Anda di halaman 1dari 23

WIDYA RAHMAWATI

H2A012024

SASBEL
1. Anatomi cranialis dan aliran darah
keseluruhan
2. Fisiologi mekanisme reflek,jaras
3. Biokimia neurotransmitter

1.Anatomi cranialis dan peredaran darah


NERVUS CRANIAL

I Olfactorius
Komponen: sensorik (SVA)
Fungsi: penghidu
Tempat keluar di tengkorak: celah-celah di lamina cribrosa ossis
ethmoidalis
II Opticus
Komponen: sensorik (SSA)
Fungsi: pengelihatan
Tempat keluar di tengkorak: canalis opticus
III Oculomotorius
Komponen: motorik (GSE, GVE)
Fungsi: mengangkat kelopak mata atas, menggerakkan bola mata
ke atas, bawah, dan medial; kontraksi pupil; akomodasi mata
Tempat keluar di tengkorak: fissura orbitalis superior

IV Trochlearis
Komponen: motorik
Fungsi: membantu menggerakkan bola mata ke bawah dan lateral
Tempat keluar di tengkorak: fissura orbitalis superior
V Trigeminus
Divisi ophtalmicus
Komponen:sensorik
Fungsi: kornea, kulit dahi, kulit kepala, kelopak mata, dan hidung; juga
membran mukosa sinus paranasal dan rongga hidung
Tempat keluar di tengkorak: fissura orbitalis superior
Divisi maxillaris
Komponen: sensorik
Fungsi: kulit wajah di atas maksila; gigi-geligi rahang atas; membran
mukosa hidung, sinus dan lempeng maksila
Tempat keluar di tengkorang: foramen rotundum

Divisi mandibullaris
Komponen: motorik dan sensorik
Fungsi: motorik (otot-otot pengunyah, M. mylohyoideus, M.
digastricus venter anterior, M. tensor veli palatini, dan M.
tensor tympanicum), sensorik (kulit pipi; kulit di atas
mandibula dan sisi kepala, gigi-geligi rahang bawah dan
articulatio temporo-mandibularis; membran mukosa mulut
dan bagian anterior lidah
Tempat keluar di tengkorak: foramen ovale
VI abducens
Komponen: motorik
Fungsi: M. rectus lateralis menggerakkan mata ke lateral
Tempat keluar di tengkorak: fissura orbitalis superior

VII facialis
Komponen: motorik , sensorik , dan sekretomotorik parasimpatis
Fungsi: motorik (otot-otot wajah dan kulit kepala, M. stapedius,
M. digasticus venter posterior, dan M stylohyodeus), sensorik
(pengecapan dari dua pertiga bagian anterior lidah, dari dasar
mulut dan palatum), sekretomotorik parasimpatis (kelenjar
ludah submandibula dan sublingual, kelenjar lakrimalis, dan
kelenjar hidung dan palatum)
Tempat keluar di tengkorak: meatus acusticus internus, canalis
fasialis, foramen sylomastoideus
VIII vestibulocochlear
Vestibular
Komponen: sensorik
Fungsi: dari utriculus, sacculus, dan canalis semicircularis-posisi
dan gerak kepala

Cochlear
Komponen: sensorik
Fungsi: organ corti-pendengaran
Tempat keluar di tengkorak: meatus acusticus internus
IX glosopaharyngeus
Komponen: motorik (SVE), sekretomotorik parasimpatis
(GVE), dan sensorik (GVA, SVA, GSA)
Fungsi: motorik (M. stylopharingeus-membantu menelan),
sekretomotorik (kelenjar parotis), sensorik (sensasi umum
dan pengecap dari dua pertiga bagian posterior lidah dan
faring; sinus carotis (baroreseptor); corpus carotis
(kemoreseptor)
Tempat keluar di tengkorak: foramen jugulare

X vagus
Komponen: motorik (GVE, SVE), sensorik (GVA, SVA, GSA)
Fungsi: jantung dan pembuluh darah besar di toraks;
laring, trakea, bronkus, dan paru; traktus alimentari dari
faring ke fleksura splenicus kolon; hepar, ginjal, dan
pankreas
Tempat keluar di tengkorak: foramen jugulare
XI accessorius
Radix cranialis
Komponen: motorik (SVE)
Fungsi: otot-otot palatum molle (kecuali M. tensor veli
palatini), faring (kecuali M. stylopharingeus), dan laring
(kecuali M. cricothyroid) di cabang-cabang n. vagus

Radix spinalis
Komponen: motorik
Fungsi: M. sternocleidomastoideus dan M.
trapezius
Tempat keluar di tengkorak: foramen jugulare
XII hypoglossus
Komponen: motorik
Fungsi: otot-oto lidah (kecuali M. palatoglossus)
mengatur bentuk dan pergerakan lidah
Tempat keluar di tengkorak: canalis hypoglossus

Aliran Darah
otak memperoleh darah dari 2 pembuluh darah besar:
karotis atau sirkulasi anterior dan vertebra atau sirkulasi
anterior dan vertebra atau sirkulasi posterior. Masingmasing sistem terlepas dari arkus aorta sebagai
pasangan pembuluh karotis communis dekstra dan
sinistra dan vertebra dekstra dan sinistra. Masing-masing
karotis membentuk bifurkasi untuk membentuk arteri
karotis interna dan eksterna. Arteri vertebra berawal
dari arteri subclavia. Sirkulasi wilisi area dimana
percabangan arteri basilaris dan carotis interna bersatu.

