P. 1
Silabus SMK Teknologi

Silabus SMK Teknologi

4.0

|Views: 10,356|Likes:
Dipublikasikan oleh Ali Usman

More info:

Published by: Ali Usman on Jul 19, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

12/31/2015

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : X/1 STANDAR KOMPETENSI : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan riil KODE : D.20 ALOKASI WAKTU : 40 x 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 1 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan operasi pada bilangan riil 

INDIKATOR
Dua atau lebih bilangan bulat dioperasikan (dijumlah, dikurang, dikali, dibagi) sesuai dengan prosedur Dua atau lebih bilangan pecahan, dioperasikan (dijumlah, dikurang, dikali, dibagi) sesuai dengan prosedur Bilangan pecahan dikonversi ke bentuk persen, atau pecahan desimal, sesuai prosedur Konsep perbandingan (senilai dan berbalik nilai), skala, dan persen digunakan dalam pe-nyelesaian masalah program keahlian Bilangan berpangkat dioperasikan sesuai dengan sifat-sifatnya. Bilangan berpangkat disederhanakan atau ditentukan nilainya dengan menggunakan sifat-sifat bilangan berpangkat Konsep bilangan berpangkat diterapkan dalam penyelesaian masalah.     

MATERI PEMBELAJARAN
Sistem bilangan riil Operasi pada bilangan bulat Operasi pada bilangan pecahan Konversi bilangan Perbandingan (senilai dan berbalik nilai), skala, dan persen Penerapan bilangan riil dalam menyelesaikan masalah program keahlian

KEGIATAN PEMBELAJARAN
  Membedakan macammacam bilangan riil Menghitung operasi dua atau lebih bilangan bulat sesuai dengan prosedur Menghitung operasi dua atau lebih bilangan pecahan sesuai dengan prosedur Melakukan konversi pecahan ke bentuk persen, pecahan desimal, atau persen dan sebaliknya Menjelaskan perbandingan (senilai, dan berbalik nilai), skala dan persen Menghitung perbandingan (senilai, dan berbalik nilai), skala dan persen Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan operasi bilangan riil

PENILAIAN
     Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n 10

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Modul Bilangan Riil Referensi lain yang relevan

2. Menerapkan operasi pada bilangan berpangkat

 

Konsep bilangan berpangkat dan sifatsifatnya Operasi pada bilangan ber-pangkat Penyederhanaan bilangan berpangkat

Menjelaskan konsep dan sifat-sifat bilangan berpangkat Melakukan perhitungan operasi bilangan berpangkat dengan menggunakan sifat-sifatnya Menyederhanakan bilangan berpangkat Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan bilangan berpangkat

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n

10

Modul Bilangan Riil Referensi lain yang relevan

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 2 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan operasi pada bilangan riil 

INDIKATOR
Dua atau lebih bilangan bulat dioperasikan (dijumlah, dikurang, dikali, dibagi) sesuai dengan prosedur Dua atau lebih bilangan pecahan, dioperasikan (dijumlah, dikurang, dikali, dibagi) sesuai dengan prosedur Bilangan pecahan dikonversi ke bentuk persen, atau pecahan desimal, sesuai prosedur Konsep perbandingan (senilai dan berbalik nilai), skala, dan persen digunakan dalam pe-nyelesaian masalah program keahlian Operasi logaritma diselesaikan sesuai dengan sifat-sifatnya. Soal-soal logaritma diselesaikan dengan menggunakan tabel dan tanpa tabel Permasalahan program keahlian diselesaikan dengan menggunakan logaritma     

MATERI PEMBELAJARAN
Sistem bilangan riil Operasi pada bilangan bulat Operasi pada bilangan pecahan Konversi bilangan Perbandingan (senilai dan berbalik nilai), skala, dan persen Penerapan bilangan riil dalam menyelesaikan masalah program keahlian

KEGIATAN PEMBELAJARAN
  Membedakan macammacam bilangan riil Menghitung operasi dua atau lebih bilangan bulat sesuai dengan prosedur Menghitung operasi dua atau lebih bilangan pecahan sesuai dengan prosedur Melakukan konversi pecahan ke bentuk persen, pecahan desimal, atau persen dan sebaliknya Menjelaskan perbandingan (senilai, dan berbalik nilai), skala dan persen Menghitung perbandingan (senilai, dan berbalik nilai), skala dan persen Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan operasi bilangan riil

PENILAIAN
     Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n 10

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Modul Bilangan Riil Referensi lain yang relevan

4. Menerapkan konsep logaritma

 

Konsep logaritma


Operasi pada logaritma

Menjelaskan konsep logaritma Menjelaskan sifat-sifat logaritma Menggunakan tabel logaritma Melakukan operasi logaritma dengan sifat-sifat logaritma Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan logaritma

    

 

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n

8

Modul Bilangan Riil Referensi lain yang relevan

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 3 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 4 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : X/1 STANDAR KOMPETENSI : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aproksimasi kesalahan KODE : D.21 ALOKASI WAKTU : 15 x 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 5 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan konsep kesalahan pengukuran

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
    Membilang dan mengukur Salah mutlak dan salah relatif Menentukan persentase ke-salahan Menentukan toleransi hasil pengukuran 

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Membedakan pengertian membilang dan mengukur Melakukan kegiatan pengukuran terhadap suatu obyek Menghitung kesalahan ( salah mutlak dan salah relatif) suatu pengukuran Menghitung prosentase kesalahan suatu pengukuran Menghitung toleransi hasil suatu pengukuran Menerapkan konsep kesalahan pengukuran pada Program Keahlian

PENILAIAN
     Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n 8

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR


Hasil membilang dan mengukur dibedakan berdasar pengertiannya Hasil pengukuran ditentukan salah mutlak dan salah relatifnya Persentase kesalahan dihitung berdasar hasil pengukurannya Toleransi dihitung berdasar hasil pengukurannya

o
o

  

