0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
80 tayangan7 halaman

Bagian-Bagian Penting Kamera DSLR

Bagian-bagian utama kamera meliputi bodi, sensor, lensa, tombol shutter, aperture, tombol flash, lens hood, layar LCD, focus ring, viewfinder, mode dial, dan tombol menu dan playback. Masing-masing bagian memiliki fungsi khusus dalam merekam gambar seperti menangkap cahaya, mengatur fokus, mengatur eksposur, dan menyimpan hasil gambar.

Diunggah oleh

septiajalil59
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
80 tayangan7 halaman

Bagian-Bagian Penting Kamera DSLR

Bagian-bagian utama kamera meliputi bodi, sensor, lensa, tombol shutter, aperture, tombol flash, lens hood, layar LCD, focus ring, viewfinder, mode dial, dan tombol menu dan playback. Masing-masing bagian memiliki fungsi khusus dalam merekam gambar seperti menangkap cahaya, mengatur fokus, mengatur eksposur, dan menyimpan hasil gambar.

Diunggah oleh

septiajalil59
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

12 Bagian Kamera Beserta

Fungsinya
1. Bodi
Bodi kamera adalah tempat melekatnya semua komponen internal kamera. Di bagian
inilah kamera bisa dipegang dan tempat semua tombol. Dalam bodi juga tersimpan baterai
yang menjadi energi bagi kamera.
Semakin besar bodi kamera, semakin sulit handling yang dilakukan. Jika goyang sedikit
saat memegang kamera, maka hasil gambar bisa blur. Kamera DSLR memiliki bodi lebih
berat daripada action cam atau jenis pocket.
2. Sensor
Mungkin banyak yang tidak sadar ada sebuah sensor dalam kamera, kecuali seorang
Fotografer. Sensor terletak di belakang lensa. Biasanya sensor berbentuk persegi panjang,
ukurannya bisa berbeda tergantung jenis kamera, ada yang berukuran kecil ada yang
sedang.
Sensor menjadi bagian terpenting dari sebuah kamera. Sensor lah yang memiliki tanggung
jawab dalam merekam cahaya yang masuk untuk kemudian diubah menjadi sebuah
gambar dan menyimpannya ke kartu memori.
3. Lensa
Bagian-bagian kamera berikutnya adalah lensa. Lensa memiliki fungsi menangkap suatu
objek menjadi sebuah gambar (foto). Ada kamera dengan lensa yang bisa dilepas dan
diganti. Tetapi, beberapa kamera menggunakan lensa built-in yang tidak bisa dilepas.
Ada baiknya lensa dibersihkan secara berkala dan disimpan dalam kondisi lensa ditutup.
Tujuannya agar lensa tidak terkena debu atau tergores dan ketika digunakan kembali,
tetap sempurna bidikannya.
Baca juga: 10 Jenis Lensa Kamera Beserta Fungsinya yang Sesuai dengan
Kebutuhanmu
4. Tombol shutter
Tidak ada bagian-bagian kamera yang didesain lebih ergonomis dibanding dengan
tombol shutter. Posisi tombol shutter lebih mudah dijangkau oleh jari pengguna
dibanding dengan tombol lain. Tujuannya agar mudah ditekan saat perekaman
berlangsung dalam waktu sepersekian detik saja.
Tombol shutter berfungsi untuk mengaktifkan rana yang sudah di-setting kamera.
Cara kerjanya, ketika pengguna menekan tombol ini, sinyal akan terkirim untuk
membuka rana berdasarkan kecepatan yang sudah diatur. Rana terbuka dan menutup,
sehingga cahaya akan masuk ke sensor kamera untuk merekam gambar dan
menyimpannya ke memori kamera.
5. Aperture
Aperture atau bukaan adalah cincin berbentuk bulat yang ada di dalam lensa. Bagian
ini dapat mengembang atau mengecil tergantung pada pengaturan F-stop.
Dengan aperture yang lebih lebar seperti F/4, kamu akan memberikan lebih banyak
cahaya masuk ke kamera. Sebaliknya, jika aperture lebih kecil seperti F/16, maka
cahaya yang masuk jadi lebih sedikit.
6. Tombol flash
Bagian-bagian kamera berikutnya adalah tombol flash yang umumnya terletak di sisi
