Anda di halaman 1dari 6

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA KOPERASI

UNIT DESA SUMBERSARI

Abstract - Sales Information System which is done by


hand often becomes a constraint on the company or
business entity. Sales Information System is part of a
marketing information system, which was developed to
collect, process and store sales data so that the data can
be retrieved to be distributed as a useful information.

Koperasi Unit Desa Sumbersari memiliki waserda


yang menyediakan berbagai alat dan kebutuhan
pertanian khususnya untuk petani kelapa sawit. Item
yang dijual sangat beragam, mulai dari alat pertanian
sampai dengan pupuk dan bahkan kebutuhan yang dapat
dipakai oleh petani itu sendiri seperti sepatu.

At this time, the Village Unit Cooperatives Sumbersari


still using manual systems sales information. All
transactions are recorded manually. With that
information systems are still manual, requiring
managers report sales data within each time it becomes
difficult fulfilled. So that the manual system becomes
less effective and efficient.

Pada Koperasi Unit Desa Sumbersari saat ini


belum diimbangi dengan sistem yang terkomputerisasi.
Sistem yang berjalan masih dikerjakan manual, sehingga
timbul masalah yakni ketidakakuratan data transaksi
penjualan dan pembuatan laporan hasil penjualan yang
terkesan lambat dan tidak efektif. Oleh karena itu dengan
digunakannya sistem informasi penjualan yang sudah
terkomputerisasi, Koperasi Unit Desa Sumbersari ini
dapat membantu mendapatkan data transaksi penjualan
dan pembuatan laporan dengan cepat dan efektif.

Information system that is still selling this manual will


be developed into a computerized information system
sales. Sales Information System application that is able
to manage the data generated sales, which include data
acquisition transaction or the purchase of goods, sale
of goods transaction data, data items, the data suppliers
and data terorgasisasi buyers, and generate financial
statements are complete and accurate.

Berdasarkan uraian masalah diatas maka penulis


mencoba mengambil tema dalam Skripsi ini dengan
judul Analisis dan Perancangan Sistem Informasi
Penjualan Pada Koperasi Unit Desa Sumbersari.
1.2

System approach used in this information system using


Object Oriented (Object Oriented) which emphasizes
problem solving software on the terms of the object.
The design of the system using Microdoft Visual
Studio, and database design using Microsoft SQL
Server Management Studio.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar
belakang
yang telah
dikemukakan, maka permasalahan yang dapat
dirumuskan adalah Bagaimana Menganalisis dan
Merancang Sistem Informasi Penjualan pada Koperasi
Unit Desa Sumbersari ?.

Keywords : Sales Information System, Microsoft Visual


Studio, Microsoft Sql Server Management Studio.

1.3

Maksud dan Tujuan Penelitian


Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

1.

Pendahuluan
1. Maksud dan tujuan penelitian bagi mahasiswa
Belajar dan mengembangkan teori yang
diperolah selama dalam proses pendidikan
dan menerapakan pada kenyataan yang
terjadi didunia kerja.
Memberikan nilai tambah wawasan terutama
yang brkaitan dengan bidang yang sedang
dipelajari.

1.1

Latar Belakang
Perusahaan adalah organisasi yang menyediakan
barang atau jasa untuk dijual dengan maksud
mendapatkan laba atau keuntungan 1. Perusahaan
perusahaan yang ingin mencapai sukses harus mengikuti
era informasi dengan menggunakan alat pendukung
pengolah data yaitu komputer. Dengan adanya komputer
sebagai alat pengolah data, maka dalam hal ini bidang
bidang yang dianggap penting dan utama yang dapat
mendukung keberhasilan suatu perusahaan dalam
mencapai tujuannya dapat dikomputerisasikan.

[1] Griffin, Ricky W., dan Ebert. Ronald J. 2007. BISNIS.


Penerbit Erlangga. Jakarta. hal 4

Sebagai salah satu syarat kelulusan program


Strata - 1 (S1) pada Sekolah Tinggi
Manajemen Informatika dan Komputer
AMIKOM Yogyakarta.

1.4.4 Metode Implementasi


Hasil dari perancangan sistem kemudian
diimplementasikan dalam langkah-langkah berikut ini:
1. Pembuatan Flowchart Sistem
2. Pembuatan Rancangan interface
3. Pembuatan Basis data
4. Pembuatan Program
5. Melakukan implementasi program dan uji
coba sistem (testing)

2. Maksud dan tujuan penelitian bagi perusahaan


Sistem baru yang dibuat tersebut dapat
bermanfaat bagi Koperasi Unit Desa Sumbersari.
Membantu meningkatkan efisiensi dan efektifitas
pengolahan data penjualan.

