Anda di halaman 1dari 14

Kawan aku coba bantu ya kalo di tmpat sini ngerjain kasus nya kaya gini kalo kurang mnta

ta maaf
bisa di tambah dan diedit,buku yg dibaca patofisiologi price wilson,fisiologi ganong, dll lah semua buku
jg kalo berhubungan jg gpp kok

SKENARIO FARMASI UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2011


dr.welcom seorang dokter ahli beda syaraf dari amerika,pergi menghabiskan liburannya di pagar
alam,Dokter ini langsung berenang di sungai selama 2 jam tanpa sarapan,setelah berenang,kira-kira pukul
12.00 wib,dia merasa lapar dan lelah dia mengalami keram(kejang otot) di ujung jari kaki dan tangan
setelah itu dia beristirahat tetapi rasa lelah tidak hilangpada

KLASIFIKASI ISTILAH
Dokter: lulusan pendidikan kedokteran yg ahli dl hal penyakit dan pengobatannya;
Ahli beda syaraf: dokter yg mengkhususkan keahliannya dl satu macam penyakit syaraf;
Amerika:
Sungai: aliran air yg besar yang tercipta dari fenomena alam (biasanya buatan alam)
Sarapan
Berenang
Lapar: Perasaan lapar yang berasal dari rangsangan hypothalamus/rasa ingin makan (krn perut kosong):
Lelah: keadaan seseorang yang mengalami kondisi letih; payah; lesu; tidak bertenaga

IDENTIFIKASI MASALAH
Dokter ini langsung berenang di sungai selama 2 jam tanpa sarapan**
Setelah berenang pada pukul 12.00 wib dia merasa lapar dan lelah*
Dia merasa kejang otot di ujung jari dan tangan **
Setelah itu dia istirahat tetapi rasa lelah tidak hilang*

ANALISIS MASALAH
Dokter ini langsung berenang di sungai selama 2 jam tanpa sarapan
a. Berapa indeks energy yang dibutuhkan pada saat sarapan?
Kalori merupakan satuan tenaga yang akan dibakar oleh tubuh. Banyaknya jumlah kalori yang
dibutuhkan dapat berbeda-beda tiap orang. Hal ini karena kebutuhan akan energi yang berbeda yang
dipengaruhi berat badan, jenis kelamin, umur dan jenis aktivitas fisik yang dilakukan.
Jika kita menyantap makanan dengan jumlah kalori lebih banyak daripada yang dibutuhkan oleh
tubuh kita akan menyebabkan berat badan kita bertambah bahkan berpotensi menjadi obesitas.
Misalnya, lemak mengandung 9 kalori per gram, dibandingkan dengan 4 kalori dalam satu gram
protein atau satu gram karbohidrat.
Secara Umum Kebutuhan kalori wanita dan pria berbeda karena komposisi tubuh dan aktivitasnya
juga berbeda. Rata-rata kalori yang dibutuhkan oleh pria adalah 2.000 Kal, sedangkan wanita 1.800
Kal
Adapun Rumus Untuk Menghitung Kebutuhan Kalori perhari ialah
AMB = 0,9 kkal x berat badan (dalam kg) x 24 jam
Untuk menghitung kebutuhan energi harian, maka angka AMB yang didapat kemudian dikalikan
dengan variabel dari aktivitas fisik yang Anda lakukan. Aktivitas dan variabel yang dilakukan adalah
sebagai berikut:
Ringan = 1,55
Sedang = 1,70
Berat = 2,00
http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/398-kalori-tubuh.html
Setelah berenang pada pukul 12.00 wib dia merasa lapar dan lelah
a. Jelaskan mekanisme (fisiologi) lapar?
Fisiologi Lapar
Pusat saraf yang mengatur asupan makanan.
1. Nukleus lateral hipotalamus, berfungsi sebagai pusat makan
2. Nukleus ventromedial hipotalamus berperan sebagai pusat kenyang
3. Nukleus paraventrikular, dorsomedial, dan arkuata

Faktor-faktor yang mengatur jumlah asupan makanan.


Pengaturan jumlah asupan makanan dapat dibagi menjadi:
1. Pengaturan jangka pendek, yang terutama mencegah perilaku makan yang berlebihan di
setiap waktu makan.
Pengisian saluran cerna menghambat perilaku makan.
Bila saluran cerna teregang, terutama lambung dan duodenum, sinyal inhibisi yang
teregang akan dihantarkan terutama melalui nervus vagusn untuk menekan pusat
makan,sehingga nafsu makan berkurang.
Faktor

hormonal

saluran

cerna

menghambat

perilaku

makan

Kolesistokinin terutama dilepaskan sebagai respon terhadap lemak yang masuk ke duodenum
dan memiliki efek langsung ke pusat makan untuk mengurangi perilaku makan lebih lanjut.
Selain itu,adanya makanan dalam usus akan merangsang usus tersebut mensekresikan
peptide mirip glucagon, yang selanjutnya akan meningkatkan sekresi insulin terkait glukosa
dan sekresi dari pancreas, yang keduanya cendrung untuk menekan nafsu makan.
Ghrelin, suatu hormone gastrointestinal meningkatkan perilaku makan.
Kadar Ghrelin meningkat disaat puasa, meningkat sesaat sebelum makan, dan menurun
drastic setelah makan yang mengisyaratkan bahwa hormone ini mungkin berperan untuk
meningkatkan nafsu makan.
Reseptor mulut mengukur jumlah asupan makanan

Berkaitan dengan perilaku makan, seperti mengunyah, salivasi, menelan, dan mengecap
yang akan mengukur jumlah makanan yang masuk, dan ketika sejumlah makan telah
masuk, maka pusat makan dihipotalamus akan dihambat.