2. Fisiologi mekanisme reflek,jaras


Organ serabut saraf sensorik sel saraf
motorik organ motorik gerak reflek
Gerak reflek merupakan bagian dari
mekanika pertahanan tubuh yang terjadi
lebih cepat dari gerak sadar. Gerak reflek
dapat dihambat oleh kemauan sadar.

Komponen-komponen yang dilalui refleks:


a. Reseptor rangsangan sensorik yang peka
terhadap suatu rangsangan
b. Neuron aferen ( sensoris ) yang dapat
menghantarkan impuls menuju ke susunan
saraf pusat ( medulla spinalis-batang otak)
c. Pusat saraf (pusat sinaps) tempat integrasi
masuknya sensoris dan di analisis kembali
ke neuron eferen

d. Neuro eferen ( motorik ) menghantarkan


impuls ke perifer
e. Alat efektor merupakan tempat terjadinya
reaksi yang di awali oleh suatu serat
otot/kelenjar.

Keterangan:
Saraf Afferen
1. Jaras cortico ponto cerebellaris
dari cortex cerebellum nucleus pontis
cerebellum
melalui pedunculus/cerebelli media
2. Jaras cortico reticularis cerebbelaris
cortex cerebelli formatio reticularis
cerebellum
3.Jaras corticoolivo cerebellaeris fungsi kontrol
ceebellum

Jaras Efferen
Jaras:
1. Globussus emboliformis rubrai
2. Dentothalamicus nuclei dentatus dgn
thalamus
3. Fastigol vestibular
4. Fastigol reticular

3. Neurotransmitter
Adalah pengirim pesan kimiawi di dalam sistem
saraf. Selain itu dikenal dua jenis pengirim pesan
kimiawi lainnya yaitu endhorpina dan hormon.
Neurotransmiter tidak hanya terdapat di otak,namun
terdapat jg di saraf tulang belakang,saraf perifer,dan
beberapa di kelenjar. Melalui efek yang ditimbulkan
pada jaringan saraf tertentu,zat ini dpt mempengaruhi
suasa hati,ingatan,dan kesejahteraan. Sifat dasar dari
efek yang ditimbulkannya tergantung pada tingkat
neurotransmiter,lokasinya,dan jenis reseptornya yang
di ikatnya. Berikut ini beberapa neurotransmiter yang
sudah dikenal dan beberapa efeknya diketahui dalam
mempengaruhi neuron

a. Serotonin: berkaitan dgn tidur,nafsu


makan,persepsi sensoris,pengaturan
suhu,penahan rasa sakit,dan suasana hati.
b. Dopamin: Berkaitan dengan gerakan yang
disengaja,belajar,ingatan,emosi,kenikmatan,ata
u penghargaan,respon terhadap yang baru baru.
c. Asetilkolin:berkaitan dengan aksi otot,fungsi
kognitif,ingatan dan emosi.
d. Noreepineprin: berkaitan dgn detak
jantung,menurunkan aktivitas usus ketika dalam
kondisi stres,serta terlibat dalam aktivitas
belajar,ingatan,mimpi terjaga dan emosi.

e. GABA(gamma aminobutyric acid): berfungsi


sbg neurotransmitter inhibitor(penghambat)
utama dari otak
f. Glutamat:berfungsi sbg penggerak utama
neurotranmiter di otak,glutamat dikeluarkan
90 persen oleh neuron otak.
Fungsi dopamin sbg neurontrasmiter kerja
cepat disekresikan oleh neuron-neuron yang
berasal dari substansia nigra,neuron-neuron
ini terutama berakhir pada regio striata
ganglia.

Daftar Pustaka
Snell Richard S.2007.Neuroanatomi Klinik
untuk Mahasiswa Kedokteran.Edisi 5.Penerbit
Buku Kedokteran EGC,Jakarta
Elizabeth J. Corwin.2009.Buku Saku
Patofisiologi.Jakarta:EGC
Wilson,Martin dkk.2000.Harison prinsipprinsip Ilmu Penyakit Dalam.Jakarta:EGC
Hall JE.2006.Buku Ajar Fisiologi Kedokteran
Guyton edisi 11.Jakarta:EGC