Anda di halaman 1dari 20

HASIL SURVEILANS

VENTILATOR ASSOSIATED PNEUMONIA (VAP)


RUANG NEONATAL INTENSIVE CARE UNIT (NICU)

PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS I


UNIVERSITAS SEBELAS MARET RSUD Dr. MOEWARDI
2017
DISUSUN OLEH :

Dwi S.A. Aprilizia, dr


Eddy Anggiat, dr
Kurniawan Adi P, dr
Puji Aris Rismawan, dr
Muhamad Muamar, dr
W.B. Handayani, dr
PENDAHULUAN
Pneumonia adalah peradangan parenkim paru yang disebabkan
oleh mikroorganisme (bakteri, parasit, virus dan jamur).
Ventilator associated pneumonia (VAP) : pneumonia yang terjadi
lebih dari 48 jam setelah pemasangan ventilasi mekanik, baik
melalui pipa endotrakeal maupun pipa trakeostomi.

Widyaningsih R, Buntaran L. Pola Kuman Penyebab Ventilator Assosiated Pneumonia (VAP)


Dan sensitifitas antibiotic di RSAB Harapan Kita. Sari Pediari:2012;13:1-2
PENDAHULUAN
Insidensi meningkat 3 10 kali pada pasien dengan ventilasi mekanik,
meningkat pula seiring bertambahnya lama penggunaan ventilasi
mekanik

Angka kejadian VAP di Amerika Serikat 5-10 kasus per 1000 pasien
rawat inap.

MORTALITAS
57,2 %
Saragih RJ. Prediktor mortalitas pasien dengan ventilator associated pneumonia
di RS Cipto Mangunkusumo. eJournal Kedokteran Indonesia:2014;1:16-32
PATOGENESIS
VAP
TUJUAN
Tujuan Umum
Meningkatkan mutu pelayanan RSUD dr. Moewardi

Tujuan Khusus
Diagnosa dini VAP pada pasien neonatus dengan ventilator
Evaluasi perawatan dan penanganan pasien neonatus dengan
ventilator
Menurunkan angka kejadian VAP
Menurunkan angka mortalitas pasien VAP
METODE PENGUMPULAN
DATA
Metode pengumpulan data :
Observasi dan dokumentasi melalui rekam medis
Instrumentasi pengumpulan data :
Formulir Monitoring Pasien dengan Ventilator
Rekam medis
Dll
METODE PENGUMPULAN
DATA
Data yang diobservasi adalah sebagai
berikut: Data yang diobservasi
Tanggal Intubasi & Extubasi (Clinical Pulmonary Infection Score) :
Oral Care Temperatur
Posisi kepala 30 Leukosit
Sedasi
Assesment readiness to wean Sekresi trakea (sputum)
Daily spontaneus Breathing Trial P/F Rasio
Profilaksis Ulkus peptikum Ro Foto Torak
Profilaksis DVT Hasil pemeriksaan sputum
CPIS Score

Keterangan: CPIS Score > 6 , curiga VAP


Pasien NICU 24 Agustus 2017:
Dari total 5 pasien, terdapat 2 pasien neonatus yang
menggunakan Ventilator (40%) :

LAMA PENGGUNAAN CPIS


IDENTITAS DIAGNOSA
VENTILATOR (HARI) SCORE

By Ny. S Syok Sepsis 8 3-4

By M Gangguan napas 4 34
berat e.c TAPVR

Keterangan: CPIS Score > 6 , curiga VAP


MONITORING BAYI NY. S
USIA 10 hari Bulan/Tahun : Agustus 2017

17 18 19 20 21 22 23 24
Tanggal intubasi
Tanggal ekstubasi
Oral Care
Head of Bed 30
Daily sedasi
(midazolam 0,1 mg/KgBB)
Daily assessment of Readiness to wean
Daily spontaneous breathing trial
Peptic ulcer drug profilaksis
Deep vein trombosit profilaksis
Clinical Pulmonary Infection Score (CPIS)
SKOR 17 18 19 20 21 22 23 24
Temperatur
36,5 - 38,4 C 0
38,5 - 38,9 C 1
39 atau 36,5 C 2
Leukosit
4000 11000 0
< 4000 atau >11000 1
< 4000 atau >11000 2
+ dengan band form
Sekresi Trakea (Sputum)
Tidak Ada 0
Ada non purulent 1
Ada purulemt 2
SKOR 17 18 19 20 21 22 23 24
P/F Ratio
> 240 atau ARDS 0
< 240 non ARDS 1
Foto Thoraks
Tidak ada infiltrat 0
Infiltrat difusi / menyebar 1
Infiltrat terlokalisir 2

Hasil Pemeriksaan Kultur sputum


Tidak ada pertumbuuhan bakteri 0
Ada pertumbuhan bakteri
2
MONITORING BAYI M
USIA 8 hari Bulan/Tahun : Agustus 2017
20 21 22 23 24

Tanggal intubasi
Tanggal ekstubasi
Oral Care
Head of Bed 30
Daily sedasi
(midazolam 0,1 mg/KgBB)
Daily assessment of Readiness to wean
Daily spontaneous breathing trial
Peptic ulcer drug profilaksis
Deep vein trombosit profilaksis
Clinical Pulmonary Infection Score (CPIS)
SKOR 20 21 22 23 24
Temperatur
36,5 - 38,4 C 0
38,5 - 38,9 C 1
39 atau 36,5 C 2
Leukosit
4000 11000 0
< 4000 atau >11000 1
< 4000 atau >11000 2
+ dengan band form

Sekresi Trakea (Sputum)


Tidak Ada 0
Ada non purulent 1
Ada purulemt 2
SKOR 20 21 22 23 24
P/F Ratio
> 240 atau ARDS 0
< 240 non ARDS 1

Foto Thoraks
Tidak ada infiltrat 0
Infiltrat difusi / menyebar 1
Infiltrat terlokalisir 2

Hasil Pemeriksaan Kultur sputum


Tidak ada pertumbuuhan bakteri 0
Ada pertumbuhan bakteri
2
SIMPULAN

Dari hasil surveilans di ruang NICU pada tanggal 24


Agustus 2017 TIDAK DITEMUKAN
Ventilator Associated Pneumonia (VAP).
SARAN
Tetap membudayakan hand hygiene ( 6 langkah dalam 5 moment)

Penggantian endotracheal tube (ET) secara berkala (7 hari) untuk


menghindari akumulasi bakteri yang ada di ET

Pembersihan alat berkala

Untuk terus melanjutkan monitoring dengan cara surveilans. Surveilans


dilakukan setiap hari untuk ketepatan data.
SEKIAN
&
TERIMAKASIH