Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH BOTANI

(Curcuma domestica L)
OLEH :

TANAMAN KUNYIT

DESFAUR NATALIA 1204149


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI PADANG

TAKSONOMI
Kingdom Divisi

Subdivisi
Kelas Subkelas

Ordo
Familia Genus Species

: Plantae : Spermatophyta : Angiospermae : Monocotyledone : Zingiberidae : Zingiberales : Zingiberaceae : Curcuma : Curcuma domestika L

MORFOLOGI
Akar

Sistem perakaran tanaman kunyit yaitu sistem akar serabut

Batang
Tanaman ini tidak memiliki batang sejati tetapi hanya berupa pelepah daun yang berperan sebagai batang palsu atau batang semu

Batang pada tanaman kunyit mengalami modifikasi menjadi rimpang atau rhizoma berwarna kuning.

Daun
- Merupakan daun
sempurna - berwarna hijau muda, licin dan agak lembut -Berbentuk lanset - tersusun selang seling - tepi daun tidak bergerigi - Ujung nya lancip (caudatus) - simetris

Bunga/Flos

-Bunga Majemuk, dengan perbungaan terminal dan bersisik - memiliki tenda bunga - daun kelopak berbentuk lanset - kelopak bunga berbentuk silindris, bercangap 3, tipis seperti serabut dan berwarna ungu - pangkal daun pelindung berwarna putih keunguan.

Anatomi Akar

Ruang antar sel

Berkas pengangkut

Epidermis

Korteks

ANATOMI
Akar

Epidermis

Korteks

Endodermis

Pericyle

Batang
Epidermis

Kambium aksesoris

Curcumin

Berkas pengangkut

Daun

Fisiologi
Tanaman kunyit merupakan tumbuhan dengan reaksi sintesis C3. tipe reaksi C3 diawali dengan fiksasi CO2, yaitu menggabungkan CO2 dengan sebuah molekul akseptor karbon. CO2 difiksasi ke gula berkarbon lima yiatu Ribulosa bifosfat (RuBP) oleh enzim karboksilase RuBP (rubisco). Molekul berkarbon enam yang terbentuk tidak stabil dan segera terpisah menjadi dua molekul fosfogliserat (PGA). Molekul PGA merupakan karbohidrat stabil berkarbon tiga yang pertama kali terbentuk sehingga cara tersebut dinamakan sintesis C3, Dengan reaksi : RuBP + CO2 rubisco 2 PGA

KANDUNGAN KIMIA
Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat yang disebut kurkuminoid., terdiri atas : -Kurkumin (flavonoid) dengan kandungan 10 % - desmetoksikurkumin dengan kandungan 1 5 % - bisdesmetoksikurkumin berupa minyak atsiri (terdiri dari keton, sesquiterpan, turmeron, tumeon 60 %, zingiberen 25 %, feladeren, sabinen, borneol dan sineil) - lemak 1 3 % - karbohidrat 3 % -- protein 30 % -- pati 8 % - vitamin C 45 % - 55 % - garam-garam mineral (zat besi, fosfor, kalsium) - saponin, flavanoid, damar, tanin (berkhasiat untuk penyakit maag). dan polifenol (terpen)

MANFAAT

-Bahan kosmetik - bahan baku industri jamu - obat tradisional - anti inflamasi -Anti oksidan - anti mikroba - pencegah kanker - anti tumor - menurunkan kadar lemak darah dan kolestrol - pembersihan darah

CARA PEMBUDIDAYAAN
a. Pembibitan

Bibit kunyit berasal dari tanaman yang tumbuh subur, segar, sehat, berdaun banyak dan hijau; kokoh, terhindar dari serangan pengakit, cukup umur (> 7 12 bulan; brntuk ukursn dsn wsrns bersgsm; mrmiliki ksdsr sir ysng cukup; benih telsh mengslsmi masa istirahat (dormansi) cukup;. Pertumbuhan rimpang kunyit dapat diransang dengan mengangin-anginkan rimpang ditempat yang lembab selama 1 1,5 bulan. Bibit yang baik disimpan dalam suhu kamar (25 280C)

b. Persiapan Lahan

-Lahan untuk penanaman kunyit dapat berupa lahan tegalan, perkubunan atau pekarangan - lahan yang akan ditanamai dibersihkan dari gulma dan dicangkul guna menggemburkan lapisan top soil dan sub soil dan juga mengembalikan kesuburan tanah. - tanah di vangkul pada kedalaman 20 30 cm dan di istirahatkan selama 1 -2 minggu agar gas-gas beracun yang ada dalam tanah menguap dan bibit penyakit/hama yang ada akan mati karena sinar matahari

c. Teknik Penanaman

Bibit kunyit yang sudah disiapkan kemudian ditanam dengan arah mata tunas menghadap ke atas

d. Panen
Kunyit siap dipanen pada umur 8-18 bulan, saat panen terbaik adalah umur tanaman 1112 bulan, yaitu pada saat gugur daun kedua. Ciri-ciri tanaman kunyit yang siap panen ditandai dengan berakhirnya pertumbuhan vegetatif, seperti terjadinya kelayuan/perubahan warna daun dan batang yang semua hijau berubah menjadi kuning (tanaman kelihatan mati)

HAMA DAN PENYAKIT


A. Hama Ulat penggerek akar (Dichcrosis puntifera) Gejala : pada pangkal akar dimana tunas dau n menjadi layu dan lama kelamaan tunas menjadi kering lalu membusuk. Pengendalian : tanaman diseprot / ditaburkan insektisida furadan G-3 A. Penyakit 1. Busuk bakteri rimpang Penyebab : kurang baiknya sistem drainase , rimpang yang terluka akibat alat-alat pertanian sehingga luka rimpang diinfeksi oleh jamur 1. Karat daun kunyit Disebabkan oleh Taphrina macullans Bult dan Colletrothrium capisici atau oleh kutu daun yang disebut Panchaetothrips A. Gulma Berupa alang-alang, rumput teki, ageratum dan gulma berdaun lebar.

TERIMA KASIH