Anda di halaman 1dari 2

Bab 1 Pendahuluan

Psikotropika menurut Pasal 1, Undang-Undang Nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Psikotropika merupakan zat/obat yang dapat menurunkan aktivitas otak atau merangsang susunan syaraf pusat dan menimbulkan kelainan perilaku, disertai dengan timbulnya halusinasi (mengkhayal), ilusi, gangguan cara berpikir, perubahan alam perasaan dan dapat menyebabkan ketergantungan serta mempunyai efek stimulasi (merangsang) bagi para pemakainya (Etty, 2011). Kafein adalah salah satu bahan stimulansia yang paling banyak digunakan karena dapat sering dijumpai dalam bentuk minuman seperti kopi, teh dan cola yang sangat gemar dikonsumsi oleh manusia. Banyak obat juga mengandung kafein dan mudah dijangkau dalam bentuk stimulan yang dijual bebas dan kombinasi dalam obat analgesik. Kafein adalah obat penting bahan pangan dalam masyarakat kita yang layak mendapatkan perhatian. Penggunaan kafein yang melebihi batas yang ditetapkan menghasilkan gejala kafeinisme yang termasuk agitasi, disorientasi dan sindrom yang disalah persepsikan sebagai kecemasan / neurosis. Kafein adalah bahan yang secara tidak langsung digunakan sehari-hari dan menimbulkan toleransi. Sebagai contoh, kafein dapat mempengaruhi tidur dalam dosis terkait dengan asupan kafein sehari-hari, yaitu, pengguna kafein dalam dosis harian yang tinggi akan mengalami efek yang lebih kecil karena adanya toleransi ini. Efek stimulasi kafein pada sistem saraf pusat dapat menyebabkan efek yang menyenangkan dan pada dosis yang lebih rendah dapat meningkatkan perhatian dan konsentrasi. Pada dosis tinggi, hal-hal yang sebaliknya mungkin terjadi. Jika digunakan dengan bijaksana, kafein dapat menjadi

terapi yang bermanfaat dalam pengobatan terhadap anak-anak yang hiperkinetik (Bolton, 1981). Setelah ditinjau dari berbagai bidang termasuk bidang kesehatan, hukum dan sosial, maka sangat penting bagi masyarakat dan petugas kesehatan khusunya untuk memperoleh informasi mengenai efek penggunaan atau konsumsi kafein. Hal ini diharapkan dapat membantu pembaca dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya masing-masing dalam kehidupan sehari-hari dan kehidupan bermasyarakat.