Anda di halaman 1dari 5

Khodam Ayat ayat Al Quran?

? Pernahkah anda mendengar adanya khodam( jin / malaikat penjaga) yang mendiami suatu huruf arab, ayat, atau surat tertentu dalam Al Quran? Sungguh, di akhir zaman ini banyak terdapat penyimpangan - penyimpangan dalam pengamalan ibadah, baik dalam pemahaman, maupun pelaksanaan. Bukan hanya itu, bahkan dalam ibadah pun telah disusupi hal yang aneh bin nyeleneh, serta sesat bin bid`ah. Banyak diantara amalan amalan yang dilakukan kaum muslimin, yang awalnya niatnya baik namun pelaksanaannya salah, demikianlah telah Allah azza wa jalla jadikan kaum Nashrani , mereka semangat dalam ibadah namun tidak sesuai dengan tuntunan, dan akhirnya terciptalah amalan yang sia - sia bahkan berujung pada dosa karena Allah tidak memerintahkan hal itu pada mereka namun mereka melaksanakan ibadah sesuai dengan hawa nafsunya tanpa mengikuti aturan yang telah ditetapka Allah subhanahu wa ta`ala. Sebagaimana firmanNya, "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus." (QS. Al Bayyinah: 5) Sahabat sekalian, hal yang paling inti dari seluruh ibadah kita adalah mentauhidkan Alllah dan hanya beriadah serta memohon kepadaNya. Sebagaimana juga firmanNya, "Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Rabb yang berhak disembah selain Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku." (QS. Al Anbiya': 25). Oleh karena kurangnya ilmu, maka sebagian manusia secara tidak sadar telah melakukan hal hal bodoh dengan berharap dan meminta pada sesuatu selain Allah untuk kemaslahatan hidup mereka, yang padahal tidaklah tempat ia meminta itu tidak dapat memberikan manfaat padanya sebagaiman patung Latta dan uzza yang disembah Abu Lahab. Diantara kekeliruan kaum muslimin adalah mereka menjadikan sesembahan lain selain Allah yang menurut mereka itu sesembahan itu tidaklah syirik karena tetap menyembah Allah namun melalui perantaraan benda/ sesembahan tersebut. Seperti halnya pemakaian cincin bertuah, azimat, rajah, isim, tasbih karomah, sabuk nur karomah, khodam jin dan lain sebagainya. Akan tetapi secara tidak sadar mereka telah menggantungkan harapan, angan angan, dan keinginannya pada benda tersebut dengan secara sengaja maupun tak sengaja mereka telah melupakan Sang Penciptanya karena ketergantungannya pada benda itu. Katakan saja

contohnya cincin kecubung wulung (salah satu cincin bertuah) yang dimiliki oleh seseorang, dia tidak akan merasa dirinya aman, jika ia lupa atau tidak membawa cincin itu bersamanya, dan akhirnya apa yang timbul ? Syirik. Setiap harinya ia membawa cincin itu kemana pun ia pergi dengan harapan mendapat perlindungan dan nasib yang baik dengan memakai cincin itu. Awalnya memang hanya syirik ashgor( syirik kecil) namun akhirnya menjadi syirik akbar( syirik besar). Bukankah telah jelas bagi kita kisah ini, Nabi shallallahu alaihi wa sallam ketika melihat seseorang yang memakai gelang kuningan di tangannya, maka beliau bertanya, Apa ini? Orang itu menjawab, Penangkal sakit. Nabi pun bersabda, Lepaskanlah, karena dia hanya akan menambah kelemahan pada dirimu. Jika kamu mati sedang gelang itu masih ada pada tubuhmu maka kamu tidak akan beruntung selama-lamanya. (HR. Ahmad)

Namun pembahasan yang ingin kami ketengahkan disini bukanlahtentang pemakaian keris, cincin, atau azimat, namun lebih dari itu, kami ingin membahas suatu kesyirikan yang benar benar tersembunyi secara halus, dan tidaklah orang dapat terlepas darinya kecuali dengan ilmu dan bashiroh yang telah Allah berkan padanya. Hal yang ingin kami bahas adalah masalah Khodam(penjaga) yang biasanya berbentuk jin yang didapatkan dengan ritual ritual tertentu dan digunakan sebagai penjaga ataupun bala tentara bagi pemiliknya untuk membantunya mengatasi persoalan kehidupan. Dan yang lebih mengesankan lagi khodam yang ingin kami bahas di sini adalah khodamnya huruf, ayat, ataupun surat yang terdapat di dalam Al Quran, memangnya ada? Lalu saya ingin bertanya pada antum semua, yakinkah antum bahwa setiap huruf, ayat, ataupun surat dalam Al Quran ada khodamnya(penjaganya) baik dari golongan jin atau malaikat..? Coba jawab? Adapun para tukang sihir bersorban mereka telah memutar balikkan ayat ayat Allah dan bekerja sama dengan syaitan guna menyesatkan umat manusia dengan iming iming mempereh nikmatnya harta dunia. Sebagaiman firman Allah, Berimanlah kalian kepada apa yang telah Aku turunkan (al-Quran) yang membenarkan apa yang ada pada kalian (Taurat). Janganlah kalian menjadi orang yang pertama kafir kepadanya dan janganlah kalian menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah. Hanya kepada Akulah kalian harus bertakwa (QS al-Baqarah : 41).

