ERD
(Entity Relationship Diagram)
Teknologi Basis Data 1
Agung Nugroho
agung@pelitabangsa.ac.id
08157994920
Entity Relationship Diagram
• Model Entity Relationship Adalah suatu penyajian data dengan
menggunakan Entity dan Relationship
• Merupakan model konseptual untuk menggambarkan struktur logis
dari basisdata berbasis grafis
• Mengapa ER?
• Mudah dimegerti oleh pemakai
• Mudah disajikan dalam perancangan database
• Merupakan model data tingkat tinggi yang populer untuk model data
relasional
Fungsi ERD
• ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data
dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang
mempunyai hubungan antar relasi.
• ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data,
untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol.
Pada dasarnya ada tiga simbol yang digunakan, yaitu:
• Entity
• Atribut
• Relationship
Entity
Entity merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat
dibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999: 30). Simbol dari
entiti ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang.
Type Entity terdiri atas 2, yaitu:
1. Strong Entity (Entitas kuat)
2. Weak Entity (Entitas lemah)
Strong Entity
Strong Entity : Entity yang dapat berdiri sendiri tidak bergantung pada
Entity lain.
Symbol :
Contoh : Mahasiswa
Weak Entity
Weak Entity : Entity yang bergantung pada Strong Entity.
Symbol :
Contoh : Orang Tua
Atribut
Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang
berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi
dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi
elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol
elips.
Example
• Mahasiswa memiliki NIM, Nama
• Dosen memiliki Kode Dosen, Nama Dosen
• Mahasiswa dan Dosen adalah sebagai entitas yang memiliki atribut
(dengan kata lain ciri-ciri atau karakteristik yang menjelaskan entitas
tersebut.
Type Atribut
• Key Atribut
• Partial Key Atribut
• Simple Atribut
• Composite Atribut
• Single Value Atribut
• Multivalue Atribut
• Stored Atribut
• Derived Atribut
Key Atribut
Atribut yang menyimpan nilai unik dari setiap entity sehingga anggota
entity yang satu berbeda dengan yang lain.
Symbol :
________
Contoh : Nim
Partial Key Atribut
Atribut yang menyimpan sebagian nilai dari key atribut
Symbol :
__ ___ __ _
Contoh : Kode Ortu
Simple Atribut
Atribut yang menyimpan nilai yang tidak dapat dipecah lagi (atomic)
Symbol :
Contoh : Jalan, Kota
Composite Atribut
Atribut yang menyimpan nilai yang dapat dipecah lagi (divisible)
Symbol :
Contoh : Alamat
Single Value Atribut
Atribut yang digunakan untuk menyimpan Nilai Tunggal
Symbol :
Contoh : Jenis Kelamin
Multivalue Atribut
Atribut yang digunakan untuk menyimpan Nilai lebih dari 1
Symbol :
Contoh : No HP
Stored Atribut
Atribut yang digunakan untuk menyimpan nilai nilai yang memang
harus disimpan
Symbol :
Contoh : Tanggal Lahir, IPS
Derived Atribut
Atribut yang menyimpan nilai nilai yang tidak harus disimpan
Symbol :
Contoh : Usia, IPK
Hubungan / Relationship
Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas
yang berbeda.
