Anda di halaman 1dari 16

Teori Akuntansi &

Perkembangannya
Emmelia Adinda Sabatini
Haniyah Putri Widi Alifia
Alfian Asfihani
 “A coherent of hypothetical, conceptual
and pragmatic principles forming the
general framework of reference for a field
of inquiry” (Hendriksen, 1970,p.1)

Apa itu Teori? (Kelompok hipotesis yang saling berkaitan, konseptual dan
prinsip pragmatis yang membentuk kerangka umum dari
sebuah referensi untuk suatu bidang penelitian)

- Sebuah teori harus didasarkan pada penalaran logis


- Teori dikembangkan dari penelitian masa lalu untuk
memprediksi kemungkinan masa depan.
 Teori Akuntansi merupakan aktivitas manusia.
Dimana akuntansi tidak dapat dilakukan tanpa adanya
akuntan, sehingga Teori Akuntansi Keuangan selanjutnya
(sehingga) juga akan mempertimbangkan hal-hal terkait tingkah

Apa itu Teori laku dan kebutuhan manusia akan informasi akuntasi

Akuntansi? keuangan, atau alasan mengapa orang-orang yang


berperan penting dalam organisai menyediakan
informasi penting bagi para pemangku kepentingan
organisasi.
 Mahasiswa Akuntansi harus dapat menyusun dan membaca
laporan keuangan yang disusun dengan berbagai standard
dan aturan-aturan lain yang digunakan.

 Mahasiswa akuntansi juga harus bisa menganalisis laporan


keuangan tersebut yang diperlukan untuk pengambilan

Mengapa keputusan oleh manajemen.

penting?  Untuk dapat menganalisis suatu laporan keuangan, teori


akuntasi merupakan hal yang harus menjadi dasar
pemahaman seorang akuntan dalam membaca laporan
keuangan agar analisisnya menjadi lebih logis. Pemahaman
akan teori akuntansi menjadi sangat penting untuk menjaga
reputasi dari profesi akuntan tersebut.
Menjelaskan bagaimana suatu aset dinilai

Memprediksi mengapa manager memilih metode akuntansi


tertentu

Contoh Menjelaskan mengapa latar belakang budaya seseorang


berdampak kepada tipe informasi akuntansi
Penggunaan
Teori Akuntansi
Menjelaskan bahwa informasi akuntansi dapat
memperlengkapi beberapa jenis kelompok pemegang saham

Memprediksi bahwa kekuasaan relatif dari kelompok


pemegang saham akan berdampak kepada informasi
akuntansi yang diterima
 Banyak teori akuntansi keuangan yang eksis
 Tidak ada teori akuntansi yang diterapkan secara
universal.

 Tidak ada persepsi tentang aturan akuntansi keuangan


yang diterima secara universal.

Overview
Inductive Predictive
tentang Teori Accounting Accounting
Theory Theory
Akuntansi
Prespective
(Normative)
Accounting
Theory
Inductive Predictive Prespective

• Pengembangan • Positive Theory • Normative Theory


gagasan atau teori • Berusahalah untuk • Berdasarkan pada
dilakukan melalui memprediksi dan apa yang peneliti
observasi terhadap menjelaskan percaya,harus
praktik. fenomena tertentu. dilakukan dalam
Dimulai dengan keadaan tertentu.
asumsi, dan melalui • Tidak boleh
deduksi logis dievaluasi pada apa
memungkinkan yang mereka
prediksi yang akan jelaskan pada
dibuat praktek akuntansi
• Jika prediksi cukup accrual.
akurat ketika diuji
terhadap
pengamatan realitas,
dianggap telah
memberikan
penjelasan.
 Secara umum terdapat 2 Teori Akuntansi yaitu positive
theory dan normative theory. Dimana masing-masing
peneliti memiliki pandangannya sendiri terhadap kedua
Mengevaluasi teori tersebut. Namun hal tersebut kembali lagi kepada
Teori Akuntansi sudut pandang dan tujuan digunakannya teori tersebut
dan pilihan akan teori tersebut bergantung pada value
judgement dari tiap penggunanya.
 Menurut Deegan (2006, p. 14), jika teori akuntansi
ditujukan untuk menjelaskan dan memprediksikan aksi
dan reaksi individu terhadap informasi akuntansi, dan jika
hasil prediksi tersebut mampu menjelaskan kondisi
dalam beberapa waktu, maka teori tersebut dapat
digunakan meskipun tidak sempurna. Sementara kita
dapat menggunakan hasil observasi untuk dapat
memperkuat teori, namun sangat mungkin suatu
observasi justru membuktikan ketidakonsistensian teori.
Untuk itu banyak peneliti lebih memilih untuk
berpendapat bahwa fakta-fakta yang ada mendukung
teori, namun sangat dimungkinkan munculnya teori
alternative dikemudian hari yang dapat memberikan
penjelasan yang lebih baik akan terjadinya suatu
fenomena.
Bukti empiris artinya suatu sumber pengetahuan yang
diperoleh dari observasi atau percobaan

