Anda di halaman 1dari 43

Tujuan Pembelajaran

 Tujuan pembelajaran umum

Setelah menyelesaikan materi ini, peserta


diharapkan memahami teknik
berkomunikasi dan melakukan motivasi
Tujuan Pembelajaran
Khusus (1)
Setelah mempelajari materi ini peserta mampu menjelaskan
1. Komunikasi
 Menjelaskan pengertian komunikasi
 Menguraikan jenis-jenis komunikasi
 Menyusun langkah-langkah komunikasi
 Memperagakan tehnik komunikasi

2. Motivasi
 Menjelaskan pengertian motivasi
 Menjelaskan jenis-jenis motivasi
 Menyusun langkah-langkah motivasi
 Memperagakan tehnik motivasi
KELAHIRAN SEORANG BAYI SEHAT
 Ketika Ahmad sedang membaca pesan dari kepala
kantornya, telepon berdering. Diangkatnya telepon itu,
dia mendengar suara ibunya yang bernada senang
mengatakan, “Ahmad ! Selamat, ya ! Kamu sekarang jadi
seorang ayah !”
 “Saya jadi ayah,” Ahmad menyahut dengan riang. “Anak
pertama saya …… bagaimana isteri saya ?. Bagaimana
bayinya ?”
 “Istrimu baik-baik saja, dan sekarang sedang istirahat.
Bayimu sehat. Mereka berdua baik-baik saja, Nak,”
jawab ibunya. “Apakah sekarang kamu mau membuat
pengumuman/menyampaikan kabar ini ?. Saya akan
menilpon kakak dan adikmu untuk mengabarkan berita
gembira ini.” Ahmad setuju, dan meminta ibunya untuk
menelpon pamannya juga. Setelah itu ia menutup
telepon.
KELAHIRAN SEORANG BAYI SEHAT
 Ahmad berlari ke ruang sebelah di mana ada lima teman kerjanya
yang sedang berdiskusi tentang perencanaan keuangan untuk
suatu proyek baru. “Hei, saya sekarang jadi seorang ayah !”. Ia
mengumumkan dengan semangat, “Isteri saya melahirkan seorang
bayi yang sehat !”.
 Selamat, ya,” kata teman-temannya, “bayinya laki-laki atau
perempuan ?”
 “Seorang bayi yang sehat !” Ahmad tertawa sambil berjalan kembali
ke ruangnya, “Permisi, ya, saya mau menelpon stasiun radio
supaya berita ini bisa disampaikan dalam pengumuman kelahiran
malam ini.
 Bagaimana sih saya ini ?!”, kata Ahmad kepada dirinya sendiri,
“Saya kok lupa menanyakan apakah anak saya laki-laki atau
perempuan…”. Ia berpikir, aaaah, ini mungkin karena saya terlalu
senang dengan kelahiran anak pertama saya, dan saya bekerja di
bidang kesehatan. Jadinya wajar saja kalau saya lebih teringat pada
kesehatan bayi”. Ahmad mengangkat telepon dan menyampaikan
berita gembira ini ke stasiun radio setempat yang pada malam
nantinya dapat menyiarkan bahwa Ahmad dan istrinya beruntung
mendapat anggota keluarga baru yang sehat.
DASAR-DASAR KOMUNIKASI

KOMUNIKATOR PESAN + MEDIA KOMUNIKAN

PENJAJAGAN DAN UMPAN BALIK


PENGERTIAN KOMUNIKASI

KOMUNIKASI ADALAH PROSES


PENYAMPAIAN INFORMASI DARI
KOMUNIKATOR KEPADA
KOMUNIKAN DENGAN
MENGGUNAKAN MEDIA DAN
CARA PENYAMPAIAN YANG
DIPAHAMI OLEH KEDUA PIHAK,
SERTA SALING MEMILIKI
KESAMAAN ARTI
BENTUK KOMUNIKASI

 VERBAL : KOMUNIKASI LISAN DAN


TULISAN

 NON VERBAL : GERAK TUBUH, ISYARAT,


PAKAIAN, WAKTU, TATA TEMPAT.
PRINSIP KEGIATAN
KOMUNIKASI

 NON-VERBAL COMMUNICATION /
BODY LANGUAGE = 70 %
 NADA PADA WAKTU MELAKUKAN
KOMUNIKASI = 23 %
 KATA-KATA YANG DIUCAPKAN
SELAMA KOMUNIKASI = 7 %
PROSES KOMUNIKASI
Komunikator Komunikan
Mengirimkan Menerima

