Anda di halaman 1dari 12

ASUHAN KEPERAWATAN BRONKO PNEUMONI PADA ANAK

Oleh: KELOMPOK IV

DEFINISI Bronchopneumonia adalah radang paru-paru yang mengenai satu atau beberapa lobus paru-paru yang ditandai dengan adanya bercak-bercak infiltrate. (Whalley and Wong, 1996) Bronchopneumonia disebut juga pneumoni lobularis yaitu radang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan benda-benda asing.(Sylvia Anderson, 1994) Bronchopneumonia adalah suatu radang paru yang disebabkan oleh bermacam-macam etiologi seperti bakteri, virus, jamur dan benda-benda asing. (Ngastiah, 2003)

ETIOLOGI

Bakteri Diplococus pneumonia, Pneumococcus, Stretococcus Hemoliticus Aureus, Haemophilus Influenza, Basilus Friendlander (Klebsial Pneumoni), Mycobacterium Tuberculosis Virus Respiratory sintical virus, virus influenza, virus sitomegalik. Jamur Citoplasma Capsulatum, Criptococcus Nepromas, Blastomices Dermatides, Cocedirides Immitis, Aspergilus Sp, Candida albicans, Mycoplasma Pneumonia Benda Asing Aspirasi makanan/susu/isi lambung, keracunan hidrokarbon (minyak tanah, bensin, dan sebagainya).

MANIFESTASI KLINIK
a)

b)
c) d)

e)

f)
g)

Suhu meningkat 39-40OC disertai menggigil Napas sesak dan cepat Pemeriksaan paru saat perkusi redup Auskultasi: suara napas ronchi basah yang halus dan nyaring Batuk pilek yang mungkin berat sampai terjadi insufisiensi pernapasan dimulai dengan infeksi bagian atas Sakit kepala Anoreksia

PENULARAN
Penyakit ini merupakan penyakit menular dengan cara penularan sebagai berikut: Doplet infection (infeksi tetes) melalui percikan mucus atau saliva. Makanan dan minuman yang terkontaminasi Peralatan pernapasan yang terkontaminasi Penggunaan alat bantu pernapasan secara bersama-sama

PENCEGAHAN
Hindari udara yang lembab Pastikan kebersihan makanan, diri dan lingkungan Tingkatkan daya tahan tubuh dan asupan gizi Anjurkan untuk imunisasi lengkap dan tepat waktu.

PENATALAKSANAAN MEDIS

Dapat diberikan Eritromicin 4 x 500 mg sehari atau tatrasiklin 3-4 mg sehari. Obat-obatan ini meringankan dan mempercepat penyembuhan terutama pada kasus yang berat.

PENATALAKSANAAN KEPERAWATAN

Istirahat, umunya penderita tidak perlu dirawat, cukup istirahat di rumah. Simptomatik terhadap batuk Diberikan mukolitik untuk mengencerkan lendir dan ekpektoran untuk memudahkan pengeluaran dahak atau getah radang dari paru. Bila terdapat obtruksi jalan napas, dan lendir diberikan broncodilator. Pemberian oksigen umumnya tidak diberikan kecuali kasus berat. Antibiotik yang paling baik adalah antibiotik yang sesuai dengan penyebab yang mempunyai spektrum sempit. Cairan intravena D5% dan KAEN 3A Atipiterik diberikan apabila demam Diet TKTP, selama masih sesak napas hati-hati dalam pemberian makanan per oral.

KOMPLIKASI

Atelektasis adalah pengembangan paru-paru yang tidak sempurna atau kolaps paru merupakan akibat kurangnya mobilisasi atau refleks batuk hilang. Terjadi apabila penumpukan sekret akibat berkurangnya daya kembang paru-paru terus terjadi Empisema adalah suatu keadaan dimana terkumpulnya nanah dalam rongga pleura terdapat di satu tempat atau seluruh rongga pleura. Abses paru adalah pengumpulan pus dalam jaringan paru yang meradang Infeksi sistemik Endokarditis yaitu peradangan pada setiap katup endokardial

NASKAH KASUS
Anak C 18 bulan dirawat dengan bronkopneumani. Ibu klien mengatakan batuk berdahak sejak 1 bulan yang lalu kadang disertai sesak nafas, panas sejak 2 hari yang lalu. Saat dilakukan pengkajian didapatkan data RR40x/m, suhu 38,50c, batuk berdahak, suara paru ronci, terdapat nafas cuping hidung, sianosis didekat mulut, anak rewel dan tidak mau minum. Dari riwayat sebelumnya An.T sering batuk pilek di usia 1tahun sudah 5x batuk pilek panas.

PATHWAY

Asuhan Keperawatan