-Dari argumen-Argumen yang sudah ada perlu ada pembuktian


mengenai teori tersebut dalam bentuk lebih sederhana dan logis

Mengevaluasi teori -Dalam penerimaan teori terdapat hipotesis yang dapat


digambarkan dalam prediksi yang berhubungan dari 1 variable ke
- variable yang lain.
Tentang -Argumen yang diterima dari hipotesis harus terikat dan diketahui
pertimbangan asumsi yang mendasarinya, maupun bukti pendukung yang
logika dan fakta disediakan

Dalam memahami dan menerima suatu teori dan hipotesis


yang menyertainya, kita harus paling tidak menerima logika
dari argument tersebut, menerima asumsi yang
mendasarinya, dan fakta-fakta lain yang dapat dibuktikan.
Contoh deduksi logis :

Apabila dapat ditunjukkan suatu premis yang tidak benar atau


meragukan maka kesimpulan atau prediksi akan ditolak.

Silogisme pada umumnya :

Mengevaluasi Semua peselancar yang berusia di atas 35 tahun naik papan

deduksi logis luncur.

Jack adalah surfer berusia 35 tahun

Karena itu Jack naik papan luncur

Apabila premis yang menjadi dasarnya benar maka


kesimpulannya akan benar.
Yang perlu diingat

Tidak semua teori atau argument bisa sesuai dengan


fenomena sebenarnya di dunia nyata.

Deduksi logika Contoh :

Beberapa teori normatif dari Akuntansi hanya


mempertimbangkan logika dari argument dan siap
menerima asumi yang menjadi dasar sebuah argumen.
 Dalam mengevaluasi asumsi yang mendasari suatu
gagasan atau teori, yang perlu diperhatikan adalah
peneliti atau pengguna teori harus waspada dan
memastiakn bahwa penerimaan terhadap asumsi
Mengevaluasi tersebut tidak sebatas dipengaruhi oleh penggunaan
asumsi yang bahasa asumsi tersebut. Peneliti harus memastikan

mendasari teori apakah ia akan tetap menerima asumsi tersebut, bila


bahasa yang digunakan dalam menjelaskan diubah.
Sehingga hasil evaluasi asumsi tersebut dapat menjadi
lebih berguna.
Logika dari argument dan asumsi yang disusun
merupakan hal utama yang perlu diperhatikan, namun
disisi lain hal yang perlu diingat dalam social science
secara alami, teori merupakan abstrak dari suatu realita.
Sehingga tidak sepenuhnya teori tersebut dapat
diaplikasikan secara umum dan sepanjang waktu.
Penggunaan
Teori secara Untuk itu, penggunaan teori secara universal sebenarnya
universal sulit diterapkan dan tidak mungkin satu teori dapat diterima
oleh semua sudut pandang, sehingga yang dimungkinkan
dalam hal ini adalah adanya batas penerimaan terhadap
suatu teori yang setidaknya mampu menjelaskan fenomena
dan kecenderungan respon individu terhadap fenomena
tersebut.
Metode yang digunakan peneliti adalah

Metode dari penelitian science yang berasumsi bahwa


fenomena yang dipelajari akan memberikan hasil yang
sama pada semua situasi.
Generalisasi
teori dan Kesimpulan
pengujian
Dalam generalisasi teori akuntansi, hal utama yang perlu
sampel ditekankan adalah pemahaman logika dari suatu
argument atau asumi sehingga, dalam pengambilan sampel
untuk populasi yang besar pun harus didasari atas logika
tersebut.
TERIMAKASIH