Modul Aproksima si Kesalahan Referensi lain yang relevan

2. Menerapkan konsep operasi hasil pengukuran

Jumlah dan selisih hasil peng-ukuran dihitung untuk menentukan hasil maksimum dan hasil minimumnya Hasil kali pengukuran dihitung untuk menentukan hasil maksimum dan hasil minimumnya

 

Jumlah dan selisih hasil pengukuran Hasil kali pengukuran

Melakukan kegiatan pengukuran terhadap suatu obyek Menghitung jumlah dan selisih hasil pengukuran Menghitung hasil maksimum dan minimum suatu pengukuran berdasarkan jumlah dan selisih hasil pengukuran Menghitung hasilkali dari suatu pengukuran Menghitung hasil maksimum dan minimum suatu pengukuran berdasarkan hasilkali dari hasil pengukuran Menerapkan hasil operasi

    

 

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n

7

o
o

Modul Aproksima si Kesalahan Referensi lain yang relevan

 

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 6 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 7 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER :X/1 STANDAR KOMPETENSI : Memecahkan masalah berkaitan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier dan kuadrat KODE : D.22 ALOKASI WAKTU : 40 x 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 8 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linier

INDIKATOR
Persamaan linier ditentukan penyelesaiannya Pertidaksamaan linier ditentukan penyelesaiannya

MATERI PEMBELAJARAN
Persamaan dan pertidaksamaan linier serta penyelesaiannya

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian persamaan linier Menyelesaikan persamaan linier Menjelaskan pengertian pertidaksamaan linier Menyelesaikan pertidaksamaan linier

PENILAIAN
     Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n 8

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Modul Sistem Persama an dan Pertidak samaan Linier dan Kuadrat Referen si lain yang relevan

Menyelesaikan masalah program
2. Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat Persamaan kuadrat ditentukan penyelesaiannya Pertidaksamaan kuadrat ditentukan penyelesaiannya Persamaan dan pertidaksamaan kuadrat serta penyelesaiannya Akar-akar persamaan kuadrat dan sifat-sifatnya

keahlian yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linier Menjelaskan pengertian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat Menjelaskan akar-akar persamaan kuadrat dan sifat-sifatnya Menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat

      Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n 10

3. Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat

Persamaan kuadrat disusun berdasarkan akar-akar yang diketahui Persamaan kuadrat baru disusun berdasarkan akar-akar persamaan kuadrat lain

Menyusun persamaan kuadrat

Penerapan persamaan
dan pertidaksamaan kuadrat dalam program keahlian

Menyusun persamaan kuadrat berdasarkan akar-akar yang diketahui Menyusun persamaan kuadrat berdasarkan akar-akar persamaan kuadrat lain

    

10

Menyelesaikan masalah program
keahlian yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat

Persamaan dan
pertidaksamaan kuadrat diterapkan dalam menyelesaikan masalah program keahlian 4. Menyelesaikan sistem persamaan

Sistem persamaan
linier dua dan tiga variabel dapat ditentukan

Sistem persamaan linier
dua dan tiga variabel

Memberi contoh sistem persamaan linier dua variabel dan tiga variabel

Sistem persamaan

Menyelesaikan sistem persamaan
linier dengan metode eliminasi,

   

dengan dua variabel, KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat

12

o

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 9 dari 51

Modul Sistem Persama an dan

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER :X/2 STANDAR KOMPETENSI : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks KODE : D.23 ALOKASI WAKTU : 20 x 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 10 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Mendeskripsikan macam-macam matriks

INDIKATOR
Matriks ditentukan unsur dan notasinya Matriks dibedakan menurut jenis dan relasinya

MATERI PEMBELAJARAN
Macam-macam matriks

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN
     Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 5

ALOKASI WAKTU TM PS PI
 

SUMBER BELAJAR
Modul Matriks Referensi lain yang relevan

Menjelaskan pengertian matriks,

notasi matriks, baris, kolom, elemen dan ordo matriks Membedakan jenis-jenis matriks Menjelaskan kesamaan matriks Menjelaskan transpose matriks Menjelaskan operasi matriks antara lain : penjumlahan dan pengurangan Menjelaskan operasi matriks antara lain : perkalian skalar dengan matriks perkalian matriks dengan matriks

2. Menyelesaikan operasi matriks

Dua matriks atau lebih ditentukan hasil penjumlahan atau pengurangannya

Operasi matriks

Dua matriks atau lebih
ditentukan hasil kalinya

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

7

Menyelesaikan penjumlahan,

pengurangan, dan/atau perkalian matriks Menyelesaikan kesamaan matriks menggunakan penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks 3. Menentukan determinan dan invers

Matriks ditentukan
determinannya Matriks ditentukan inversnya

Determinan dan Invers matriks

Menjelaskan pengertian determinan
matriks Menentukan determinan dan invers matriks ordo 2

Menjelaskan pengertian Minor,

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

8

kofaktor dan adjoin matriks Menentukan determinan dan invers matriks ordo 3 Menyelesaikan sistem persamaan linier dengan menggunakan matriks

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 11 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : Menyelesaikan masalah program linier KODE :E ALOKASI WAKTU : 20 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM
Menjelaskan pengertian program linier Menggambar grafik himpunan penyelesaian pertidaksamaan linier Menggambar grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dengan 2 variabel      Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 7

KOMPETENSI DASAR
1. Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dengan 2 variabel

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

PS

PI

SUMBER BELAJAR
Modul Porgram Linier Referensi lain yang relevan

Pertidaksamaan linier
ditentukan daerah penyelesaiannya

Sistem
pertidaksamaan linier dengan 2 variabel ditentukan daerah penyelesaiannya

2. Menentukan model matematika dari soal ceritera (kalimat verbal)

Soal ceritera (kalimat

Model matematika

verbal) diterjemahkan ke kalimat matematika Kalimat matematika ditentukan daerah penyelesaiannya