atas kamera. Tombol flash memiliki fungsi memberikan kilatan cahaya Ketika objek
yang akan dipotret cenderung kurang cahaya atau gelap. Kilatan cahaya dari tombol
flash akan menjadikan hasil bidikan lebih cerah.
Baca juga: Modal smartphone cukup buat 5 pekerjaan ini
7. Lens hood
Lens hood bisa diterjemahkan sebagai tudung lensa. Memang benar, ini adalah bagian
yang berbentuk cincin plastik pada bagian depan lensa yang dapat memanjang.
Lens hood berfungsi melindungi lensa dari flaring dan benturan mungkin saja tidak kamu
sengaja. Hanya tidak semua bagian-bagian kamera dilengkapi dengan lens hood.
8. Layar LCD
Hampir semua kamera punya layar LCD. Layar LCD berfungsi menampilkan informasi
daya baterai, jumlah foto atau video yang tersimpan, melihat hasil bidikan serta
melakukan manual setting dari fitur-fitur yang tersedia pada kamera.
Untuk kamera DSLR dan beberapa jenis kamera lain, layar LCD menampilkan objek yang
sedang direkam sebagai bentuk live preview. Pada beberapa kamera, layar LCD berfungsi
sebagai viewfinder. Di beberapa jenis kamera, pengguna dapat mengedit foto saat masih
tersimpan di kamera melalui layar LCD.
Baca juga: Ingin Tahu Cara Membuat Filter IG? Ikuti 6 Panduan Berikut Ini!
9. Focus ring
Focus ring mudah dikenali pada kamera DSLR. Berupa cincin di bagian lensa, yang
merupakan kontrol manual untuk fokus kamera. Pengguna bisa memutar cincin sesuai
keinginannya, agar gambar yang dihasilkan fokus seluruhnya atau justru sebagian blur.
Selain itu, mengatur penanda jarak yang ada di suatu tempat sepanjang lensa untuk
membantu penggunanya dalam mengidentifikasi sejauh mana titik fokus nantinya. Di sisi
lain, ketika kamera diatur dengan fokus otomatis, maka focus ring tidak aktif.
10. Viewfinder
Viewfinder berfungsi sebagai pengeker, seperti pada DSLR, yang letaknya ada di atas
dan ukurannya agak besar. Viewfinder bisa disetel sesuai kebutuhan penggunanya, saat
akan memfokuskan objek yang akan dibidik. Kegunaan viewfinder sebagai bagian-
bagian dari kamera adalah untuk membantu penggunanya menemukan fokus dan
komposisi yang tepat, sebelum membidik objek.
Viewfinder menjadi jendela kecil yang memungkinkan penggunanya melihat (preview)
sebelum melakukan jepretan. Pada beberapa jenis kamera, layar LCD berperan
sebagai viewfinder. Pada kamera mirrorless, dilengkapi electronic viewfinder (EVF)
dengan mentransmisikan gambar secara digital yang kemudian ditampilkan
pada viewfinder.
11. Mode dial
Mode dial fungsinya mengganti opsi jenis mode yang akan digunakan untuk membidik
nantinya. Biasanya jenis mode yang tersedia seperti auto, manual, TV dan AV. Pada
umumnya, mode dial letaknya dekat dengan tombol shutter.
Untuk kamera pocket, ada beberapa yang tidak memiliki mode dial manual. Tetapi,
berupa layar sentuh untuk memilih opsi mode dial. Berbeda halnya dengan kamera seri
lama, yang juga tidak memiliki mode dial, karena seluruh setting dilakukan
secara manual.
12. Tombol menu dan playback
Kedua tombol ini biasanya ada di bagian bawah pojok layar LCD. Tombol menu
berfungsi untuk melakukan setting manual yang bisa dilakukan penggunanya sebelum
melakukan proses pengambilan gambar atau video. Tombol menu juga berisi fitur-fitur
yang ditampilkan pada layar LCD.
Sedangkan pada tombol playback, pengguna bisa melihat hasil bidikan kamera. Baik
yang terbaru bahkan semua hasil foto dan video yang tersimpan di kartu memori yang
terpasang.
Pada setiap bagian-bagian kamera memiliki fungsi yang bisa membantu kamu
menghasilkan gambar sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Bermodalkan kamera,
kamu bisa menjadi Fotografer andal atau Content Creator.
Contoh Foto

Anda mungkin juga menyukai