Anda di halaman 1dari 18

“Sumber Permodalan dalam

Berwirausaha”

OLEH KLP 4:

WAYAN RAYI CHANDRALIKA NARAYANA

LUH PUTU SUGIARTINI

PUTU DESSY IRA ARDIANTHI


Modal Usaha dan Manajemen Keuangan

 Modal Usaha
 Manajemen Keuangan
Pengertian Modal

Modal merupakan kumpulan dari barang-barang


modal, yaitu semua barang yang ada dalam rumah
tangga perusahaan dalam fungsi produktifnya untuk
membentuk pendapatan.
Jenis-Jenis Modal

Didalam buku karangannya Prof. Dr. Bambang


Riyanto membagi modal atas dua jenis yaitu:
 Modal asing/ pinjaman
 Modal sendiri
Modal asing/ pinjaman

 Modal asing/pinjaman adalah modal yang berasal


dari luar perusahaan yang sifatnya sementara
didalam suau perusahaan, dan bagi perusahaan yang
bersangkutan modal tersebut merupakan “hutang”,
yang pada saatnya harus dibayar kembali.
Modal sendiri

Modal sendiri pada dasarnya adalah modal yang


berasal dari pemilik perusahaan dan yang tertanam
didalam perusahaan untuk waktu yang tidak
tertentu lamanya.
Secara garis besar, modal diperlukan untuk membiayai
suatu uasaha baik untuk pembuatan produk, proyek,
atau jasa, modal ada dua macam yaitu:
 Modal Investasi
 Modal Kerja
Siklus modal

 Siklus modal adalah perputaran uang yang dita-


namkan dalam suatu bisnis. Uang itu akan diputar
dan saling terkait stu sama lain melalui transaksi
bisnis, pinjaman uang dari pihak lain atau Bank,
kemudian ditambah adanya kewajiban kepada
Negara yang harus dibayar dalam bentuk pajak atau
retribusi.
Pengelolaan Pemodalan

 Menurut Sawir (2005:133)


“manajemen/pengelolaan modal kerja adalah
kegiatan yang mencakup semua fungsi manajemen
atas aktiva lancar dan kewajiban jangka pendek
perusahaan”. Tujuan manajemen modal kerja adalah
mengelola aktiva lancar dan hutang lancar sehingga
diperoleh modal kerja neto yang layak dan
menjamin tingkat likuiditas perusahaan.
Evaluasi Usaha

 Evaluasi Usaha adalah Suatu aktivitas untuk


melakukan analisis kinerja suatu usaha bisnis.
Evaluasi usaha prinsip dasar utamanya adalah
membandingkan rencana usaha yang telah dibuat
sebelum kegiatan dimulai dengan apa yang telah
dicapai pada akhir masa produksi.
 Suatu usaha dikatakan berhasil apabila usaha
tersebut dapat memenuhi kewajiban membayar
bunga modal, alat - alat luar yang digunakan, upah
tenaga kerja luar serta sarana produksi yang lain
dan termasuk kewajiban pada pihak ketiga.
Pengertian Manajemen Keuangan

 Manajemen keuangan dapat diartikan juga sebagai


seluruh aktivitas perusahaan yang berhubungan
dengan upaya untuk mendapatkandana perusahaan
dengam meminimalkan biaya dan upaya
penggunaan serta pengalokasian dana tersebut
secara efisien dalam memaksimalkan nilai
perusahaan yaitu harga dimana calon pembeli
bersedia membayarnya.
Fungsi Manajemen Keuangan

 Adapun Fungsi-fungsi Manajemen Keuangan:


 Perencanaan Keuangan
 Penganggaran Keuangan
 Pencarian Keuangan
 Penyimpanan Keuangan
 Pengendalian Keuangan
 Pemeriksaan Keuangan
 Pelaporan keuangan
Tujuan Manajemen Keuangan

 Tujuan manajemenkeuangan adalah untuk


memaksimalkan profit dan meminimalkan biaya
guna mendapatkan suatu pengambilan keputusan
yang maksimum dalam menjalankan perusahaan.
Pengertian Kemitraan

 Pengertian kemitraan secara konseptual adalah


adanya kerja sama antara usaha kecil dengan usaha
menengah atau dengan usaha besar disertai oleh
pembinaan dan pengembangan berkelanjutan oleh
usaha menengah atau besar dengan memperhatikan
prinsip saling memerlukan, memperkuat dan
menguntungkan.
Alasan terjadinya Kemitraan dalam Usaha

 Kemitraan usaha haruslah berdasarkan asas


sukarela dan suka sama suka. Dalam kemitraan
harus dijauhkan “kawin paksa”.Oleh karena itu,
pihak-pihak yang bermitra harus sudah siap untuk
bermitra, baik kesiapan budaya maupun kesiapan
ekonomi. Jika tidak, maka kemitraan akan berakhir
sebagai penguasaan yang besar terhadap yang kecil
atau gagal karena tidak bisa jalan.
Pola Kemitraan

 Kerjasama keterkaitan antar hulu-hilir (forward


linkage)
 Kerjasama keterkaitan antar hilir-hulu (backward
linkage)
 Kerjasama dalam Pemilik Usaha
Kendala dalam Bermitra Usaha

 Perbedaan yang masih besar antara Usaha Besar dan


Usaha Kecil
 Kualitas produksi belum terjamin
 Kerja sama kurang berkembang
 UB bersifat integrai vertical
 Belum terjadi alih teknologi dan manajemen dari UB
dan UK
 Belum berkembangnya system dan pola kemitraan
dan belum berkem-bangnya unsur pendukung
Syarat-Syarat Kemitraan

Adapun syarat-syarat kemitraan adalah sebagai


berikut:
a. Tujuan umum yang sama
b. Kesetaraan
c. Saling menghargai
d. Saling memberi kontribusi
e. Ada efek sinergi
f. Saling menguntungkan
suksma