1.4.5 Metode Testing


1.4

Metode Penelitian

Metode testing yang digunakan dalam penelitian


ini adalah berikut ini:

1.4.1 Metode Pengumpulan Data


Untuk memperoleh data yang relevan dan akurat
sehingga data yang diperoleh lebih obyektif sebagai
sumber dalam pelaksanaan kegiatan maka digunakan
metode pengumpulan data sebagai berikut :
1. Metode Wawancara
Mengadakan wawancara kepada pihak yang terkait
dengan kegiatan dilapangan.

1. White-Box Testing
White box testing adalah cara pengujian dengan
melihat kedalam modul untuk meneliti kode kode program yang ada, dan menganalisis
apakah ada kesalahan atau tidak. Jika ada
modul yang menghasilkan output yang tidak
sesuai dengan proses bisnis yang dilakukan,
maka baris baris program, variabel dan
parameter yang terlibat pada unit tersebut akan
dicek satu persatu dan diperbaiki, kemudian dicompile ulang.

2. Metode Kearsipan
Yaitu metode penelitian dengan menggunakan arsip
yang diperoleh penulis dari lembaga dalam bentuk
dokumen.

2. Black-Box Testing
Pada black box testing, cara pengujian hanya
dilakukan
dengan
menjalankan
atau
mengeksekusi unit atau modul, kemudian
diamati apakah hasil dari unit itu sesuai dengan
proses bisnis yang diinginkan.

3. Metode Kepustakaan
Yaitu dengan mengumpulkan sumber sumber yang
berupa buku atau sumber informasi lain sebagai
acuan dalam pelaksanaan kegiatan dan penyusunan
laporan.
1.4.2 Metode Analisis
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian
ini adalah:
1. Analisis PIECES.
Analisis ini terdiri dari 6 aspek yaitu:
Performance, Information, Economic, Control,
Efficiency dan Service, dimana dalam aspek ini
harus mengalami peningkatan ukuran lebih
baik.
2.

1.5

Kajian Pustaka

Dian Nurmalita (2011) membuat sistem informasi


penjualan untuk toko besi. Perangkat lunak ini
menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 dan Microsoft
Access 2007 sebangai pembangun database. User yang
terdapat pada sistem ini ada 3 yaitu admin, kasir dan
pemilik.

Analisis Kebutuhan
Analisis kebutuhan akan menjelaskan mengenai
apa saja yang dibutuhan oeh sistem baik dalam
proses pembuatan maupun dalam proses
penerapan sistem informasi penjualan.

Yuni Pangesti (2010) merancang sistem informasi


penjualan dan jasa pada Photo Talk di Yogyakarta.
Sistem ini dibuat dengan mengunakan software
Microsoft Visual Basic 6.0 dan untuk databasenya
menggunakan Microsoft SQL 2000. Sistem ini nantinya
akan menggantikan sistem lama yang masih manual dan
dinilai dapat menghambat kinerja pada photo talk di
Yogyakarta dengan harapan dapat meningkatkan kinerja
pada photo talk tersebut.

1.4.3 Metode Perancangan


Tahap ini merupakan perancangan dari model
permasalahan yang ada. Adapun model perancangan
yang digunakan dalam sistem ini adalah sebagai berikut:
1.Flowchart
2.Data Flow Diagram (DFD)
3.Rancangan Tabel
4.Rancangan User Interface

Puspita Dwi Astuti (2012) merancang sistem


informasi penjualan obat di Apotek Jati Farma Arjosari.
Tujuan dibuatnya sistem penjualan ini adalah untuk
meningkatkan kinerja di Apotek tersebut sehingga dapat
menghasilkan sistem yang berbasis komputer serta

memudahkan asisten apoteker dan karyawan apotek


dalam melakukan pencatatan transaksi. Software yang
digunakan dalam pembuatan sistem ini adalah Microsoft
Visual Basic 6.0, Mysql connector odbc, xampp sebagai
servernya dan MySql untuk databasenya. Untuk dapat
mengakses sistem ini diburuhkan login dan password.

Analis sistem dapat didefinisikan sebagai


penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke
dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud
untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasikan
permasalahan-permasalahan.Kesempatan-kesempatan
dan hambatan-hambatan yang terjdai dan kebutuhankebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan
perbaikan-perbaikannya.

1.6 Definisi Sistem,Informasi, dan Sistem Informasi


1.6.1 Pengertian Sistem

2.

