Anda di halaman 1dari 9

a. Aseton 1.

Karakteristik Bahan Gambar Bahan

Struktur Kimia

Karakteristik Fisika - Bentuk - Warna - Bau : Cairan : Tidak berwarna (bening) : Ringan bau

Karakteristik Kimia - Rumus molekul : CH3COCH3 - Massa molar : 58,08 gram/mol - Titik lebur : -94 C - Titik didih : 56 C - Titik nyala : -17 C - Tekanan uap : 184 mmHg pada 20 C - Kepadatan uap : 2.0 ( udara = 1)

- Berat jenis uap relatif : 0,786 - Densitas : 1,48 g/cm3 - Kelarutan dalam air : larut - Momen dipol : 2,91 D 2. Identifikassi Bahaya - Jika kontak dengan bahan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, mata, dan kulit. - Jika tertelan, mengakibatkan rasa mual, muntah dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada paru-paru. - Jika terjadi kontak kulit yang berkepanjangan atau berulang, dapat menyebabkan dermatitis. 3. Penanggulangan - Bila terhirup, keluar dari ruangan untuk menghirup udara yang bersih, bila tidak bernapas, berikan pernapasan buatan. Bila kesulitan bernapas, berikan bantuan oksigen. Segera dapatkan bantuan medis. - Bila kontak mata, periksa dan lepaskan jika ada lensa kontak. Segera siram mata dengan banyak air sedikitnya selama 15 menit, dan kedip-kedipkan mata sesekali. Dapatkan bantuan medis jika terjadi iritasi. - Bila kontak dengan kulit, segera bersihkan dengan air bersih sedikitnya selama 15 menit. Cuci dengan sabun desinfektan dan tutupi kulit terkontaminasi dengan suatu emolien. Bersihkan baju dan sepatu yang terkontaminasi. Cuci pakaian dan sepatu sebelum digunakan kembali. Jika terjadi iritasi segera hubungi dokter. - Bila tertelan, dapatkan bantuan medis dengan segera. Jangan memberikan apa pun melalui mulut kepada korban. Longgarkan pakaian yang ketat .

b. Asam Sulfat 1. Karateristik Bahan Gambar Bahan

Struktur Kimia

Karakteristik Fisika - Bentuk - Warna - Bau : Cairan : Tidak berwarna (tidak berwarna) : Tidak berbau

Karakteristik Kimia - Rumus molekul : H2SO4 - Nama IUPAC : Asam sulfat - Massa molar : 98,08 g/mol - Keasaman (pKa) : -3 - Densitas : 1,84 g/cm3 - Viskositas : 26,7 cP (20 oC) - Kelarutan dalam air : larut - Bersifat korosif dan beracun - Tidak mudah terbakar

2. Identifikasi Bahaya - Jika terhirup (inhalasi) dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, iritasi pada paru-paru dan dapat menyebabkan kanker. - Jika tertelan dapat menyebabkan rasa terbakar dan kerusakan permanen pada sistem pencernaan. - Jika kontak dengan kulit dapat menyebabkan luka bakar. - Jika kontak dengan mata dapat menyebabkan kerusakan permanen (kebutaan). 3. Penanggulangan - Bila terhirup, keluar dari ruangan untuk menghirup udara yang bersih, bila tidak bernapas, berikan pernapasan buatan. Bila kesulitan bernapas, berikan bantuan oksigen. Segera dapatkan bantuan medis. - Bila kontak dengan kulit, segera bersihkan dengan air bersih sedikitnya selama 15 menit. Cuci dengan sabun desinfektan dan tutupi kulit terkontaminasi dengan suatu emolien. Bersihkan baju dan sepatu yang terkontaminasi. Cuci pakaian dan sepatu sebelum digunakan kembali. Jika terjadi iritasi segera hubungi dokter. - Bila tertelan, segera dimuntahkan dan dapatkan bantuan medis dengan segera. - Bila kontak dengan mata, periksa dan lepaskan jika ada lensa kontak. Segera siram mata dengan banyak air sedikitnya selama 15 menit, dan usahakan mata dalam keadaan terbuka. Dapatkan bantuan medis. c. Natrium Klorida 1. Karakteristik Bahan Gambar Bahan

Struktur Kimia

Karakteristik Fisika - Bentuk - Warna - Bau : kristal : putih : ringan bau

Karakteristik Kimia - Rumus molekul: NaCl - Nama IUPAC : Natrium klorida - Massa molar: 58,44 gram/mol - Titik lebur: 801 C - Titik didih: 1465C - Densitas: 2,16 g/cm3 - Kelarutan dalam air: larut 3.Identifikasi Bahaya - Jika terkena mata tidak menyebabkan efek samping yang serius tetapi dalam bentuk serbuk dapat menyebabkan iritasi. - Jika terjadi kontak dengan kulit, dan tertelan tidak menyebabkan efek samping yang membahayakan kesehatan. - Jika terhirup tidak menyebabkan efek samping yang serius tetapi dalam bentuk serbuk dapat menyebabkan gangguan pernapasan, batuk, dan bersin. 3. Penanggulangan - Bila tertelan, berikan air minum dan dapatkan bantuan medis dengan segera.