2. Pengaturan jangka panjang, yang terutama berperan untuk mempertahankan energy


yang disimpan di tubuh dalam jumlah normal.

Efek kadar glukosa, as.amino, dan lipid dalam darah terhadap rasa lapar dan perilaku
makan.
Penurunan kadar gula dalam darah akan menimbulkan rasa lapar, yang menimbulkan suatu
perilaku yang disebut teori glukostatik pengaturan rasa lapar dan perilaku makan, teori
lipostatik dan teori aminostatik.
Peningkatan kadar glukosa darah akan meningkatkan kecepatan bangkitan neuron
glukoreseptor di pusat kenyangdi nucleus ventro medial dan paraventrikulat
hipotalamus.
Peningkatan kadar gula juga secara bersamaan menurunkan bangkitan neuron
glukosensitif di pusat lapar hipotalamus lateral.
Pengaturan suhu dan asupan makan
Saat udara dingin, kecendrungan untuk makan akan meningkat.
Sinyal umpan balik dari jaringan adipose mengatur asupan makanan.
Lapar dapat terjadi karena adanya stimulasi dari suatu faktor lapar, yang akan mengirimkan impuls
tersebut ke pusat lapar di otak, yakni hipotalamus bagian lateral, tepatnya di nucleus bed pada otak tengah
yang berikatan serat pallidohypothalamus. Otak inilah yang akan menimbulkan rasa lapar pada manusia.
Setelah tubuh mendapat cukup nutrisi yang ditentukan oleh berbagai faktor, maka akan mengirim impuls
ke pusat kenyang yakni di nucleus ventromedial di hipotalamus. Kemudian tubuh akan merasa puas akan
makan, sehingga kita akan berhenti makan.

b.

Jelaskan mekanisme (fisiologi) lelah?


Kelelahan diatur secara central oleh otak. Pada susunan syaraf pusat terdapat sistem penggiat dan

sistem penghambat. Sistem penggiat bertanggung jawab mengenai kesadaran fisik persepsi, emosi serta
pemrosesan gagasan melaksanakan kemauan. Sistem penggiat letaknya di dalam batang otak yaitu
berbentuk formasi kantong. Sistem penggiat dirangsang oleh faktor ekstern seperti penginderaan, persepsi
dan kesadaran, sedangkan penghambat digiatkan oleh berubahnya kondisi organ intern tubuh. (tenaga
atau hilangnya cadangan energi). Proses penerimaan rangsangan terjadi karena setiap rangsangan yang
datang dari mata atau telinga dapat manaikkan level aktifitas retikularis dan mengaktifkan sistem tersebut
dan kemudian menyiagakan korteks celebri, tubuh dalam keadaan siap bereaksi atas rangsangan apapun
yang terjadi dari luar tubuh. Dalam hal ini sistem aktifitasi retikulari berfungsi sebagai distributor dan
amplifier signal-signal tersebut. Pada keadaan lelah secara neuro fisiolgis, korteks celebri mengalami
penurunan aktifitas, terjadi perubahan pengarahan pada sistem aktivasi dan inhibisi sehingga tubuh tidak
secara cepat menjawab signal-signal tersebut. Kedua sistem kerja yang berlawanan, meningkatkan dan
menurunkan kesiagaan bertindak tergantung keseimbangan. Jika sistem penggiat lebih kuat, maka akan
berada pada kondisi segar, jika sistem penghambat lebih besar maka akan timbul perasaan lelah.
c.

bagaimana relevansi antara lapar dan lelah?


Saat berenang, tubuh akan menggunakan energy sebesar 500 kalori per jamnya. Semakin lama

berenang makan jumlah energy yang terpakai pun semakin besar. Hal ini akan menurunkan kadar gula
didalam tubuh. Penurunan kadar gula dalam darah akan menimbulkan rasa lapar, yang menimbulkan
suatu perilaku yang disebut teori glukostatik pengaturan rasa lapar dan perilaku makan, teori lipostatik
dan teori aminostatik. enurunan kadar glukosa darah akan menurunkan kecepatan bangkitan neuron
glukoreseptor di pusat kenyang di nucleus ventromedial dan paraventrikulat hipotalamus.

Penurunan kadar gula juga secara bersamaan meningkatkan bangkitan neuron glukosensitif di

pusat lapar hipotalamus lateral.