Menjelaskan pengertian model matematika

Menentukan apa yang diketahui dan
ditanyakan Menyusun sistem pertidaksamaan linier Menentukan daerah penyelesaian l

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

3

Modul Porgram Linier Referensi lain yang relevan

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 12 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dengan 2 variabel

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian program linier Menggambar grafik himpunan penyelesaian pertidaksamaan linier Menggambar grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dengan 2 variabel     

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 7

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Modul Porgram Linier Referensi lain yang relevan

Pertidaksamaan linier
ditentukan daerah penyelesaiannya

Sistem
pertidaksamaan linier dengan 2 variabel ditentukan daerah penyelesaiannya Fungsi obyektif ditentukan dari soal Nilai optimum ditentukan berdasar fungsi obyektif

3. Menentukan nilai optimum dari sistem pertidaksamaan linier.

Fungsi objektif Nilai optimum

Menentukan fungsi objektif Menentukan titik optimum dari daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier

Menentukan nilai optimum dari fungsi
obyektif Garis selidik Menjelaskan pengertian garis selidik Membuat garis selidik menggunakan fungsi objektif

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

7

Modul Porgram Linier Referensi lain yang relevan

4. Menerapkan garis selidik

Garis selidik
digambarkan dari fungsi obyektif

Nilai optimum

Menentukan nilai optimum
menggunakan garis selidik

ditentukan menggunakan garis selidik

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

3

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 13 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor KODE : D.25 ALOKASI WAKTU : 20 x 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 14 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat terbuka)

INDIKATOR
Pernyataan dan bukan pernyataan dibedakan Suatu pernyataan ditentukan nilai kebenarannya Ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, dan biimplikasi dibedakan Ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, dan biimplikasi, ditentukan nilai kebenarannya Ingkaran dari konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi ditentukan nilai kebenarannya Invers, Konvers dan Kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi

MATERI PEMBELAJARAN
Pernyataan dan bukan per-nyataan

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Membedakan kalimat berarti dan kalimat tidak berarti Membedakan pernyataan dan kalimat terbuka Menentukan nilai kebenaran suatu pernyataan Memberi contoh dan membedakan ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi, dan ingkarannya Membuat tabel kebenaran dari ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi, dan ingkarannya Menentukan nilai kebenaran dari ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi, dan ingkarannya          

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 5

ALOKASI WAKTU TM PS PI
o

SUMBER BELAJAR
Modul Logika Matematik a Referensi lain yang relevan

o 10

2. Mendeskripsikan ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi dan ingkarannya

Ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi dan ingkarannya

3. Mendeskripsikan Invers, Konvers dan Kontraposisi

Invers, Konvers dan Kontraposisi dari implikasi

Invers, Konvers dan
Kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi dan ditentukan nilai kebenarannya 4. Menerapkan modus panens, modus tollens dan prinsip silogisme dalam menarik kesimpulan

Menjelaskan pengertian Invers, Konvers dan Kontraposisi dari implikasi Menentukan Invers, Konvers dan Kontraposisi dari implikasi Menentikan nilai kebenaran Invers, Konvers dan Kontraposisi dari implikasi

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

2

o

o

Modul Logika Matematik a Referensi lain yang relevan

Modus ponens, modus

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

tollens dan silogisme dijelaskan pebedaannya Modus ponens, modus tollens dan silogisme digunakan untuk menarik kesimpulan Penarikan kesimpulan ditentukan kesahihannya

Modus ponens, modus tollens dan silogisme

Menjelaskan pengertian modus ponens, modus tollens dan silogisme Menarik kesimpulan dengan menggunakan modus ponens, modus tollens dan silogisme Menentukan kesahihan penarikan kesimpulan

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

3

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 15 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 16 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : XI / 3 STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan perbandingan, fungsi, persamaan, dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah KODE : D26 ALOKASI WAKTU : 50 x45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 17 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Menentukan dan menggunakan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut. 

INDIKATOR
Perbandingan trigonometri suatu sudut ditentukan dari sisi-sisi segitiga siku-siku. Perbandingan trigonometri dipergunakan untuk menentukan panjang sisi dan besar sudut segitiga siku-siku. Sudut-sudut diberbagai kuadran ditentukan nilai perbandingan trigonometrinya. Koordinat kartesius dan koordinat kutub dibedakan sesuai pengertiannya Koordinat kartesius dikonversi ke koordinat kutub atau se-baliknya sesuai prosedur dan rumus yang berlaku Aturan sinus digunakan untuk menentukan panjang sisi atau besar sudut pada suatu segitiga Aturan kosinus

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
 Menjelaskan pengertian perbandingan trigometri suatu sudut segitiga siku-siku Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut segitiga siku-siku Menentukan panjang sisi dan besar sudut segitiga siku-siku menggunakan perbandingan trigonometri Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut diberbagai kuadran Menerapkan konsep perbandingan trigonometri pada program keahlian     

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 5

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR


Perbandingan trigonometri Panjang sisi dan besar sudut segitiga sikusiku Perbandingan trigonometri di berbagai kuadran

o
o

 

Modul Trigonome tri Referensi lain yang relevan


2. Mengkonversi koordinat kartesius dan kutub

Koordinat kartesius dan kutub Konversi koordinat kartesius dan kutub


Menjelaskan pengertian koordinat kartesius dan koordinat kutub Menggambar letak titik pada koordinat kartesius dan koordinat kutub Mengkonversi koordinat kartesius ke koordinat kutub atau sebaliknya

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

5

o o

Modul Trigonome tri Referensi lain yang relevan

3. Menerapkan aturan sinus dan kosinus

Aturan sinus dan kosinus

 

Menemukan atusan sinus Menggunakan aturan sinus untuk menentukan panjang sisi atau besar sudut suatu segitiga Menemukan atusan kosinus Menggunakan aturan kosinus untuk menentukan panjang sisi

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

 

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

10

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 18 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Menentukan dan menggunakan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut. 