- Bila terhirup, segera menghembuskan napas, dan bila terjadi gangguan pernapasan segera dapatkan bantuan medis. - Bila kontak mata, segera siram mata dengan air yang mengalir. Dapatkan bantuan medis jika terjadi iritasi. - Bila kontak dengan kulit, segera bersihkan dengan air bersih dan sabun. Jika terjadi iritasi segera hubungi dokter. d. Kalium Ferrisianida 1. Karakteristik Bahan Gambar Bahan

Struktur Kimia

Karakteristik Fisika - Bentuk - Warna - Bau : kristal : jingga : ringan bau

Karakteristik Kimia - Rumus molekul: K3Fe(CN)6 - Nama IUPAC : Kalium heksasianoferat(III) - Massa molar: 329,24 gram/mol

- Titik lebur: 300C - Densitas: 1,85 g/cm3 - Kelarutan dalam air: larut - Bersifat iritan 2. Identifikasi Bahaya - Jika kontak dengan bahan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, mata, dan kulit. - Jika tertelan, mengakibatkan rasa mual, muntah dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada paru-paru. - Jika terjadi kontak kulit yang berkepanjangan atau berulang, dapat menyebabkan dermatitis. 3. Penanggulangan - Bila tertelan, berikan air minum dan susu secukupnya, muntahkan dan dapatkan bantuan medis dengan segera. - Bila terhirup, keluar dari ruangan untuk menghirup udara yang bersih, bila tidak bernapas, berikan pernapasan buatan. Bila kesulitan bernapas, berikan bantuan oksigen. Segera dapatkan bantuan medis. - Bila kontak mata, periksa dan lepaskan jika ada lensa kontak. Segera siram mata dengan banyak air sedikitnya selama 15 menit, dan kedip-kedipkan mata sesekali. Dapatkan bantuan medis jika terjadi iritasi. - Bila kontak dengan kulit, segera bersihkan dengan air bersih sedikitnya selama 15 menit. Cuci dengan sabun desinfektan dan tutupi kulit yang terkontaminasi. Bersihkan baju dan sepatu yang terkontaminasi. Cuci pakaian dan sepatu sebelum digunakan kembali. Jika terjadi iritasi segera hubungi dokter.

e. Indikator PP 1. Karakteristik Bahan Gambar Bahan

Struktur Kimia

Karakteristik Fisika - Bentuk - Warna - Bau : cairan : jingga : ringan bau

Karakteristik Kimia - Rumus molekul: C20H14O4 - Nama IUPAC : 3,3-bis(4-hydroxyphenyl) isobenzofuran-1(3H)-one - Massa molar: 318,33 gram/mol - Titik lebur: 260 C - Densitas: 1,85 g/cm3 - Kelarutan dalam air: larut - Bersifat iritan dan mudah terbakar 2. Identifikasi Bahaya - Jika kontak dengan bahan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, mata, dan kulit.

- Jika tertelan, mengakibatkan rasa mual, muntah dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada paru-paru. - Jika terjadi kontak kulit yang berkepanjangan atau berulang, dapat menyebabkan dermatitis. 3. Penanggulangan - Bila kontak dengan kulit, segera bersihkan dengan air bersih sedikitnya selama 15 menit. Cuci dengan sabun desinfektan dan tutupi kulit yang terkontaminasi dengan krim. Bersihkan baju dan sepatu yang terkontaminasi. Cuci pakaian dan sepatu sebelum digunakan kembali. Jika terjadi iritasi segera hubungi dokter. - Bila kontak mata, periksa dan lepaskan jika ada lensa kontak. Segera siram mata dengan banyak air sedikitnya selama 15 menit, dan kedip-kedipkan mata sesekali. Dapatkan bantuan medis jika terjadi iritasi. - Bila tertelan, berikan air minum dan susu secukupnya, muntahkan dan dapatkan bantuan medis dengan segera. - Bila terhirup, keluar dari ruangan untuk menghirup udara yang bersih, bila tidak bernapas, berikan pernapasan buatan. Bila kesulitan bernapas, berikan bantuan oksigen. Segera dapatkan bantuan medis.

Makassar, 23 April 2012 Asisten Praktikan

NATALIA SHINTADEVI NIM : H311 08 008

FAUZI ABDILAH NIM : H311 10 010