Anda di halaman 1dari 18

Assalamu’alaikum Wr.

Wb
Nama : Ahmad Hanafi HS
M. Azhari Akbar
Gina Hidayati
Nindya Anggraini M
Rahmi maulida
Yulia Hikmah

Kelompok : 2
Tipes atau thypus adalah suatu penyakit infeksi bakteri
pada usus halus dan terkadang pada aliran darah yang disebabkan
oleh bakteri Salmonella thyposa atau Salmonella parathypi A, B,
dan C, selain ini dapat juga menyebabkan gastroenteritis ( radang
lambung ).

Thypus Abdominalis adalah penyakit infeksi akut yang


biasanya mengenai saluran pencernan dengan gejala demam
yang lebih dari 1 minggu, gangguan pencernaan dan gangguan
kesadaran. ( Sudoyo, 2009 ).
Penyakit Thyous Abdominalis
merupakan penyakit yang ditularkan melalui
makanan dan minuman yang tercemar oleh
bakteri Salmonella Thyposa, ( food and home
disease ). Salmonella thyposa adalah bakteri
gram negative yang bergerak dengan rambut
getar dan tidak berspora.

Penyebab lain adalah Salmonella


parathypi A, B, dan C, selain ini dapat juga
menyebabkan gastroenteritis ( radang
lambung ).
Penjelasan…
MANIFESTASI KLINIK
• Gejala klinik yang pertama timbul disebabkan
oleh bakteremia yang mengakibatkan gejala
toksis umum seperti letargi, sakit kepala, demam,
dan beradikardia.

• Selanjutnya gejala disebabkan oleh gangguan


sistem retikulo endothelial, umpanya kelainan
hematologi, gangguan faal hati dan nyeri diperut.
Kelompok gejala lainnya disebabkan oleh
komplikasi seperti ulserasi di usus dengan
penyakitnya.
Lanjutan….
Masa tunas biasanya 5 sampai 14 hari, tetapi dapat sampai 5 minggu. Pada kasus
ringan dan sedang, penyakit biasanya berlangsung 3 minggu. Timbulnya
berangsur, mulai dengan tanda – tanda :
a. malaise,
b. anoreksia,
c. nyeri kepala,
d. nyeri seluruh badang,
e. letargi,
f. Demam
• Pada Minggu Pertama demam remiten* yang berangsur makin tinggi dan
hampir selalu disertai dengan nyeri kepala. Biasanya terdapat batuk kering dan
tidak jarang ditemukan epitaksis (mimisan). Hampir selalu ada rasa tidak enak
atau nyeri diperut. Konstifasi sering ada, tetapi diare juga sering ditemukan.
• Pada minggu kedua demam umumnya menetap tinggi (demam kontinu) dan
penderita tampak sakit berat. Perut tampak distensi dan terdapat gangguan
sistem pencernaan. Diare dapat mulai, kadang disertai perdarahan saluran
cerna.
• Perbaikan dapat mulai terjadi pada akhir minggu ketiga dengan suhu badan
menurun dan keadaan umum tampak baik.
Gambaran klinik yang biasa ditemukan adalah:
• Pemeriksaan SGOPT dan SGPT
SGOT dan SGPT pada demam typhoid seringkali meningkat
tetapi dapat kembali normal setelah sembuhnya typhoid.

• Biakan empedu: basil salmonella typhi ditemukan dalam darah


penderita biasanya dalam minggu pertama sakit.