INDIKATOR
Perbandingan trigonometri suatu sudut ditentukan dari sisi-sisi segitiga siku-siku. Perbandingan trigonometri dipergunakan untuk menentukan panjang sisi dan besar sudut segitiga siku-siku. Sudut-sudut diberbagai kuadran ditentukan nilai perbandingan trigonometrinya.

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
 Menjelaskan pengertian perbandingan trigometri suatu sudut segitiga siku-siku Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut segitiga siku-siku Menentukan panjang sisi dan besar sudut segitiga siku-siku menggunakan perbandingan trigonometri Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut diberbagai kuadran Menerapkan konsep perbandingan trigonometri pada program keahlian     

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 5

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR


Perbandingan trigonometri Panjang sisi dan besar sudut segitiga sikusiku Perbandingan trigonometri di berbagai kuadran

o
o

 

Modul Trigonome tri Referensi lain yang relevan


5. Menerapkan rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut

Rumus trigonometri jumlah dua sudut digunakan untuk menyelesaikan soal Rumus trigonometri selisih dua sudut digunakan untuk menyelesaikan soal

Rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut


  

6. Menyelesaikan persamaan trigonometri

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

Identitas trigonometri digunakan dalam menyederhanakan persamaan atau bentuk trigonomteri Persamaan trigonometri

Identitas dan persamaan trigonometri

Menguraikan bentuk-bentuk antara lain: sin (α ± β) cos (α ± β) tan (α ±β ) Menerapkan rumus diatas pada penyelesaian soal Menemukan rumus sudut rangkap Menggunakan rumus trigonometri sudut rangkap dalam menyelesaikan soal-soal Menemukan identitas trigonometri, seperti: sin2 x + cos2 x = 1 tan α = cos α Menggunakan identitas trigonometri digunakan dalam menyederhanakan persamaan
sin α

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

15

o o

Modul Trigonome tri Referensi lain yang relevan

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

10

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 19 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 20 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : XI / 3 STANDAR KOMPETENSI : Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi, persamaan fungsi linier dan fungsi kuadrat KODE : D.27 ALOKASI WAKTU : 37 x 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 21 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Mendeskripsikan perbedaan konsep relasi dan fungsi

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Relasi dan Fungsi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Membedakan pengertian relasi dan fungsi

PENILAIAN
          Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n 5

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Konsep relasi dan

o
o

fungsi dibedakan dengan jelas Jenis-jenis fungsi diuraikan dan ditunjukkan contohnya

Menentukan daerah asal (domain),

daerah kawan (kodomain), dan daerah hasil (range) Menguraikan jenis-jenis fungsi (injektif, surjektif, bijektif) Fungsi Linier dan grafiknya Invers fungsi linier Membahas contoh fungsi linier Membuat grafik fungsi linier. Menentukan persamaan grafik fungsi leinear yang melalui dua titik, melalui satu titik dan gradien tertentu, dan jika diketahui grafiknya. Menemukan syarat hubungan dua grafik fungsi linier saling sejajar dan saling tegak lurus Menentukan invers fungsi linier dan grafiknya Membahas contoh fungsi kuadrat dan grafiknya. Menentukan titik potong grafik fungsi dengan sumbu koordinat, sumbu simetri dan nilai ekstrim suatu fungsi Menggambar grafik fungsi kuadrat

Modul Relasi dan Fungsi Referensi lain yang relevan

2. Menerapkan konsep fungsi linier

Fungsi linier digambar grafiknya Fungsi linier ditentukan persamaannya jika diketahui koordinat titik atau gradien atau grafiknya. Fungsi invers ditentukan dari suatu fungsi linier

7

3. Menggambar fungsi kuadrat

Fungsi kuadrat digambar grafiknya. Fungsi kuadrat ditentukan persamaannya

Fungsi kuadrat dan grafiknya

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n

5

o
o

Modul Relasi dan Fungsi Referensi lain yang relevan

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 22 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Mendeskripsikan perbedaan konsep relasi dan fungsi

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN
Relasi dan Fungsi

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Membedakan pengertian relasi dan fungsi

PENILAIAN
          Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n 5

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Konsep relasi dan

o
o

fungsi dibedakan dengan jelas Jenis-jenis fungsi diuraikan dan ditunjukkan contohnya

Menentukan daerah asal (domain),

daerah kawan (kodomain), dan daerah hasil (range) Menguraikan jenis-jenis fungsi (injektif, surjektif, bijektif) Fungsi Linier dan grafiknya Invers fungsi linier Membahas contoh fungsi linier Membuat grafik fungsi linier. Menentukan persamaan grafik fungsi leinear yang melalui dua titik, melalui satu titik dan gradien tertentu, dan jika diketahui grafiknya. Menemukan syarat hubungan dua grafik fungsi linier saling sejajar dan saling tegak lurus Menentukan invers fungsi linier dan grafiknya Menentukan persamaan fungsi kuadrat jika diketahui grafik atau unsur-unsur lainnya Menentukan nilai ekstrim suatu fungsi kuadrat Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan fungsi kuadrat Membahas contoh fungsi eksponen dan grafiknya Menentukan grafik fungsi eksponen jika diketahui unsur-unsurnya Menentukan persamaan grafik fungsi eksponen

Modul Relasi dan Fungsi Referensi lain yang relevan

2. Menerapkan konsep fungsi linier

Fungsi linier digambar grafiknya Fungsi linier ditentukan persamaannya jika diketahui koordinat titik atau gradien atau grafiknya. Fungsi invers ditentukan dari suatu fungsi linier

7

4. Menerapkan konsep fungsi kuadrat

Fungsi kuadrat digambar grafiknya melelui titik ekstrim dan titik potong pada sumbu koordinat Fungsi kuadrat diterapkan untuk menentukan nilai ekstrim Fungsi eksponen digambar grafiknya.

