Anda di halaman 1dari 15

Dr.

JANNO BERNADUS

INSEKTISIDA & RESISTENSI


BAGIAN PARASITOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNSRAT
INSEKTISIDA
B A H A N K I M I A YA N G
D I G U N A K A N U N T U K
MEMBUNUH SERANGGA
SIFAT INSEKTISIDA YANG IDEAL :
1. MEMPUNYAI DAYA BUNUH YANG BESAR DAN CEPAT
SERTA TIDAK BERBAHAYA BAGI BINATANG
VERTEBRA (MANUSIA DAN TERNAK)
2. MURAH HARGANYA DAN MUDAH DIDAPAT DALAM
JUMLAH BESAR
3. MEMPUNYAI SUSUNAN KIMIA YANG STABIL DAN
TIDAK MUDAH TERBAKAR
4. MUDAH DIGUNAKAN DAN DAPAT DICAMPUR
DENGAN BERBAGAI MACAM PELARUT
5. TIDAK BERWARNA DAN TIDAK BERBAU YANG TIDAK
MENYENANGKAN.
INSEKTISIDA

OVISIDA LARVASIDA

ADULTSIDA AKARISIDA

PEDIKULISIDA/
LOUSIDA
KHASIAT INSEKTISIDA
BERGANTUNG PADA :
1. BENTUK DAN CARA MASUK KE TUBUH
SERANGGA
2. MACAM BAHAN KIMIA
3. KONSENTRASI DAN JUMLAH DOSIS
INSEKTISIDA.
4. FAKTOR-FAKTOR LAIN SEPERTI JENIS
SPESIES SERANGGA, PERILAKU DAN
HABITAT SPESIES.
PEMBAGIAN INSEKTISIDA
M E N U R U T B E N T U K / B A H A N N YA

BAHAN PADAT :
1. SERBUK (DUST)
2. GRANULA (GRANULES)
3. PELLETS
BAHAN LARUTAN
1. AEROSOL DAN FOG
2. KABUT (MIST)
BAHAN GAS
1. ASAP (FUMES DAN SMOKES)
2. UAP (VAPOURS)
PEMBAGIAN INSEKTISIDA
MENURUT CARA MASUKNYA

1. RACUN KONTAK (CONTACT POISONS)

2. RACUN PERUT (STOMACH POISONS)

3. RACUN PERNAPASAN (FUMIGANTS)


PEMBAGIAN INSEKTISIDA
MENURUT MACAM BAHAN KIMIA

1. Insektisida anorganik (inorganic insectides)

2. Insektisida organik alam( Natural organic


Insecticides)

3. Isektisida organik sintetik (Synthetic


organik insecticides)
JENIS-JENIS INSEKTISIDA

1. Fenitrotion 40 WP 8. Bendiocarp
2. Temefos 9. Permetrin
3. Malation 10. Lambda sihalotrin
4. Propoksur 11. Metopren
5. Dieldrin 12. Diflubenzuron
6. Piretrum 13. Diquat
7. Klorpirifos 14. Fenoksilen (2.4-D)
RESISTENSI SERANGGA
TERHADAP INSEKTISIDA
KEMAMPUAN SUATU POPULASI
SERANGGA UNTUK BERTAHAN
TERHADAP PENGARUH
INSEKTISIDA YANG BIASANYA
M E M A T I K A N

A. RESISTENSI BAWAAN

B. RESISTENSI YANG DIDAPAT


RESISTENSI BAWAAN
BERASAL DARI POPULASI SERANGGA
YANG ANGGOTANYA SUDAH ADA YANG
RESISTEN , KEMUDIAN SIFAT TERSEBUT
D IT U R U N K A N T UR U N TEMU R U N
SEHINGGA SELURUH POPULASI
M E N J A D I R E S I S T E N .

P E R U B A H A N G E N YA N G
MENYEBABKAN MUTASI. DARI MUTAN
INI MENGHASILKAN KETURUNAN
YA N G R E S I S T E N S E M U A
R E S I S T E N S I B AWA A N
RESISTENSI FISOLOGIK BAWAAN :
1. Daya absorbsi insektisida yang sangat lambat , sehingga serangga
tidak mati
2. Daya penyimpanan insektisida dalam jaringan yang tidak vital ,
seperti jaringan lemak , sehingga alat vital terhindar dan
serangga tidak mati
3. Daya eksresi insektisida yang cepat , sehingga tidak sampai
membunuh serangga
4. Detoksikasi insektisida oleh enzim menyebabkan tidak mati

RESISTENSI KELAKUAN BAWAAN :


1. Perubahan habitat serangga, sehingga terhindar dari pengaruh
insektisida .
2. Avoidance , sifat menghindarkan diri dari pengaruh insektisida
sehingga tidak terbunuh , taqnpa mengubah habitat.
RESISTENSI YANG DIDAPAT
ANGGOTA-ANGGOTA SPESIES YANG RENTAN
D A R I S U AT U P O P U L A S I S E R A N G G A
MENYESUAIKAN DIRI TERHADAP PENGARUH
INSEKTISIDA , SEHINGGA TIDAK MATI DAN
MEMBENTUK POPULASI BARU YANG RESITEN

RESITENSI FISIOLOGIK YANG DIDAPAT :


TIMBUL TOLERANSI TERHADAP
INSEKTISIDA KARENA SEBELUMNYA
MENDAPAT DOSIS SUBLETAL.

RESITENSI KELAKUAN YANG DIDAPAT :


SERANGGA DAPAT MENGHINDARKAN DIRI
KARENA SEBELUMNYA MENDAPAT DOSIS
SUBLETAL.
RESISTENSI YANG DIDAPAT
RESISTENSI SILANG
( C ro s s re s i s t a n c e ) :

Jika suatu spesies serangga resisten


terhadap dua insektida baik kedua
insektisida tersebut termasuk dalam
satu golongan ( malation, paration)
ataupun dalam satu seri ( dieldrin dan
klorden)
RESISTENSI YANG DIDAPAT

RESISTENSI GANDA
(Double resistance) :

Jika suatu spesies serangga resisten


terhadap dua insektisida ( kedua
insektisida tersebut termasuk dalam
dua golongan atau dua seri)
Terima kasih