0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
136 tayangan23 halaman

Rangkaian Listrik DC: Dasar dan Contoh

Rangkaian listrik adalah jalur yang dilalui arus listrik dan dibagi menjadi rangkaian terbuka tanpa arus dan rangkaian tertutup dengan arus mengalir. Dokumen ini menjelaskan komponen dasar rangkaian listrik DC seperti sumber tegangan, resistor, sakelar dan alat ukur serta hukum Kirchhoff tentang arus listrik dan contoh soalnya.

Diunggah oleh

Remboko Ainun Nazar
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
136 tayangan23 halaman

Rangkaian Listrik DC: Dasar dan Contoh

Rangkaian listrik adalah jalur yang dilalui arus listrik dan dibagi menjadi rangkaian terbuka tanpa arus dan rangkaian tertutup dengan arus mengalir. Dokumen ini menjelaskan komponen dasar rangkaian listrik DC seperti sumber tegangan, resistor, sakelar dan alat ukur serta hukum Kirchhoff tentang arus listrik dan contoh soalnya.

Diunggah oleh

Remboko Ainun Nazar
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Rangkaian

Listrik DC Dasar
Rangkaian Listrik

Rangkaian listrik adalah jalur yang dilalui


oleh arus listrik
Rangkaian listrik dibagi 2, yaitu
1.Rangkaian terbuka (tidak ada arus listrik
mengalir)
2.Rangkaian tertutup (ada arus listrik
mengalir)
Rangkaian Terbuka Rangkaian Tertutup
Simbol Komponen Listrik
: sumber tegangan
: penghantar berarus listrik; arah panah
menunjukkan arah aliran arus listrik.

: hambatan listrik atau resistor

: sakelar
: alat ukur amperemeter
: alat ukur voltmeter
: alat ukur ohmmeter
Hukum Kirchoff I

Hukum Kirchoff I berbunyi :


Jumlah kuat arus listrik yang masuk ke
suatu titik cabang sama dengan jumlah
kuat arus listrik yang keluar dari titik
cabang tersebut

I masuk I keluar
Contoh Soal

Jika I = 10 A, I1=I3=3 A,
Berapakah besar kuat
arus I2 ?
Penyelesaian :
Diketahui :

I 10 A
I1 I 3 :I23=A.?
Ditanya
Jawab :

I masuk I keluar I 2 10 A (3 A 3 A)
I I I I I 10
Jadi besar kuat arus I2 adalah 4A
1 2 3 2 A 6 A
I 2 I ( I1 I 3 ) I2 4A
Rangkaian Hambatan
Listrik
1 2 3

Diganti
Pada rangkaian Seri tersebut berlaku :
V AB V1 V2 V3
V AB IR1 IR2 IR3
dengan,
V AB IRtotal
IRtotal IR1 IR2 IR3
Rtotal R1 R2 R3
Sehingga pada Rangkaian Seri berlaku,
Rseri R1 R2 R3 ...... Rn
Dengan n = jumlah resistor
Contoh Soal

Tiga buah hambatan, masing-masing


sebesar 30 ohm, 40 ohm, dan 50 ohm
dirangkai seri dengan sumber tegangan
60 volt.
a. Berapa hambatan penggantinya?
b. Berapa kuat arus pada rangkaian
tersebut?
Penyelesaian :
Diketahui :
R1 30 R3 50
R2 40 V 60V
Ditanya : a. Rs = ? b. I = ?
Jawab :
a. Rs R1 R2 R3
Rs 30 40 50
Rs 120

b. V 60V 1
I A 0,5 A
Rs 120 2
Jadi hambatan penggantinya adalah 120 dan kuat arusnya
adalah 0,5 A
Pada rangkaian paralel berlaku :

V
Contoh Soal

Tiga buah hambatan dipasang secara


paralel. Masing masing sebesar 60.
Jika sumber tegangan 12 volt, tentukan :
a. Berapa hambatan penggantinya ?
b. Berapa kuat arus yang mengalir ?
Penyelesaian :
Diketahui :
R1 R2 R3 60
V 12V
Ditanya : a. Rp = ? b. I = ?
Jawab :
a. 1b. 1 1 1 V 12V
I 0,6 A
Rp R1 R2 R3 Rp 20
1 1 1 1

R p 60 60 60
1 3 60
Rp 20
R p 60 3
Jadi hambatan penggantinya adalah 20 dan kuat arusnya
adalah 0,6 A
Rangkaian Seri-Paralel
Soal diskusi

Jika sumber tegangan pada rangkaian di


atas 15 V, tentukan :
a. Hambatan penggantinya ?
b. Kuat arus listriknya ?
Penyelesaian :
Diketahui :
R1 15 R3 4
R2 10 V 15V

Ditanya : a. Rp = ? b. I = ?
Jawab
1 : 1 1
a.
Rp R1 R2
1 1 1

R p 15 10
1 2 3 5 30
Rp 6
Rp 30 30 30 5
Rs R p R3
Rs 6 4 10
b. V 15V
I 1,5 A
Rs 10

Jadi hambatan penggantinya sebesar 10


dan kuat arus listriknya adalah 1,5A
Gracias!

Anda mungkin juga menyukai