PENGIRIM PESAN
SALURAN PESAN PENERIMA
(sumber)

Komunikan Komunikator
Menerima Mengirimkan
GAME
TENTUKAN MEDIA
KOMUNIKASI YANG SESUAI
 KOMUNIKASI MASSA : SIARAN
RADIO, TV, DLL
 KOMUNIKASI KELOMPOK : DISKUSI,
LOKAKARYA, TINJAUAN LAPANGAN,
DEMONSTRASI, DLL
 KOMUNIKASI INTERPERSONAL :
WAWANCARA, LOBI, KONSELING, DLL
KOMUNIKATOR YANG BAIK
 MAMPU MENERAPKAN TEKNIK
KOMUNIKASI
 MAMPU MENGGUNAKAN MEDIA
 MAMPU BERKOMUNIKASI LINTAS
BUDAYA
 MAMPU MENCEGAH DAN MENGATASI
HAMBATAN KOMUNIKASI
HARAPAN PROSES KOMUNIKASI
PENERANGAN
MENGERTI

KESEDIAAN
PENDIDIKAN BELAJAR

MENYENANGKAN MENIKMATI

MEMUTUSKAN
MEMPENGARUHI
MENERIMA
GANGGUAN KOMUNIKASI
Gangguan Komunikasi
 - Dari pengirim:
 - wawasan terbatas
 - pesan tidak menarik
 - istilah tidak dimengerti (bahasa)
 - salah pilih media
 - psikologis
Gangguan komunikasi
Jalur/media komunikasi dan lingkungan
- terlalu sedikit jalur komunikasi yg tersedia
- Noise
- Suhu
- Space
KOMUNIKASI EFEKTIF
ASPEK-ASPEK KOMUNIKASI YANG
EFEKTIF
1. KEJELASAN (CLARITY)
2. KETEPATAN (ACCURACY)
3. KONTEKS (CONTEXT)
4. ALUR YANG RUNTUT (FLOW)
5. PERHATIKAN BUDAYA YANG BERLAKU
STRATEGI MEMBANGUN KOMUNIKASI
YANG EFEKTIF

1. SIAPA MITRA BICARA


2. APA TUJUAN KITA BICARA
3. PERHATIKAN BUDAYA
4. PAHAMI BAHASA
5. PAHAMI KONTEKS
6. MEDIA DAN SARANA YANG TEPAT
Komunikasi efektif ???
CIRI-CIRI KOMUNIKASI EFEKTIF

 LANGSUNG (TIDAK RAGU MENYAMPAIKAN PESAN)


 ASERTIF (TIDAK TAKUT MENGATAKAN APA YANG
DIINGINKAN DAN MENGAPA
 CONGENIAL (RAMAH DAN BERSAHABAT)
 JELAS (mudah dimengerti)
 MENYEMPAIKAN GAGASAN DENGAN JELAS
 RESPONSIF (Memperhatikan keperluan dan
pandangan orang lain)
 NYAMBUNG
 JUJUR
CIRI-CIRI KOMUNIKASI YANG TIDAK
EFEKTIF