Penurunan kadar gula juga secara bersamaan meningkatkan bangkitan neuron glukosensitif di
pusat lapar hipotalamus lateral.
Akibat penurunan kadar glukosa dalam darah maka energy yang dihasilkan akan berkurang
sehingga aktivitas kerja otot mengalami penurunan performa
Dia merasa Kejang otot di ujung jari dan tangan?

a. Struktur anatomi ujung jari dan tangan (os humerus dan os carpal)

b. Jelaskan mekanisme terjadinya kejang otot?

Kontraksi otot terjadi apabila terjadi jembatan silang miosin yang berikatan dengan tempat- tempat
spesifik di protein aktin.Jika hal ini terjadi maka molekul ATP yang terdapat di kepala miosin terurai oleh
ATPase (enzim) dan terjadi pembebasan energi. Energi digunakan untuk mengayunkan jembatan-silang
agar aktin dan miosin bergeser yang dapat memendekkan otot (kontraksi). Setiap kontraksi menimbulkan
tegangan pada otot untuk bekerja.
Kontraksi otot adalah suatu proses yang memerlukanenergi untuk bekerja mengubah tenaga kimia
menjadi mekanik. Sumber cepat tenaga ini merupakan tturunan fosfat organic yang kaya akan tenaga
dalam otot. Sumber akhir merupakan metabolisme antara karbohidrat dan lipid hidrolisis ATP untuk
memberikan tenaga kontraksi.
Pada keadaan normal, tenaga untuk reaksi endoterm digunakan untuk memecah glukosa menjadi CO 2
dan H2O. Bila ada oksigen yang lebih kuat maka piruvat memasuki siklus asam sitrat melalui lintasan
enzim pernapasan yaitu glikolisis anaerob.
Selain itu di dalam otot, fosforilkretin yang kaya akan tenaga membentuk ATP dari ADP sehingga
memungkinkan kontraksi berlanjut.Fosfokreatin diurai menjadi kreatin, fosfat, dan ATP. Di dalam oto
terjadi pemecahan glikolisis menjadi asam laktat yang menghasilkan ATP, dan berlangsung secara
anaerob.
Mekanisme Kontraksi Otot

Potensial aksi berjalan sepanjang saraf motorik sampai ke ujung serat saraf.
Setiap ujung saraf mensekresi substansi neurotransmiter.

Asetilkolin bekerja untuk area setempat untuk membuka saluran asetilkolin melalui molekul
protein dalam membran serat otot.

Terbukanya saluran asetilkolin memungkinkan ion Na mengalir


pada titik saraf.

Potensial aksi berjalan sepanjang membran saraf dengan cara yang sama.

Potensial aksi menimbulkan depolarisasi membran otot.

Ion Kalsium menimbulkan kekuatan menarik antara filamen aktin dan miosin yang menyebabkan
bergerak bersama menghasilkan kontraksi.

Setelah kurang dari satu detik, kalsium dipompa kembali dalam retikulum sarkoplasma tempat
ion- ion disimpan sampai potensial otot yang baru lagi.

ke dalam membran serat otot

Kram Otot
Kram otot adalah timbulnya rasa nyeri pada otot yang berkontraksi tanpa berelaksasi. Ketidakmampuan
otot untuk berelaksasi karena kurangnya produksi ATP untuk kontraksi sehingga tidak tersisa untuk
berelaksasi.
ATP digunakan untuk memompa kembali kalsium ke dalam reticulum sarkoplasma sehingga kadarnya
berkurang untuk pengukatan aktin dan miosin terhambat.Kram otot terjadi pada seseorang yang
melakukan kontraksi terus menerus.

Referensi: Fisiologi Guyt


c. Apa penyebab kram(kejang otot)
Kram disebabkan oleh tidak tercukupinya aliran darah menuju otot.
Kadar elektrolit yang rendah pada darah, seperti potassium, bisa juga menyebabkan kram.
Kadar potassium yang rendah di sebabkan dari penggunaan beberapa diuretik atau dari
dehidrasi.

Kekurangan vitamin, misalnya tiamin (B1), asam pantotenat (B5), dan piridoksin (B6).
Setelah itu dia beristirahat tetapi rasa lelah tidak hilang
a. Sebutkan penatalaksanaan rasa lelah
a. Bagian tubuh yang lelah diregangkan
b. pemijitan pada otot tubuh yang lelah
c. Perbanyak minum air untuk mengganti cairan dan elektrolit yang hilang.
www.wartamedika.com

LEARNING OBJECTIVE
Cari sendiri di google ketemu kok

REFERENSI

Anatomi Sobotta Jilid 22

Price & Wilson.2005.Buku Ajar Patofisiologi I,II (Edisi 6),Jakarta.Penerbit buku kedokteran EGC
Ganong, WF. 2001. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran (Edisi 20), Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC.
Rachmadi, Agus. 1993. Perawatan Gangguan Sistem Muskuloskeletal. Penerbit : AKPER Depkes,
Banjarbaru.