TEKS NEGOSIASI
ANGGOTA: 1. AKHMAD SYAH N.H (03)
2. DIMAS YOGA P (10)
3. FAHRIJAL FAHMI (13)
4.MUHAMMAD LUTHFI A
5.REYHAN ALVIN T.K (26)
1. PENGERTIAN TEKS NEGOSIASI
• Negosiasi : sebuah bentuk interaksi sosial saat pihak-pihak yang terlibat berusaha untuk saling menyelesaikan
tujuan yang berbeda dan bertentangan.
• Teks negosiasi adalah teks yang memuat interaksi sosial untuk mencapai kesepakatan di antara pihak-pihak yang
memiliki kepentingan berbeda atau saling bertentangan.
2. CIRI CIRI TEKS NEGOSIASI
• Menghasilkan kesepakatan (yang saling menguntungkan).
• Mengarah pada tujuan praktis.
• Memprioritaskan kepentingan bersama.
• Merupakan sarana untuk mencari penyelesaian.
3. CARA PENYAMPAIN PENGAJUAN DAN
PENAWARAN
Cara menyampaikan pengajuan penawaran dalam negosiasi adalah
• Dilakukan dengan santun
• Tidak menekan atau memaksa pihak lain
• serta disertai dengan alasan untuk membujuk pihak lain.
4. SYARAT TERCAPAINYA PERSETUJUAN
• 1. perlu adanya sebuah kesepakatan.
• 2. melakukan persetujuan/kesepakatan harus didasari dengan tidak adanya tekanan atau
paksaan.
• 3. kesepakatan harus saling menguntungkan.
• 4. sifat persetujuan harus praktis dan dapat diterapkan dalam melakukan sebuah
perjanjian.
5. POLA PENYAJIAN TEKS NEGOSIASI
• a. Pola penyajian teks negosiasi berbentuk cerita pendek
Pola penyajian teks negosiasi berbentuk cerita pendek merupakan pola penyajian teks negosiasi
dalam bentuk cerita pendek yang di dalamnya terdapat proses penawaran.
• b. Pola penyajian dalam bentuk dialog
Pola penyajian dalam bentuk dialog merupakan pola penyajian penulisan teks yang berbentuk
antara pihak yang mengajukan sebuah penawaran.
• c. Pola penyajian gabungan bentuk narasi dan dialog
Pada pola penyajian teks negosiasi gabungan dari bentuk narasi dan dialog, lebih menekankan pada
uraian secara kronologis, yakni berdasarkan kepada rangkaian waktu. Isi laporan ini bersifat
penceritaan peristiwa dalam sebuah teks negosiasi.
6. STRUKTUR TEKS NEGISIASI
• Struktur isi teks negosiasi
• Struktur teks negosiasi Dalam dialog negosiasi antara pihak satu dan pihak dua dalam
mencapai kesepakatan (bukan jual beli) terdiri dari tiga bagian yaitu pembukaan, isi dan
penutup, sebagai berikut:
• 1. Pembukaan, contohnya: Selamat pagi/siang/sore; saya Paula.......
• 2. Isi, contohnya: Karyawan telah bekerja keras demi perusahaan,tetapi kami merasa kurang
mendapatkan imbalan yang pantas. Kami tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya
dengan uang Rp.2.000.000. paling tidak kami menerima upah sebesar Rp.3.000.000
• 3. Penutup, Contohnya: Terimakasih Pak,selamat sore.
7. UNSUR – UNSUR SURAT PENAWARAN
• 1. kepala surat.
• 2. tempat dan tanggal pembuatan surat.
• 3. nomor surat.
• 4. lampiran.
• 5. perihal.
• 6. alamat yang dituju
• 7. salam pembuka.
• 8. isi surat (pembuka, inti, penutup).
• 9. salam penutup.
• 10. tanda tangan dan nama terang pembuat surat.
8. PASANGAN TUTURAN YANG ADA DALAM TEK
NEGOISASI
• Pasangan tuturan yang ada dalam tek negoisasi adalah mengucapkan salam - membalas
salam bertanya - menjawab atau tidak menjawab meminta tolong - memenuhi atau
menolak permintan tolong meminta - memenuhi atau menolak permintaan menawarkan
- menerima atau menolak tawar.an mengusulkan - menerima atau menolak usulan
9. MENGIDENTIFIKASI KALIMAT PERSUASIF DALAM
TEKS NEGOSIASI
• Kalimat persuasif : kalimat ajakan
Contoh : Mohon bapak pertimbangkan lagi lokasi ruko ini strategis untuk usaha anda jadi
kalo anda membayarnya 10 juta pertahun anda tak akan kesulitan karena dapat dicicil dan
anda akan mendapatkan keuntungan yang banyak.
10. CONTOH TEKS NEGOSIASI
Pembeli 1: “Bu, petenya berapa?”
Penjual: “Satu tangkainya Rp15.000,00 Bu. Ini tinggal tiga tangkai, semua Rp45.000,00.”
Pembeli 1: “Harganya apa tidak bisa kurang? Saya tawar satu tangkainya Rp10.000,00 ya? Sekalian penghabisan.”
Penjual: “Maaf, tidak bisa, Bu. Saya beri Rp40.000,00 saja kalau ambil semua.”
Pembeli 2: “Bu, saya saja yang beli petenya dengan harga Rp15.000,00 per tangkai. Saya ambil dua tangkai.”
Penjual: “Maaf, Bu, tidak bisa begitu. Ibu ini yang menawar lebih dulu.”
Pembeli 2: “Tapi, saya setuju harga awal tanpa menawar.”
Penjual: “Mohon maaf, Bu, tapi aturan tawar-menawar memang begitu.”
Pembeli 1: “Ya sudah, Bu, saya setuju Rp40.000 untuk tiga tangkai. Saya ambil semuanya.”
Penjual: “Terima kasih, Bu.”
Pembeli 1: “Sama-sama, Bu.”