• Fungsi Relationship :
Menghubungkan antar entitas atau relasi antar entitas
Jenis Jenis Relationship
1. General Relationship
2. Identifying Relationship
3. Recursive Relationship
General Relationship
Menghubungkan antar entitas secara umum (Strong Entity with Strong
Entity or Weak Entity with Weak Entity)
Symbol :
Contoh General Relationship
Relationship Antara Entity Mahasiswa dan Mata Kuliah
Mahasiswa KRS Mata Kuliah
Identifying Relationship
Relasi kepemilikan yang menghubungkan Strong Entity dengan Weak
Entity
Symbol :
Contoh Identifying Relationship
Relationship Antara Entity Mahasiswa dan Orang
Mahasiswa Memiliki Orang Tua
Recursive Relationship
Relasi yang hanya terhubung pada entity yang sama
Contoh : Pegawai yang memiliki supervisi
Pegawai
Supervisi
Kardinalitas
• Menggambarkan banyaknya jumlah maksimum entitas dapat
berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain
• Untuk Himpunan relasi biner pemetaan kardinalitasnya
dapat merupakan salah satu dari tipe2 berikut:
• One to One (1:1)
• One to Many (1:n)
• Many to Many (m:n)
Pemetaan Kardinalitas Relasi
One to one One to many
Pemetaan Kardinalitas Relasi
many to one many to many
Dampak Pemetaan Kardinalitas pada Desain ER
• Dalam mendesain ER pemetaan kardinalitas akan berpengaruh
terhadap bagaimana data tersebut akan digambarkan
Contoh Diagram E-R dengan atribut Composite,
Multivalued dan derived
Himpunan Relasi dengan Atribut
Peran (Role)
• Relasi Himpunan entitas tidak harus
dalam bentuk yang berbeda
• Label “manager” dan “worker” disebut
Roles (peran), yang menspesifikasi
bagaimana entitas employee
berinteraksi melalui relasi Works-for
• Peran dalam ER diagram diindikasikan
dengan memberikan label (nama) pada
garis yang menghubungkan relasi
dengan entitas
• Label peran bersifat optional dan
digunakan untuk mengklarifikasi
semantik suatu relasi
Constraint Kardinalitas
• Dalam menggambarkan kardinalitas pada Diagram ER, digunakan :
• garis panah (→) yang menunjukkan “Satu” atau
• garis biasa (—) yang menunjukkan “Banyak”, antara relasi dengan entitas
Latihan
Level 1
• Buatlah ERD untuk Entitas Mahasiswa dengan Atribut NIM, Nama,
Alamat, Jalan, Kota, Kode Pos, Tanggal Lahir, Usia, Jenis Kelamin, No
HP.
Latihan
Level 2
• Setiap mahasiswa mengambil mata kuliah dengan atribut Kode Mata
Kuliah, Nama Mata Kuliah dan SKS
• Setiap mata kuliah diajar oleh Dosen yang memiliki Kode Dosen,
Nama Dosen.
• Setiap Mahasiswa juga memiliki dosen wali untuk membantu
konseling dalam perkuliahan selain mengajar mahasiswa
Latihan
• Sebuah toko buku ingin membuat sistem yang dapat menampilkan
katalog buku yang dapat menampilkan data buku (edisi terbitan),
penulis, penerbit.
• Setiap buku terdiri dari satu atau lebih penulis,
• Setiap penulis dapat menulis satu atau lebih judul buku,
• Setiap buku diterbitkan oleh satu penerbit.
• Setiap buku memiliki edisi terbitan (judul yang sama bisa diterbitkan dalam
beberapa edisi)
Latihan
Sebuah perusahaan pelayaran ingin membuat sistem informasi tiketing
online. Perushaan tersbut memiliki beberapa kapal. Setiap kapal memiliki
jenis dan kapasitas yang berbeda. Setiap kapal memiliki identitas seperti
nama, kelas, kode kapal, harga dan kapasitas. Pada setiap kapal terdiri
beberapa kelas dengan fasilitas dan harga yang berbeda pula. Pemilik
perusahaan ingin agar calon penumpang dapat dengan mudah melihat
jadwal keberangkatan serta harga dan kelas yang ditawarkan. Data yang
harus di catat dari setiap penumpang berupa nomor tiket, nama, alamat dan
nomor telpon penumpang. Calon penumpang juga dapat melakukan
pembelian langsung secara online. Untuk proses pembayaran, perusahaan
bekerjasama dengan beberapa pihak untuk memudahkan proses
pembayaran. Sebelum keberangkatan, penumpang dapat langsung menuju
kapal dengan melakukan scan barcode yang tertcetak pada tiket tersebut.