Fungsi kuadrat dan grafiknya

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n

8

o o

Modul Relasi dan Fungsi Referensi lain yang relevan

5. Menerapkan konsep fungsi eksponen

Fungsi eksponen dan grafiknya

Fungsi eksponen
ditentukan persamaannya, jika diketahui grafiknya

    

7

Menerapkan konsep fungsi eksponen
pada program keahlian

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 23 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 24 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : X/2 STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan konsep barisan dan deret dalam pemecahan masalah KODE : D.28 ALOKASI WAKTU : 35 x 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 25 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi pola, barisan dan deret bilangan 

INDIKATOR
Pola bilangan, barisan, dan deret diidentifikasi berdasarkan ciricirinya Notasi Sigma digunakan untuk menyederhanakan suatu deret Nilai suku ke-n suatu barisan aritmatika ditentukan menggunakan rumus Jumlah n suku suatu deret aritmatika ditentukan dengan menggunakan rumus Nilai suku ke-n suatu barisan geometri ditentukan menggu-nakan rumus Jumlah n suku suatu deret geometri ditentukan dengan menggunakan rumus Jumlah suku tak hingga suatu deret geometri ditentukan dengan menggunakan rumus

MATERI PEMBELAJARAN
 Pola bilangan, barisan, dan deret Notasi Sigma   

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menunjukkan pola bilangan dari suatu barisan dan deret Membedakan pola bilangan, barisan, dan deret Menuliskan suatu deret dengan Notasi Sigma

PENILAIAN
     Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n 10

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Modul Barisan dan Deret Referensi lain yang relevan

2. Menerapkan konsep barisan dan deret aritmatika

 

Barisan dan deret aritmatika Suku ke n suatu barisan aritmatika Jumlah n suku suatu deret aritmatika

  

Menjelaskan barisan dan deret aritmatika Menentukan suku ke n suatu barisan aritmatika Menentukan jumlah n suku suatu deret aritmatika Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan deret aritmatika

    

12

3. Menerapkan konsep barisan dan deret geometri

Barisan dan deret geometri Suku ke-n suatu barisan geometri Jumlah n suku suatu deret geometri Deret geometri tak hingga

Menjelaskan barisan dan deret geometri Menentukan suku ke-n suatu barisan geometri Menentukan jumlah n suku suatu deret geometri Menjelaskan deret geometri tak hingga Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan deret geometri



 

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n

13

Modul Barisan dan Deret Referensi lain yang relevan

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 26 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 27 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : XI / 4 STANDAR KOMPETENSI : Menentukan kedudukan jarak, dan besar sudut yang melibatkan titik, garis dan bidang dalam ruang dimensi dua KODE : D.29 ALOKASI WAKTU : 30 x 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 28 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi sudut 

INDIKATOR
Satuan sudut dalam derajat dikonversi kesatuan sudut dalam radian atau sebaliknya sesuai prosedur. Suatu bangun datar dihitung kelilingnya Daerah suatu bangun datar dihitung luasnya Bangun datar tak beraturan dihitung luasnya

MATERI PEMBELAJARAN
  Macam-macam satuan sudut Konversi satuan sudut 

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengukur besar suatu sudut Menentukan macam-macam satuan sudut Mengkonversi satuan sudut Menghitung keliling dan luas bidang datar sesuai dengan rumusannya Perhitungan keliling segi tiga, segi empat dan lingkaran Perhitungan luas segi tiga, segi empat dan lingkaran Perhitungan luas daerah bangun datar tidak beraturan dengan menggunakan metode koordinat, trapesium. Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan luas dan keliling bangun datar Jenis-jenis transformasi bangun datar Translasi Refleksi Rotasi Dilatasi Penerapan transformasi bangun datar               

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 5

ALOKASI WAKTU TM PS PI
o

SUMBER BELAJAR
Modul Geometri Dimensi Dua Referensi lain yang relevan

  
 

o 10

2. Menentukan keliling bangun datar dan luas daerah bangun datar

  

  

Keliling bangun datar Luas daerah bangun datar Penerapan konsep keliling dan luas.


3. Menerapkan transformasi bangun datar  Transformasi bangun datar didiskripsikan menurut jenisnya Transformasi bangun datar digunakan untuk menyelesaikan permasalahan program keahlian  Jenis-jenis transformasi bangun datar Penerapan transformasi bangun datar


-

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

15

o
o

Modul Geometri Dimensi Dua Referensi lain yang relevan

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 29 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : XI / 4 STANDAR KOMPETENSI : Menentukan kedudukan jarak, dan besar sudut yang melibatkan titik, garis dan bidang dalam ruang dimensi tiga KODE : D.30 ALOKASI WAKTU : 35 x 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 30 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi bangun ruang dan unsurunsurnya 

INDIKATOR
Unsur-unsur bangun ruang diidentifikasi berdasar ciricirinya. Jaring-jaring bangun ruang digambar pada bidang datar. Luas permukaan bangun ruang dihitung dengan cermat.

MATERI PEMBELAJARAN
 Bangun ruang dan unsurunsurnya Jaring-jaring bangun ruang 

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengidentifikasi berbagai bangun ruang (kubus, balok, prisma, tabung, kerucut, limas, bola) Mengidentifikasi unsur-unsur bangun ruang Menggambar jaring-jaring bangun ruang     

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 8

ALOKASI WAKTU TM PS PI
o

SUMBER BELAJAR
Modul Geometri Dimensi Tiga Referensi lain yang relevan

 

o

2. Menghitung luas permukaan bangun ruang

Permukaan bangun ruang dihitung luasnya

 

Mengidentifikasi bentuk permukaan bangun ruang (kubus, balok, prisma, tabung, kerucut, limas, bola) Menghitung luas permukaan bangun ruang Menerapkan konsep luas permukaan bangun ruang pada program keahlian

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

7

3. Menerapkan konsep volum bangun ruang

Volum bangun ruang dihitung dengan cermat.

