Anda di halaman 1dari 20

DAFTAR ISI

Bab III

BAB I
Sebaran dan Pengelolaan SDA di Indonesia
BAB II A. Klasifikasi SDA
BAB III
B. Potensi dan Persebaran SDA
BAB IV
Kelautan, Pertambangan,
Kelautan, dan Pariwisata
BAB V

BAB VI C. AMDAL dalam


Pembangunan
BAB VII

RINGKASAN D. Pemanfaatan SDA dengan


Prinsip-prinsip Pembangunan
berkelanjutan
LATIHAN

Oleh Ardan Syaiful Amri


DAFTAR ISI
Potensi dan Persebaran SDA Kehutanan, Barang Tambang,
Kelautan, dan Pariwisata
BAB III
A. SDA Kehutanan
A. Klasifikasi SDA
Menurut UU Republik Indonesia No. 41 Tahun 1999 tentang
Kehutanan, hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa
B. Persebaran SDA hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang di dominasi
Kelautan, Barang
Tambang,
Kehutanan
pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu
dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.
C. AMDAL Diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Hutan hujan tropis 5. Hutan rawa
D. Pemanfaatan
SDA dengan
prinsip
Pembangunan

2. Hutan Musim 6. Hutan mangrove


RINGKASAN

LATIHAN
3. Hutan hujan pegunungan 7. Hutan gambut

4. Hutan sabana 8. Hutan Lumut


Hutan hujan tropis adalah
Hutan musim
tipe hutan di kawasan merupakan hutan yang terdapat
tropis yang selalu di wilayah kemarau yang cukup
diguyur hujan sepanjang panjang. Hutan musim
Hutan yang tumbuh dan
tahun. Tingkat tumbuhannya cendrung bersifat berkembang pada daerah
curah hujan kawasan ini cukup homogen (sejenis).Hutan pegunungan pada
tinggi, lebih dari 1200 mm per musim juga dapat dikatakan ketinggian antara 1200 s/d
tahun. Hutan ini memiliki sebagai hutan yang terdapat pada 3350 meter di atas
musim kering yang pendek, daerah yang suhu udaranya cukup
tinggi dan mempunyai
permukaan laut.
bahkan di beberapa tempat
perbedaan musim hujan
hampir tidak pernah
dan musim kemarau yang cukup
mengalami musim kering. jelas.
Hutan Sabana adalah hutan Hutan mangrove adalah
Hutan Rawa adalah hutan yang
yang banyak ditumbuhi tumbuh dan berkembang pada
ekosistem hutan daerah
kelompok semak dan tempat yang selalu tergenang pantai yang terdiri dari
diselingi oleh beberapa jenis air tawar atau secara musiman kelompok pepohonan yang
pohon yang tumbuh hutan tersebut tergenang air bisa hidup dalam
menyebar, seperti palem tawar. Secara periodik daerah- lingkungan berkadar
dan akasia. Sistem biotik ini daerah yang terletak di dekat garam tinggi. Salah satu ciri
biasanya terbentuk di antara aliran sungai bila musim hujan tanaman mangrove
daerah tropis dan subtropis. selalu tergenang akan
memiliki akar yang
terbentuk hutan rawa
menyembul ke permukaan.
Hutan Hutan lumut merupakan
gambut adalah hutan tropis komunitas pegunungan
berdaun lebar di mana tanah yang
terendam air mencegah
tropik yang memiliki
dedaunan dan kayu struktur yang berbeda
terdekomposisi sepenuhnya. dengan taiga. Hutan lumut
Seiring waktu berlalu, terbentuk terdapat di daerah yang
lapisan gambut yang bersifat memiliki ketinggian 2.500 m,
asam.Hutan gambut umumnya
dikelilingi oleh hutan hujan pada
pohon-pohonnya kerdil dan
tanah yang tidak terendam air juga ditumbuhi dengan
dan hutan bakau di air payau. lumut dan lumut kerak.
DAFTAR ISI
Potensi dan Persebaran SDA Kehutanan, Barang Tambang,
Kelautan, dan Pariwisata
BAB III
B. SDA Pertambangan
A. Klasifikasi SDA
Potensi sosial wilayah Indonesia dapat dibedakan pembahasannya yaitu terdiri atas :
Penyebaran barang tambang di wilayah Indonesia
B. Persebaran SDA
Kelautan, Barang
Tambang,
Kehutanan

