Anda di halaman 1dari 17

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

Akut Abdomen
Keadaan darurat pada abdomen
dengan gejala utama Nyeri

PEMBEDAHAN
Penyebab:
Perdarahan, Peradangan, Perforasi,

Obstruksi di saluran cerna.

Anatomi Abdomen

Anatomi Abdomen
EMBRIOLOGI &
LOKASI NYERI
Lambung,
duodenum, sist.
Hepatobilier &
Proksimal dari
duodenum
~ NYERI DI
Duodenum
& kolon
EPIGASTRIUM
midtransversal ~
NYERI DI UMBILIKAL
Kolon distal &
rektum ~
NYERI DI
SUPRASIMPHYSIS

Nyeri Abdomen
Tidak dapat
menunjukkan
lokasi nyeri
dg tepat

Nyeri
Soma
tik
Nyeri Somatik:
Rangsangan
saraf tepi, ex:
regangan
peritoneum
parietalis, luka
dinding perut

Nyeri
Viseral

Nyeri Viseral:
Organ visera
sist. Saraf
otonom.
Pencetus
peregangan &
kontraksi
berlebihan pada
organ tsb.

Nyeri Abdomen

Etiologi berdasarkan
USIA
SEGALA USIA

ANAK-ANAK

appendicitis

Invaginasi

perforasi usus/lambung

Radang saluran kemih

obstruksi usus

Hernia

pancreatitis akut

ISPA

dyspepsia

USIA TUA

hernia

Kanker

kolesistisis akut/bilier

Vaskuler
Sebab-sebab medik

Etiologi berdasarkan SISTEM


ORGAN
Gastrointestinal
Appendicitis
Hernia inkaserata
Obstruksi usus
Perforasi usus
Perforasi ulkus
peptikum
Devertikulus Meckle
Gastritis akut

Saluran Kemih
Kolik ureter / ginjal
Pielonefritis akut
Sistitis akut
Infark ginjal

Hepar, Lien,
Pankreas, Saluran
Limfe
Koletiasis akut
Kolangitis akut
Abses hepar
Ruptur tumor hepar
Rupture lien
Infark lien
Hepatitis akuta
Pancreatitis akut
Ginekologis
KET
Tumor ovarium
terpuntir
Rupture kista folikel de
Graaf
Salfingitis akut
Dismenorea

Etiologi berdasarkan
PENYEBAB
akut
abdomen
nontrauma

trauma
trauma
tembus
trauma
tumpul

obstruksi

vaskular

peritonitis
perforasi
GIT
Non
perforasi
GIT

Penegakan Diagnosis
Akut Abdomen darurat anamnesis &
pemfis sangat penting!!!
Lokasi Nyeri sesuai
dengan lokasi dan
Lokasi
organ di kuadran
abdomen tertentu

Cara penyebaran
nyeri dapat
Radiasi
Nyeri
Nyeri
menunjukkan asalusul nyeri dan
lokasi penyebab
ANAMNES

IS

Bentuk nyeri
Bentuk

terus-menerus
atau kolik

Nyeri

Gangguan GI tract
Perubahan
(muntah,
fisiologi
alat defekasi,
cerna &kembung)
Massa? Bekas op?
anatomi
Luka?

Penegakan Diagnosis
Pemeriksaan Fisik St. Generalis & St. Lokalis
St. Generalis :
Sistem vital kehidupan evaluasi sist.

Pernafasan, sist. Kardiovaskuler & sist.


Saraf
St. Lokalis abdomen:

Inspeksi, Palpasi, Perkusi & Auskultasi

Inspek
si

Pucat, keringat dingin


Pernapasan dangkal
Jejas di permukaan perut

Palpas
i

Nyeri (nyeri tekan & nyeri lepas)

Perkus
i

Nyeri ketok jari

Auskul
tasi

Bising Usus

Defense muscular

Bunyi timpani karena meteorismus

Pemeriksaan Radiologi

Foto thoraks
Plain abdomen foto tegak
IVP
USG

Pemeriksaan Khusus
Abdominal paracentesis
Pemeriksaan laparoskopi
NGT - insersi

PENATALAKSANAAN
Secara umum:
Puasa
Dekompresi lambung dengan cara
pemasangan NGT
Rehidrasi cairan dengan pemasangan infuse
Pemasangan foley kateter
Pemeriksaan laboratorium
Pemeriksaan radiologi
Obat-obatan seperti analgetik dan antibiotic,
Pertimbangan tindak bedah

Pertimbangan Tindak bedah


Pemeriksaan fisik
a. Defanse maskuler, khususnya jika meluas
b. Distensi perut, jika ketegangan meningkat
c. Massa yang nyeri, disertai suhu tinggi dan
hipotermi
d. Tanda yang meragukan disertai
Tanda perdarahan, syok dengan asidosis, anemia
progresif
Tanda sepsis
a. Tanda iskemia oleh gangguan vaskuler atau
strangulasi
Tanda intoksikasi
Keadaan memburuk saat ditangani
Pemeriksaan radiologi
a. Pneumoperitoneum
b. Distensi usus hebat
c. Ekstravasasi bahan kontras
d. Tumor disertai suhu tinggi
e. Oklusi vena atau arteri masenterika
Pemeriksaan endoskopi
f. Perforasi saluran cerna
g. Perdarahan saluran cerna yang tidak teratasi

TERIMAKASIH

17