Anda di halaman 1dari 2

Efek Biologi dan Farmakologi Minyak atsiri : minyak atsiri buah adas dapat berefek pada penghambatan kontraksi

trakeal marmot yang diakibatkan oleh histamin; 16) di samping itu dapat berefek sebagai antiseptik.23) Buah : ekstrak buah yang telah dikeringkan berefek diuretik, antipiretik, antimikroba, peningkatan sekresi empedu dan sitotoksik.23,26) Ekstrak yang larut dalam n-heksana dan etanol mempunyai aktivitas ketoksikan tertentu pada metode pengujian dengan Brine Shrimp Test (BST).32) Infusa buah Foeniculum vulgare yang setara dengan serbuk 7,3 mg, 73 mg dan 219 mg/100 gBB dapat berefek pada penghambatan masa subur (fase estrus). 21) Efek analgesik pada dosis 910 mg/ kgBB pada mencit jantan yang mendapat rangsang panas, sebanding dengan parasetamol dosis 145 mg/kgBB 24); daya analgetik pada dosis 910 mg/kgBB. sebesar 96,99% (infusa campuran dari adas dan pulosari mempunyai daya analgetik 97,44%).30) Pemberian campuran ekstrak sama banyak dari herba Talinum triangulare, herba Blumea balsamifera dan buah Foeniculum vulgare pada mencit dan tikus jantan dengan dosis 0,89, 1,33 dan 2 g/kgBB berefek pada peningkatan aktivitas motorik dan rasa ingin tahu; mengurangi efek hipnotik barbiturat, memproteksi efek ptosis yang diinduksi dengan reserpin; dan pada peningkatan lama waktu berenang.13) Semakin besar dosis buah Foeniculum vulgare yang diberikan secara i.p., masa tidur mencit lebih pendek (ada hubungan antara dosis dan efek). 7) Efek yang tidak diinginkan Minyak atsiri : Pada beberapa kasus dapat terjadi alergi kulit dan saluran pernapasan.9) Pada kuantitas 15 ml minyak adas dapat menyebabkan: udema paruparu, masalah pernapasan. Pada dosis terapetik pengobatan beberapa penyakit di Maroko sering menginduksi epilepsi dan halusinasi.10) Minyak atsiri dalam bentuk murni dapat menyebabkan kekakuan (spasme) saluran pernapasan pada anak kecil; disamping itu diinfor-masikan pula dapat menyebabkan peradangan usus serta mempunyai aksi iritasi. 27) Kegunaan di masyarakat Seluruh tanaman : dimanfaatkan sebagai pencegah mual 5), serta pelancar air susu ibu (ASI). Buah : digunakan sebagai peluruh dahak / untuk obat batuk, peluruh kentut, penambah nafsu makan 5); pada umumnya buah adas digunakan dalam bentuk gabungan dengan pulosari.12,29) Biji : digunakan untuk upaya mengatasi albumi-nuria, sakit perut, batuk, sariawan, susah tidur, menstruasi tidak teratur. Minyak atsiri : digunakan untuk menanggulangi asma, masuk angin, merangsang keluarnya angin perut (karminatif), perut kembung.6,12,29) Daun : digunakan sebagai sebagai peluruh air seni. Akar : digunakan sebagai pencahar.

Pada anak-anak, disamping sebagai aroma, digunakan pula sebagai obat pada gangguan pencernaan, pengencer dahak.