Pembahasan

Sistem adalah sebuah tatanan yang terdiri atas


sejumlah komponen fungsional (dengan tugas/fungsi
khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama
sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses/pekerjaan
tertentu 2.

2.1

Analisis Masalah

Dalam analisis sistem akan ditemukan masalah


yang mungkin akan mempengaruhi kinerja sistem. Perlu
dilakukan analisis terhadap kinerja sistem dengan tujuan
untuk pengembangan sistem yang lebih baik, agar sistem
yang dirancang dapat berjalan sebagaimana mestinya.

1.6.2 Pengertian Informasi


Informasi adalah data yang diolah menjadi
bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang
menerimanya 3. Pengolahan data menjadi suatu
informasi dapat digambarkan sebagai sebuah siklus yang
berkesinambungan seperti berikut :

Dalam sistem penjualan di Koperasi Unit Desa


Sumbersari terdapat beberapa kendala. Hal ini terjadi
karena sistem yang digunakan masih manual.
Kelemahan dari sistem ini adalah :
1) Banyaknya kesalahan pada pengolahan data yang
disebabkan oleh human error karena dikerjakan
manual (salah tulis, salah jumlah).
2) Pengawasan manajemen dan keuangan lemah
karena masih menggunakan sistem manual sehingga
data dapat dengan mudah dimanipulasi.
3) Penyajian informasi yang dibutuhkan pimpinan
untuk mengambil keputusan tidak tepat.
Berdasarkan kelemahan sistem yang telah
diuraikan diatas, perlu adanya perbaikan terhadap sistem
penjualan. Sistem yang semula diatur secara manual
menjadi tersistem secara komputerisasi sehingga tidak
memakan waktu yang lama, agar lebih mudah
dioperasikan.

1.6.3 Pengertian Sistem Informasi


2.2
Sistem informasi merupakan sistem dengan
komponen-komponen yang bekerja untuk mengolah data
menjadi informasi 4. Aplikasi sistem informasi
berkembang sesuai dengan kemampuan sistem informasi
tersebut dalam membantu manusia mengambil
keputusan. Ada empat kategori aplikasi sistem informasi,
yaitu Trsansaction Processing System, Management
Information System, dan Expert System.

Analisis PIECES

Berikut ini adalah hasil analisis PIECES dari


sistem yang sedang berjalan di Koperasi Unit Desa
Sumbersari :
1.

1.6.4 Konsep Dasar Analisis Sistem

Analisis Kinerja (Performance)

[2] Kusrini. 2007. Strategi Perancangan dan Pengelolaan


Basis Data. Penerbit ANDI. Yogyakarta, hal 11
[3] HM, Jogiyanto. 2005. Analisis dan Desain Sistem
Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktik
Aplikasi Bisnis. Penerbit ANDI. Yogyakarta, .hal 8
[4] Al Fatta, H. 2007.Analisis & Perancangan Sistem
Informasi, Penerbit Andi. Yogyakarta. hal 14

1.6.4.1 Definisi Analisis Sistem

Tabel 2.1 Hasil analisis kinerja

2.

Parameter

Hasil Analisis

Throughput

Perekapan data selama 1 bulan.

Respon Time

Dibutuhkan waktu sekitar 10-15


menit dalam setiap proses
perekapan datanya
karena
masih menggunakan sistem
secara manual. Ada beberapa
proses perekapan yang harus
dilakukan seperti pembuatan
laporan barang, pembelian,
penjualan. Apabila rata-rata
perekapan
setiap
laporan
berkisar antara 10-15 menit
dengan sistem yang sedang
berjalan,
proses
tersebut
membutuhkan cukup banyak
waktu.

Tabel 2.3 Hasil analisis ekonomi


Parameter
Nilai
ekonomis
dari sistem

4.

Analisis Pengendalian (Control)


Tabel 2.4 Hasil analisis pengendalian
Parameter
Pengendalian

Hasil Analisis
Jika kehilangan terhadap data
transaksi karena keteledoran atau
kelalaian yang terjadi, sangat sulit
mendapatkan data yang telah
hilang. Karena sistem yang sedang
berjalan belum mempunyai back
up data untuk menanggulang
adanya kehilangan data.

Analisis Informasi (Information)


5.

Tabel 2.2 Hasil analisis Informasi


Parameter
Akrat

Tepat
Waktu

Relevan

3.

Hasil Analisis
Hanya
untuk
kebutuhan
transaksi pada sistem manual
bisa membutuhkan kertas 1 rim
lebih dalam 1 bulan.

