Anda di halaman 1dari 33

ARTRITIS GOUT

Dr.Wisda Widiastuti SpPD


FK Universitas Baiturrahmah

1
Artritis gout / artritis pirai :

Kelompok penyakit heterogen sebagai akibat


deposisi kristal monosodium urat pada jaringan
atau akibat supersaturasi asam urat di dalam
cairan ekstraseluler

2
Epidemiologi

Penyakit dominan pada pria dewasa


Jarang pd pria sblm masa remaja sedangkan
pd perempuan jarang sblm masa menopause
Prevalensi di AS : 13,6/1000 pd pria dan
6,4/1000 pd wanita
prevalensi bertambah dg meningkatnya taraf
hidup

3
Asam Urat
Asam urat merupakan hasil metabolisme
purin, dan terbentuk secara terus menerus
akibat kematian sel tubuh di seluruh jaringan
Yang terbentuk dari Xantin melalui bantuan
enzim Xantin oksidase
Metabolisme asam urat dipengaruhi oleh
faktor endogen (genetik) dan faktor eksogen

4
Faktor endogen :
metabolisme asam urat dipengaruhi
oleh faktor genetik terutama aktifitas
enzim :
HPRT ( hipoxantine phosphoribosyl
transferase )
1. PRPP ( Phosphoribosyl pyrophospatase
Synthetase )
2. APRT ( Adenine phosphoribosyl
transferase )
5
Faktor Eksogen :
Terutama dari makanan yang mengandung
asam urat tinggi
(makanan kaya nukleoprotein) terutama
dari daging, hati, ginjal, dan beberapa jenis
sayuran seperti kacang kacangan dan
buncis

6
Mechanisms of urate production

cellular nucleoproteins/nucleotides (~ 66%)


diet (~33%)

7
8
Fungsi Asam Nukleat

Penting untuk semua sel dan merupakan


komponen inti sel
Komponen ko faktor coenzim seperti NAD,
NADP
Pembawa energi kimia seperti ATP
Prekursor sintesis DNA dan RNA

9
Eksresi asam urat

Pada keadaan normal :


2/3 melalui ginjal
1/3 melalui ekstra renal seperti usus,
cairan lambung, saliva dan cairan tubuh
lainnya

10
Hiperuricemia
Merupakan suatu keadaan dimana terjadi
peningkatan kadar asam urat darah di atas
normal
Etiologi : - overproduction
- underexcretion
- gabungan keduanya
Nilai normal adalah < 7 mg% pd pria dan < 6
mg% pada wanita
11
Terdiri atas :
1. Hiperuricemia primer
akibat kelainan molekular, enzim atau
defek genetik
2. Hiperuricemia sekunder
akibat penyakit atau obat2 an tertentu
3. Hiperuricemia idiopatik
penyebab tidak diketahui

12
Kelainan patologi yang dapat timbul
akibat hiperuricemia adalah
1. artritis gout
2. nefrolitiasis urat
3. nefropati urat
4. hipertensi
5. kelainan vaskular

13
14
Hiperurisemia Asimtomatik
Tidak dapat digunakan utk memastikan
diagnosis gout
Hanya sebagian penderita hiperurisemia yg
berlanjut menjadi gout artritis akut
Sebagian besar hiperurisemia asimtomatik
tidak memerlukan pengobatan

15
Patofisiologi gout artritis
Merupakan suatu penyakit yang terjadi
akibat penumpukan kristal urat atau
Monosodium urat (MSU ) di jaringan
akibat peningkatan kadar asam urat
darah ( hiperuricemia

16
Patologi gout
Histopatologi dr tofus menunjukkan
granuloma dikelilingi oleh butir kristal
monosodium urat (MSU)
Reaksi inflamasi disekeliling kristal terutama
terdiri dr sel mononuklear dan sel giant
Erosi kartilago dan korteks tulang terjd disekitar
tofus, kapsul fibrosa biasanya prominen di
sekeliling tofi
kristal dlm tofi berbentuk jarum (needle shape)
dan srg membentuk kelompok kecil scr radier
komponen lain yg penting dlm tofi : lipid
glikosaminoglikan dan plasma protein
17
18
Manifestasi klinis

1. Artritis gout akut


2. Stadium interkritikal
3. Stadium Artritis Gout Menahun (kronis)

19
Kriteria Diagnosis Artritis Gout
A. Adanya kristal urat yang khas di cairan sendi atau
tofus
B. Adanya 6 dari 12 tanda klinis, laboratorium dan
gambaran radiologi
1. lebih dari satu kali serangan artritis akut
2. inflamasi maksimal yang berkembang dalam satu
hari
3. serangan monoartritis
4. sendi yang terkena berwarna kemerahan
5. nyeri dan bengkak sendi pada sendi
20
metatarsophalangeal pertama ( MTP I)
6. inflamasi unilateral pada MTP I
7. Serangan pada sendi tarsal unilateral
8. tophi
9. hiperuricemia
10. pembengkakan sendi asimetris
pada pemeriksaan rontgen
11. kista sub kortikal tanpa erosi pada
pemeriksaan rontgen
12. kultur bakteri cairan sendi negatif

21
Faktor pencetus serangan gout
akut
.1. Fluktuasi kadar asam urat darah
- obat2 penurun kadar asam urat
- pemakaian diuretik ( HCT )
- pemakaian aspilet
2. pembedahan
3. konsumsi alkohol
4. makanan tinggi asam urat

22
Gejala klinis Gout akut
Nyeri sendi hebat dan tiba2
Biasanya monoartrikular
Merah dan bengkak pada sendi
Gejala sistemik seperti demam,
menggigil
Terutama mengenai sendi MTP I

23
24
Stadium interkritikal
Kelanjutan dari stadium akut
Secara klinik tidak terdapat tanda2 radang
akut
Pada aspirasi sendi ditemukan kristal urat
Dapat berlangsung beberapa bulan sampai
tahunan

25
Stadium artritis gout kronis

Terbentuk tofi pada sendi (poliartrikular)


Sering sdh disertai komplikasi seperti
gagal ginjal atau batu saluran kemih

26
27
Pengobatan pada gout akut
Obat anti inflamasi non steroid
Colchicine
Steroid
intra-articular
oral

28
Pengobatan pada gout atritis kronik
bertofus

Mengontrol dan mencegah timbulnya


serangan akut
Obat anti inflamasi non steroid

Menurunkan kadar asam urat darah (< 4.0


mg/dL)

29
Menghambat dan menurunkan produksi
asam urat endogen dengan obat2
penghambat enzim xantine oksidase (
allopurinol atau febuxostat )

Meningkatkan ekresi asam urat melalui


ginjal dengan obat2 urikosurik (Probenecid,
Sulfinpirazone dan Benzbromarone )

Modifikasi diet dan gaya


hidup,menghindari alkohol, dehidrasi dan
trauma berulang pada sendi

30
31
32
TERIMA KASIH

33