Anda di halaman 1dari 1

INTISARI

Latar belakang: Di Kabupaten Jepara pencapaian peserta KB aktif sampai Desember 2012 tercatat jumlah pasangan usia subur (PUS) adalah sebanyak 193.463. Dari jumlah tersebut akseptor wanita yang memilih IUD sebanyak 7.414, implant sebanyak 19.801, suntik sebanyak 10.150 pil sebanyak 40.706 dan yang menggunakan metode kontrasepsi MOW sebanyak 6408. Kalau dilihat dari data diatas banyak akseptor wanita yang cenderung menggunakan metode kontrasepsi implant. Penelitian menunjukan bahwa IUD lebih efektif dari pada kontrasepsi lainya, angka kegagalan IUD lebih rendah dari pada pemakaian kontrasepsi implant. Tujuan: Mengetahui alasan akseptor tentang pemilihan KB implant di unit pelayanan PKBI cabang Jepara. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam, subyek penelitian sebanyak 6 orang akseptor implant. Dengan kriteria terdaftar di PKBI Jepara, mengikuti proses pemasangan implant, akseptor aktif, akseptor yang aktif kembali dan akseptor yang pertama kali menggunakan implant. Teknik analisis data yang digunakan dengan teknik triangulasi yaitu sebuah teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data. Hasil: Alasan dan keuntungan akseptor menggunakan kontrasepsi implant adalah karena aman, jangka waktunya lama, mudah diingat, tidak rutin dilakukan dan sudah nyaman dengan pemakaian implant karena sudah mempunyai pengalaman sebelumnya. Selama menggunakan implant, Kerugian akseptor tidak merasakan adanya kerugian saat menggunakan kontrasepsi implant. Dilihat dari efek samping penggunaan alat kontrasepsi implant akseptor hanya perdarahan dan peningkatan berat badan. Faktor yang mempengaruhi akseptor dalam pemilihan implant adalah dari diri sendiri, suami, pengalaman teman dan penyuluhan dari pegawai KB. Umumnya tidak ada kendala bearti yang dirasakan akseptor dalam pemasangan implant hanya saja takut dan cemas saat pemasangan. Akseptor menyadari pentingnya peran petugas KB dalam memberikan penyuluhan tentang KB sehingga masyarakat lebih memahami tentang KB. Kesimpulan: Persepsi akseptor terhadap KB implant cukup baik, alasan akeptor memilih KB implant karena jangka waktunya lama dan relatif tidak menimbulkan efek samping yang berarti. Kata kunci: Persepsi-akseptor-implant

viii