Volum bangun ruang

  4. Menentukan hubungan antara unsur-unsur dalam bangun ruang

Menemukan rumus volum bangun ruang (kubus, balok, prisma, tabung, kerucut, limas, bola) Menghitung volum bangun ruang Menerapkan konsep volum bangun ruang pada proram keahlian Menghitung titik Menghitung garis Menghitung bidang Menghitung garis Menghitung bidang jarak antara titik dan jarak antara titik dan jarak antara titik dan jarak antara garis dan jarak antara garis dan

         

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

8

o

o

Modul Geometri Dimensi Tiga Referensi lain yang relevan

Jarak antar unsur dalam ruang dihitung sesuai ketentuan Besar sudut antar unsur dalam ruang dihitung sesuai ketentuan

Hubungan antar unsur dalam bangun ruang

    

12

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 31 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 32 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : XI / 4 STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan konsep vektor dalam pemecahan masalah KODE : D.31 ALOKASI WAKTU : 30 x 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 33 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan konsep vektor pada bidang datar 

INDIKATOR
Konsep vektor dan ruang lingkup vektor dideskripsikan menurut ciri-cirinya Operasi pada vektor diselesaikan dengan rumus yang sesuai

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN
     Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n 13

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR


Vektor pada bidang datar Operasi Vektor

  -

Menjelaskan pengertian Vektor pada bidang datar Membahas ruang lingkup vektor: Modulus (besar) vektor Vektor posisi Kesamaan dua vektor Vektor negatif Vektor nol Vektor satuan Menyelesaikan operasi pada Vektor Penjumlahan vektor Pengurangan dua vektor Perkalian vektor dengan skalar Perkalian skalar dua vektor Menerapkan konsep vektor pada bidang datar dalam program keahlian Menjelaskan pengertian Vektor pada bangun ruang Membahas ruang lingkup vektor: Modulus (besar) vektor Vektor posisi Kesamaan dua vektor Vektor negatif Vektor nol Vektor satuan Menyelesaikan operasi pada Vektor Penjumlahan vektor Pengurangan dua vektor Perkalian vektor dengan skalar Perkalian skalar dua vektor Menerapkan konsep vektor pada bangun ruang dalam program keahlian

o
o

Modul Vektor Referensi lain yang relevan


2. Menerapkan konsep vektor pada bangun ruang

Konsep vektor dan ruang lingkup vektor dideskripsikan menurut ciri-cirinya Operasi pada vektor diselesaikan dengan rumus yang sesuai

 

Vektor pada bangun ruang Operasi Vektor

   

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n

17

o
o

Modul Vektor Referensi lain yang relevan

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 34 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 35 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : XII / 6 STANDAR KOMPETENSI : Memecahkan masalah dengan konsep teori peluang KODE : D.32 ALOKASI WAKTU : 16 x 45 menit ALOKASI WAKTU TM PS PI
8

KOMPETENSI DASAR
1. Mendeskripsikan kaidah pencacahan, permutasi dan kombinasi

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN
     Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n

SUMBER BELAJAR

Kaidah pencacahan,
permutasi dan kombinasi digunakan dalam menentukan banyaknya cara menyelesaikan suatu masalah

Kaidah pencacahan
permutasi dan kombinasi

Menjelaskan pengertian kaidah Menentukan banyaknya cara

o
o

pencacahan, faktorial, permutasi, dan kombinasi meyelesaikan masalah dg kaidah pencacahan, permutasi, dan kombinasi Menyelesaikan masalah dengan menggunakan kaidah pencacahan, permutasi, dan kombinasi

Modul Teori Peluang Referensi lain yang relevan

2. Menghitung peluang suatu kejadian

Peluang suatu

kejadian dihitung dengan menggunakan rumus

Peluang suatu kejadian

Menjelaskan pengertian kejadian,

peluang, kepastian dan kemustahilan

Menghitung frekuensi harapan suatu
kejadian Menghitung peluang suatu kejadian

    

Menghitung peluang kejadian saling
lepas

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamat an Penugasa n

8

o
o

Modul Teori Peluang Referensi lain yang relevan

Menghitung peluang kejadian saling
bebas

Menerapkan konsep peluang dalam
menyelesaikan masalah program keahlian

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 36 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 37 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : XII / 6 STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan aturan konsep statistika dalam pemecahan masalah KODE : D.33 ALOKASI WAKTU : 44 × 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 38 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Mengidentifikasi pengerti-an statistik, statistika, populasi dan sampel 

INDIKATOR
Statistik dan statistika dibedakan sesuai dengan definisinya. Populasi dan sample dibedakan berdasarkan karakteristiknya. Data disajikan dalam bentuk tabel Data disajikan dalam bentuk diagram

MATERI PEMBELAJARAN
 Pengertian statistik dan statistika. Pengertian populasi dan sampel Macam-macam data Tabel dan diagram   

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian dan kegunaan statistika Membedakan pengertian populasi dan sampel Menyebutkan macam-macam data dan memberi contohnya Menjelaskan jenis-jenis tabel Menjelaskan macam-macam diagram (batang, lingkaran, garis, gambar), histogram, poligon frekuensi, kurva ogive Mengumpulkan dan mengolah data serta menyajikannya dalam bentuk tabel dan diagram Menghitung mean data tunggal dan data kelompok Menghitung median data tunggal dan data kelompok Menghitung modus data tunggal dan data kelompok     

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 6

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR
Modul Statistika Referensi lain yang relevan

 

2. Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram

 

 

 3. Menentukan ukuran pemusatan data

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

10

4. Menentukan ukuran penyebaran data

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

Mean, median dan modus dibedakan sesuai dengan pengertiannya Mean, median dan modus dihitung sesuai dengan data tunggal dan data kelompok Jangkauan, simpangan ratarata, simpangan baku, jangkauan semi interkuartil, dan jangkauan persentil ditentukan dari suatu data. Nilai standar (Zscore) ditentukan dari suatu data Koefisien variasi ditentukan dari

