JURNAL DIAGRAM ERD
*Muhamad Rizky Mulyani
ERD (Entity Relationship Diagram)
B. Kardinalitas Relasi
A. Pengertian ERD a. Satu ke satu (One to One)
ERD (Entity Relationship Diagram) Setiap elemen dari Entitas A
adalah model teknik pendekatan yang berhubungan paling banyak dengan
Menyatakan atau menggambarkan elemen pada Entitas B. Demikian
hubungan suatu model. Didalam juga
hubungan ini dinyatakan yang utama sebaliknya setiap elemen B
dari ERD adalah menunjukan objek data berhubungan paling banyak satu
(Entity) dan hubungan (Relationship) elemen pada Entitas A.
yang ada pada entity berikutnya. b. Satu ke banyak (One to Many)
Setiap elemen dari Entitas A
Menurut Simarmata (2010:67), berhubungan dengan maksimal
“Entity RelationShip Diagram (ERD) banyak elemen pada Entitas B. Dan
adalah alat pemodelan data utama dan sebaliknya setiap elemen dari
akan mambantu mengorganisasi data Entitas B berhubungan dengan
dalam suatu proyek ke dalam entitas- paling banyak satu elemen di
entitas dan menentukan hubungan antar Entitas A.
entitas”. c. Banyak ke satu (Many to One)
Proses memungkinkan analis Setiap elemen dari Entitas A
menghasilkan struktur basis data berhubungan paling banyak dengan
dapat disimpan dan diambil secara satu elemen pada Entitas B. Dan
efisien. sebaliknya setiap elemen dari
Entitas B behubungan dengan
maksimal banyak elemen di entitas
Simbol-simbol dalam ERD (Entity
Relationship Diagram) adalah A.
sebagai berikut: d. Banyak ke banyak (Many to Many)
Setiap elemen dari Entitas A
a. Entitas: suatu yang nyata atau berhubungan maksimal banyak
abstrak yang mempunyai elemen pada Entitas B demikian
karakteristik dimana kita akan sebaliknya.
menyimpan data.
b. Atribut: ciri umum semua atau
sebagian besar instansi pada entitas
tertentu.
c. Relasi: hubungan alamiah yang
terjadi antara satu atau lebih entitas.
d. Link: garis penghubung atribut
dengan kumpulan entitas dan
kumpulan entitas dengan relasi.
JURNAL NORMALISASI
*Muhammad Rizky Mulyani
NORMALISASI
A. Definisi Untuk melakukan proses
tersebut dibutuhkan beberapa
Normalisasi adalah suatu teknik tahapan. Tahapan dalam normalisasi
untuk mengorganisasi data ke dalam dimulai dari tahap paling ringan
tabel-tabel untuk memenuhi (1NF) hingga paling ketat (5NF).
kebutuhan pemakai di dalam suatu
organisasi. Biasanya hanya sampai pada
tingkat 3NF atau BCNF karena sudah
Tujuan dari normalisasi cukup memadai untuk menghasilkan
tabel-tabel yang berkualitas.
Untuk menghilangkan
kerangkapan data
Proses Normalisasi Berdasarkan
tahapan normalisasi, terdapat enam
Untuk mengurangi kompleksitas
bentuk normal yaitu Elmasri &
Navathe (2013):
Untuk mempermudah
pemodifikasian data
Bentuk Normal Tahap
Proses Normalisasi Pertama (1st Normal Form /
1NF)
Data diuraikan dalam bentuk
tabel, selanjutnya dianalisis 2. Bentuk Normal Tahap
berdasarkan persyaratan Kedua (2nd Normal Form /
tertentu ke beberapa tingkat. 2NF)
Apabila tabel yang diuji 3. Bentuk Normal Tahap (3rd
belum memenuhi persyaratan Normal Form / 3NF)
tertentu, maka tabel tersebut
perlu dipecah menjadi
beberapa tabel yang lebih 4. Boyce-Code Normal Form
sederhana sampai memenuhi (BCNF)
bentuk yang optimal.
5. Bentuk Normal Tahap (4th
Proses Normalisasi Gambaran proses Normal Form / 4NF)
normalisasi adalah
6. Bentuk Normal Tahap (5th
1) Data diuraikan dalam bentuk Normal Form / 5NF)
tabel, selanjutnya dianalisis
berdasarkan persyaratan tertentu ke
beberapa tingkat, kemudian
2) Apabila tabel yang diuji
belum memenuhi persyaratan
tertentu, maka tabel tersebut perlu
dipecah menjadi beberapa tabel yang
lebih sederhana sampai memenuhi
bentuk yang optimal.