C. AMDAL

D. Pemanfaatan
SDA dengan
prinsip
Pembangunan

RINGKASAN

LATIHAN
DAFTAR ISI Potensi dan Persebaran SDA Pertambangan
BAB III Pertambangan adalah sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam rangka
penelitian, pengelolaan dan pengusahaan bahan tambang, mineral, batu bara,
A. Klasifikasi SDA
atau gas dan minyak bumi yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi
kelayakan, kontruksi, penambangan, dan penjualan, serta kegiatan pascatambang.
B. Persebaran SDA Diantaranya adalah sebagai berikut.
Kelautan, Barang
Tambang,
Kehutanan 1. Minyak Bumi 5. Tembaga 9. Intan

C. AMDAL

2. Gas Bumi 6. Bauksit 10. Mangan


D. Pemanfaatan
SDA dengan
prinsip
Pembangunan

3. Batu Bara 7. Nikel 11. Pasir Besi

RINGKASAN

LATIHAN 4. Emas dan Perak 8. Timah


Batu bara adalah
Minyak bumi adalah hasil
Gas Bumi adalah hasil endapan senyawa
proses alami berupa
proses alami berupa organik karbon yang
hidrokarbon yang dalam
hidrokarbon yang dalam terbentuk secara
kondisi tekanan dan
kondisi tekanan dan
temperatur atmosfer berupa alamiah dari sisa-sisa
temperature atmosfer
fase cari atau padat, tumbuh tumbuhan
berupa fasa gas yang di
termasuk aspal, lilin, mineral yang mengalami
peroleh dari proses
atau ozokerit, dan bitumen
penambangan minyak dan perubahan tekanan dan
yang diperoleh dari proses
gas bumi. suhu dalam waktu
penambangan.
jutaan tahun.
Tembaga memiliki sistem Bijih bauksit terbentuk
Emas dan Perak adalah
Kristal kubik. Secara fisik , di daerah tropika dan
logam mulia yang memiliki
temabaga berwarna kuning. subtropika yang
nilai ekonomi yang tinggi.
Umumnya bijih tembaga di
Nilainya tinggi karena memungkinkan
Indonesia terbentuk secara
keberadaannya di alam pelapukan sangat kuat,
magmatic. Pembentukan
sangatlah terbatas dan seperti di Indonesia.
endapan magmatic dapat
proses penambangannya
berupa proses hidroternal, Bauksit terbentuk dari
tidaklah mudah.
atau metasomatisme. batuan sedimen.
Timah adalah logam lembut, Intan adalah Kristal yang
Nikel berasal dari pelapukan
lentur, logam putih memiliki nilai ekonomi
keperakan. Timah tidak yang sangat tinggi. Intan
batuan ultrabasa.
mudah teroksidasi dan termasuk mineral
komponen yang ditemukan
tahan korosi karena
banyak dalam meteorit dan
dilindungi oleh lapisan
karbon yang berupa
menjadi ciri komponen yang Kristal jernih dan
oksida. Timah tahan korosi
membedakan meteorit dari memiliki tingkat
dari air laut dan air keran
mineral lainnya
yang lembut, dan dapat kekerasan mineral
bereaksi dengan asam kuat. tertinggi.
Pasir Besi adalah salah satu
Mangan termasuk unsur hasil dari Sumber Daya Alam
terbesar yang terkandung yang ada di Indonesia dan
dalam kerak bumi. Biji merupakan salah satu bahan
mangan utama adalah baku dasar dalam industri besi
pirolusit dan psilomelan, baja dimana ketersediaannya
yang mempunyai komposisi dapat dijumpai di daerah
oksida dan terbentuk dalam pesisir seperti di pesisir pantai
cebakan sedimenter dan Jawa, Sumatra, Sulawesi, dan
residu Kabupaten Lombok Timur
(NTB)
SDA bahan galian menurut kepentinganya (UU
no. 11 th 1976) dibagi menjadi 3 ;
1. Golongan A : strategis untuk pertahanan dan keamanan
negara dan menjamin perekonomian negara. Contoh ; batu
bara, minyak bumi, radioaktif, besi,tembaga, aluminium, timah
putih.
2. Golongan B : vital karena memenuhi hajat hidup orang
banyak. Contoh ; emas, perak, wolfram, magnesium, seng, batu
permata
3. Golongan C : keperluan industri, karena masih bisa memiliki
nilai ekonomis jika diolah. Contoh ; kaolin, tanah liat, belerang,
batu kapur
Sumber daya alam energi
adalah sda.yg dpt menggerakan/menghasilkan tenaga,
contohnya sbg bahan bakar, pembangkit listrik
a. Energi fosil > batubara, minyak bumi, gas
b. Energi alam > air, angin, gelombang, surya,
panasbumi/geotermal, nuklir
c. Energi terbarukan/alternatif > biogas, minyak
jarak, singkong, biomasa, air, angin,
gelombang, surya, panasbumi/geotermal
DAFTAR ISI
Potensi dan Persebaran SDA Kehutanan, Barang Tambang,
Kelautan, dan Pariwisata
BAB III Pembentukan Barang Tambang
A. Klasifikasi SDA
Golongan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah
sumber mineral atau aneka barang tambang karena proses
B. Persebaran SDA pembentukannya membutuhkan waktu yang relatif sangat lama.
Kelautan, Barang
Tambang,
Kehutanan Diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Minyak Bumi
C. AMDAL