  

Mean Median Modus

  

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

14

      

Jangkauan Simpangan ratarata Simpangan baku Jangkauan semi interkuartil Jangkauan persentil Nilai standar (Zscore) Koefisien variasi

 

 

Menyajikan data tunggal dan data kelompok Menentukan : Jangkauan, Simpangan rata-rata, Simpangan baku, Kuartil, Jangkauan semi interkuartil Desil, Persentil, dan jangkauan persentil dari data yang disajikan Menentukan nilai standar (Z-score) dari suatu data yang diberikan Menentukan koefisien variasi dari suatu data yang diberikan

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

14

• •

Modul Statistika Referensi lain yang relevan

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 39 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 40 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : XII / 5 STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan konsep irisan kerucut dalam memecahkan masalah KODE : D.34 ALOKASI WAKTU : 24 × 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 41 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan konsep Lingkaran 

INDIKATOR
Unsur-unsur lingkaran dideskripsikan sesuai ciri-cirinya Persamaan lingkaran ditentukan berdasarkan unsurunsur yang diketahui Garis singgung lingkaran dilukis dengan benar Panjang garis singgung lingkaran dihitung dengan benar Unsur-unsur parabola dideskripsikan sesuai ciri-cirinya Persamaan parabola ditentukan berdasarkan unsurunsur yang diketahui Grafik parabola dilukis dengan benar Unsur-unsur elips dides-kripsikan sesuai ciri-cirinya Persamaan elips

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
  Menggambar irisan kerucut Mendeskripsikan unsur-unsur lingkaran Menentukan persamaan lingkaran Menentukan persamaan garis singgung sekutu dua lingkaran Melukis garis singgung sekutu dua lingkaran Menentukanan panjang garis singgung sekutu dua lingkaran Menerapkan konsep ling-karan dalam menyelesaikan masalah program keahlian     

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 4

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

 

Lingkaran dan unsur-unsurnya Persamaan dan garis singgung lingkaran

o
o

 

Modul Irisan Kerucut Referensi lain yang relevan

 

 

2. Menerapkan konsep parabola

 

Parabola dan unsur-unsurnya Persamaan parabola dan grafiknya

    

Menjelaskan pengertian parabola dan bentuknya Menentukan unsur-unsur parabola: Direktriks Koordinat titik puncak Koordinat titik fokus Persamaan sumbu Menentukan persamaan parabola Melukis grafik persamaan parabola Menerapkan konsep para-bola dalam menyelesaikan masalah program keahlian

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

6

o
o

Modul Irisan Kerucut Referensi lain yang relevan

3. Menerapkan konsep elips

 

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

Elips dan unsurunsurnya Persamaan Elips dan grafiknya

Menjelaskan pengertian Elips dan bentuknya  Menentukan unsur-unsur elips: - Koordinat titik puncak 

   

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan

6

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 42 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan konsep Lingkaran 

INDIKATOR
Unsur-unsur lingkaran dideskripsikan sesuai ciri-cirinya Persamaan lingkaran ditentukan berdasarkan unsurunsur yang diketahui Garis singgung lingkaran dilukis dengan benar Panjang garis singgung lingkaran dihitung dengan benar Unsur-unsur hiperbola dideskripsikan sesuai ciri-cirinya Persamaan hiperbola ditentukan berdasarkan unsurunsur yang diketahui Grafik/sketsa hiperbola dilukis dengan benar

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
  Menggambar irisan kerucut Mendeskripsikan unsur-unsur lingkaran Menentukan persamaan lingkaran Menentukan persamaan garis singgung sekutu dua lingkaran Melukis garis singgung sekutu dua lingkaran Menentukanan panjang garis singgung sekutu dua lingkaran Menerapkan konsep ling-karan dalam menyelesaikan masalah program keahlian     

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 4

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

 

Lingkaran dan unsur-unsurnya Persamaan dan garis singgung lingkaran

o
o

 

Modul Irisan Kerucut Referensi lain yang relevan

 

 

4. Menerapkan konsep hiperbola

 

Hiperbola dan unsur-unsurnya Persamaan hiperbola dan grafik/sketsanya .

Menjelaskan pengertian hiperbola dan bentuknya Menentukan unsur-unsur hiperbola : Titik Pusat Titik puncak Titik fokus Asimtot Sumbu mayor Sumbu minor Menentukan persamaan hiperbola Melukis grafik/sketsa parabola Menerapkan konsep hiper-bola dalam menyelesaikan masalah program keahlian


    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

8

o
o

Modul Irisan Kerucut Referensi lain yang relevan

 

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 43 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 44 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : XII / 5 STANDAR KOMPETENSI : Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah KODE : D.35 ALOKASI WAKTU : 24 × 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 45 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Menjelaskan secara intuitif arti limit fungsi di suatu titik dan di tak hingga

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
 Mendiskusikan arti limit fungsi di satu titik melalui perhitungan nilainilai disekitar titik tersebut Mendiskusikan arti limit fungsi di tak hingga melalui perhitungan nilai-nilai disekitar titik tersebut Melakukan kajian pustaka tentang definisi eksak limit fungsi     

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 4

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Arti limit fungsi di satu titik dijelaskan melalui perhitungan nilainilai disekitar titik tersebut Arti limit fungsi di tak hingga dijelaskan melalui grafik dan perhitungan.