Analisis Efisiensi (Efficiency)


Tabel 2.5 Hasil analisis efisiensi

Hasil Analisis
Sistem transaksi manual terkadang
menghasilkan data yang kurang
akurat karena adanya kesalahan
dalam proses pencatatan data.
Contoh:
Akurasi
pembulatan
angka
dalam
penghitungan
penjualan.
Informasi yang dibutuhkan sering
tidak tepat waktu. Karena proses
pengolahan data yang cukup
memakan waktu, informasi yang
diinginkan
sering
mengalami
hambatan.
Contoh : Karena menggunakan
metode manual sehingga dapat
menyebabkan keterlambatan dalam
pengumpulan laporan.
Informasi
kurang
relevan.
Informasi
tersebut
harus
mempunyai
manfaat
untuk
pemakainya. Karena data yang
diharapkan tidak sampai pada
sasaran yang diinginkan.
Contoh: Jika suatu saat data
manual
tersebut
hilang,
mengakibatkan informasi data
tersebut tidak sesuai dengan
keyataan. Hal ini terjadi karena
pelaporan yang tidak tersistem.

Parameter
Segi
Efisiensi

6.

Hasil Analisis
Dalam sistem manual yang sedang
berjalan, perekapan data adalah
proses yang berulang-ulang. Sehingga
timbulkan ketidak efisiensian dalam
proses pengolahan data yang secara
manual.

Analisis Pelayanan (Service)


Tabel 2.5 Hasil analisis pelayanan
Parameter Hasil Analisis
Kendala
Dalam
melakukan
transaksi
dari sistem penjualan dan proses pencarian
data barang masih lambat sehingga
kualitas
pelayanan
terhadap
pelanggan kurang memuaskan
serta tidak sesuai dengan harapan
dan kemauan sehingga merugikan
pelanggan.

2.3

Perancangan Proses

2.3.1 Flowchart Sistem

Analisis Ekonomi (Economy)

Gambar 2. 1 Flowchart Sistem


Gambar 2. 5 Menu Data Barang
2.3.2 Diagram Konteks
2.4.4 Menu Transaksi Pembelian

Gambar 2. 2 Diagram Konteks

2.4 Interface
Gambar 2. 6 Menu Transaksi Pembelian

2.4.1 Menu Utama

2.4.5 Menu Transaksi Penjualan

Gambar 2. 3 Menu Utama


2.4.2 Menu Login

Gambar 2. 7 Menu Transaksi Penjualan

3.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil pembahasan perancangan


sistem informasi penjualan pada koperasi unit desa
sumbersari, maka diambil kesimpulan sebagai berikut:
Telah dibangun sistem informasi penjualan pada
koperasi unit desa sumbersari dengan menggunakan
Microsoft visual studio dan menggunakan Microsoft Sql
Server Management Studio untuk databasenya.

Gambar 2. 4 Menu Login

2.4.3 Menu Data Barang

Daftar Pustaka
[1]

Griffin, Ricky W., dan Ebert. Ronald J. 2007.


BISNIS. Jakarta : Penerbit Erlangga.
[2] Preston, John., Preston, Sally., dan Farrett, Robert.
2007. Komputer dan Masyarakat. Yogyakarta :
Penerbit ANDI.
[3] Purwanto, Djoko, Drs. 2006. Komunikasi Bisnis.
Jakarta : Penerbit Erlangga.
[4] Kusrini.2007. Strategi Perancangan dan
Pengelolaan Basis Data.Yogyakarta : ANDI.
[5] HM, Jogiyanto. 2005. Analisis dan Desain Sistem
Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan
Praktik Aplikasi Bisnis. Yogyakarta: ANDI.
[6] Al Fatta, Hanif. 2007. Analisis dan Perancangan
Sistem Informasi. Yogyakarta : ANDI.
[7] Sunyoto, Andi. 2007. Pemrograman Database
dengan Visual Basic dan Microsoft SQL.
Yogyakarta : ANDI.
[8] James A. Hall. 2008. Accounting Information
Systems. South Western : Cengange Learning.
[9] http://ijns.org/journal/index.php/speed/article/
download /1217/1205
[10] http://ijns.org/journal/index.php/speed/article/
view/1147/1135

Biodata Penulis
Jeni Rahmawati, memperoleh gelar Sarjana
Komputer (S.Kom), Jurusan Sistem Informasi
STMIK AMIKOM Yogyakarta, lulus tahun 2015.
Krisnawati, saat ini bekerja sebagai Ketua Jurusan
dan Dosen tetap di STMIK AMIKOM Yogyakarta.