dengan kemakmuran rakyat.

Kesimpulan
Jadi, nilai-nilai pancasila sudah terbukti jika telah diterapkan pada
masa kerajaan. Mulai dari nilai persatuan yang terjadi pada masa
Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Kutai, dan Kerajaan Majapahit.
Nilai Ketuhanan,nilai kemanusiaan dan nilai sosial politik.
Dengan adanya nilai-nilai pancasila yang sudah diterapkan pada masa
kerajaan, maka sistem pemerintahan kita sekarang tak jauh dari sistem
Pemerintahan kerajaan yang dahulu yang banyak mengandung nilai-nilai
pancasila.
Serta kita juga bisa mendapatkan nilai-nilai pancasila dari masa kerajaan
yang kini telah menjadi ideologi Negara kita. Kita juga dituntut untuk
bisa menerapkan dan menjaga nilai-nilai pancasila dalam kehidupan
sehari-hari. Jika kita bisa mempertahankan dan memperjuangkan nilai
Pancasila yang kita gunakan sebagai ideologi negara pada saat ini, maka
kita akan mudah untuk mencapai kemakmuran, kesejahteraan, dan
mempertahankan kesatuan negara Republik Indonesia.