Pengertian Limit Fungsi

o
o o

 

Modul Limit Fungsi Modul Turunan Referensi lain yang relevan

2. Menggunakan sifat limit fungsi untuk menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar dan trigonometri

Sifat-sifat limit digunakan dalam menghitung nilai limit Bentuk tak tentu dari limit fungsi ditentukan nilainya Limit fungsi aljabar dan trigonometri dihitung dengan menggunakan sifatsifat limit

 

Sifat Limit Fungsi Bentuk Tak Tentu

Menentukan sifat-sifat limit fungsi. Menghitung limit fungsi aljabar dan trigonometri dengan menggunakan sifat-sifat limit. Melakukan perhitungan limit dengan manipulasi aljabar Mengenal macam-macam bentuk tak tentu Menghitung nilai limit tak tentu. Menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar dan trigonometri dengan menggunakan sifat-sifat limit fungsi Mengenal konsep laju perubahan nilai fungsi dan gambaran geometrisnya Dengan menggunakan konsep limit merumuskan pengertian turunan fungsi. Dengan menggunakan aturan turunan menghitung turunan fungsi aljabar.

  

 

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

4

o o o

Modul Limit Fungsi Modul Turunan Referensi lain yang relevan

3. Menggunakan konsep dan aturan turunan dalam perhitungan turunan fungsi

Arti fisis (sebagai laju perubahan) dan arti geometri dari turunan dijelaskan konsepnya Turunan fungsi yang sederhana dihitung dengan

Turunan Fungsi

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

4

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 46 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Menjelaskan secara intuitif arti limit fungsi di suatu titik dan di tak hingga

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
 Mendiskusikan arti limit fungsi di satu titik melalui perhitungan nilainilai disekitar titik tersebut Mendiskusikan arti limit fungsi di tak hingga melalui perhitungan nilai-nilai disekitar titik tersebut Melakukan kajian pustaka tentang definisi eksak limit fungsi     

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 4

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Arti limit fungsi di satu titik dijelaskan melalui perhitungan nilainilai disekitar titik tersebut Arti limit fungsi di tak hingga dijelaskan melalui grafik dan perhitungan.

Pengertian Limit Fungsi

o
o o

 

Modul Limit Fungsi Modul Turunan Referensi lain yang relevan

4. Menggunakan turunan untuk menentukan karakteristik suatu fungsi dan memecahkan masalah

Fungsi monoton naik dan turun ditentukan dengan menggunakan konsep turunan pertama Sketsa grafik fungsi dinggambar dengan menggunakan sifatsifat turunan Titik ekstrim grafik fungsi ditentukan koordinatnya Garis singgung sebuah fungsi ditentukan persamaannya Masalah-masalah yang bisa diselesaikan dengan konsep ekstrim fungsi

Karakteristik Grafik Fungsi Berdasar Turunannya

 

Mengenal secara geometris tentang fungsi naik dan turun Mengidentifikasi fungsi naik atau fungsi turun menggunakan aturan turunan. Menggambar sketsa grafik fungsi dengan menentukan perpotongan sumbu koordinat, titik stasioner dan kemonotonannya Menentukan titik stasioner suatu fungsi beserta jenis ekstrimnya Menentukan persamaan garis singgung fungsi.

    

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

6

o o o

Modul Limit Fungsi Modul Turunan Referensi lain yang relevan

 
5. Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrim fungsi

Model matematika Ekstrim Fungsi

 

Menentukan variabel-variabel (x dan y) dari masalah ekstrim fungsi Menyatakan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari dibentuk ke dalam model matematika

    

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

6

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 47 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 48 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
NAMA SEKOLAH : SMK MATA PELAJARAN : MATEMATIKA (Kelompok Teknologi, Kesehatan dan Pertanian) KELAS / SEMESTER : XII / 5 STANDAR KOMPETENSI : Menggunakan konsep integral dalam pemecahan masalah KODE : D.36 ALOKASI WAKTU : 28 x 45 menit

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 49 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
1. Memahami konsep integral tak tentu dan integral tentu

INDIKATOR

MATERI PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN
   Mengenal integral tak tentu sebagai anti turunan Menentukan integral tak tentu dari fungsi sederhana Merumuskan integral tak tentu dari fungsi aljabar dan trigonometri Merumuskan sifat-sifat integral tak tentu Mengenal integral tentu sebagai luas daerah dibawah kurva Mendiskusikan teorema dasar kalkulus Merumuskan sifat integral tentu Menyelesaikan masalah aplikasi integral tak tentu dan integral tentu Nilai integral suatu fungsi ditentukan dengan cara substitusi Nilai integral suatu fungsi ditentukan dengan cara parsial Nilai integral suatu fungsi ditentukan dengan cara substitusi trigonometri Menggunakan teknik pengintegralan untuk menyelesaikan masalah. Menggambar grafik-grafik fungsi dan menentukan perpotongan grafik fungsi sebagai batas integrasi. Menentukan luas daerah dibawah kurva dengan menggunakan               

PENILAIAN
Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan 4

ALOKASI WAKTU TM PS PI

SUMBER BELAJAR

Fungsi aljabar dan trigonometri ditentukan integral tak tentunya Fungsi aljabar dan trigonometri ditentukan integral tentu-nya lMenyelesaikan masalah yang melibatkan integral tentu dan tak tentu


Integral Tak tentu Integral Tentu

o
o


Modul Integral Referensi lain yang relevan

 


 

2. Menghitung integral tak tentu dan integral tentu dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri yang sederhanai

Nilai integral suatu fungsi ditentukan dengan cara substitusi Nilai integral suatu fungsi ditentukan dengan cara parsial Nilai integral suatu fungsi ditentukan dengan cara substitusi trigonometri Daerah yang dibatasi oleh kurva dan/atau sumbusumbu koordinat dihitung luasnya menggunakan integral.

 

Teknik Pengintegralan: o Substitusi o Parsial o Substitusi Trigonometri

   

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

12

o o

Modul Integral Referensi lain yang relevan

3. Menggunakan integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dan volum benda putar

Luas Daerah Volume Benda Putar

Kuis Tes lisan Tes tertulis Pengamatan Penugasan

12

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 50 dari 51

MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KELOMPOK TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN PERTANIAN

MATA PELAJARAN MATEMATIKA Halaman 51 dari 51

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->