Dan telah dijelaskan oleh rasulullah, "Dari Abu Hurairah ra. berkata: Rasulullah saw. Bersabda: "Akan timbul di akhir zaman orangorang yang mencari keuntungan dunia dengan menjual agama. Mereka menunjukkan kepada orang lain pakaian yang dibuat dari kulit kambing (berpura-pura zuhud dari dunia) untuk mendapat simpati orang ramai, dan percakapan mereka lebih manis daripada gula. Padahal hati mereka adalah hati serigala (mempunyai tujuan-tujuan yang jahat). Allah swt. Berfirman kepada mereka, "Apakah kamu tertipu dengan kelembutan-Ku?, Ataukah kamu terlampau berani berbohong kepada-Ku?. Demi kebesaran-Ku, Aku bersumpah akan menurunkan suatu fitnah yang akan terjadi di kalangan mereka sendiri, sehingga orang yang alim (cendekiawan ) pun akan menjadi bingung (dengan sebab fitnah itu)". HR At-Tirmidzi Adapun dalil yang digunakan para tukang sihir bersorban tersebut adalah, QS AlAnbiya:89 yang artinya: "Tuhanku, jangan Kau biarkan aku hidup seorang diri, Engkau (berikanlan) waris yg baik. Mereka(para dukun) mengartikan bahwa ahli waris tersebut adalah Khodam pendamping.??? Sungguh aneh bin nyeleneh, padahal jika kita baca secara lengkap maka yang benar, 89. Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: "Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik. 90. Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu kepada Kami. Dan tahukah anda?? Bahkan dalam mengartikan ayat saja pun mereka mengadakan penyelewengan, dimana ayat 89, Dapat kita lihat pada bacaan terakhir ayat 89 berbunyi wa anta khoirul waritsin. dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik,.. diartikan oleh para kiyai bersorban, Engkau (berikanlan) waris yg baik, dan satu lagi arti sesungguhnya dari ayat tersebut adalah permohonan nabi zakariya agar ia mempunyai keturunan, dan Allah mengabulkannya dengan memberinya anak bernama Yahya, bukan dengan memberinya Khodam!!!. Saya tidak tahu memang aneh kenapa mereka bisa disebut ustadz atau kiayi padahal bahasa arabnya saja masih nilai nol Masyaallah Nah, sekarang akan saya perkenalkan ilmu ilmu aneh mereka yang mereka sebut dengan khodam ayat Al Quran. Di dunia supranatural mashur dikenal Khodam surat Al Fatihah,

Khodam Ayat Kursi, Khodam Surat Al Ikhlas, Khodam Yaa Siin, Khodam Asmaul Husna, Khodam Surat Al A`rof, bahkan Khodam Huruf Kho, Jim, Fad an huruf huruf lainnya. Lantas bagaimana penafsiran mereka tentang Khodam ini,..? Inilah pendapat mereka, Dalam mistik Islam, khodam diartikan sebagai penjaga yang menjaga huruf, kata, ayat, surat, nama Alloh seperti yg terdapat dalam Al-Qur'an yang merupakan pengejawantahan dari maksud Allah yang akan menjaga Al-Qur'an hingga akhir jaman.(http://www.paranormal.or.id) Lalu menurut yang lain, khodam terhasil dari wirid yang kita baca. Pabila Ayat Al Qur'an dibaca maka keluarlah Bion2 yg berupa sinar2 Ghoib yang keluar dari baca'an kita menguap ke atas sampai ke langit 7 dan di terima oleh malaykat yg menulis Sebagai catatan Amal Soleh yg menjadi pahala dan akan di terima di Akhirat nanti. Sinar2 Ghaib dari baca'an bisa di bekukan dengan konsentrasi dan sugesti, serta keyakinan tinggi, maka pembekuan terjadi yang di sebut Khodam Malaykat. Beda dengan Khodam jin, yang terhasil dari ritual pembakaran kemenyan madu dan ritual lain maka pembekuan uap Setan terjadi, maka jadilah Khodam jin yag berupa seperti Gondoruwo. Bagaimanakah Baca'an Bismillah bisa menjadikan Khodam dan bisa meresap kedalam tubuh kita, jadi khodam tidak berupa makhluk tapi masih berupa bion2 yang masuk kedalam tubuh .( Para taknormal yang mengaku namanya Dafi). Sungguh pendapat yang musykil, mereka mengait ngaitkan islam dengan ilmu shir mereka agar sihirnya samar, dan bisa diterima oleh khalayak ramai sebagaibagian dari Islam. Akan saya berikan contoh pengamalan ilmu Khodam yang mereka amalkan. Contoh: 1. Untuk mendapatkan Khodam Ayat Kursi (Mereka berkata) Amalan ini berguna untuk mengundang dan menjalin persahabatan dengan 7 orang malaikat yang menjadi Khodam dari Ayat Kursi. Syaratnya puasa sunnah selama 7 hari, dan amalannya (baca ayat kursi) dibaca 187 kali setiap selesai sholat fardhu dan 1000 kali pada malam hari setelah sholat hajad. Pada malam terakhir, insya Allah 7 orang khodam ayat Kursi tersebut akan datang dan siap untuk membantu semua hajad. (apakah antum melihat bobroknya amalan ini..?? mereka mengada- ngadakan amalan amalan yang bahkan Rasulullah pun tidak pernah mengamalkannya atau bahkan menyuruh umatnya untuk mengamalkannya kullu bid`atin dholalah wa kullu dholalatin finnar Sungguh, setiap perkara baru(amalan amalan yang di buat- buat dalam agama ) adalah sesatm dan setian kesesatan tempatnya di NERAKA. Apa masih kurang jelas bagi pari kiyai kiyai sesat tersebut. Terkadang saya ragu, di pesantren pesantren mereka sebenarnya mereka itu belajar apa..?? apakah ada pengkajian tafsir alquran, hadits atau pelajaran bahasa arab di sana, ataukah di sana hanya diajarkan bagaimana caranya untuk bisa rogo sukmo, menghilang, kebal senjata tajam, tau pelet?? Silahkan antum simpulkan sendiri.)