D. Pemanfaatan
SDA dengan 2. Batu Bara
prinsip
Pembangunan

RINGKASAN 3. Bijih Logam

LATIHAN
DAFTAR ISI
Potensi dan Persebaran SDA Kehutanan, Barang Tambang,
Kelautan, dan Pariwisata
BAB III 1. Minyak Bumi
Minyak bumi dalam batuan induk belum dapat digunakan atau dibor. Yang
A. Klasifikasi SDA dapat digunakan adalah yang secara alami telah mengalami proses migrasi
dan proses akumulasi.
B. Persebaran SDA
Kelautan, Barang
Tambang,
Eksploitasi minyak
Kehutanan
bumi yang tidak
efisien dan terkontrol
Akumulasi
C. AMDAL (Penumpukan) mengakibatkan
generasi yang akan
D. Pemanfaatan datang terancam tidak
SDA dengan
prinsip
Pembangunan
Migrasi (perpindahan) bisa menikmati
minyak bumi.

RINGKASAN

LATIHAN
DAFTAR ISI
Potensi dan Persebaran SDA Kehutanan, Barang Tambang,
Kelautan, dan Pariwisata
BAB III 2. Batu Bara
Batu bara terbentuk dari tumbuh-tumbuhan prasejarah (masa karbon), yang
A. Klasifikasi SDA
tertimbun dan sekarang berada di dalam lapisan yang sama dengan batuan
sedimen lainnya
B. Persebaran SDA
Kelautan, Barang Pembentukan batu bara disebut juga inkolen (proses pengarangan), yaitu air
Tambang,
Kehutanan yang terdapat di dalamnya dan bahan- bahan yang mudah menguap makin kecil
(berkurang), sedangkan kadar C (zat arang) makin besar (bertambah). Proses ini
C. AMDAL
berlangsung dalam dua tingkatan, yaitu sebagai berikut.

D. Pemanfaatan Proses ini dijalankan oleh bakteri anaerob tetapi dalam keadaan diagnetis,
SDA dengan
prinsip
Pembangunan
yaitu sisa-sisa tumbuh-tumbuhan itu menjadi keras karena beratnya sendiri,
jadi tidak ada kenaikan suhu dan tekanan.

RINGKASAN
Suatu proses yang terjadi karena pengaruh tekanan dan suhu yang sangat
LATIHAN tinggi, sudah tidak ada bakterinya lagi dan berlangsung dalam waktu yang
lama.
DAFTAR ISI
Potensi dan Persebaran SDA Kehutanan, Barang Tambang,
Kelautan, dan Pariwisata
BAB III 3. Bijih Logam
Logam bijih pada umunya terdapat di pegunungan api atau bekas gunung api, dan
A. Klasifikasi SDA
dibedakan sebagai berikut.

B. Persebaran SDA
Kelautan, Barang Terjadinya pada waktu magma menyusup ke dalam lapisan kulit bumi (batholit,
Tambang,
Kehutanan lacolith, sill, dan diaterma),sehingga terjadi penurunan temperatur (semakin dingin).
Akibatnya, terbentuklah kadar gas yang lebih besar yang mengandung unsur-unsur
C. AMDAL
logam. Gas tersebut terus menyusup ke celah-celah lapisan kulit bumi (litosfer).

