PERANCANGAN BASIS DATA
MERUPAKAN LANGKAH UNTUK MENENTUKAN BASIS DATA
Terdiri dari :
Perancangan Basis Data Konseptual
Logis
Perancangan Basis Data
Perancangan Basis Data Fisis
PERANCANGAN BASIS DATA ADALAH :
Langkah untuk menentukan
basis data yang diharapkan
dapat mewakili seluruh
kebutuhan pengguna / user.
DEFINISI
Perancangan Basis Data secara konseptual adalah upaya untuk
membuat model yang masih bersifat konsep
Perancangan Basis Data secara Logis adalah tahapan untuk
memetakan model konseptual ke model basis data yang akan dipakai
(yaitu model relasional, hirarkis atau jaringan)
Perancangan Basis Data secara Fisis adalah tahapan untuk
menuangkan perancangan basis data yang bersifat logis menjadi basis
data fisis yang tersimpan pada media penyimpan ekternal (yang
spesifik terhadap DBMS yang dipakai)
Bagian Penjualan
Laporan
penjualan
Daftar rencana
pembayaran Transfer
Sistem
Manager Pembayaran Bank
Keuangan Royalti / fee
Persetujuan Bukti
Transfer
Surat
pemberitahuan
Pengarang
Diagram Aliran Data (DAD) Konteks Sistem Penanganan Royalti Buku
PENJELASAN DARI GAMBAR SISTEM
PEMBAYARAN ROYALTI
Data Flow Diagram sering diterjemahkan menjadi Diagram aliran Data.
Data
DAD digunakan untuk mendokumentasikan proses dalam sistem.
DAD menekankan :
• Fungsi-fungsi di dalam sistem
• Cara menggunakan informasi yang tersimpan dan
• Pemindahan informasi antar fungsi di dalam sistem.
Entitas pada sistem pembayaran royalti terdiri dari :
1.Bagian Penjualan
2.Manajer Keuangan
3.Pengarang
4.Bank
PERANCANGAN BASIS DATA SECARA
KONSEPTUAL
Terdiri dari : (1)
Penentuan entitas
pada basis data
(2) (3)
Pendefinisian Penerjemahan
hubungan antar hubungan ke dalam
entitas entitas
# Komponen pada Perancangan basis data secara konseptual
KOMPONEN PERANCANGAN BASIS
DATA SECARA KONSEPTUAL :
No Nama Komponen
1
Entitas
2
Atribut
3
Hubungan
4
Kekangan
5
Domain
6
Integritas Referensial
ENTITAS
Menyatakan obyek atau kejadian.
Istilah lain dari entitas adalah tipe
entitas atau kelas entitas.
Contoh :
Mahasiswa, Dosen, Kelas, Kuliah
dan Mata Kuliah.
Back
ATRIBUT
Item data yang menjadi bagian dari
entitas.
Contoh :
NIM, Nama, Alamat, Kota,
Jenis_kelamin.
Back
HUBUNGAN
Kaitan atau asosiasi antar dua
entitas.
Contoh :
Dosen_wali dengan Mahasiswa
terdapat hubungan berupa
Bimbingan. Pada model relational,
hubungan akan menjadi kunci
tamu. Back
KEKANGAN
Digunakan untuk melindungi
integritas data.
misalnya :
Melindungi kesalahan pada waktu
input data.
Back
DOMAIN
Adalah himpunan nilai yang berlaku bagi
suatu atribut. yakni; nama, tipe, format,
panjang, dan nilai masing-masing item data.
Contoh :
NIM Mahasiswa bertipe alfanumeric,
Panjang 15 Karakter, dengan format AA999
(AA=huruf, 999=digit).
Agama dinyatakan dengan nilai I, K, P, H, B
(I=Islam, K=Katolik, P=Protestan, H=Hindu,
B=Budha).
Back
INTEGRITAS
REFERENSIAL
Aturan-aturan yang mengatur hubungan
antara kunci primer dengan kunci tamu milik
tabel – tabel yang berada dalam suatu basis
data relasional untuk menjaga konsistensi
data. Tujuannya adalah untuk menjamin agar
elemen dalam suatu tabel yang menunjuk ke
suatu pengenal unik pada suatu baris pada
tabel lain benar-benar menunjuk ke suatu
nilai yang memang benar-benar ada.
Contoh Back
CONTOH PENDEFINISIAN BASIS DATA
SECARA KONSEPTUAL #1
Entitas : Karyawan
Atribut Tipe Lebar Jangkauan Keterangan
No_Peg Character 6 Nomor Pegawai
Nm_Peg Character 100 Nama Pegawai
Gaji Numeric 6 Gaji Pegawai
Agama Character 1 I, K, P, B, H I= Islam
K= Katolik
P=Kristen
B=Budha
H=Hindu
Tgl_Lhr Date Tanggal Lahir
CONTOH PENDEFINISIAN BASIS DATA
SECARA KONSEPTUAL #2
Entitas : Stok Barang
Atribut Tipe Lebar Jangkauan Keterangan
Kd_Brg Character 5 Kode Barang
Nm_Brg Character 100 Nama Barang
Volume Numeric 4 Jumlah Barang
Satuan Character 50 Satuan Barang
Hg_Beli Numeric 6 Harga Pembelian
Hg_Jual Numeric 6 Harga Penjualan
INTEGRITAS
REFERENSIAL
Hubungan Antar Tabel
Tabel Nilai
Tabel Mahasiswa Kd_Matakuliah **
NIM * Tugas
Nama_Mhs UTS
Jns_Kelamin UAS
TTL NIM **
Alamat
Tabel MataKuliah
Kota
Kd_Matakuliah *
Asal Sekolah
Nama_mk
Jum_sks
Back
DILANJUTKAN PERTEMUAN
BERIKUTNYA ...