 TIDAK LANGSUNG / BERTELE-TELE


 PASIF / MALU-MALU, TERTUTUP
 ANTAGONISTIS / MARAH-MARAH, AGRESIF, BERNADA
BENCI
 KRIPTIS / MAKSUD YANG DISAMPAIKAN TIDAK JELAS
DAN MEMERLUKAN INTERPRETASI
 TERSEMBUNIY / MAKSUD YANG SESUNGGUHNYA TIDAK
PERNAH DIUNGKAPKAN SECARA TERBUKA
 TIDAK SECARA LISAN
 SATU ARAH
 TIDAK NYAMBUNG
 TIDAK TERUS TERANG
Kasus komunikasi
 Peserta dibagi 3 klp (10 org)
 Tiap org menulis satu kata (tdk blh kerjasama)
 Kelompok menyusun suatu kallimat yg sdh
ditulis
Tahap 2
 Tiap kelompok menulis satu kat, blh
berdiskusi dengan teman
 Susun menjadi kata yg bermakna
diskusikan
 Mengapa babak kedua lebih baik dr babak
pertama
 Faktor apa yg membedakannya
 Kesimpulan apa yg dpt diambil, manfaat apa
yg dpt diambil dr 2 kejadian tsb
 Beri contoh dlm kehidupan sehari-hari
 Manfaat kerjasama
 Pentingnya komunikasi dlm kerjasama
 Hal-hal yg menghambat kerjasama
Semangat ppppppagi
MOTIVASI
 Merpati adalah burung yang tidak pernah
mendua hati. Coba perhatikan, apakah ada
merpati yang suka berganti pasangan?
Jawabannya adalah “tidak”! Pasangannya
cukup 1 seumur hidupnya.
 Merpati adalah burung yang tahu kemana dia
harus pulang. Betapapun merpati terbang
jauh, dia tidak pernah tersesat untuk pulang.
Pernahkah ada merpati yang pulang ke rumah
lain? Jawabannya adalah “tidak”!
 Merpati adalah burung yang romantis. Coba perhatikan ketika sang
jantan bertalu-talu memberikan pujian, sementara sang betina
tertunduk malu. Pernahkah kita melihat mereka saling mencaci?
Jawabannya, “tidak”!

 Burung merpati tahu bagaimana pentingnya bekerja sama. Coba


perhatikan ketika mereka bekerja sama membuat sarang. Sang
jantan dan betina saling silih berganti membawa ranting untuk
sarang anak-anak mereka. Apabila sang betina mengerami, sang
jantan berjaga di luar kandang. Dan apabila sang betina kelelahan,
sang jantan gantian mengerami. Pernahkah kita melihat mereka
saling melempar pekerjaannya? Jawabannya, “tidak”!

 Merpati adalah burung yang tidak mempunyai empedu, ia tidak


menyimpan “kepahitan” sehingga tidak menyimpan dendam.
 Jika seekor burung merpati bisa melakukan hal-hal di atas,
mengapa manusia tidak bisa? Hidup itu indah jika kita saling
mengerti, berbagi, dan menghargai!
Motivasi
MOTIVASI :
- Dorongan atau kehendak yang
menyebabkan timbulnya kekuatan agar
seseorang berbuat atau bertindak.
(Dr Singgih Dirgagunarsa)
- Daya penggerak dari dalam subyek untuk
melakukan aktivitas tertentu demi
mencapai tujuan (WS.Winkel,S.J)
PROSES MOTIVASI
 TUMBUHNYA
MENCARI
DORONGAN
KEMAUAN UNTUK MENGATASI
PERILAKU
YANG SESUAI
BERJUANG
 PROSES
KETEGANGAN KEBUT
MENTAL TERPENUHI

KEBUT TAK KEBUT


TERPENUHI BARU
TUJUAN MOTIVASI

 Menggerakkan dan
menggugah seseorang agar
timbul keinginan dan kemauan
utk melakukan sesuatu shg
memperoleh tujuan.
Fungsi komunikasi

1. Mendorong timbulnya suatu


kelakuan/perbuatan
2. Sebagai pengarah
3. Sebagai penggerak
UPAYA MEMBANGUN MOTIVASI
 Teori Hirarki Kebutuhan Teori
“Abraham Maslow’s Hierarchy of Need”
UPAYA MEMBANGUN MOTIVASI
 Teori kebutuhan dari Mc Clelland 
 Kebutuhan untuk berprestasi (mencapai
standar)
 Kebutuhan untuk berkuasa
 Kebutuhan untuk afiliasi : memiliki
hubungan persahabatan
 Teori evaluasi kognitif pemberian
penghargaan ekstrinsik akan dapat
menurunkan motivasi atau
ketertarikan instrinsik
AREA
MOTIFASI
MANUSIA ADA 4
MANFAAT MOTIVASI
 Mendorong gairah & semangat kerja
 Meningkatkan moral & kepuasan kerja
 Meningkatkan produktifitas pegawai
 Mempertahankan loyalitas dan kestabilan
pegawai
 Mengefektifkan pengadaan pegawai
 Menciptakan hub. Kerja & suasana yg baik
 Meningkatkan krestifitas dan partisipasi
pegawai
UPAYA MEMBANGUN MOTIVASI