2. Untuk mendapatkan khodam Surat Yaa sin (Mereka berkata)Amalan ini berguna untuk mengundang dan menjalin persahabatan dengan salah satu malaikat dari 17 khodam surat Yaa Siin yang bernama Abdul Syiral. Syaratnya adalah puasa sunnah selama 7 hari. Pada malam harinya sholat sunnah hajad / tahajud lah sebanyak 2 rakaat dalam ruang khalwat atau masjid yang gelap gulita. Setiap rakaat, setelah membaca surat Al Fatihah bacalah surat Yaa Siin 1 kali. Setelah salam bacalah surat Yaa Siin sebanyak 3 kali. Setiap sampai pada ayat 1, pembacaannya di ulang sebanyak 100 kali dan ketika sampai pada ayat 58 pembacaannya diulangi sebanyak 333 kali. Setelah semuanya selesai, langsunglah pura pura tidur atau tidur sungguhan ditempat tersebut dengan wajah dan badan menghadap ke arah kiblat. Insya Allah nanti akan datang seorang malaikat yang menjadi khodam surat Yaa Siin dan membangunkan kalian, kemudian ajaklah berkenalan. Khodam ini siap untuk membantu semua persoalan kalian, dengan ijin Allah s.w.t. Seperti melunasi hutang, memberikan makanan, mengobati penyakit dan lainnya. (Apakah mereka mengira dengan ritual aneh ini bahkan dengan pura pura tidur mereka bisa mendapatkan rahmat Allah..?? Sungguh ini adalah sebuah bentuk penyesatan ummat secara kasat mata, mudah- mudahan kita dihindarkan Allah darinya). Dan sungguh masih banyak lagi cara2 nyeleneh bin aneh yang digunakan mereka untuk memperoleh sihirnya , seperti contoh, mengucapkan laa ilaha illallah sampai beribu ribu kali, atau mengucapkan doa nabi sulaiman, Laa ila ha illa anta subhanaka ini kuntu minadzzalimin sempai ratusan kali. Inilah namanya dzikir over dosis. Tidaklah kita dilarang untuk berdzikir dengan doa tersebut, namun menetapkan bilangannya seperti 1000x atau selainnya akan menimbulkan bid`ah yang akan menjadi jalan masuk yang mudah bagi syaitan ke tubuh kita. Saya berani mengungkapkan hal ini karena saya juga dulu pernah mengamalkannya, dan menjadi salah satu pengikut kesesatan mereka. Namun sungguh Allah adalah pemberi hidayah, sebagaiman Allah cantumkan dalam surah Al Baqarah ayat 257, yang artinya, Allah Pelindung (Yang mengawal dan menolong) orang-orang yang beriman. Ia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kufur) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, penolong-penolong mereka ialah Taghut, yang mengeluarkan mereka dari cahaya (iman) kepada kegelapan (kufur). Mereka itulah Ahli neraka, mereka kekal di dalamnya. Akhir kata semoga Allah selalu merahmati kita, membuat kita tegak diatas ilmu dan bashiroh, menjauhkan kita dari kemunafikan dan kesyirikan yang dapat menjauhkan kita dariNya, dan menjadikan kita Hamba yang durhaka. Jika ada komentar, saran atau pertanyaan, silahkan diajukan.