D. Pemanfaatan
SDA dengan
prinsip
Terbentuk pada waktu gas dari magma menyusup ke atas menjauhi dapur magma.
Pembangunan Perubahan temperaturmengakibatkan gas tersebut berubah menjadi air panas.
Unsur-unsur logam yang terdapat di dalam air panas terlarut dan mengendap pada
RINGKASAN
dinding celah-celah lapisan kulit bumi (litosfer). Macam-macam bijih logam adalah
besi, timah putih, dan bauksit.
LATIHAN
DAFTAR ISI
Potensi dan Persebaran SDA Kehutanan, Barang Tambang,
Kelautan, dan Pariwisata
BAB III Pemanfaatan barang tambang
1. Minyak bumi ; untuk bahan bakar, industri, parafin untuk batik dan korek api, pengaspalan,
A. Klasifikasi SDA karet sintesis, tekstil
2. Gas alam ; untuk bahan bakar, industri,
B. Persebaran SDA
Kelautan, Barang
3. Batu bara ; sumber tenaga PLTU, bahan cat, obat2an, wangi2an, bahan peledak
Tambang,
Kehutanan 4. Tanah liat ; industri gerabah, keramik, genteng, batubata
5. Batu gamping/kapur ; bhn bangunan, semen, pengapur dinding
C. AMDAL 6. Kaolin ; porselen, keramik
7. Pasir besi ; besi, bahan bangunan, otomotif, kapal
D. Pemanfaatan
SDA dengan
8. Pasir kuarsa ; industri kaca
prinsip
Pembangunan 9. Marmer ; untuk lantai, dinding
10. Batu aji ; perhiasan
RINGKASAN 11. Aluminium ; pesawat terbang, mobil, kapal, mesin2, alat rumah tangga
12. Timah ; untuk logam patri, elektronika, kawat telpon
LATIHAN
13. Tembaga ; untuk kabel, perunggu, kuningan
14. nikel ; untuk campuran besi baja
15. Wolfram ; untuk lampu penerangan
16. Belerang ; untuk sabun mandi, kosmetik, obat-obatan
DAFTAR ISI
Potensi dan Persebaran SDA Kehutanan, Barang Tambang,
Kelautan, dan Pariwisata
BAB III RINGKASAN
1. Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang dapat diperoleh dari lingkungan untuk keperluan
A. Klasifikasi SDA manusia. Beberapa sumber daya alam seperti udara dan beberapa tumbuhan yang dapat dimakan,
dapat langsung kita peroleh, tetapi sumber daya lain seperti bahan bakar minyak (BBM), besi, air, ikan,
binatang buruan, dan sebagainya tidak dapat langsung kita peroleh. Barang kebutuhan ini baru menjadi
B. Persebaran SDA
Kelautan, Barang sumber daya setelah manusia menggunakan pengetahuan dan teknologi untuk mencarinya, memproses,
Tambang,
Kehutanan dan mengubahnya menjadi bentuk yang dapat dimanfaatkan.
2. Sumber daya alam terdiri atas dua macam sebagai berikut.
a. Sumber daya alam yang dapat diperbarui (renewable resources) , yaitu sumber daya alam yang dapat
C. AMDAL
pulih kembali dalam waktu yang relative cepat. Contoh: hutan, tanah pertanian, perkebunan, dan
hewan.
D. Pemanfaatan b. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (unrenewabel resources), yaitu sumber daya alam yang
SDA dengan
prinsip
setelah dipakai langsung habis, dan memerlukan waktu yang relative sangat lama untuk pulih kembali.
Pembangunan Contoh: minyak bumi, bauksit, batubara, tembaga, timah, gas alam, dan barang tambang lainnya.
3. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah golongan sumber daya alam yang apabila
persediaannya pada suatu tempat sudah habis, maka pada tempat tersebut tidak akan dapat
RINGKASAN
menghasilkan lagi, dan untuk memperolehnya kembali harus dicari di tempat lain. Proses
pembentukannya membutuhkan waktu yang relatif sangat lama. Golongan sumber daya alam yang tidak
LATIHAN
dapat diperbarui adalah sumber mineral atau aneka barang tambang.
4. Pengelolaan barang tambang yang ramah lingkungan berdasarkan prinsip mengurangi, memakai ulang,
dan mendaur ulang.
DAFTAR ISI
Potensi dan Persebaran SDA Kehutanan, Barang Tambang,
Kelautan, dan Pariwisata
BAB III

A. Klasifikasi SDA
TUGAS
B. Persebaran SDA
Kelautan, Barang
Tambang,
Kehutanan

C. AMDAL Kerjakan tugas di buku paket halaman 155,


kerjakan di buku tugas masing-masing...
D. Pemanfaatan
SDA dengan
Dikumpulkan hari sekarang !
prinsip
Pembangunan

RINGKASAN

LATIHAN